Berita BorneoTribun: OJK hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label OJK. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label OJK. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 April 2026

968 Agen ADINK Bank Kalsel Perluas Akses Keuangan Di Desa

Bank Kalsel operasikan 968 Agen ADINK untuk perluas akses keuangan hingga desa, dukung inklusi keuangan dan permudah transaksi masyarakat Kalimantan Selatan.
Bank Kalsel operasikan 968 Agen ADINK untuk perluas akses keuangan hingga desa, dukung inklusi keuangan dan permudah transaksi masyarakat Kalimantan Selatan.

Banjarmasin — Bank Kalsel terus memperkuat komitmennya dalam memperluas akses layanan keuangan hingga ke pelosok daerah. Terbaru, bank pembangunan daerah ini telah mengoperasikan sebanyak 968 Agen Laku Pandai yang tersebar di seluruh Kalimantan Selatan.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menegaskan langkah ini merupakan bagian dari strategi besar perusahaan dalam mendukung program inklusi keuangan nasional.

“Kami terus hadir mendekatkan layanan perbankan hingga ke daerah pedesaan,” ujar Fachrudin di Banjarmasin, Minggu.

Menurutnya, pencapaian ratusan agen aktif tersebut juga sejalan dengan misi pemerintah serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendorong pemerataan akses keuangan di Indonesia.

“Ini wujud konsistensi Bank Kalsel dalam memastikan layanan keuangan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah yang jauh dari kantor bank,” tambahnya.

Peran Strategis Agen ADINK

Program Agen Laku Pandai milik Bank Kalsel dikenal dengan nama ADINK (Agen Digital Inklusif Keuangan). Kehadiran ADINK menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang sebelumnya kesulitan mengakses layanan perbankan.

Lewat agen ini, masyarakat kini bisa menikmati berbagai layanan dasar tanpa harus datang langsung ke kantor cabang.

Beberapa layanan yang tersedia di antaranya:

  • Pembukaan rekening tabungan

  • Setoran dan penarikan tunai real-time

  • Transfer antar rekening

  • Pembayaran tagihan listrik, air, hingga pajak

Dengan semakin luasnya jaringan agen, masyarakat di daerah terpencil kini punya akses lebih cepat, mudah, dan praktis dalam mengelola keuangan.

Dorong Ekonomi Lokal & Cegah Keuangan Ilegal

Selain mempermudah transaksi, keberadaan ADINK juga berperan penting dalam meningkatkan literasi keuangan masyarakat. Hal ini diharapkan mampu melindungi warga dari praktik keuangan ilegal yang masih marak terjadi.

Tak hanya itu, aktivitas transaksi yang semakin efisien juga diyakini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, terutama di wilayah pedesaan.

Bank Kalsel menilai, digitalisasi layanan keuangan melalui agen seperti ADINK menjadi salah satu kunci dalam mempercepat inklusi keuangan sekaligus memperkuat ekonomi berbasis masyarakat.

FAQ

1. Apa itu Agen ADINK Bank Kalsel?
ADINK adalah agen layanan keuangan tanpa kantor yang memungkinkan masyarakat melakukan transaksi perbankan di wilayah terdekat.

2. Apa saja layanan yang tersedia di ADINK?
Mulai dari buka rekening, tarik/setor tunai, transfer, hingga pembayaran tagihan.

3. Apakah aman menggunakan Agen ADINK?
Ya, karena merupakan layanan resmi Bank Kalsel yang diawasi oleh OJK.

4. Siapa yang bisa menggunakan layanan ini?
Semua masyarakat, khususnya yang tinggal jauh dari kantor bank.

5. Apa manfaat utama ADINK bagi masyarakat desa?
Mempermudah akses keuangan, menghemat waktu, dan mendukung ekonomi lokal.

Minggu, 15 Februari 2026

OJK Tegas: Jual Beli Rekening Bisa Berujung Pidana, Ini Risiko Hukum yang Wajib Anda Tahu

OJK Tegas: Jual Beli Rekening Bisa Berujung Pidana, Ini Risiko Hukum yang Wajib Anda Tahu
OJK Tegas: Jual Beli Rekening Bisa Berujung Pidana, Ini Risiko Hukum yang Wajib Anda Tahu.

JAKARTA -- Fenomena jual beli rekening di media sosial kembali jadi sorotan. Menanggapi maraknya praktik tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan masyarakat untuk tidak tergoda terlibat, baik sebagai penjual maupun pembeli rekening bank.

Imbauan ini bukan tanpa alasan. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa pemilik rekening tetap bertanggung jawab penuh secara hukum atas seluruh transaksi yang terjadi di dalam rekening tersebut. Artinya, sekalipun rekening Anda dipinjamkan atau dijual ke orang lain, risiko pidana tetap melekat pada nama Anda.

“Pemilik rekening tetap bertanggung jawab secara hukum atas setiap transaksi yang terjadi pada rekening tersebut, termasuk apabila digunakan untuk tindak pidana,” tegasnya.

Mengapa Jual Beli Rekening Sangat Berbahaya?

Praktik jual beli rekening bukan sekadar pelanggaran aturan perbankan. Lebih dari itu, tindakan ini kerap dimanfaatkan untuk kejahatan serius seperti:

  • Penipuan online

  • Pencucian uang

  • Pendanaan terorisme

Karena itu, aktivitas ini jelas bertentangan dengan prinsip Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU dan PPT). Dalam regulasi terbaru, yakni POJK Nomor 8 Tahun 2023, lembaga jasa keuangan diwajibkan memastikan bahwa setiap nasabah benar-benar bertindak untuk kepentingan dirinya sendiri atau pemilik manfaat yang sah (beneficial owner).

