Berita BorneoTribun: Diego Simeone hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Diego Simeone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Diego Simeone. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 April 2026

Atletico Madrid Lolos Dramatis, Lookman Bungkam Comeback Barcelona

Atletico Madrid lolos ke semifinal Liga Champions usai menyingkirkan Barcelona dengan agregat 3-2. Gol Lookman dan kartu merah Garcia jadi penentu laga dramatis.
Atletico Madrid lolos ke semifinal Liga Champions usai menyingkirkan Barcelona dengan agregat 3-2. Gol Lookman dan kartu merah Garcia jadi penentu laga dramatis.

Madrid — Laga panas leg kedua perempat final UEFA Champions League antara Atletico Madrid dan Barcelona berakhir dramatis. Meski kalah 1-2 di leg kedua, Atletico tetap melaju ke semifinal dengan agregat 3-2 setelah gol krusial dari Ademola Lookman menjadi pembeda.

Pertandingan yang digelar di markas Atletico berlangsung penuh tensi sejak menit awal. Barcelona tampil agresif untuk mengejar ketertinggalan 0-2 dari leg pertama, namun situasi berubah setelah kartu merah yang diterima Eric Garcia di babak kedua.

Babak Pertama: Barcelona Tampil Ngebut, Atletico Balas Cepat

Barcelona langsung menekan sejak peluit awal. Pemain muda sensasional Lamine Yamal membuka keunggulan hanya dalam waktu kurang dari empat menit setelah menerima umpan matang dari Ferran Torres.

Gol cepat itu menjadi alarm bagi tuan rumah. Namun Barca belum berhenti. Pada menit ke-24, Ferran Torres mencatatkan namanya di papan skor setelah melepaskan tembakan keras yang membuat agregat kembali imbang.

Di sisi lain, Atletico memanfaatkan peluang emas di menit ke-31. Marcos Llorente menyisir sisi kanan sebelum mengirim umpan tarik sempurna yang langsung disambar Ademola Lookman. Gol tersebut menjadi titik balik penting bagi tim asuhan Diego Simeone.

Babak Kedua: Drama VAR Dan Kartu Merah Jadi Penentu

Barcelona sempat mencetak gol tambahan lewat Ferran Torres di awal babak kedua, namun gol itu dianulir karena offside.

Ketegangan memuncak di menit ke-79 ketika wasit mengeluarkan kartu merah untuk Eric Garcia setelah tinjauan VAR. Ia dianggap menggagalkan peluang emas milik Alexander Sorloth.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, terlihat sangat kecewa dengan keputusan tersebut. Bermain dengan 10 orang jelas membuat peluang comeback Barcelona semakin menipis.

Di menit-menit akhir, Ronald Araujo hampir menjadi pahlawan. Namun sundulannya dari jarak dekat melambung tipis di atas mistar.

Statistik Menarik: Lookman Ungguli Rekor Yamal

Meski Barcelona tersingkir, Lamine Yamal tetap mencatat sejarah penting. Pada usia 18 tahun 265 hari, ia menjadi pemain termuda yang mencatatkan 20 keterlibatan gol di Liga Champions.

Namun sorotan utama tetap jatuh kepada Ademola Lookman. Sejak bergabung dengan Atletico, ia telah terlibat langsung dalam sembilan gol dari 17 pertandingan.

Sementara itu, statistik pertandingan menunjukkan Barcelona menciptakan peluang dengan nilai expected goals (xG) 2,28, lebih tinggi dari Atletico yang mencatat 1,71 xG. Kedua tim juga mencatat jumlah tembakan yang sama, masing-masing 15 kali.

Analisis Pertandingan: Disiplin Jadi Masalah Barcelona

Kartu merah menjadi faktor yang berulang bagi Barcelona di fase gugur musim ini. Dalam dua leg pertandingan, mereka harus bermain dengan 10 orang sebuah catatan yang tentu merugikan dalam laga sekelas Liga Champions.

