Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Daerah. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Juli 2026

Kejutan Ulang Tahun, Kapolres Kubu Raya Beri Kue untuk Bupati Sujiwo di HUT Ke-19 Kubu Raya

Foto: Kapolres Kubu Raya Beri Kue untuk Bupati Sujiwo di HUT Ke-19 Kubu Raya

KUBU RAYA - Sebuah kejutan hangat mewarnai ruang kerja Bupati Kubu Raya, Sujiwo. Di tengah kesibukan agenda birokrasi, Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika bersama Wakapolres Kompol Andri Syahroni dan jajaran mendadak hadir membawa kue ulang tahun.

Aksi spontan ini bukan sekadar seremoni, melainkan kado emosional dari Korps Bhayangkara dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Kubu Raya.

Suasana formal ruang kerja bupati seketika mencair menjadi penuh keakraban saat lilin ulang tahun ditiup. Bagi Polres Kubu Raya, langkah sederhana ini adalah simbol dari rasa cinta dan dedikasi mendalam terhadap daerah yang selama ini menjadi medan pengabdian mereka.

Bupati Kubu Raya, Sujiwo, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan oleh pucuk pimpinan kepolisian di wilayahnya tersebut. Namun, momen ini juga terasa sentimental mengingat adanya rotasi kepemimpinan yang akan segera terjadi.

“Terima kasih kepada Pak Kapolres, Pak Wakapolres, dan seluruh jajaran Polres Kubu Raya. Walaupun Pak Kapolres sebentar lagi akan pindah tugas ke Sanggau, tetapi hatinya masih tetap di Kubu Raya,” ujar Sujiwo dengan nada menyentuh, Jumat 17 Juli 2026.

Sujiwo menegaskan, harmonisasi dan hubungan baik yang selama ini terjalin antara pemerintah daerah dan kepolisian bukan sekadar urusan birokrasi. Hubungan ini telah menjadi fondasi kokoh dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, sekaligus motor penggerak pembangunan di Kubu Raya.

Sujiwo berharap, fondasi sinergi dan komunikasi yang sudah terbangun kuat ini tidak luntur, melainkan terus terjaga erat meski nakhoda kepemimpinan di Polres Kubu Raya berganti dalam waktu dekat.

Sementara itu, Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika mengungkapkan bahwa kejutan ini merupakan bentuk penghormatan atas kemitraan strategis yang telah berjalan luar biasa selama ini.

"Kejutan kecil ini adalah wujud nyata dari sinergi tanpa batas antara Polri dan Pemerintah Daerah. Di usia yang ke-19 ini, kami ingin menegaskan bahwa Polres Kubu Raya selalu hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Kubu Raya yang ikut bangga atas setiap jengkal pembangunannya," kata Kadek Ary.

Kadek juga menambahkan bahwa pergantian tongkat komando tidak akan mengubah komitmen institusinya dalam mengawal kemajuan Kubu Raya.

"Secara dinas, tugas saya mungkin berpindah ke Sanggau. Namun, ikatan emosional dan komitmen Polres Kubu Raya dalam menjaga daerah ini tidak akan pernah berkurang. Kami ingin memastikan transisi kepemimpinan ke depan tetap berjalan di atas jalur sinergi yang sudah solid ini," pungkasnya. (Tim)

Editor: R. Hermanto


Polres Kubu Raya Kepung Zona Rawan Karhutla, Ingatkan Sanksi Pidana hingga Rp15 Miliar

Foto: Simulasi Pengepungan Zona Rawan Kebakaran Hu utan dan Lahan Oleh Polres Kuburaya Beserta Polsek Jajaran 

KUBU RAYA - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali mengintai wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat seiring masuknya musim kemarau ekstrem. Menanggapi situasi krusial ini, Polres Kubu Raya bersama Polsek jajaran bergerak cepat melakukan gerilya sosialisasi di sejumlah titik rawan Karhutla di Kabupaten Kubu Raya. Pihak kepolisian yang didukung Pemda Kubu Raya dan stakeholder terkait dengan tegas meminta masyarakat untuk menghentikan total praktik pembukaan lahan dengan cara membakar.

Langkah preventif ini diambil bukan tanpa alasan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini terkait fenomena El Nino yang diprediksi mulai memasuki fase aktif pada periode Juni-Juli, dan akan mencapai puncaknya pada Agustus 2026. Fenomena iklim ini berpotensi memicu kemarau yang jauh lebih kering dan panjang dari tahun-tahun sebelumnya, sebuah kondisi yang berpotensi memicu kebakaran di lahan gambut.

Sanksi Berat Menanti Pelaku Pembakaran

Pihak kepolisian memastikan tidak akan main-main dalam menindak para pelaku pembakar lahan yang memicu bencana kabut asap.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, menegaskan bahwa ada konsekuensi hukum yang sangat berat bagi siapa saja yang kedapatan sengaja membakar hutan, kebun, pertanian maupun lahan untuk perumahan.

