Berita BorneoTribun: Ngabang hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Ngabang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ngabang. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 April 2026

Konferensi WKRI Ngabang, Karolin Ingatkan Peran Strategis Perempuan Di Era Modern

Bupati Karolin Margret Natasa menegaskan peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat saat Konferensi WKRI Ngabang, termasuk isu UMKM, KDRT, dan lingkungan.
Bupati Karolin Margret Natasa menegaskan peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat saat Konferensi WKRI Ngabang, termasuk isu UMKM, KDRT, dan lingkungan.

LANDAK – Bupati Landak, Karolin Margret Natasa menegaskan bahwa peran perempuan dalam keluarga memiliki posisi yang sangat penting dan tidak bisa dipandang sebelah mata.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Konferensi Cabang X Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Dewan Pengurus Cabang Salib Suci Ngabang, Sabtu (11/4/2026), di Aula Persekolahan Maniamas Ngabang.

Dalam sambutannya, Karolin menyampaikan bahwa menjadi perempuan bukanlah hal yang mudah karena memiliki tanggung jawab yang besar dalam kehidupan keluarga.

“Menjadi perempuan itu berat. Secara ilmiah otak perempuan itu memang diciptakan lebih kompleks dari bentuk otak laki-laki,” ujar Karolin di hadapan peserta konferensi.

Konferensi WKRI Bahas Program Dan Kepengurusan Baru

Konferensi Cabang X WKRI tersebut mengusung tema peningkatan peran perempuan dalam mewujudkan kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan perempuan yang mandiri, kreatif, dan bermartabat di Kabupaten Landak.

Ketua Panitia Pelaksana, Aeni, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan surat keputusan Dewan Pimpinan Cabang WKRI Salib Suci Ngabang tentang pembentukan panitia penyelenggara.

Menurutnya, konferensi cabang bertujuan untuk membahas rencana kerja organisasi sekaligus memilih dan mengesahkan kepengurusan baru masa bakti 2026–2029.

“Kegiatan Konferensi Cabang ke-10 ini dilaksanakan selama satu hari pada Sabtu, 11 April 2026 di Aula Persekolahan Maniamas Ngabang,” kata Aeni.

Ia menyebutkan jumlah peserta yang hadir terdiri dari 48 pengurus cabang, 12 panitia pelaksana, serta 65 pengurus ranting dari 13 ranting. Dari jumlah tersebut, sebanyak 52 orang merupakan utusan dan 13 lainnya sebagai peninjau.

Biaya pelaksanaan kegiatan berasal dari kas organisasi serta dukungan para donatur.

WKRI Diharapkan Terus Jadi Mitra Pemerintah Dan Masyarakat

Ketua Presidium DPD WKRI Kalimantan Barat, Agnes Wahyurini W, menyampaikan bahwa konferensi cabang merupakan forum musyawarah tertinggi di tingkat cabang.

Melalui forum tersebut, anggota dapat mengevaluasi laporan pertanggungjawaban pengurus, menetapkan rencana kerja, hingga memilih pimpinan baru untuk masa bakti selanjutnya.

“WKRI adalah sebuah organisasi yang berusia 102 tahun,” ujar Agnes.

Menurutnya, usia organisasi yang panjang menunjukkan konsistensi WKRI dalam mengambil peran aktif di tengah masyarakat. Ia berharap WKRI terus menjadi mitra pemerintah, masyarakat, dan gereja dalam upaya mewujudkan kesejahteraan bersama.

Agnes juga menyoroti empat isu strategis hasil Kongres WKRI 2023, yaitu:

  • Korupsi dan penerobosan ideologi bangsa

  • Perempuan dan anak dalam konteks kemiskinan

  • Lingkungan hidup dan perubahan iklim

  • Perempuan dalam perkembangan teknologi informasi

Salah satu program nyata yang dijalankan adalah Rumah Belajar, yaitu pendidikan gratis bagi anak usia pra-TK hingga kelas 6 SD yang dilayani oleh anggota WKRI.

Selain itu, anggota WKRI juga didorong terlibat dalam penguatan ketahanan pangan keluarga melalui apotek hidup serta kelompok tani hidroponik.

Karolin Soroti KDRT, UMKM Hingga Masalah Sampah

Dalam arahannya, Karolin tidak hanya membahas peran perempuan dalam keluarga, tetapi juga menyentuh berbagai persoalan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Mulai dari kekerasan dalam rumah tangga, ekonomi keluarga, pelaku UMKM, hingga pengelolaan sampah rumah tangga.

“Peran wanita dalam keluarga memang menjadi tugas tanggung jawab utama kita adalah bagaimana kita membesarkan dan mendidik anak-anak dalam keluarga,” jelas Karolin.

Menurutnya, perempuan memiliki peran besar dalam menentukan pola makan keluarga, menjaga kesehatan anak, serta menciptakan suasana rumah tangga yang harmonis.

Dalam suasana yang santai, Karolin juga menyampaikan pesan yang disambut tawa para peserta. “Jangan ajarkan emak-emak untuk menghemat. Emak-emak paling tahu bagaimana mengatur gaji suami cukup sampai satu bulan,” katanya.

Namun di balik candaan tersebut, ia menegaskan bahwa persoalan kekerasan terhadap perempuan dan anak masih menjadi perhatian serius.

Karolin menyebutkan bahwa pemerintah daerah telah menyediakan fasilitas safe house sebagai tempat perlindungan korban kekerasan perempuan dan anak.