Di sisi lain, Atletico kembali menunjukkan karakter khas tim asuhan Diego Simeone: disiplin, efektif, dan tahan tekanan.

Dengan kemenangan agregat 3-2, Atletico Madrid memastikan tiket ke semifinal dan menjaga peluang meraih trofi Eropa musim ini.

FAQ

Siapa pencetak gol penentu kemenangan Atletico Madrid?
Gol penentu dicetak oleh Ademola Lookman di babak pertama leg kedua.

Kenapa Barcelona gagal comeback?
Barcelona kesulitan setelah Eric Garcia mendapat kartu merah pada menit ke-79.

Berapa skor agregat Atletico Madrid vs Barcelona?
Atletico Madrid menang agregat 3-2.

Siapa pemain muda yang mencetak rekor di laga ini?
Lamine Yamal mencetak gol dan menjadi pemain termuda dengan 20 kontribusi gol di Liga Champions.

Apakah Atletico Madrid lolos ke semifinal Liga Champions?
Ya, Atletico Madrid lolos ke semifinal setelah menang agregat atas Barcelona.

Prediksi Liga Champions: Atletico Madrid Berpeluang Singkirkan Barcelona

Prediksi Atletico vs Barcelona leg kedua Liga Champions 2026. Blaugrana butuh remontada setelah kalah 0-2, sementara Atletico berpeluang besar lolos ke semifinal.
Prediksi Atletico vs Barcelona leg kedua Liga Champions 2026. Blaugrana butuh remontada setelah kalah 0-2, sementara Atletico berpeluang besar lolos ke semifinal.

JAKARTA - Pertandingan panas bakal tersaji saat Atletico Madrid menghadapi Barcelona pada leg kedua babak perempat final Liga Champions 2025/2026. Duel ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Metropolitano, Rabu (15/4/2026) pukul 02.00 WIB.

Laga ini dipastikan berjalan sengit. Pasalnya, Barcelona datang dengan tekanan besar setelah kalah 0-2 pada leg pertama di Camp Nou. Kini, tim asuhan Hansi Flick wajib mengejar defisit gol jika ingin menjaga asa menuju semifinal.

Atletico Di Atas Angin Usai Menang Di Leg Pertama

Kemenangan 2-0 yang diraih Atletico Madrid di leg pertama menjadi modal sangat berharga. Tim asuhan Diego Simeone kini hanya perlu menjaga keunggulan agregat agar tetap berada di jalur menuju semifinal.

Meski begitu, performa Atletico dalam beberapa laga terakhir terbilang naik turun. Setelah kalah di La Liga, mereka sempat bangkit di Liga Champions, namun kembali menelan kekalahan 1-2 dari Sevilla pada pertandingan domestik.

Situasi ini membuat Atletico diprediksi tetap bermain hati-hati, khas strategi Simeone yang dikenal disiplin dan efektif dalam bertahan.

Barcelona Datang Dengan Semangat Remontada

Di sisi lain, Barcelona datang dengan misi besar: remontada alias membalikkan keadaan. Kekalahan di leg pertama membuat mereka harus menang minimal selisih tiga gol untuk langsung lolos ke semifinal.

Kemenangan 4-1 atas Espanyol pada laga terakhir menjadi suntikan moral bagi Blaugrana. Namun tantangan sebenarnya akan datang di markas Atletico yang terkenal sulit ditaklukkan.

Barcelona juga menghadapi masalah di lini belakang setelah kartu merah yang diterima Pau Cubarsi pada laga sebelumnya. Hal ini berpotensi membuat pertahanan mereka lebih rentan.

Meski begitu, sejarah mencatat Barcelona pernah melakukan comeback dramatis di Liga Champions saat menghadapi Paris Saint-Germain pada musim 2016/2017. Saat itu, mereka kalah 0-4 di leg pertama, namun berhasil menang 6-1 di leg kedua—momen yang kemudian dikenal dengan istilah remontada.