“Kami mengingatkan kembali kepada seluruh lapisan masyarakat bahwa ada sanksi pidana yang sangat serius. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, pelaku pembakaran lahan diancam hukuman penjara hingga 10 tahun dan denda maksimal Rp15 miliar,” ujar Ade secara tertulis, Sabtu 18 Juli 2026.

Kendati demikian, Ade menambahkan bahwa pemerintah dan aparat tetap memberikan ruang bagi petani tradisional melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Kalbar Nomor 103 Tahun 2020 tentang Pembukaan Areal Lahan Pertanian Berbasis Kearifan Lokal. Namun, aturan ini memiliki syarat dan tata cara yang ketat, bukan melegalkan pembakaran lahan secara liar dan serampangan yang dapat merugikan hajat hidup orang banyak.

Instruksi Tegas: Dari Sosialisasi Masif hingga Ground Check Real-Time

Mengantisipasi situasi yang bisa memburuk dalam hitungan jam, Kapolres Kubu Raya telah menginstruksikan seluruh jajaran Bhabinkamtibmas di Polsek jajaran untuk melipatgandakan intensitas turun ke lapangan. Sosialisasi dan imbauan harus dilakukan secara masif dan terus-menerus guna mengetuk kesadaran masyarakat.

Tak hanya sekadar mengimbau, Polres Kubu Raya juga memperketat pengawasan digital dan lapangan. Kapolres menegaskan agar seluruh Polsek jajaran bergerak taktis melakukan deteksi dini.

Aparat diwajibkan melakukan ground check setiap kali muncul titik panas (hotspot) secara real-time. Langkah cepat ini dilakukan dengan berkolaborasi bersama pemangku kepentingan terkait, memanfaatkan kecanggihan teknologi berbasis aplikasi digital.

“Semua pergerakan dipantau secara digital melalui aplikasi Dashboard Lancang Kuning dan SiPongi. Begitu ada indikasi hotspot di wilayah Kubu Raya, petugas dan tim gabungan harus langsung meluncur ke titik koordinat untuk melakukan pemadaman dini sebelum api membesar,” pungkasnya.

Lewat kesiapsiagaan teknologi dan ketegasan hukum ini, Kepolisian berharap wilayah Kubu Raya secara umum dapat terbebas dari petaka kabut asap tahun ini. Kepedulian masyarakat untuk menjaga lingkungan menjadi kunci utama agar bumi khatulistiwa tidak kembali membara. (Tim/Red)

Editor: R. Hermanto


Wakil Gubernur Kalbar Ajak Masyarakat Maknai Hari Jadi Kubu Raya sebagai Momentum Memperkuat Pembangunan

Foto: Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan 

KUBU RAYA - Wakil Gubernur Kalimantan Barat menghadiri peringatan Hari Jadi Kabupaten Kubu Raya yang digelar di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Jumat 17 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum hari jadi sebagai penguat semangat persatuan dan kolaborasi dalam mempercepat pembangunan daerah.

Dalam pidatonya, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa Kabupaten Kubu Raya merupakan daerah yang lahir dari perjuangan panjang masyarakat untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat dan pelayanan publik yang lebih baik. Karena itu, semangat para pendahulu harus terus dijaga melalui kerja nyata, inovasi, dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat.

Ia mengapresiasi berbagai capaian pembangunan yang telah diraih Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan berharap keberhasilan tersebut terus ditingkatkan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Menurutnya, Kubu Raya memiliki potensi besar di berbagai sektor yang harus terus dikembangkan sebagai kekuatan dalam mendukung kemajuan Kalimantan Barat.

Wakil Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, keamanan, dan kerukunan sebagai modal utama pembangunan. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, ia optimistis Kabupaten Kubu Raya akan semakin maju, mandiri, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kubu Raya berlangsung khidmat dan dihadiri Bupati Kubu Raya, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat yang turut memeriahkan perayaan tersebut. (JM)

Editor: R. Hermanto


Rabu, 15 Juli 2026

Pemprov Kalbar Perkuat Pengelolaan Perpustakaan Umum dan Khusus Melalui Bimtek

Foto: Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan Perpustakaan Umum dan Perpustakaan Khusus

PONTIANAK – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembinaan Perpustakaan Umum dan Perpustakaan Khusus selama dua hari, 14–15 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengelola perpustakaan agar mampu menerapkan pengelolaan sesuai standar serta memberikan layanan yang lebih optimal kepada masyarakat.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat, Frans Zeno, S.STP menjelaskan kegiatan tersebut diikuti sebanyak 50 peserta, yang terdiri atas perwakilan Dinas Perpustakaan dari 14 kabupaten/kota, 10 perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, serta pengelola perpustakaan desa dan perpustakaan khusus.