Dorong UMKM Lokal Dan Perubahan Kebiasaan Rumah Tangga

Karolin juga menyoroti tantangan yang dihadapi pelaku UMKM lokal, khususnya terkait biaya distribusi produk ke luar daerah yang sering kali tidak sebanding dengan hasil penjualan.

Selain itu, persoalan sampah di wilayah Ngabang juga menjadi perhatian karena volumenya terus meningkat.

Ia mengajak masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, untuk mulai memilah sampah dari rumah. “Ayo kita mulai memilah sampah kita untuk lingkungan kita, karena plastik itu tidak akan terurai,” kata Karolin.

Sebagai langkah sederhana yang bisa langsung dilakukan, Karolin juga mengajak masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.

“Kalau belanja tolong bawa kantong plastik sendiri, bawa sendiri keranjangnya,” tutup Karolin.

FAQ

1. Apa tujuan Konferensi Cabang X WKRI Ngabang?
Tujuannya adalah membahas rencana kerja organisasi, mengevaluasi kepengurusan sebelumnya, serta memilih pengurus baru masa bakti 2026–2029.

2. Apa pesan utama Bupati Karolin dalam konferensi tersebut?
Karolin menegaskan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam keluarga, ekonomi rumah tangga, serta menjaga lingkungan.

3. Apa saja isu yang disoroti dalam konferensi WKRI?
Beberapa isu utama meliputi kekerasan terhadap perempuan dan anak, pemberdayaan UMKM, ketahanan pangan keluarga, dan pengelolaan sampah.

4. Apa program nyata WKRI yang disebutkan dalam acara tersebut?
Salah satunya adalah Rumah Belajar yang memberikan pendidikan gratis bagi anak-anak usia pra-TK hingga kelas 6 SD.

5. Apa ajakan Karolin kepada masyarakat terkait lingkungan?
Karolin mengajak masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah serta membawa kantong belanja sendiri untuk mengurangi plastik.

Penulis: Tino

Minggu, 05 April 2026

Bupati Karolin Tinjau Intake Air, Krisis Air Bersih Ancam Ngabang

Bupati Karolin meninjau intake air di Ngabang saat debit Sungai Landak turun drastis. Krisis air bersih mengancam ribuan warga, langkah darurat segera disiapkan.
Bupati Karolin meninjau intake air di Ngabang saat debit Sungai Landak turun drastis. Krisis air bersih mengancam ribuan warga, langkah darurat segera disiapkan.

Landak – Ancaman krisis air bersih mulai membayangi Kota Ngabang, Kabupaten Landak, seiring menurunnya debit Sungai Landak pada musim kemarau.

Situasi ini mendorong Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, turun langsung meninjau fasilitas intake air baku milik Perumdam Tirta Landak di Kecamatan Ngabang.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan air bersih kepada warga tetap berjalan di tengah kondisi debit sungai yang terus menurun.

Dalam peninjauan di lokasi, Karolin mengungkapkan kondisi intake air bersih yang menyuplai sekitar 4.000 sambungan rumah tangga kini menghadapi tekanan serius akibat pendangkalan sungai.

Menurutnya, sedimentasi pasir yang cukup tinggi membuat kedalaman air menurun drastis. “Hari ini kita lihat kondisi intake air bersih untuk wilayah Kota Ngabang dan sekitarnya. Bangunan ini menyuplai kurang lebih 4.000 sambungan rumah tangga. Karena masuk musim kemarau, debit air berkurang, dan ternyata ada proses pendangkalan akibat sedimentasi pasir yang luar biasa,” kata Karolin.

Hasil pemantauan menunjukkan kedalaman air yang sebelumnya mencapai sekitar 8 meter, kini tersisa sekitar 1 meter 4 sentimeter. Kondisi ini dinilai sangat mengkhawatirkan karena ujung pipa intake hampir menyentuh dasar sungai.

Karolin juga mengingatkan bahwa jika hujan tidak turun dalam beberapa hari ke depan, pelayanan air bersih berpotensi terganggu lebih luas. 

“Kalau beberapa hari ke depan tidak hujan, ini bisa menjadi persoalan serius karena ujung pipa intake sudah menyentuh dasar pasir sungai,” ujarnya.

Sebagai respons cepat, Pemerintah Kabupaten Landak menyiapkan langkah darurat agar distribusi air bersih tidak lumpuh.

Salah satu opsi yang segera dilakukan adalah penambahan pompa air untuk menjaga suplai tetap berjalan.

“Kita sepertinya harus tambah pompa untuk bisa tetap menjaga pelayanan kita kepada masyarakat. Jadi kita beli pompa ya Pak, segera disiapkan,” tegas Karolin.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kawasan hulu sungai agar tidak terjadi aktivitas yang merusak lingkungan.

Menurutnya, kerusakan di wilayah hulu akan memperparah kondisi sumber air baku di masa depan. “Tolonglah semua pihak juga mengawasi sehingga tidak ada aktivitas-aktivitas yang mengganggu lingkungan di hulu sungai. Kalau air sungai ini enggak ada, kita enggak ada sumber air lagi,” katanya.

Sementara itu, Direktur Herkulanus mengungkapkan bahwa tantangan yang dihadapi tidak hanya berasal dari debit sungai yang menurun.

Masalah lama pada jaringan distribusi juga menjadi penyebab utama gangguan layanan air bersih.

