Berita BorneoTribun: Harga Emas Antam hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Harga Emas Antam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Harga Emas Antam. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Maret 2026

Info Harga Emas Antam Terbaru 2026: Stabil, Buyback Rp2,48 Juta

Harga emas Antam terbaru 2026 stabil Rp2,843 juta per gram, buyback turun Rp2,48 juta. Cek update harga emas batangan Antam terbaru di Logam Mulia.
Harga emas Antam terbaru 2026 stabil Rp2,843 juta per gram, buyback turun Rp2,48 juta. Cek update harga emas batangan Antam terbaru di Logam Mulia.

Jakarta – Harga emas batangan Antam per gram tercatat stabil di angka Rp2.843.000 pada Selasa pagi pukul 09.03 WIB. 

Sementara itu, harga buyback (beli kembali) emas Antam mengalami penurunan dari Rp2.560.000 menjadi Rp2.480.000 per gram.

Berikut harga emas Antam berdasarkan gramasi yang dipantau di laman Logam Mulia:

  • 0,5 gram: Rp1.471.500

  • 1 gram: Rp2.843.000

  • 2 gram: Rp5.626.000

  • 3 gram: Rp8.414.000

  • 5 gram: Rp13.990.000

  • 10 gram: Rp27.925.000

  • 25 gram: Rp69.687.000

  • 50 gram: Rp139.295.000

  • 100 gram: Rp278.512.000

  • 250 gram: Rp696.015.000

  • 500 gram: Rp1.391.820.000

  • 1.000 gram: Rp2.783.600.000

Harga emas Antam sewaktu-waktu bisa berubah mengikuti pasar global. Transaksi jual emas dikenakan potongan pajak sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017, berlaku untuk semua gramasi.

Pajak Jual dan Buyback Emas Antam

  • Penjualan emas batangan ke Antam dengan nilai lebih dari Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5% (NPWP) atau 3% (non-NPWP).

  • Buyback emas dipotong langsung dari total nilai buyback.

  • Pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% untuk NPWP dan 0,9% untuk non-NPWP. Setiap pembelian disertai bukti potong PPh 22.

Dengan harga yang relatif stabil, emas Antam tetap menjadi pilihan investasi yang menarik bagi masyarakat. 

Bagi yang ingin membeli atau menjual emas, selalu cek harga terbaru di laman resmi Logam Mulia untuk memastikan transaksi tepat.

Sabtu, 07 Februari 2026

Harga Emas Antam Melonjak Pagi Ini! Tembus Rp2,92 Juta per Gram, Waktu Tepat Beli atau Jual?

Harga Emas Antam Melonjak Pagi Ini! Tembus Rp2,92 Juta per Gram, Waktu Tepat Beli atau Jual. (Gambar ilustrasi)
Harga Emas Antam Melonjak Pagi Ini! Tembus Rp2,92 Juta per Gram, Waktu Tepat Beli atau Jual. (Gambar ilustrasi)

JAKARTA -- Sabtu pagi ini, harga emas batangan Antam kembali mencuri perhatian. Berdasarkan pantauan dari laman resmi Logam Mulia di Jakarta, pukul 09.03 WIB, harga emas Antam naik cukup signifikan. 

Dari sebelumnya Rp2.890.000, kini melonjak menjadi Rp2.920.000 per gram, atau naik Rp30.000 hanya dalam waktu singkat.

Kenaikan ini tentu jadi kabar menarik, khususnya bagi masyarakat yang menjadikan emas sebagai instrumen investasi aman. 

Apalagi, sehari sebelumnya, tepatnya Jumat (6/2/2026) sore, harga emas Antam juga sempat menguat hingga Rp34.000 per gram. Artinya, tren kenaikan emas masih cukup terasa.

Harga Buyback Ikut Bergerak

Tak hanya harga jual, harga beli kembali (buyback) emas Antam juga mengalami penyesuaian. Saat ini, buyback berada di level Rp2.706.000 per gram

Angka ini penting diketahui, terutama bagi Anda yang berencana mencairkan emas dalam waktu dekat.

Namun perlu diingat, setiap transaksi jual emas batangan akan dikenakan pajak sesuai ketentuan pemerintah. 

Berdasarkan PMK Nomor 34/PMK.10/2017, penjualan kembali emas ke PT Antam Tbk dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP, dan 3 persen bagi non-NPWP

Pajak ini langsung dipotong dari total nilai buyback, jadi pastikan Anda sudah menghitungnya sejak awal.

Daftar Harga Emas Antam Terbaru

Berikut rincian harga emas batangan Antam berdasarkan pecahan terbaru yang tercantum di laman Logam Mulia. 