Menurutnya, melalui kegiatan ini peserta memperoleh pemahaman dan informasi mengenai tata kelola perpustakaan umum maupun perpustakaan khusus yang sesuai dengan ketentuan dan standar yang berlaku.

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman dan informasi terkait pengelolaan perpustakaan umum dan perpustakaan khusus yang ada di wilayah Kalimantan Barat. Meskipun jumlah perpustakaan di Kalimantan Barat masih sangat banyak, saat ini kami baru dapat memberikan pembinaan kepada 50 peserta,” ujarnya.

Zeno berharap ilmu yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan di masing-masing perpustakaan sehingga pengelolaan perpustakaan, baik umum, khusus maupun perpustakaan desa, semakin baik dan mampu menghadirkan layanan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ia menegaskan, perpustakaan tidak hanya menjadi tempat membaca, tetapi juga menjadi pusat literasi yang menyediakan sumber ilmu pengetahuan, bahan bacaan, serta berbagai informasi yang dapat dimanfaatkan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami berharap perpustakaan dapat memberikan layanan yang bermuara pada peningkatan literasi masyarakat. Dengan demikian masyarakat memperoleh akses terhadap ilmu pengetahuan, bahan bacaan, dan berbagai informasi yang dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Selain meningkatkan kompetensi pengelola perpustakaan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pengelola perpustakaan, komunitas, dan kelompok masyarakat di Kalimantan Barat.

“Harapan akhirnya adalah meningkatnya Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) serta Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) masyarakat di Provinsi Kalimantan Barat,” pungkasnya. (Jm)

Editor: R. Hermanto 


Selasa, 14 Juli 2026

Forbasi Kalbar Sukses Meriahkan FORPROV II Kalimantan Barat di Kota Singkawang

Foto: Forbasi Kalbar Sukses Meriahkan FORPROV II Kalimantan Barat di Kota Singkawang

SINGKAWANG - Induk Organisasi Olahraga (Inorga) Forum Barisan Atlet Seni Indonesia (Forbasi) Kalimantan Barat sukses memeriahkan Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Kalimantan Barat di Kota Singkawang. Pertandingan berlangsung pada 11 Juli 2026 di GOR Mulia STIE Singkawang dengan antusiasme tinggi dari peserta maupun masyarakat.

Sebanyak enam nomor pertandingan diperlombakan, yakni RUKIBRA U-15, RUKIBRA U-19, LOBB U-15, LOBB U-19, VARFORMUS U-15, dan VARFORMUS U-19. Ribuan penonton dari berbagai daerah memenuhi tribun GOR untuk memberikan dukungan kepada klub dan kontingen favorit mereka sehingga menciptakan suasana kompetisi yang meriah.

Ketua Forbasi Kalimantan Barat, Syarif Rudiansyah Al-Qadrie, SH, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, dan masyarakat yang telah menyukseskan pelaksanaan pertandingan. 

Menurutnya, tingginya antusiasme peserta dan penonton menjadi bukti bahwa olahraga masyarakat yang dikembangkan Forbasi semakin diminati di Kalimantan Barat.

Berikut hasil pertandingan FORPROV II Forbasi Kalbar:

- RUKIBRA U-15

Emas: SMPN 1 Sungai Raya 

Perak: SMPN 1 Sungai Kakap 

Perunggu: SMPN 2 Sungai Ambawang


- RUKIBRA U-19 

Emas: Purna Paskerda 

Perak: Pasdara 

Perunggu: SMAN 1 Sanggau


- LOBB U-15

Emas: MTSN 2 Pontianak 

Perak: Pradjasena Management 

Perunggu: SMPN 2 Singkawang


- LOBB U-19

Emas: MAN 1 Pontianak 

Perak: SMAN 5 Pontianak 

Perunggu: SMAN 3 Pontianak


- VARFORMUS U-15 

Emas: MTSN 2 Pontianak 

Perak: SMPN 7 Singkawang 

Perunggu: SMPN 13 Sungai Raya


- VARFORMUS U-19 

Emas: SMAN 2 Singkawang 

Perak: SMAN 3 Singkawang 

Perunggu: SMAN 3 Entikong

Keberhasilan penyelenggaraan pertandingan Inorga Forbasi diharapkan dapat semakin mendorong pembinaan atlet seni dan olahraga masyarakat, serta melahirkan bibit-bibit berprestasi yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Barat pada ajang yang lebih tinggi. (Tim/Jm)

Editor: R. Hermanto


Senin, 13 Juli 2026

Perhiptani Mempawah Sosialisasikan Aturan Pembelian BBM Bersubsidi, Petani Wajib Kantongi Surat Rekomendasi

Foto: Sosialisasi Peraturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) terkait mekanisme pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk sektor pertanian

MEMPAWAH - Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Mempawah menggelar diskusi dan sosialisasi Peraturan Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) terkait mekanisme pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk sektor pertanian. Kegiatan berlangsung di Wisma Chandramidi Mempawah, Senin 13 Juli 2026.

Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman kepada penyuluh pertanian, kelompok tani, dan pemangku kepentingan lainnya mengenai tata cara memperoleh BBM bersubsidi sesuai ketentuan. Hal ini dilakukan agar penyaluran BBM tepat sasaran dan tidak terjadi penyalahgunaan.

Kegiatan dihadiri Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Mempawah Arifin, Kapolres Mempawah yang diwakili Kasat Binmas AKP Amat Dasroni, Sales Branch Manager Fuel 1 Pertamina, Ketua Perhiptani Mempawah Sumadi, Sekretaris Perhiptani Kalimantan Barat Abdul Kadir, para penyuluh pertanian, serta perwakilan kelompok tani dari berbagai kecamatan.

Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa petani diperbolehkan membeli BBM bersubsidi menggunakan jerigen dengan syarat wajib membawa surat rekomendasi dari pemerintah setempat, seperti lurah, camat, maupun Dinas Pertanian. Surat rekomendasi juga dapat diterbitkan untuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan), Kelompok Tani (Poktan), Balai Penyuluhan Pertanian (BPP), dan kelembagaan petani lainnya.

Selain surat rekomendasi, petani diwajibkan melengkapi data pendukung berupa data alat dan mesin pertanian (alsintan), kebutuhan BBM per hektare atau per hari, data operator alsintan, jadwal penggunaan alat, hingga luas lahan garapan. SPBU diwajibkan melayani pembelian BBM bersubsidi apabila seluruh persyaratan dinyatakan lengkap dan valid.

Forum tersebut juga menegaskan bahwa surat rekomendasi berlaku untuk setiap kegiatan atau musim tanam, mulai dari pengolahan lahan, panen hingga pemompaan air. Jenis alat yang digunakan harus dicantumkan secara spesifik dalam surat rekomendasi. Pengambilan BBM dapat dikuasakan kepada ketua kelompok tani atau pihak lain berdasarkan kesepakatan.

Pihak kepolisian menyatakan siap melakukan pengawalan terhadap pelaksanaan pembelian BBM bersubsidi untuk memastikan proses berjalan tertib, mencegah antrean panjang di SPBU, serta menghindari penyalahgunaan distribusi BBM.

Dalam sosialisasi disampaikan pula bahwa besaran alokasi BBM bersubsidi telah diatur dalam Peraturan BPH Migas Tahun 2025. Penerima subsidi wajib menggunakan BBM sesuai peruntukannya. Pelanggaran terhadap ketentuan dapat berakibat pencabutan surat rekomendasi hingga sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

Petani juga diingatkan untuk memperhatikan aspek keselamatan dalam penyimpanan BBM karena merupakan bahan yang mudah terbakar. Pemerintah memastikan penyaluran solar bersubsidi dilakukan sesuai kuota berdasarkan data usulan yang telah diverifikasi, sehingga kebutuhan BBM sektor pertanian tetap terpenuhi dan mendukung kelancaran aktivitas pertanian di Kabupaten Mempawah. (Tim/Red)

Editor: R. Hermanto 


Rapat Paripurna Jawaban Eksekutif Terhadap Pemandangan Umum Fraksi DPRD Sekadau

Foto: Bupati Sekadau, Aron Menyerahkan Berita Acara Jawaban Eksekutif Terhadap Pemandangan Umum Fraksi DPRD Sekadau Kepada Ketua DPRD Kabupaten Sekadau, Hermanto 

SEKADAU - DPRD Kabupaten Sekadau menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Jawaban/Penjelasan Eksekutif terhadap Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Sekadau Tahun Anggaran 2025, Senin 13 Juli 2026.

Dalam rapat tersebut, Bupati Sekadau, Aron menyampaikan jawaban atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD yang disampaikan pada 6 Juni 2026 lalu.

“Masukan yang kami terima melalui pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD akan menjadi perhatian bagi pemerintah daerah untuk terus melakukan perbaikan, evaluasi, serta meningkatkan kinerja dalam melayani masyarakat Kabupaten Sekadau,” ujar Bupati.

Bupati menjelaskan, laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD merupakan bagian akhir dari siklus pengelolaan keuangan daerah. Laporan ini sekaligus menjadi bentuk akuntabilitas pemerintah daerah dalam bidang keuangan dan tata kelola pemerintahan, yang pelaksanaannya telah melalui mekanisme dan telah memperoleh Laporan Hasil Pemeriksaan dari BPK.

Secara garis besar, Bupati menanggapi beberapa catatan dari fraksi. Pertama terkait realisasi pendapatan daerah, khususnya Pendapatan Asli Daerah. Pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan PAD melalui intensifikasi dan ekstensifikasi seluruh sumber pendapatan, baik dari pajak daerah maupun retribusi daerah.