Adu Strategi Simeone Vs Hansi Flick Jadi Kunci

Pertandingan ini bukan hanya soal kualitas pemain, tetapi juga adu taktik dua pelatih berpengalaman: Diego Simeone dan Hansi Flick.

Simeone kemungkinan akan mengandalkan permainan defensif solid serta serangan balik cepat. Strategi ini sering terbukti efektif dalam menjaga keunggulan agregat.

Sementara itu, Hansi Flick diprediksi bakal memainkan strategi menyerang sejak awal laga. Barcelona hampir pasti menekan sejak menit pertama demi mencetak gol cepat yang bisa mengubah arah pertandingan.

Jika Barcelona terlalu agresif, Atletico berpeluang memanfaatkan celah lewat counter attack cepat.

Prediksi Skor Atletico Vs Barcelona

Melihat kondisi kedua tim, Atletico memiliki peluang lebih besar untuk melaju ke semifinal. Keunggulan agregat serta faktor bermain di kandang menjadi keuntungan besar bagi mereka.

Berikut prediksi skor dari beberapa sudut pandang:

Prediksi 1:
Atletico Madrid 1-1 Barcelona
Atletico lolos ke semifinal dengan agregat 3-1.

Prediksi 2:
Barcelona menang 1-0
Namun Atletico tetap melaju dengan agregat 2-1.

Secara keseluruhan, hasil imbang menjadi skenario paling realistis melihat gaya bermain defensif Atletico dan tekanan yang dihadapi Barcelona.

Jadwal Liga Champions Leg Kedua

Babak perempat final Liga Champions leg kedua menghadirkan dua pertandingan menarik yang berlangsung pada waktu bersamaan.

Rabu, 15 April 2026 (02.00 WIB)
Atletico Madrid vs Barcelona
Liverpool vs PSG

Selain duel Atletico vs Barcelona, laga antara Liverpool melawan PSG juga diprediksi berlangsung panas. Liverpool harus mengejar ketertinggalan agregat 0-2 dari PSG setelah kalah pada leg pertama di Paris.

Analisis Peluang Lolos Ke Semifinal

Jika melihat statistik agregat dan performa terbaru, Atletico Madrid jelas berada dalam posisi yang lebih nyaman.

Barcelona masih memiliki peluang, tetapi mereka harus bermain sangat efektif dan meminimalkan kesalahan di lini belakang.

Faktor penting lain adalah mental bertanding. Jika Barcelona mampu mencetak gol cepat, tekanan bisa berbalik ke Atletico.

Namun bila Atletico mampu bertahan hingga babak pertama tanpa kebobolan, peluang mereka untuk lolos akan semakin besar.

FAQ

Kapan pertandingan Atletico vs Barcelona dimainkan?
Pertandingan berlangsung Rabu, 15 April 2026 pukul 02.00 WIB.

Di stadion mana Atletico vs Barcelona digelar?
Pertandingan dimainkan di Stadion Metropolitano, markas Atletico Madrid.

Berapa skor leg pertama Atletico vs Barcelona?
Atletico Madrid menang 2-0 pada leg pertama di Camp Nou.

Berapa minimal skor yang dibutuhkan Barcelona untuk lolos?
Barcelona harus menang minimal selisih tiga gol untuk langsung lolos.

Siapa yang lebih berpeluang lolos semifinal?
Atletico Madrid lebih diunggulkan karena unggul agregat dan bermain di kandang.

Selasa, 03 Maret 2026

Simeone Siapkan Strategi Khusus Redam Lamine Yamal di Camp Nou

Simeone Siapkan Taktik Serang untuk Redam Yamal
Diego Simeone siapkan strategi serang untuk redam Lamine Yamal jelang leg kedua Copa del Rey di Camp Nou. Atletico Madrid unggul agregat 4-0 atas Barcelona dan bidik tiket final.