Saat ini, Perumdam Tirta Landak melayani 9.186 pelanggan yang tersebar di enam kecamatan. Dari jumlah tersebut, pelanggan terbesar berada di Kecamatan Ngabang dengan total 7.344 sambungan rumah.

Namun, tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW) masih sangat tinggi, mencapai 38,30 persen. Angka ini jauh melampaui batas nasional yang direkomendasikan, yakni maksimal 25 persen.

“Kebocoran pada jaringan distribusi infrastruktur perpipaan yang sudah tua, rapuh, dan kurang perawatan menjadi penyebab utama kehilangan air secara fisik,” ujar Herkulanus.

Ia juga menambahkan bahwa tunggakan pelanggan turut memengaruhi kondisi keuangan perusahaan. “Banyaknya piutang akibat tunggakan pelanggan menyebabkan kas yang seharusnya masuk menjadi tertunda,” katanya.

Manajemen Perumdam Tirta Landak saat ini terus melakukan pembenahan secara bertahap, mulai dari pengendalian biaya operasional hingga penguatan sistem penagihan.

Selain itu, upaya peningkatan kualitas layanan transmisi jaringan dan pompa juga terus dilakukan untuk meminimalkan risiko gangguan distribusi air.

Di tengah keterbatasan yang ada, langkah cepat pemerintah daerah dinilai menjadi kunci untuk menjaga kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

Karolin menegaskan bahwa pelayanan air bersih merupakan kebutuhan pokok yang tidak boleh terganggu.

“Kita harus jaga betul pelayanan dasar ini. Air bersih menyangkut kebutuhan masyarakat sehari-hari, jadi langkah cepat harus dilakukan,” tutupnya.

FAQ

1. Mengapa Kota Ngabang terancam krisis air bersih?
Karena debit Sungai Landak menurun drastis akibat musim kemarau dan pendangkalan sungai akibat sedimentasi pasir.

2. Berapa jumlah pelanggan Perumdam Tirta Landak saat ini?
Tercatat sekitar 9.186 pelanggan di enam kecamatan, dengan mayoritas berada di Kecamatan Ngabang.

3. Apa langkah darurat yang disiapkan pemerintah?
Pemerintah Kabupaten Landak berencana menambah pompa air untuk menjaga distribusi air tetap berjalan.

4. Apa penyebab utama kehilangan air di jaringan?
Kebocoran pada pipa tua dan kurangnya perawatan jaringan distribusi.

5. Apa dampak jika tidak segera ditangani?
Pelayanan air bersih bagi ribuan warga berpotensi terganggu, terutama saat musim kemarau berlangsung lebih lama.

Sabtu, 28 Maret 2026

Bupati Landak Dorong Petani Jadi Modern, Karolin Ingatkan Ancaman El Nino

Bupati Landak Karolin Margret Natasa dorong petani modern dan ingatkan ancaman El Nino serta pentingnya edukasi dan jadwal tanam.
Bupati Landak Karolin Margret Natasa dorong petani modern dan ingatkan ancaman El Nino serta pentingnya edukasi dan jadwal tanam.

NGABANG -- Karolin Margret Natasa kembali menegaskan pentingnya transformasi sektor pertanian di Kabupaten Landak. Karolin mengajak para petani untuk beralih menjadi petani modern dan cerdas agar mampu menghadapi tantangan zaman, termasuk perubahan iklim.

Hal ini disampaikannya saat menghadiri acara syukuran panen raya (roah) sekaligus pembukaan turnamen sepak bola antardusun di Desa Amboyo Selatan, Kecamatan Ngabang, Jumat (27/3/2026).

Dalam sambutannya, Karolin menekankan bahwa pertanian tidak bisa lagi dilakukan secara tradisional tanpa pengetahuan yang cukup. Edukasi, menurutnya, menjadi kunci utama agar petani bisa berkembang.

“Pertanian itu tidak bisa terpisahkan dari yang namanya sekolah. Supaya petani jadi modern, harus paham pupuk, cara mengolah tanaman, sampai memilih bibit yang tepat,” ujarnya.

Pentingnya Edukasi dan Ketelitian Petani

Karolin juga menyoroti kesalahan umum yang masih sering terjadi di lapangan, terutama dalam penggunaan pupuk. Ia menyebut, kurangnya pemahaman dalam membaca label pupuk bisa berdampak pada hasil panen.

“Mupuk saja katanya, tapi ternyata bukan pupuk untuk buah. Daunnya hijau, tapi buahnya tidak ada,” katanya sambil bercanda, yang langsung disambut tawa warga.

Menurutnya, hal-hal sederhana seperti ini bisa berdampak besar terhadap produktivitas pertanian jika tidak diperhatikan dengan serius.

Waspada El Nino, Petani Diminta Disiplin Jadwal Tanam

Selain soal edukasi, Karolin juga mengingatkan adanya ancaman fenomena iklim El Nino yang diprediksi menyebabkan kemarau panjang hingga September mendatang.

Untuk itu, ia meminta para petani agar disiplin mengikuti jadwal tanam yang telah ditetapkan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

“Jangan sampai terlambat menanam. Kalau sudah kemarau, tanaman bisa gagal tumbuh dan panen bisa gagal,” tegasnya.

Kompak Tanam Serentak, Hindari Serangan Hama

Karolin juga mengingatkan pentingnya kekompakan antarpetani, terutama dalam satu hamparan lahan. Penanaman yang tidak serentak dinilai bisa memicu serangan hama seperti tikus.

“Kalau satu hampar, tanam harus sama-sama. Kalau tidak, yang panen duluan pasti habis dimakan hama,” jelasnya.