Beberapa langkah yang dilakukan antara lain: 

1. Kunjungan kerja kepada wajib pajak bersama pemerintah kecamatan dan pemerintah desa,

2. Melakukan penyisiran PBB-P2,

3. Pembahasan pembaruan peraturan dan kebijakan terkait kontribusi daerah,

4. Meningkatkan penerimaan melalui penerapan kontribusi pada jual beli TBS melalui kelembagaan, meskipun saat ini masih terkendala regulasi yang ada, dan

5. Optimalisasi pemanfaatan barang milik daerah sesuai peraturan perundang-undangan, termasuk pemanfaatan oleh pedagang lapak.

Pemerintah Kabupaten Sekadau juga terus melakukan percepatan implementasi Peraturan Bupati Nomor 41 Tahun 2025 tentang Tata Cara Alokasi dan Penyaluran Bagi Hasil Pajak Daerah kepada pemerintah desa. 

“Dengan harapan dapat menjadi stimulus yang baik dan dapat membantu daerah dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah khususnya PBB-P2. Semua itu dapat berjalan dengan baik tentu butuh dukungan dan kerja keras bersama,” pungkasnya.

Penulis: Novia Anjani

Editor : R. Hermanto


Kamis, 09 Juli 2026

Ratusan Massa BPM Kalbar Demo di Kantor PLN UID Kalbar, Desak Hentikan Pemadaman Bergilir

Foto: Massa BPM Kalbar Demo di Kantor PLN UID Kalbar

KUBU RAYA - Kekecewaan masyarakat terhadap pemadaman listrik bergilir di Kalimantan Barat memuncak. Ratusan massa Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PT PLN (Persero) UID Kalimantan Barat, Jalan Adisucipto KM 7, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Rabu 8 Juli 2026 sore.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 15.05 WIB itu dipimpin Ketua Umum BPM DPP Provinsi Kalbar, Gusti Edy. Sekitar 200 massa menyampaikan orasi terkait dampak pemadaman terhadap roda ekonomi warga.

BPM Kalbar membawa empat tuntutan utama: 

1. Hentikan Pemadaman Brutal: Mendesak pemulihan total pasokan listrik tanpa penundaan.

2. Jangan Bebani Rakyat: Menolak kenaikan tarif di tengah pelayanan yang buruk. 

3. Kompensasi Nyata untuk UMKM dan Warga: Menuntut pembebasan biaya beban, potongan tarif, dan ganti rugi kerusakan alat elektronik milik warga, PKL, dan warung.

4. Jaminan Fasilitas Publik: Memastikan listrik untuk rumah sakit, tempat ibadah, dan instalasi pengolahan air bersih tidak terganggu.

Massa juga mendesak publikasi mekanisme kompensasi, evaluasi kinerja Manajer Komunikasi PLN UID Kalbar, pencopotan pimpinan PLN Kalbar oleh Pemerintah Pusat, serta pengusutan penyebab gangguan kelistrikan oleh APH dan Forkopimda.

Menanggapi aksi, manajemen PLN UID Kalbar menemui demonstran dan menjelaskan teknis gangguan, progres percepatan pemulihan sistem, serta rencana kompensasi bagi pelanggan terdampak.

Pengamanan aksi dilakukan 115 personel Polres Kubu Raya yang dipimpin Kabagops AKP Samidi. Pengamanan turut dibantu TNI, Ditpamobvit Polda Kalbar, Tim Tanggap Darurat PLN, dan PMI Kota Pontianak. 

Kabagops AKP Samidi melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade menegaskan pendekatan humanis dikedepankan agar penyampaian aspirasi berjalan tertib. 

“Kami mengapresiasi kerja sama massa yang menjaga ketertiban. Alhamdulillah aksi selesai aman dan terkendali,” ujarnya. (Red/Jm)


Pembangunan Jalan Poros Desa Sungai Jawi Dimulai, Warga Batu Ampar Antusias

Foto: Progres pembangunan jalan poros kabupaten di Desa Sungai Jawi, Kecamatan Batu Ampar

KUBU RAYA - Kabar dimulainya pembangunan jalan poros kabupaten di Desa Sungai Jawi, Kecamatan Batu Ampar, disambut antusias masyarakat. Infrastruktur yang lama dinantikan warga pesisir itu diharapkan membuka akses transportasi sekaligus memperlancar roda perekonomian.

Salah seorang warga Desa Sungai Jawi, Sulaiman, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, S.E., M.Sos., atas realisasi pembangunan jalan tersebut.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo. Jalan poros kabupaten di Desa Sungai Jawi tahun ini sudah mulai dikerjakan. Ini kabar sangat menggembirakan bagi masyarakat,” ujar Sulaiman, Rabu 8 Juli 2026.