JAKARTA -- Pelatih Diego Simeone menegaskan strategi khusus untuk meredam ancaman Lamine Yamal jelang laga leg kedua Copa del Rey antara Atletico Madrid melawan Barcelona di Camp Nou, Rabu (4/3/2026) jam 03.00 WIB. Atleti datang dengan keunggulan agregat 4-0 dan berada di ambang final Copa del Rey pertama sejak musim 2012-13.

Simeone Siapkan Taktik Serang untuk Redam Yamal

Kemenangan telak 4-0 di leg pertama membuat Atletico Madrid berada di atas angin. Namun Simeone tidak ingin lengah, terutama setelah Lamine Yamal tampil luar biasa dengan mencetak hat-trick saat Barcelona mengalahkan Villarreal 4-1 di LaLiga akhir pekan lalu.

Di usia 18 tahun 230 hari, Yamal mencatat sejarah sebagai pemain termuda yang mencetak hat-trick di LaLiga abad ini. Performa eksplosifnya di lini depan Barcelona menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Atletico.

Meski demikian, Simeone justru menyiapkan pendekatan berbeda. Alih-alih hanya fokus bertahan, pelatih asal Argentina itu ingin timnya menyerang sisi permainan Yamal.

Menurut Simeone, Yamal sangat berbahaya di sepertiga akhir lapangan. Namun ia meyakini bahwa memaksa sang winger muda lebih sering bertahan akan mengurangi efektivitasnya.

Strategi ini mencerminkan filosofi klasik Simeone bahwa menyerang bisa menjadi bentuk pertahanan terbaik. Dengan menekan dan memaksa Yamal turun membantu pertahanan, Atletico berharap bisa mengganggu ritme permainan Barcelona sejak awal.

Atletico Percaya Diri di Tiga Kompetisi

Walau tertinggal dalam perburuan gelar LaLiga, Atletico tetap menunjukkan konsistensi di berbagai ajang. Mereka baru saja menang 4-1 atas Club Brugge di Liga Champions dan mendapatkan undian relatif menguntungkan di babak 16 besar melawan Tottenham.

Trofi terakhir Atletico adalah gelar LaLiga musim 2020-21. Kini, Simeone melihat peluang terbuka di Copa del Rey dan Liga Champions.

Ia menekankan pentingnya kualitas, keyakinan, kepemimpinan, dan determinasi dalam laga besar seperti ini. Simeone ingin para pemainnya menikmati tekanan dan menjadikan pertandingan sebagai momentum pembuktian.

Barcelona Tak Akan Menyerah

Meski tertinggal agregat besar, Barcelona tetap memiliki potensi kejutan, terutama dengan kepercayaan diri tinggi dari performa Yamal. Bermain di Camp Nou memberi keuntungan emosional bagi Blaugrana.

Namun Atletico datang dengan mentalitas kuat. Dengan keseimbangan antara disiplin bertahan dan agresivitas menyerang, laga ini diprediksi berjalan intens sejak menit pertama.

Bagi Anda pencinta sepak bola, duel taktik antara Simeone dan lini muda Barcelona menjadi tontonan yang sayang dilewatkan.

FAQ

Kapan pertandingan leg kedua dimainkan
Leg kedua Copa del Rey antara Atletico Madrid dan Barcelona digelar Rabu (4/3/2026) jam 03.00 WIB di Camp Nou.

Berapa agregat sementara Atletico vs Barcelona
Atletico Madrid unggul agregat 4-0 atas Barcelona.

Mengapa Lamine Yamal jadi sorotan
Yamal baru mencetak hat-trick di LaLiga dan menjadi pemain termuda yang melakukannya abad ini.

Apa strategi Diego Simeone untuk meredam Yamal
Simeone ingin memaksa Yamal lebih banyak bertahan dengan cara menyerang sisi permainannya.

Rabu, 14 Januari 2026

Magis Griezmann Kembali Menyala, Simeone Bangga Antar Atletico Madrid ke Perempat Final Copa del Rey

Magis Griezmann Kembali Menyala, Simeone Bangga Antar Atletico Madrid ke Perempat Final Copa del Rey
Magis Griezmann Kembali Menyala, Simeone Bangga Antar Atletico Madrid ke Perempat Final Copa del Rey.