Ia pun mengingatkan agar petani tidak keras kepala dan mau mengikuti arahan demi hasil yang lebih optimal.

Bantuan Alat Pertanian untuk Kelompok Tani

Sebagai bentuk dukungan nyata, Karolin menyerahkan bantuan berupa lima unit hand sprayer kepada kelompok tani setempat. Bantuan ini diharapkan bisa membantu meningkatkan efisiensi kerja petani di lapangan.

Buka Turnamen Sepak Bola, Pesan Sportivitas untuk Pemuda

Tak hanya soal pertanian, Karolin juga membuka turnamen sepak bola antardusun dalam acara tersebut. Dengan gaya santai dan bahasa daerah, ia mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas.

“Kade’ na’ rebot, na’ usah agi’ main bola,” ucapnya, yang berarti jika ingin ribut, tidak perlu bermain bola.

Candaan tersebut langsung disambut antusias warga yang hadir.

Akhiri Kegiatan, Karolin Sampaikan Harapan Panen Lebih Baik

Di akhir kegiatan, Karolin menyampaikan permohonan maaf karena tidak bisa mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai karena jadwal yang padat.

Ia tetap menyampaikan doa dan harapan agar hasil panen ke depan bisa semakin meningkat.

“Saya doakan pertandingannya lancar, dan semoga panen berikutnya bisa lebih banyak lagi,” tutupnya.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Apa tujuan Karolin mengajak petani menjadi modern?
Agar petani lebih produktif, efisien, dan mampu menghadapi tantangan seperti perubahan iklim.

2. Apa dampak kesalahan penggunaan pupuk?
Tanaman bisa tumbuh tidak optimal, seperti hanya menghasilkan daun tanpa buah.

3. Apa itu El Nino dan dampaknya bagi petani?
El Nino adalah fenomena iklim yang menyebabkan kemarau panjang dan berpotensi memicu gagal panen.

4. Mengapa tanam serentak penting?
Untuk mencegah serangan hama dan memastikan hasil panen lebih merata.

5. Bantuan apa yang diberikan pemerintah?
Lima unit hand sprayer untuk mendukung aktivitas kelompok tani.

Penulis: Tino

Rabu, 18 Maret 2026

Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak Gelar Pasar Murah dan Salurkan LPG 3 Kg di Ngabang

Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.
Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.

Landak, Kalbar -- Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Landak bergerak cepat untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Lewat program pasar murah dan penyaluran LPG subsidi 3 kilogram, langkah ini jadi solusi konkret di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Kegiatan tersebut digelar di halaman Masjid Agung Babul Ulum, Ngabang, pada Selasa (17/3/2026). Ratusan warga tampak antusias memanfaatkan kesempatan ini untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.
Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, mengatakan bahwa menjelang Lebaran, tren kenaikan kebutuhan masyarakat memang tak bisa dihindari. Hal ini berpotensi memicu lonjakan harga di pasaran.

“Secara hukum ekonomi, ketika permintaan tinggi, harga biasanya ikut naik. Karena itu, pemerintah hadir lewat pasar murah untuk membantu masyarakat,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Landak menyediakan sekitar 700 paket sembako. Selain itu, berbagai komoditas lain juga dijual dengan harga terjangkau, mulai dari telur ayam, bawang merah, bawang putih, mentega, tepung terigu, hingga susu kental manis.

Tak hanya sembako, pemerintah juga menyalurkan LPG 3 kilogram bersubsidi. Program ini dijalankan bekerja sama dengan Pertamina guna memastikan ketersediaan gas bagi masyarakat, khususnya di wilayah Ngabang dan sekitarnya.

Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.
Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.

Meski dihadapkan pada keterbatasan anggaran akibat efisiensi fiskal dan pengurangan transfer pusat, Karolin menegaskan bahwa pengendalian harga tetap menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Dengan kondisi yang ada, kami tetap berupaya maksimal menjaga stabilitas harga. Kami juga mengimbau masyarakat agar berbelanja secara bijak dan tidak berlebihan,” tambahnya.

Pantauan di lokasi menunjukkan antrean panjang warga yang ingin mendapatkan LPG subsidi. Untuk memastikan penyaluran tepat sasaran, masyarakat diwajibkan menunjukkan KTP saat pembelian.

Sementara itu, paket sembako dijual bebas selama stok masih tersedia. Namun, untuk beberapa komoditas seperti telur ayam, pembelian dibatasi maksimal satu pak berisi 10 butir per orang.

Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.
Jelang Idul Fitri, Pemkab Landak gelar pasar murah dan salurkan LPG 3 Kg di Ngabang untuk tekan inflasi dan bantu warga dapatkan sembako murah.

Kegiatan ini juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag), Kepala Dinas Pertanian, serta jajaran OPD di lingkungan Pemkab Landak.

Momentum Idul Fitri, menurut Karolin, bukan hanya soal konsumsi, tetapi juga tentang memperkuat nilai kebersamaan dan ibadah. Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan masyarakat bisa menjalani Lebaran dengan lebih tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.