Menurutnya, pembangunan jalan merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat pesisir. Jalan tersebut akan memudahkan akses transportasi, mempercepat distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan, serta meningkatkan aktivitas ekonomi warga.

Sulaiman juga mengajak masyarakat menjaga keamanan dan kelancaran proses pembangunan.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Desa Sungai Jawi untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta material proyek. Mari dukung pembangunan ini agar berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” katanya.

Ia menegaskan keberhasilan pembangunan tidak hanya tanggung jawab pemerintah dan kontraktor, tetapi juga butuh dukungan seluruh elemen masyarakat. Partisipasi warga penting agar proyek menghasilkan kualitas jalan yang baik dan manfaat jangka panjang bagi desa-desa pesisir di Batu Ampar.

“Jalan ini sudah lama jadi dambaan masyarakat pesisir. Kami berharap pembangunan sesuai target dan berkualitas sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan,” ungkapnya.

Warga berharap jalan poros ini menjadi awal pemerataan infrastruktur di wilayah pesisir Kubu Raya, sehingga konektivitas antarwilayah semakin baik dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat. (Tim/Jm)


Kantor PT KSP Agro di Sekadau Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Foto: Kantor PT KSP Agro di Maboh Permai Terbakar

SEKADAU - Kebakaran menghanguskan kantor PT KSP Agro (Kalimantan Sanggar Pusaka) di Desa Maboh Permai, Kecamatan Belitang, Kabupaten Sekadau, Rabu 8 Juli 2026 sekitar pukul 18.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian material masih dalam proses pendataan dan penyelidikan.

Kapolres Sekadau AKBP Andhika Wiratama melalui Kapolsek Belitang IPDA Fahrurrazi mengatakan, personel Polsek Belitang segera ke lokasi setelah menerima laporan untuk mengamankan TKP dan meminta keterangan saksi.

“Berdasar keterangan karyawan, api pertama kali diketahui saat ia datang untuk absensi. Saat mendekati bangunan, api sudah membesar dan membakar kantor perusahaan,” kata IPDA Fahrurrazi, Kamis 9 Juli.

Saksi kemudian menghubungi pihak perusahaan. Bersama warga, karyawan berupaya memadamkan api menggunakan APAR milik perusahaan dan mesin pompa air milik warga. 

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.00 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka, namun bangunan kantor mengalami kerusakan.

IPDA Fahrurrazi menjelaskan, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting arus listrik. Namun penyebab pasti masih menunggu hasil penyelidikan dan olah TKP.

“Personel Polsek Belitang telah mengamankan TKP dan meminta keterangan saksi. Olah TKP akan dilakukan bersama Unit Inafis Satreskrim Polres Sekadau untuk memastikan penyebab kebakaran,” tutupnya. (Rls)


Selasa, 07 Juli 2026

Pemerintah Kubu Raya Perkuat Peran FKUB dalam Menjaga Toleransi Antarumat Beragama

Foto: Bupati Kubu Raya, Sujiwo Jalin Komitmen Bersama Ketua FKUB Kubu Raya Ustaz K.H. Ahmad Sudi.

KUBU RAYA - Pengukuhan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kubu Raya periode 2026–2031 di Ruang Rapat Bupati, Selasa 7 Juli 2026, menjadi komitmen bersama pemerintah daerah dan tokoh agama untuk memperkuat persatuan, toleransi, serta stabilitas sosial di Kubu Raya.

Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, S.E., M.Sos., menegaskan Pemkab memberikan dukungan penuh kepada FKUB sebagai mitra strategis menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.

“Pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa adanya persatuan dan kerukunan. Pemerintah akan terus mendukung program-program FKUB, termasuk penyediaan sarana pendukung dan operasional organisasi,” ujar Sujiwo.

Ketua FKUB Kabupaten Kubu Raya Ustaz K.H. Ahmad Sudi mengatakan kepengurusan baru akan mengedepankan komunikasi, dialog, dan penyelesaian persoalan melalui musyawarah. 

“FKUB hadir untuk seluruh umat beragama tanpa membedakan latar belakang,” katanya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kubu Raya Dr. M. H. Ekhsan, S.Ag., M.Si., menyampaikan penguatan moderasi beragama butuh kolaborasi seluruh pihak. Penyuluh agama yang tersebar di kecamatan menjadi ujung tombak menjaga kerukunan hingga tingkat desa.

“Kami berharap FKUB Kubu Raya mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan toleran,” ujarnya.

Kepala Badan Kesbangpol Kubu Raya Drs. Amini Maros, M.Si., menambahkan pembentukan kepengurusan FKUB telah sesuai Peraturan Menteri Agama dengan menyesuaikan komposisi jumlah pemeluk agama di Kubu Raya.