JAKARTA - Atletico Madrid melangkah mantap ke babak perempat final Copa del Rey. Kemenangan tipis 1-0 atas Deportivo La Coruna menjadi bukti, satu momen ajaib bisa mengubah segalanya. Dan sosok itu kembali datang dari Antoine Griezmann.

Bermain di Estadio Abanca-Riazor, tim asuhan Diego Simeone harus bekerja keras menghadapi wakil kasta kedua Spanyol. Kebuntuan akhirnya pecah di menit ke-61 lewat tendangan bebas indah Griezmann yang tak mampu dibendung kiper lawan. Gol itu cukup untuk memastikan tiket Atletico ke delapan besar.

Usai laga, Simeone tak ragu melontarkan pujian. Menurutnya, Griezmann adalah pembeda di momen-momen krusial.

“Dia mencetak gol yang luar biasa. Griezmann adalah pemain yang bisa membuat perbedaan. Yang paling saya suka, dia masih punya ‘sihir’ dan semangat untuk terus bersaing serta membantu tim,” ujar Simeone dengan nada puas.

Gol tersebut menambah koleksi spesial Griezmann. Itu menjadi gol tendangan bebas langsung ke-10 miliknya bersama Atletico di semua kompetisi. Sejak musim 2014-2015, hanya Lionel Messi dan Dani Parejo yang mencatatkan jumlah lebih banyak untuk satu klub LaLiga.

Tak hanya itu, kontribusi Griezmann di Copa del Rey juga makin mengkilap. Ia kini terlibat langsung dalam 37 gol di ajang ini, terdiri dari 28 gol dan sembilan assist. Sejak data dicatat secara detail, hanya Messi yang punya kontribusi lebih besar.

Di laga ini, Griezmann juga tampil komplet. Ia menjadi pemain dengan peluang tercipta terbanyak dan paling sering merebut bola. Wajar jika Simeone menilai penampilan anak asuhnya itu nyaris sempurna di semua aspek permainan.

Menariknya, Simeone sempat membuat keputusan tak biasa di babak kedua. Ia memilih menarik Julian Alvarez lebih dulu dan mempertahankan Griezmann di lapangan.

“Kami merasa dia lebih dekat dengan gol, jadi saya biarkan Griezmann tetap bermain,” jelas Simeone.

Secara statistik, Atletico sebenarnya bisa menang dengan skor lebih besar. Mereka melepaskan 15 tembakan, meski hanya enam yang mengarah ke gawang. Beberapa peluang emas bahkan membentur tiang, sementara nama-nama seperti Marcos Llorente dan Giuliano Simeone juga nyaris mencetak gol.

Simeone menilai hal itu bukan masalah besar. Baginya, yang terpenting tim mampu menciptakan peluang.

“Saya justru khawatir kalau kami tidak menciptakan peluang sama sekali. Tim ini terus menghasilkan kesempatan, tinggal mempertajam penyelesaian akhir,” katanya.

Di luar lapangan, Atletico juga tengah menghadapi dinamika skuad. Dua pemain, Conor Gallagher dan Giacomo Raspadori, tidak masuk daftar pertandingan karena santer dikabarkan bakal hengkang.

Gallagher disebut-sebut segera kembali ke Inggris setelah Tottenham menyepakati transfer permanen dengan nilai sekitar Rp700 miliar. Sementara Raspadori, yang baru bergabung dari Napoli, berpeluang kembali ke Serie A untuk memperkuat Atalanta.

“Klub sedang bekerja untuk memenuhi kebutuhan tim dan menutup kekurangan yang ada,” tutup Simeone.

Dengan performa Griezmann yang kembali “menyihir” dan kepercayaan penuh dari pelatih, Atletico Madrid kini punya modal besar untuk terus melaju dan berbicara banyak di Copa del Rey musim ini.