Operasi Pasar Murah di Landak Jelang Idul Fitri Tekan Inflasi Daerah

Pemkab Landak menggelar operasi pasar murah dan penyaluran LPG subsidi untuk menekan inflasi serta menjaga stabilitas harga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Pemkab Landak menggelar operasi pasar murah dan penyaluran LPG subsidi untuk menekan inflasi serta menjaga stabilitas harga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Landak – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak menggelar operasi pasar murah sekaligus penyaluran LPG bersubsidi 3 kilogram di halaman Masjid Agung Babul Ulum Ngabang, Selasa (17/3/2026). Langkah ini dilakukan sebagai upaya menekan inflasi daerah menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari intervensi pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok yang cenderung meningkat seiring naiknya permintaan masyarakat menjelang Lebaran.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, mengatakan bahwa tren peningkatan kebutuhan masyarakat setiap menjelang Idul Fitri berpotensi mendorong kenaikan harga di pasar.

“Menjelang Idul Fitri, keperluan dan pengeluaran masyarakat meningkat. Secara hukum ekonomi, permintaan tinggi sering diikuti kenaikan harga. Kehadiran pasar murah ini diharapkan membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga lebih terjangkau,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Landak menyediakan sekitar 700 paket sembako. Selain itu, sejumlah komoditas lain turut dijual, seperti telur ayam, bawang putih, bawang merah, mentega, tepung terigu, hingga susu kental manis.

Khusus untuk LPG 3 kilogram, pemerintah daerah bekerja sama dengan Pertamina guna memastikan ketersediaan stok, terutama bagi masyarakat di wilayah Ngabang.

Meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal akibat efisiensi anggaran dan pengurangan transfer dari pemerintah pusat, Karolin menegaskan bahwa pengendalian harga tetap menjadi prioritas utama.

“Dengan segala keterbatasan, kami tetap berupaya maksimal menjaga stabilitas harga. Kami juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan tidak berlebihan,” katanya.

Ia menambahkan, momentum Idul Fitri tidak hanya dimaknai dari sisi konsumsi, tetapi juga sebagai waktu untuk memperkuat nilai ibadah dan kebersamaan keluarga.

Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi. Ratusan warga tampak mengantre untuk mendapatkan LPG 3 kilogram dengan menunjukkan KTP sebagai syarat pembelian agar penyaluran tepat sasaran.

Sementara itu, paket sembako dijual secara bebas selama persediaan masih tersedia. Untuk komoditas tertentu seperti telur ayam, pembelian dibatasi maksimal satu pak berisi 10 butir per orang guna menyesuaikan stok dari produsen.

Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag), Kepala Dinas Pertanian, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Landak.

Oleh: Tino

Rabu, 10 Desember 2025

Cekcok Soal Bawang Putih Berujung Penusukan di Pasar Ngabang, Warga Kaget Pedagang Sayur Tumbang

Cekcok Soal Bawang Putih Berujung Penusukan di Pasar Ngabang, Warga Kaget Pedagang Sayur Tumbang

Konflik Sepele di Pasar Ngabang Berakhir Tragis, Pedagang Sayur Tusuk Rekan Sendiri

NGABANG - Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Pasar Rakyat Ngabang pada Selasa, (9/12/2025). Peristiwa penganiayaan antar pedagang sayur ini membuat heboh para pengunjung karena hanya dipicu oleh cekcok kecil soal bawang putih.

Unit Jatanras Satreskrim Polres Landak bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku berinisial MRS, yang sebelumnya sempat melarikan diri setelah menusuk rekannya sendiri, S alias I.

Bermula dari Pertanyaan Sepele Soal Bawang Putih

Dalam pemeriksaan polisi, MRS mengaku bahwa peristiwa tersebut dipicu oleh pertanyaan sederhana. Saat itu, ia bertanya kepada S alias I, “Ada kau nampak bawang putih?” dan langsung dijawab singkat, “Ndak ada.”

Jawaban itu rupanya membuat MRS kurang yakin. Ia kembali berkata, “Masa ndak ada?” Namun ucapan tersebut justru membuat korban emosi dan langsung memukul MRS sekali saat keduanya masih duduk.

Tidak berhenti di situ, korban kemudian berdiri, mengambil pisau di sampingnya dan diduga sempat berniat menyerang MRS, meski akhirnya tidak jadi. Namun korban kembali memukul pelaku untuk kedua kalinya.

Pelaku Balik Menyerang Setelah Terpojok

Merasa terdesak, MRS memilih pergi ke kamarnya untuk mengambil pisau dari laci. Dengan pisau yang masih bersarung, ia kembali menuju lapak korban.

Di lokasi, pelaku langsung membuka sarung pisau dan menusukkan ke arah tubuh S alias I sebanyak dua kali, sesuai pengakuannya. Korban ambruk seketika, sementara MRS melarikan diri ke arah sebuah surau sambil membawa pisau tersebut.

Polisi Bergerak Cepat Amankan Pelaku

Cekcok Soal Bawang Putih Berujung Penusukan di Pasar Ngabang, Warga Kaget Pedagang Sayur Tumbang

Setelah menerima laporan dari masyarakat, Unit Jatanras langsung melakukan penyelidikan dan memeriksa sejumlah saksi. Dari hasil penelusuran, pelaku diketahui masih berada di sekitar Ngabang.

Pada pukul 16.00 WIB, petugas menemukan MRS sedang berjalan di Gang Sutra, Desa Sungai Buluh. Tanpa perlawanan, ia langsung diamankan. Petugas kemudian meminta pelaku menunjukkan lokasi pembuangan pisau, yang akhirnya ditemukan di dekat sebuah parit.

Pelaku Dikenakan Pasal Penganiayaan Berat

MRS kini ditahan di Mapolres Landak dan dijerat Pasal 351 Ayat 2 KUHP tentang penganiayaan berat.

Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari melalui Kasat Reskrim AKP Heri Susandi menyampaikan bahwa keberhasilan penangkapan ini merupakan hasil kerja cepat dan koordinasi solid di lapangan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada warga yang responsif melaporkan kejadian tersebut, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan efektif.

Imbauan Kepolisian: Kendalikan Emosi, Hindari Kekerasan

Kasat Reskrim mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing emosi, apalagi sampai melakukan tindakan yang membahayakan nyawa. Persoalan sekecil apa pun sebaiknya diselesaikan dengan kepala dingin dan melalui jalur yang benar.

Oleh: Tino

Rabu, 29 Maret 2023

Samuel Buka Sosialisasi Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting 2023

Sosialisasi program bangga Kencana dan percepatan penurunan Stunting di Kampung Raja, Ngabang.
Landak, Kalbar - Pj Bupati Landak Samuel, SE.,M.Si membuka kegiatan sosialisasi program bangga Kencana dan percepatan penurunan Stunting bersama komisi IX DPR RI, di Lapangan Bola Sayangan Kampung Raja, Ngabang, Rabu (29/3/2023).

Dalam kesempatan tersebut, Samuel mengapresiasi atas terselenggaranya Kegiatan Sosialisasi Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting 2023.

"Saya atas nama pemerintah Kabupaten Landak sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan sosialisasi program bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting 2023," ucap Samuel.

Samuel Optimis bahwa Kabupaten Landak dapat memenuhi target penurunan Stunting. Maka dari itu dirinya mengajak seluruh stakeholder, untuk turut memberikan dukungan melalui aksi nyata di sektor masing-masing dalam rangka menekan angka Stunting di Kabupaten Landak.

"Pengentasan Stunting harus dilakukan secara terpadu serta butuh komitmen kuat dari semua stakeholder. Tidak hanya menjadi tugas Instansi teknis, tapi butuh keterlibatan semua pihak yang ada," ujar Samuel.

Dengan kolaborasi dan sinergi dari semua pihak, Kabupaten Landak dalam upaya penurunan stunting dapat menghasilkan generasi masa depan yang berkualitas.

Turut Hadir Anggota Komisi IX DPR RI H.Alifuddin, SE, MM, Kepala perwakilan BKKBN provinsi Kalbar, Kadis Sosial PBSI dan KB Kabupaten Landak, Camat Ngabang, Tim percepatan penurunan Stan ting Kabupaten Landak, Tokoh agama, Tokoh masyarakat, Kader program bangga Kencana, Para PLKB, PKB Dan koor KB se-Kabupaten Landak.

(Tim/R. Hermanto)

Senin, 24 Oktober 2022

Dua Unit Rumah Toko Terbakar Di Pulau Bendu, Ngabang


Fhoto: Kebakaran di Dusun Pulau Bendu Desa Hilir Tengah Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak (BorneoNgabang/Humas Polsek Ngabang)

Landak, Kalbar - Dua unit Telah Rumah Toko (Ruko) di Dusun Pulau Bendu Desa Hilir Tengah Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak dilahap Si Jago Merah, Senin (24/10/2022).

Beberapa personil kepolisian diterjunkan untuk pengamanan jalur arus lalu lintas dan membantu pemadaman kebakaran Rumah Toko tersebut. 

Musibah tersebut menimpa Ida (Penjual Bakso Barokah) dan Ako (Konter HP Metro Ponsel).

Menurut keterangan saksi, Haji Ya' Adi Darmono (Rumah Makan Tanjung Petai) tetangga Korban.
Kejadian sekitar pukul 10.30 wib, saksi mendengar adanya suara teriakan dari tetangga sebelah warungnya dan mendengar juga suara tiang listrik dipukul oleh warga.

Selanjutnya saksi keluar dan melihat adanya kepulan asap dan kobaran api yang berasal dari arah atap lantai 2 diantara pertengah Ruko antara ruko milik Ida dan ruko milik Ako.

"Saya pun langsung masuk kembali ke dalam warung dan mengemas barang yang ada dirumah saya dikarenakan posisi ruko yang terbakar persis disebelah warung saya," Cerita Haji Ya' Adi Darmono dilokasi kejadian.

"Tidak lama berselang datang Unit pemadam kebakaran Water Canon Polres Landak, Damkar Bhakti Suci Ngabang, Damkar BPASN, Damkar Satpol PP, Damkar Bakti Sentosa
kurang lebih 1 Jam api baru berhasil dipadamkan," Lanjutnya.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.30 wib. Atas peristiwa tersebut belum diketahui jumlah kerugian material.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Ngabang Kompol Pesta Tampubolon membenarkan telah terjadi kebakaran di Dusun Pulau Bendu, Desa Hilir Tengah, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak yang membakar 2 (Dua) pintu Rumah Toko semi beton dan penyebab kebakaran masih dalam Lidik sedangkan korban jiwa Nihil.

"Selama proses pemadaman api saya melihat masih banyak warga yang berkerumun menyaksikan peristiwa kebakaran sehingga mengganggu arus lalu lintas dan proses pemadaman oleh pemadam kebakaran," Tukas Kompol Pesta Tampubolon.