Pemkab Kubu Raya berharap FKUB semakin aktif dalam pembinaan, edukasi, mediasi, serta dialog lintas agama agar persatuan dan kerukunan tetap terjaga sebagai modal utama pembangunan daerah. (Jm)


Minggu, 05 Juli 2026

KORMA Kalbar 2026 Resmi Ditutup, Perkuat Silaturahmi dan Lahirkan Atlet Madrasah Berprestasi

Foto: Malam Penutupan Kompetisi Olahraga Madrasah (KORMA) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026

KUBU RAYA - Kompetisi Olahraga Madrasah (KORMA) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 resmi ditutup Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalbar Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I., di halaman MAN 1 Kubu Raya, Kecamatan Rasau Jaya, Sabtu 4 Juli 2026 malam.

Ajang yang berlangsung 1-4 Juli 2026 itu diikuti 14 kontingen kabupaten/kota se-Kalbar. Cabang yang dipertandingkan meliputi bola voli putra-putri, bulu tangkis, dan tenis meja di MAN 1 Kubu Raya, MTs Al Muhajirin, MTsN Kubu Raya, MIN 2 Kubu Raya, dan GOR Omber Sport Limbung.

Sebelumnya, KORMA 2026 dibuka Wakil Bupati Kubu Raya H. Sukiryanto pada 1 Juli 2026 di halaman Kantor Bupati Kubu Raya. Persiapan panitia dimulai sejak 3 Juni 2026 meliputi pembentukan panitia, rakor, sosialisasi, audiensi, technical meeting, hingga finalisasi sarana.

Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Muhajirin Yanis menyebut KORMA sebagai wadah strategis bagi peserta didik madrasah mengembangkan potensi olahraga sekaligus membentuk karakter sportif dan berdaya saing.

“Dengan adanya pertandingan tingkat provinsi, motivasi siswa untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi semakin besar. Kami berharap lahir atlet madrasah yang harumkan nama Kalbar di tingkat regional, nasional hingga internasional,” ujarnya.

Ia juga berharap pemerintah daerah terus mendukung pembinaan. “Anak-anak ini aset daerah yang dapat dipersiapkan untuk PORDA maupun kejuaraan lainnya,” katanya.

Wabup H. Sukiryanto mengapresiasi suksesnya KORMA yang mempererat silaturahmi antarsiswa madrasah se-Kalbar. 

“Kegiatan ini membuktikan siswa madrasah tidak hanya belajar agama, tetapi juga berprestasi di bidang olahraga. Olahraga membangun karakter, disiplin, sportivitas, dan ukhuwah Islamiyah,” ujarnya.

Pemkab Kubu Raya, lanjutnya, mendukung penuh mulai pembukaan, penyambutan kontingen, fasilitas, hingga penyerahan hadiah.

Kepala Kemenag Kubu Raya Dr. M. H. Ekhsan, S.Ag., M.Si., bersyukur seluruh rangkaian berjalan aman dan tertib. Ia mencontohkan nilai madrasah saat pertandingan voli dihentikan saat azan Magrib untuk salat berjamaah.

“Keberhasilan ini hasil kerja sama panitia, Kemenag kabupaten/kota, KKM, pengawas, Dharma Wanita, dan relawan,” ujarnya.

Upacara penutupan diakhiri penyerahan trofi dan pelepasan kontingen. Dengan tema “Madrasah Sehat, Sportif, dan Juara”, KORMA 2026 diharapkan menjadi momentum lahirnya atlet berprestasi sekaligus memperkuat persaudaraan warga madrasah di Kalbar. (Tim/Red)


Sabtu, 04 Juli 2026

Gubernur Ria Norsan Minta PLN Segera Perbaiki Mesin Rusak, Pemadaman 5-6 Jam Ganggu Masyarakat

Foto: Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan 

PONTIANAK - Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan akhirnya buka suara terkait pemadaman listrik berjam-jam yang terjadi di Kalbar.

Dalam keterangannya, Norsan mengaku telah berkoordinasi dengan PLN dan Pertamina untuk memastikan penyebab gangguan tersebut. Berdasarkan informasi yang diterimanya, pemadaman disebabkan adanya mesin yang mengalami kerusakan.

“Kita udah menyampaikan kepada PLN, juga kepada Pertamina, takut ada hubungannya minyak. Ternyata katanya mesinnya ada yang rusak,” ujar Ria Norsan.

Ia meminta PLN segera mempercepat perbaikan karena pemadaman yang berlangsung 5–6 jam telah mengganggu aktivitas masyarakat.

“Saya minta tolong kepada pimpinan PLN, untuk segera mungkin perbaiki mesin yang rusak,” tegasnya. (Tim/Rh)


Jumat, 03 Juli 2026

FORBASI Kubu Raya Optimistis Raih Prestasi Terbaik di FORPROV II KORMI Kalbar

Foto: Atlet FORBASI Kubu Raya Untuk FORPROV II KORMI Kalbar di Kota Singkawang 

KUBU RAYA - Ketua FORBASI Provinsi Kalimantan Barat Syarif Rudiansyah Al-Qadrie, S.H., optimistis kontingen FORBASI Kabupaten Kubu Raya mampu meraih prestasi terbaik pada FORPROV II KORMI Kalimantan Barat di Kota Singkawang.