Perlu dicatat, harga ini bisa berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan pasar:

  • Emas 0,5 gram: Rp1.510.000

  • Emas 1 gram: Rp2.920.000

  • Emas 2 gram: Rp5.780.000

  • Emas 3 gram: Rp8.645.000

  • Emas 5 gram: Rp14.375.000

  • Emas 10 gram: Rp28.695.000

  • Emas 25 gram: Rp71.612.000

  • Emas 50 gram: Rp143.145.000

  • Emas 100 gram: Rp286.812.000

  • Emas 250 gram: Rp715.265.000

  • Emas 500 gram: Rp1.430.320.000

  • Emas 1.000 gram (1 kg): Rp2.860.600.000

Jangan Lupa Pajak Saat Beli Emas

Selain pajak saat jual, pembelian emas batangan juga dikenakan PPh 22

Besarannya adalah 0,45 persen bagi pemilik NPWP dan 0,9 persen untuk non-NPWP, sesuai PMK Nomor 34/PMK.10/2017. Setiap transaksi pembelian akan disertai bukti potong pajak resmi.

Saatnya Ambil Keputusan?

Dengan harga emas Antam yang kembali naik di akhir pekan ini, banyak investor mulai bertanya-tanya: lebih baik beli sekarang atau justru jual? Jika tujuan Anda investasi jangka panjang, emas masih menjadi pilihan menarik untuk menjaga nilai aset. 

Namun, jika sudah mendapat keuntungan sesuai target, momentum kenaikan ini bisa dimanfaatkan untuk merealisasikan profit.

Pantau pergerakan harga secara rutin dan sesuaikan dengan tujuan keuangan Anda. Emas bukan sekadar logam mulia, tapi juga strategi cerdas untuk masa depan.

Senin, 13 Oktober 2025

💰 Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp2,29 Juta per Gram, Saat Tepat untuk Beli atau Tunggu Dulu?

Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp2,29 Juta per Gram, Saat Tepat untuk Beli atau Tunggu Dulu
Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Rp2,29 Juta per Gram, Saat Tepat untuk Beli atau Tunggu Dulu.

JAKARTA - Harga emas batangan milik PT Aneka Tambang (Antam) Tbk hari ini tercatat stabil alias tidak mengalami perubahan dari perdagangan sebelumnya. Setelah sempat naik kemarin, kini harga logam mulia tersebut kembali bergerak datar.

Berdasarkan data dari situs resmi Logammulia.com, per Minggu, 12 Oktober 2025, harga emas Antam di Butik Emas Antam dibanderol sebesar Rp2,299 juta per gram. Nilai ini masih sama dengan harga jual sehari sebelumnya.

Sementara itu, harga buyback emas Antam—yakni harga yang diberikan jika konsumen menjual kembali emas ke Antam—juga tidak berubah. Hari ini, harga buyback dipatok di Rp2,147 juta per gram.

💡 Ketentuan Pajak Transaksi Emas

Untuk kamu yang berencana jual beli emas di Antam, penting mengetahui bahwa setiap transaksi dikenakan pajak sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017.

  • Penjualan kembali (buyback) emas ke Antam di atas Rp10 juta akan dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP dan 3% untuk yang tidak memiliki NPWP. Pajak ini langsung dipotong dari total nilai transaksi buyback.

  • Pembelian emas batangan juga dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% bagi pemilik NPWP dan 0,9% untuk pembeli tanpa NPWP. Setiap transaksi pembelian akan disertai bukti potong pajak dari Antam.

💎 Daftar Harga Emas Antam Hari Ini (12 Oktober 2025)

Berikut daftar lengkap harga pecahan emas Antam yang tercatat di situs Logam Mulia:

  • 0,5 gram: Rp1,199 juta

  • 1 gram: Rp2,299 juta

  • 2 gram: Rp4,538 juta

  • 3 gram: Rp6,782 juta

  • 5 gram: Rp11,270 juta

  • 10 gram: Rp22,485 juta

  • 25 gram: Rp56,087 juta

  • 50 gram: Rp112,095 juta

  • 100 gram: Rp224,112 juta

  • 250 gram: Rp560,015 juta

  • 500 gram: Rp1,119 miliar

  • 1.000 gram: Rp2,239 miliar

📈 Kesimpulan: Waktu yang Tepat untuk Beli Emas?

Harga emas yang stabil seperti saat ini bisa jadi momen menarik bagi kamu yang ingin menambah tabungan emas. Meskipun tidak naik, kestabilan harga memberi ruang aman bagi investor untuk masuk tanpa khawatir fluktuasi tajam.

Namun, jika kamu menargetkan keuntungan jangka pendek, sebaiknya pantau terus pergerakan harga global karena faktor ekonomi dan geopolitik dunia bisa memengaruhi harga emas Antam sewaktu-waktu.

Rabu, 08 Oktober 2025

Prediksi Gila Goldman Sachs Harga Emas Bisa Tembus Hampir Rp28 Juta per Gram

Prediksi Gila Goldman Sachs Harga Emas Bisa Tembus Hampir Rp28 Juta per Gram
Prediksi Gila Goldman Sachs Harga Emas Bisa Tembus Hampir Rp28 Juta per Gram.