Sabtu, 19 April 2025

Simeone Puji Sorloth yang Beri Dampak Besar di Atletico Madrid

Simeone Puji Sorloth yang Beri Dampak Besar di Atletico Madrid
Simeone Puji Sorloth yang Beri Dampak Besar di Atletico Madrid.

JAKARTA - Meskipun bukan striker utama Atletico Madrid, Alexander Sorloth ternyata memberi dampak yang luar biasa sejak bergabung dengan klub ini pada bulan Agustus lalu. 

Diego Simeone, pelatih Atletico, tak ragu memberikan pujian untuk Sorloth yang berhasil mengubah jalannya pertandingan meskipun lebih sering turun dari bangku cadangan.

Sorloth yang didatangkan dari Villarreal dengan biaya sekitar €32 juta, memang kalah bersaing dari duet Julian Alvarez dan Antoine Griezmann di lini depan. 

Namun, pemain berusia 29 tahun ini tetap berhasil mencetak 12 gol di La Liga musim ini, dengan rata-rata satu gol setiap 96 menit. 

Angka ini cukup impresif, mengingat waktu bermainnya yang lebih terbatas.

Dari segi akurasi tembakan, Sorloth bahkan memiliki rasio konversi tembakan yang lebih baik daripada Alvarez. 

Sorloth berhasil mencetak gol dari 51 tembakan, sementara Alvarez mencetak gol dari 64 tembakan. Sorloth mencatatkan rasio konversi tembakan sebesar 23,53%, sedangkan Alvarez hanya 21,88%.

Simeone tak sungkan mengungkapkan rasa puasnya dengan kinerja Sorloth. Dalam konferensi pers menjelang laga Atletico melawan Las Palmas, pelatih asal Argentina itu berkata, "Saya sangat senang dengan pekerjaannya, saya sudah menyampaikan itu padanya. Apa yang dia berikan, baik saat diminta untuk memulai atau saat masuk untuk mengubah jalannya pertandingan yang belum sesuai... Itu adalah tugasnya. Dia adalah striker area penalti."

Simeone juga menambahkan bahwa peran Sorloth sangat penting dalam tim. "Perjalanan pertandingan sangat dinamis, dan dia menjalankan tugasnya dengan baik, memberikan kontribusi yang signifikan untuk tim," ujar Simeone.

Saat ini, Atletico Madrid berada di posisi ketiga klasemen La Liga dengan 63 poin dari 31 pertandingan. 

Mereka berusaha mengejar Barcelona dan Real Madrid, yang berada di posisi atas, dengan meraih kemenangan dalam pertandingan melawan Las Palmas pada hari Sabtu.

Atletico Madrid telah meraih tujuh kemenangan dalam sembilan pertandingan tandang terakhir mereka melawan Las Palmas di La Liga (dua kali kalah), termasuk tiga dari empat pertemuan di bawah asuhan Simeone. 

Simeone pun memberikan pujian kepada pelatih Las Palmas, yang menurutnya bekerja dengan sangat baik, "Mereka tahu cara bersaing dalam situasi ini. Mereka telah menunjukkan kompetisi yang baik, dan itu sangat penting."

Selain itu, Atletico juga akan diperkuat oleh Angel Correa yang sudah menyelesaikan masa hukuman lima pertandingan karena menghina wasit pada pertandingan Liga melawan Getafe di bulan Maret. "Kami tentu merindukannya. 

Dia adalah pemain yang ketika turun ke lapangan selalu bisa memberikan dampak besar, dan dia memberikan banyak hal bagi tim," ujar Simeone.

Kini, dengan komitmen tinggi yang ditunjukkan Sorloth dan kembalinya Correa, Atletico siap untuk terus bersaing di papan atas La Liga dan memperjuangkan setiap poin yang ada. 

Dengan kerja keras dan semangat juang tinggi, Diego Simeone yakin timnya bisa mencapai target mereka di musim ini.