Optimisme itu didasarkan pada kesiapan atlet yang telah menjalani latihan intensif dan memiliki semangat juang tinggi untuk membawa nama daerah.

“Kubu Raya memiliki potensi besar di cabang olahraga baris dan diyakini mampu bersaing dengan kontingen kabupaten/kota lain di Kalimantan Barat,” ujar Syarif Rudiansyah.

FORPROV II KORMI Kalbar berlangsung 11 Juli 2026 di GOR Mulia STIE Singkawang. Ajang ini menjadi wadah atlet olahraga masyarakat menunjukkan kemampuan, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan prestasi olahraga rekreasi di Kalimantan Barat. (Jm)


Wabup Sukiryanto Lepas 272 Atlet FORBASI Kubu Raya, Targetkan Prestasi di FORPROV II KORMI Kalbar

Foto: Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto Melepas 272 Atlet Baris Forbasi di FORPROV II KORMI Kalbar di GOR Mulia STIE Singkawang 

KUBU RAYA - Wakil Bupati Kubu Raya H. Sukiryanto secara resmi melepas 272 atlet Barisan Indonesia (FORBASI) Kabupaten Kubu Raya yang akan berlaga di Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (FORPROV) II KORMI Kalimantan Barat di GOR Mulia STIE Singkawang.

Pelepasan dihadiri pelatih, ofisial, pengurus FORBASI, dan atlet dari berbagai kategori. Ini merupakan bentuk dukungan nyata Pemkab Kubu Raya terhadap pembinaan olahraga masyarakat cabang baris.

“Jaga kekompakan, disiplin, dan sportivitas. Tampilkan kemampuan terbaik untuk mengharumkan nama Kabupaten Kubu Raya,” pesan H. Sukiryanto.

Ketua FORBASI Provinsi Kalbar Syarif Rudiansyah Al-Qadrie, S.H., optimistis kontingen Kubu Raya meraih prestasi terbaik. 

“Atlet sudah latihan intensif dan punya semangat juang tinggi. Kubu Raya punya potensi besar di cabang baris dan mampu bersaing dengan kabupaten/kota lain,” ujarnya.

FORPROV II KORMI Kalbar berlangsung 11 Juli 2026 di Singkawang sebagai wadah atlet olahraga masyarakat menunjukkan kemampuan, mempererat persaudaraan, dan meningkatkan prestasi olahraga rekreasi di Kalbar. (Jm)


Target Tiga Besar, KORMI Kubu Raya Kirim 511 Pegiat Olahraga ke FORPROV II Kalbar

Foto: Ketua Umum KORMI Kubu Raya Sumangel 

KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya melepas Kontingen Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Kubu Raya untuk berlaga di Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Provinsi (FORPROV) II Kalimantan Barat, Jumat 3 Juli 2026 di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya. FORPROV II digelar di Kota Singkawang, 5–12 Juli 2026.

Pelepasan dilakukan Wakil Bupati H. Sukiryanto mewakili Bupati yang berhalangan hadir.

Ketua Umum KORMI Kubu Raya Sumangel menyebut kontingen berjumlah 511 orang terdiri atlet, pelatih, dan ofisial. Mereka akan bertanding di 19 induk olahraga (inorga) plus 2 inorga kategori ekspedisi.

Persiapan dilakukan sejak Mei-Juni melalui training center satu bulan dengan dana hibah Pemkab Rp200 juta. 

“Pada FORPROV pertama Kubu Raya peringkat enam. Tahun ini target naik ke tiga besar, bahkan bersaing juara umum. Andalan kami PBBI dan IDCA yang sudah berprestasi nasional,” ujar Sumangel.

Ia menegaskan KORMI fokus membangun budaya hidup sehat, kebugaran, dan kebahagiaan. “Jaga kesehatan, nama baik daerah, dan sportivitas. Sesuai moto KORMI: kalah menang tetap senang,” katanya.

Kadispopar Kubu Raya Indah Yuliastuti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan menyebut dukungan hibah sebagai motivasi agar peserta tampil maksimal.

Wabup H. Sukiryanto berpesan agar kontingen membawa amanah masyarakat. 

“Jangan hanya berangkat bertanding, tapi pulang bawa medali dan harumkan nama Kubu Raya. Jaga disiplin dan kekompakan,” tegasnya.

Kontingen dijadwalkan bertolak ke Singkawang 5 Juli 2026 dengan target meningkatkan peringkat Kubu Raya di ajang olahraga masyarakat tingkat provinsi. (Jm)