JAKARTA - Harga emas dunia diprediksi bakal terus menanjak. Goldman Sachs, salah satu bank investasi terbesar di dunia, menaikkan target harga emas tahun 2026 menjadi US$4.900 per ons dari proyeksi sebelumnya US$4.300. Kenaikan ini diumumkan pada 7 Oktober 2025 dan didorong oleh meningkatnya permintaan emas dari bank sentral serta lonjakan investasi ke produk berbasis emas seperti exchange-traded fund (ETF) di pasar Barat. Dengan harga emas saat ini di kisaran US$3.977 per ons, potensi kenaikan mencapai sekitar 23% dalam satu tahun ke depan.

Dalam laporannya yang dikutip Reuters, analis Goldman Sachs menilai bahwa arah pergerakan harga emas masih cenderung naik atau memiliki upside risk yang cukup besar. Salah satu pendorong utamanya adalah diversifikasi portofolio investor swasta ke aset emas, yang dinilai masih memiliki ruang tumbuh karena ukuran pasar yang relatif kecil. “Arus masuk ETF bisa melampaui estimasi kami yang sebelumnya didasarkan pada pergerakan suku bunga,” tulis analis Goldman.

Data Investing menunjukkan harga emas spot pada Selasa pagi (7/10) pukul 07.15 WIB telah menembus US$3.977 per ons, atau hampir menyentuh level psikologis US$4.000. Dalam sebulan terakhir, harga emas naik 10,56%, sementara dalam enam bulan terakhir melesat 32%, dan setahun terakhir meroket 50%. Kenaikan ini diperkuat oleh faktor-faktor global seperti pembelian agresif oleh bank sentral dunia, meningkatnya permintaan ETF, pelemahan dolar AS, serta kekhawatiran geopolitik yang mendorong investor mencari aset aman.

Goldman Sachs memperkirakan pembelian emas oleh bank sentral akan bertahan tinggi, yakni rata-rata 80 ton pada 2025 dan 70 ton pada 2026. Negara-negara berkembang disebut menjadi kontributor utama tren ini, seiring upaya mereka mendiversifikasi cadangan devisa dari dolar AS ke emas. Selain itu, Goldman juga memperkirakan kepemilikan ETF berbasis emas di negara Barat akan meningkat, didorong oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menurunkan suku bunga acuan sebesar 100 basis poin hingga pertengahan 2026.

Meskipun aktivitas spekulatif jangka pendek terlihat stabil, Goldman menilai lonjakan arus masuk ETF pada September bukan fenomena sementara, melainkan bentuk penyesuaian terhadap ekspektasi penurunan suku bunga di Amerika Serikat. Dengan kombinasi faktor-faktor tersebut, prospek emas hingga 2026 dinilai tetap positif. Jika prediksi Goldman terbukti, harga emas berpotensi mencetak rekor baru mendekati US$5.000 per ons dan memperkuat posisinya sebagai aset lindung nilai utama di tengah ketidakpastian global.

Sementara itu, harga emas dalam negeri juga menunjukkan tren serupa. Berdasarkan data per 7 Oktober 2025, harga emas fisik digital di Super App Investasi Bareksa tercatat Rp2.170.420 per gram (harga promo, dari Rp2.181.326), emas Pegadaian Rp2.216.000 per gram, dan emas Indogold Rp2.157.396 per gram. Kenaikan harga emas fisik digital di Indonesia mencapai 58–62,8% dalam setahun terakhir. Sedangkan harga emas batangan Antam kini berada di level Rp2.284.000 per gram, naik 54,53% dibanding tahun lalu.

Jika mengacu pada kurs dolar AS Rp16.554 per dolar AS dan harga emas spot global US$3.977 per ons, maka harga tersebut setara dengan Rp2.116.610 per gram. Perbedaan harga emas dalam negeri yang lebih tinggi, sekitar 1,9–7,9% dibanding harga spot global, disebabkan oleh adanya biaya produksi, pajak, margin penjual, dan premi likuiditas akibat tingginya permintaan emas fisik di pasar domestik.

Dengan asumsi kurs yang sama, jika prediksi Goldman Sachs bahwa harga emas menembus US$4.900 per ons terbukti pada 2026, maka harga emas spot global bisa mencapai sekitar Rp2,6 juta per gram. Mengacu pada selisih harga emas dalam negeri saat ini, maka harga emas lokal berpotensi berada di kisaran Rp2,65 juta hingga Rp2,8 juta per gram pada 2026. Ini berarti kenaikan sekitar 23% dari posisi harga saat ini, sejalan dengan proyeksi Goldman Sachs.

Kenaikan harga emas yang signifikan ini diprediksi akan berdampak luas, terutama bagi investor ritel di Indonesia yang menjadikan emas sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi dan pelemahan rupiah. Di sisi lain, pelaku pasar juga diimbau untuk tetap memperhatikan fluktuasi global seperti arah kebijakan moneter The Fed dan tensi geopolitik yang dapat memengaruhi volatilitas harga emas dalam jangka pendek. Jika tren positif berlanjut, tahun 2026 bisa menjadi periode rekor baru bagi logam mulia, baik di pasar global maupun domestik.