Senin, 17 Maret 2025

Simeone Tetap Optimis Atletico Bisa Kejar Gelar LaLiga, Meski Kalah Dramatis dari Barcelona

Simeone Tetap Optimis Atletico Bisa Kejar Gelar LaLiga, Meski Kalah Dramatis dari Barcelona
Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone.

JAKARTA - Atletico Madrid harus gigit jari setelah kalah dramatis 4-2 dari Barcelona dalam laga LaLiga yang digelar Minggu (17/3). Padahal, pasukan Diego Simeone sempat unggul 2-0 hingga menit ke-70, sebelum Barca melakukan comeback gila di Metropolitano.

Gol dari Julian Alvarez dan Alexander Sorloth awalnya bikin fans Atletico kegirangan. Tapi, Hansi Flick dan anak asuhnya nggak tinggal diam. 

Ferran Torres mencetak dua gol, sementara Robert Lewandowski dan Lamine Yamal ikut menyumbang angka, yang akhirnya mengantarkan Barcelona ke puncak klasemen LaLiga dengan 70 poin.

Barcelona kini ada di atas Real Madrid karena unggul head-to-head, meskipun Los Blancos masih punya satu pertandingan sisa. Sementara itu, Atletico harus puas duduk di peringkat tiga dengan 56 poin.

Menurut perhitungan superkomputer Opta, peluang Atletico buat juara musim ini hanya 2,9%. Barcelona justru jadi favorit utama dengan peluang 68,5%, sedangkan Madrid di angka 28,5%. Meski begitu, Simeone tetap optimis timnya bisa terus berjuang hingga akhir musim.

"Kami Akan Berjuang Sampai Akhir"

Dalam wawancaranya dengan DAZN, Simeone menegaskan kalau timnya nggak akan menyerah meskipun peluang juara makin tipis.

"Kami akan berjuang sampai akhir. Masih ada 10 pertandingan tersisa dan kami harus memenangkan semuanya," ujar pelatih asal Argentina itu.

Simeone juga menolak menyalahkan keberuntungan atas hasil buruk ini.

"Ini bukan soal keberuntungan, ini soal kerja keras. Kita harus mengakui keunggulan lawan, tapi tetap fokus pada usaha sendiri," tambahnya.

Faktor Kelelahan & Alvarez yang Tampil Meski Sakit

Simeone juga menyoroti faktor kelelahan yang dialami anak-anak asuhnya, terutama setelah pertandingan berat di Liga Champions melawan Real Madrid. Selain itu, ia mengungkapkan kondisi Julian Alvarez yang kurang fit.

"Beberapa hari lalu, Alvarez kena masalah pencernaan, kemarin dia demam, dan pagi ini masih ada masalah lambung," jelas Simeone.

"Sebenarnya saya nggak mau mainkan dia, tapi dia tetap berkomitmen buat tim. Saya paham kalau dia sudah memberikan segalanya," lanjutnya.

Menariknya, meskipun dalam kondisi kurang fit, Alvarez masih bisa mencetak gol pembuka di laga ini. Itu adalah gol kedelapannya di LaLiga musim ini sebagai pencetak gol pertama dalam pertandingan, hanya kalah dari Lewandowski yang sudah mencetak sembilan gol pertama.

Kesalahan Taktik & Momen Penyesalan Simeone

Simeone juga mengakui ada momen krusial yang bisa saja mengubah jalannya pertandingan. Setelah timnya unggul 2-0, ia merasa seharusnya ada perubahan taktik untuk mengamankan keunggulan.

"Dalam sepak bola, empat sampai lima menit bisa jadi momen yang nggak bisa dimaafkan," kata Simeone dalam konferensi pers.

"Saat itu, saya mendorong tim buat mengunci kemenangan, anak-anak merespons, tapi waktunya terlalu mepet. Ketika saya ingin mengubah sesuatu, semuanya sudah terlambat," tambahnya.

Memang, jarak antara gol Sorloth dan balasan dari Lewandowski hanya sekitar dua menit. Lalu, enam menit berselang, Ferran Torres menyamakan kedudukan dan bikin Atletico kehilangan kontrol permainan.