Reporter : Heri
Sumber   : Humas Polsek Ngabang

Jumat, 23 September 2022

Arahan Megawati Pada Gerakan Menanam Pendamping Beras, Karolin : Jagung Menjadi Makanan Pendamping Beras

Arahan Megawati Pada Gerakan Menanam Pendamping Beras
Karolin Margret Natasa mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. (BorneoTribun/Ho-Dekky)
BorneoTribun Ngabang - Bupati Landak periode 2017-2022 Karolin Margret Natasa mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Daerah Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Seluruh Indonesia yang dibuka langsung oleh Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri yang bertempat di Sekolah Partai DPP PDI Perjuangan, Jakarta (22/09/22).

Dengan tema utama yakni Kebijakan Pembangunan Trisakti, Presiden ke 5 Republik Indonesia Megawati Soekarnoputri mengajak seluruh kepala daerah dari PDI Perjuangan untuk melaksanakan  Gerakan menanam pendamping beras dengan 10 sumber pangan alternatif pendamping beras yakni hanjali/jali-jali, sukun, sorgum, sagu, jagung, talas, pisang, porang/iles-iles, ubi/ketela rambat/ubi jalar, dan singkong/ketela pohon/ ubi kayu.

Bupati Landak periode 2017-2022 Karolin Margret Natasa mengungkapkan bahwa arahan Ketua Umum PDI Perjuangan terkait makanan pendamping tersebut sudah dilaksanakan di Kabupaten Landak yakni jagung sebagai makanan pendamping beras.

“Kita sudah melaksanakan itu, dalam upaya menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Landak dan jagung menjadi pangan alternatif pendamping beras. Dengan adanya arahan dari Ketua Umum Ibu Megawati Soekarnoputri, maka kami akan turun lagi kelapangan mensosialisasikan program tersebut dan membantu masyarakat, karena PDI Perjuangan di Kabupaten Landak memang sudah selalu bersama rakyat,” ungkap Karolin.

Karolin yang juga menjabat sebagai Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Kalimantan Barat mejelaskan bahwa produksi jagung di Kabupaten Landak selalu meningkat serta komoditi lainnya dalam upaya menjaga ketahanan pangan di Kabupaten Landak.

"Untuk produksi tanaman jagung di Kabupaten Landak selama 5 tahun ini terus meningkat dari tahun ke tahun, dan yang tertinggi pada tahun 2020 yakni 52.255 ton per tahun. Untuk itu, kami Pemerintah Kabupaten Landak selalu mendampingi masyarakat agar dapat melaksanakan jagung menjadi pangan alternatif pendamping beras dengan membuat aneka ragam makanan dari jagung," jelas Karolin.

(Yakop/Dekky)

Kamis, 21 Juli 2022

Lagi Di Ngabang, Karena Frustasi Pria Paruh Baya Gantung Diri


Polisi mengidentifikasi korban gantung diri (Humas Polsek Ngabang/Borneotribun)

Borneotribun Landak, Kalbar - Seseorang di Kabupaten Landak, Kalimantan Barat berinisial MJ (49) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Kamis (21/07/2022).

MJ ditemukan tewas tergantung di rumahnya di Dusun Raiy Desa Raja Kecamatan Ngabang Kabupaten Landak. oleh Orang tuanya.

Orang tuanya yang merupakan saksi, mengatakan, bahwa sekitar pukul 17.30 wib pada tanggal (20/07/2022) saksi datang ke rumah MJ dengan tujuan untuk menginap dirumahnya.

Ketika saksi tiba dirumah MJ, pintu rumah MJ dalam keadaan tertutup dan selanjutnya saksi kembali pulang kerumahnya.
  
Pada Hari Kamis tanggal 21 Juli 2022 Sekitar pukul 07.30 wib saksi kembali mendatangi rumah MJ dengan maksud untuk membuatkan sarapan dikarenakan MJ tinggal sendirian di rumah tersebut.

Begitu saksi tiba di rumah MJ, saksi melihat pintu rumah bagian depan dan bagian dapur dalam keadaan terbuka.

"Saya selanjutnya masuk melalui pintu dapur rumah. Ketika saya masuk, melihat MJ sudah dalam keadaan tergantung," Ucap saksi kepada Pihak Kepolisian.

"Begitu saya melihat MJ dalam keadaan tergantung selanjutnya saya memberitahukan kejadian tersebut ke warga sekitar," Ucap saksi lagi.

Sementara itu, Ps Panit 1 Reskrim Polsek Ngabang Aipda Sugianto mengatakan Ini murni bunuh diri, dikarenakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan fisik di tubuh korban. 

Ditempat terpisah Kapolsek Ngabang Kompol Pesta Tampubolon mengatakan segera buatkan penolakan visum at revertum apabila pihak keluarga menerima atas kematian korban, supaya korban cepat untuk di urus pemakamannya oleh pihak keluarga.

Reporter : Rinto Andreas 
Editor      : R. Hermanto 
Sumber  :  Humas Polsek Ngabang

Kamis, 02 Desember 2021

Ops Pekat Di Landak, 16 Orang Terjaring 4 Diantaranya Sedang Pesta Narkotika


Ops Pekat Kapuas 2021

BorneoTribun Landak, Kalbar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Kapuas 2021 Polres Landak perdana digelar pada hari Rabu, 1 Desember 2021 yang melibatkan 55 Personil yang tersebar di seluruh wilayah hukum Polres Landak.

Ops Pekat yang digelar untuk kedua kalinya pada tahun 2021 ini adalah sebagai bentuk usaha Polri untuk mencegah gangguan kamtibmas menjelang Hari Raya Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.

Kabag Ops Polres Landak KOMPOL Ida Bagus Gede Sinung, S.H., M.H. selaku Karendal ops, memimpin langsung giat yang dimulai pada pukul 22.00 Wib.