Meskipun hasil ini jadi pukulan telak buat Atletico, Simeone tetap meminta para pemainnya buat tetap fokus dan optimis menatap sisa musim.

"Kita nggak boleh larut dalam kekalahan ini. Yang penting sekarang adalah bangkit dan memenangkan laga-laga berikutnya," tutupnya.

Jadi, apakah Atletico masih punya kans juara? Peluangnya tipis sih, tapi seperti kata Cholo—Simeone—segala sesuatu masih bisa terjadi di sepak bola!

Senin, 03 Maret 2025

Simeone Ingatkan Atletico untuk Fokus ke Derby Liga Champions Usai Puncaki LaLiga

Simeone Ingatkan Atletico untuk Fokus ke Derby Liga Champions Usai Puncaki LaLiga
Simeone Ingatkan Atletico untuk Fokus ke Derby Liga Champions Usai Puncaki LaLiga.

JAKARTA - Atletico Madrid akan menghadapi Real Madrid di babak 16 besar Liga Champions pada Selasa mendatang, setelah Los Blancos tergelincir dan memungkinkan mereka naik ke puncak klasemen LaLiga.

Diego Simeone meminta anak asuhnya untuk segera mengalihkan fokus ke laga besar Liga Champions melawan Real Madrid setelah kemenangan tipis 1-0 atas Athletic Bilbao pada Sabtu (2/3). 

Gol semata wayang Julian Alvarez yang baru masuk dari bangku cadangan membawa Atletico meraih tiga poin penting dan memanfaatkan kekalahan Real Madrid 1-2 dari Real Betis.

Hasil ini membawa Los Rojiblancos ke puncak klasemen LaLiga, meskipun posisi mereka masih bisa diambil alih oleh Barcelona jika berhasil mengalahkan Real Sociedad pada Minggu. 

Namun, bagi Simeone, yang lebih penting adalah timnya tetap fokus menjelang derby Madrid di kompetisi Eropa.

Atletico Harus Tetap Fokus

"Kami memiliki pertandingan besar di Liga Champions dan saat ini kami harus fokus sepenuhnya pada itu serta memanfaatkan waktu tiga hari ke depan untuk beristirahat dengan baik," ujar Simeone dalam konferensi pers.

"Yang harus kami lakukan saat ini adalah terus memperkuat kerja sama tim dan menjaga fokus agar tidak goyah."

Simeone juga memuji Julian Alvarez yang mampu mencetak gol penentu hanya tujuh menit setelah menggantikan Alexander Sorloth. 

Atletico Madrid kini telah mencetak 16 gol dari pemain pengganti di LaLiga musim ini, lebih banyak dibanding tim mana pun di lima liga top Eropa. Lazio menempati urutan kedua dengan 14 gol dari pemain cadangan di Serie A.

Puji Performa Julian Alvarez

"Hari ini kami menghadapi lawan yang sangat sulit. Mereka bertahan dengan baik dan memiliki beberapa peluang berbahaya melalui Nico dan Inaki Williams. 

Beruntung kami memiliki Julian di babak kedua yang mampu menyelesaikan serangan balik dengan sangat baik," kata Simeone.

Pelatih asal Argentina itu juga mengungkapkan kebahagiaannya memiliki Alvarez, yang didatangkan dari Manchester City pada awal musim.

"Kadang-kadang ada pemain yang datang, mereka spesial, dan sebagai pelatih, Anda langsung tahu itu. Mereka berbeda, dan saya menyukai kerendahan hati serta fleksibilitas mereka dalam bermain," tambahnya.

Kini, Atletico Madrid akan berusaha menjaga momentum positif mereka saat menghadapi Real Madrid di Liga Champions. 

Derby panas ini tidak hanya menentukan kelanjutan mereka di Eropa, tetapi juga bisa mempengaruhi mentalitas tim dalam perburuan gelar LaLiga musim ini.