Disampaikan oleh Sinung, ada 7 sasaran atau target operasi dalam Operasi Pekat kali ini.

"Yang menjadi target operasi kita kali ini ada 7 diantaranya judi, narkoba, miras, prostitusi, premanisme, petasan serta sajam ataupun senpi," Ujar Sinung.

Di setiap penugasan di lapangan, Sinung selalu menegaskan kepada anggota agar bertindak sesuai prosedur di lapangan dan mengutamakan humanisme dalam menindak masyarakat.

"Saya tegaskan kepada rekan - rekan sekalian, agar dalam pelaksanaan tugas kita ini rekan - rekan selalu mengedepankan humanisme dan senyum sapa salam saat bertugas di lapangan dan jangan arogan," Tegas Sinung.

"Utamakan juga Protokol Kesehatan, himbau masyarakat agar jangan lalai dalam menerapkan Prokes mengingat pandemi Covid - 19 sendiri belum berakhir," Tegas Sinung kembali.

Disampaikan oleh Sinung bahwa dalam pelaksanaan giat perdana ini, Polres Landak bersama Polsek Jajaran mengamankan 22 orang dan juga beberapa botol miras.

"Puji syukur giat kita malam ini bersama Polsek Jajaran membuahkan hasil, 22 orang yang terlibat dalam perjudian, prostitusi dan narkotika, kita tangkap dalam satu kali giat ini," Ucap Sinung.

"Kami mengamankan beberapa botol miras jenis arak dan Tajok, 2 orang di dua lokasi berbeda karena kasus judi jenis togel dan kolok - kolok, 8 pasang pria wanita yang bukan pasangan sah kami amankan di beberapa kos dan penginapan, serta 4 orang kami amankan juga karena tertangkap tangan sedang mengkonsumsi narkotika jenis sabu di salah satu penginapan di Ngabang," Tutur Sinung.

Sinung menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Landak untuk mendukung dan bekerja sama menjaga kamtibmas dan selalu mematuhi Protokol Kesehatan.

"Terakhir, kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Landak untuk mendukung dan bekerja sama menjaga kamtibmas, jangan melakukan kegiatan - kegiatan yang melanggar hukum," Pesan Sinung.

"Tak lupa juga, tetap patuhi protokol kesehatan karena Covid - 19 masih ada, jangan kendor dalam menjaga kesehatan," Tutup sinung.


Reporter : Anggi Perianto/Rinto A

Senin, 26 April 2021

Binmas Polres Landak Imbau Jemaat Gereja GKTI Batu Penjuru Ngabang

Binmas Polres Landak Imbau Jemaat Gereja GKTI Batu Penjuru Ngabang
Binmas Polres Landak Imbau Jemaat Gereja GKTI Batu Penjuru Ngabang

BorneoTribun Ngabang, Landak -- Setelah selesai ibadah AIPDA Suriansyah selaku PS. Kanit Bintibsos Binmas Polres Landak  meminta ijin kepada Pendeta Johan selaku Ketua umat GKTI Batu Penjuru Kecamatan Ngabang untuk memberikan imbauan kamtibmas kepada jemaat Gereja. Minggu. (25/4/2021)

Dalam pelaksanaan imbauan Aipda Suriansyah di damping Bripka Diwan Saputra selaku PS. Kanit Binkamsa dan Bripda Ardi selaku staff Binmas Polres Landak.

Aipda Suriansyah menyampaikan kepada jemaat mengenai Peraturan Bupati Landak No. 41 Tahun Tahun 2020 tentang sanski pelanggar penerapan protokol kesehatan (Prokes).

“Apabila Bapak ibu tidak menggunakan masker di tempat umum dan bertemu dengan satgas penanganan virus Covid-19 maka bapak ibu akan di beri sanksi sebelum di berikan masker sesuai dengan peraturan Bupati Landak.” Ucap Suriansyah

Aipda Suriansyah juga mengatakan bahwa saat ini di beberapa daerah di Kalimantan Barat yang terkena virus Covid-19 meningkat sehingga Kalimantan Barat saat ini telah di berlakukan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.

“Saat ini Kalimantan Barat telah di berlakukan PPKM di karenakan meningkatnya yang terkonfirmasi virus covid-19 di beberapa daerah, oleh sebab itu saya mengajak kepada para jemaat untuk selalu menerapkan Prokes dimana pun berada” Kata Suriansyah
 
Aipda suriansyah mengingatkan kepada jemaat untuk berhati-hati menggunakan media sosial dan tidak mudah terpengaruh oleh berita Hoax.

“Diharapkan para jemaat untuk berhati-hati apabila menerima berita ataupun kiriman-kiriman melalui handpone, karena saat ini banyak berita ataupun postingan yang tidak benar atau Hoax dan di harapkan tidak mudah untuk meng share berita yang belum tentu kebenarannya yang dapat memicu keresahan” Kata Surianysah

Pendeta Johan mengucapkan terima kasih atas imbauan yang di sampaikan pihak Polres Landak sekaligus menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan ibadah telah menerapkan Prokes.

“Terima kasih Pak atas imbauan nya dan seperti yang bapak lihat bahwa dalam pelaksanaan ibadah di gereja kami telah menerapkan Prokes yaitu sebelum masuk gereja jemaat di cek suhu tubuh nya, jemaat menggunakan masker dan saat ibadah menjaga jarak” Terang Pendeta Johan
 
Reporter: Rinto Andreas/Unggul