Jika rekening diperjualbelikan, maka prinsip tersebut otomatis dilanggar.

OJK Perketat Pengawasan dan Koordinasi

Untuk menekan penyalahgunaan rekening, OJK tidak bergerak sendiri. Koordinasi rutin dilakukan bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kementerian Komunikasi dan Digital, aparat penegak hukum, serta seluruh penyedia jasa keuangan.

Langkah konkret yang didorong OJK antara lain:

  • Memperkuat sistem deteksi dini terhadap transaksi mencurigakan

  • Memperbarui dan memantau profil nasabah secara berkala

  • Menerapkan prinsip Know Your Customer (KYC) secara ketat

  • Melakukan pembatasan akses fasilitas perbankan bagi rekening yang terindikasi diperjualbelikan

Dengan sistem ini, bank dapat lebih cepat mengidentifikasi rekening yang digunakan tidak sesuai ketentuan.

Jangan Tergiur Iming-Iming Uang Cepat

Banyak orang tergoda menjual rekening karena dijanjikan imbalan cepat dan mudah. Namun, perlu Anda pahami, keuntungan sesaat itu tidak sebanding dengan risiko jangka panjangnya. Ketika rekening digunakan untuk tindak pidana, Anda bisa terseret proses hukum, diblokir akses perbankannya, bahkan masuk daftar hitam sistem keuangan.

Bayangkan jika suatu hari Anda kesulitan membuka rekening baru, mengajukan kredit, atau menjalankan usaha hanya karena pernah “meminjamkan” rekening kepada orang lain.

Lindungi Diri dan Data Keuangan Anda

Rekening bank adalah identitas finansial Anda. Menjaganya berarti melindungi masa depan keuangan Anda sendiri. OJK terus mendorong perbankan untuk meningkatkan edukasi agar masyarakat semakin sadar akan konsekuensi hukum dari praktik ilegal ini.

Pesannya jelas: jangan pernah menjual, menyewakan, atau meminjamkan rekening Anda kepada siapa pun. Jika menemukan tawaran mencurigakan di media sosial, abaikan dan laporkan.

Bijaklah dalam mengelola rekening. Karena sekali terlibat, dampaknya bisa panjang dan merugikan diri Anda sendiri.

Minggu, 01 Februari 2026

Purbaya Pastikan Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Dirut BEI, Pasar Modal Tetap Aman dan Terkendali

Purbaya Pastikan Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Dirut BEI, Pasar Modal Tetap Aman dan Terkendali
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

JAKARTA -- Kepastian soal kepemimpinan sementara di tubuh PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akhirnya terjawab. 

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Jeffrey Hendrik resmi dipercaya sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama BEI.

“Iya, Jeffrey menjadi Pjs Dirut BEI,” ujar Purbaya singkat namun tegas saat dikonfirmasi awak media usai rapat bersama Menko Perekonomian, Danantara, OJK, dan BEI di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu malam.

Penunjukan ini menjadi sorotan, terutama di tengah perhatian publik terhadap kondisi pasar modal Indonesia. 

Purbaya menjelaskan, Jeffrey bersama jajaran manajemen BEI akan menjadi wakil resmi BEI dalam pertemuan penting dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 2 Februari.

Menariknya, Purbaya menegaskan bahwa pemerintah tidak ikut campur dalam proses tersebut. 

Menurutnya, seluruh langkah yang diambil BEI dilakukan sesuai mekanisme internal dan tata kelola yang berlaku.

“Semua diselesaikan sesuai prosedur internal mereka. Pemerintah tidak melakukan intervensi,” kata Purbaya.

Di sisi lain, Sekretaris Perusahaan BEI Kautsar Primadi Nurahmad menyampaikan bahwa pengumuman resmi terkait Pjs Dirut BEI akan dilakukan sebelum pembukaan perdagangan Bursa pada Senin pagi. 

Langkah ini diharapkan memberi kepastian sekaligus menenangkan pelaku pasar.

Sebagai informasi, Jeffrey Hendrik saat ini masih menjabat sebagai Direktur Pengembangan BEI dan telah hadir mewakili BEI dalam rapat strategis di Wisma Danantara.

Dalam konferensi pers, Jeffrey menegaskan bahwa operasional BEI tetap berjalan normal. 

Ia memastikan tidak ada gangguan dalam proses pengambilan keputusan manajemen, meski terjadi pergantian pimpinan.

“Kami memastikan seluruh aktivitas Bursa tetap berjalan sebagaimana mestinya. Tidak ada yang terganggu,” ujar Jeffrey dengan nada optimistis.

Tak hanya itu, Jeffrey juga menegaskan komitmen BEI untuk terus membawa pasar modal Indonesia ke level global. 

Fokusnya tidak hanya pada nilai transaksi dan kapitalisasi pasar, tetapi juga pada transparansi dan tata kelola yang setara dengan standar internasional.

“Kami berkomitmen membangun pasar modal Indonesia yang berkelas dunia, baik dari sisi transparansi maupun governance,” tegasnya.

Jeffrey menambahkan, BEI saat ini aktif berkomunikasi dengan sejumlah Indeks Provider Global.

Semua masukan dan harapan yang disampaikan telah dicatat dan akan segera direalisasikan demi memberikan rasa aman dan perlindungan bagi investor.

“Kami ingin memastikan investor global dan domestik merasa nyaman, terlindungi, dan percaya terhadap pasar modal Indonesia,” ujarnya.

Sebelumnya, pada Jumat pagi, 30 Januari, Iman Rachman secara resmi mengundurkan diri dari jabatan Direktur Utama BEI. 

Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk tanggung jawab atas kondisi pasar modal Indonesia yang sempat mengalami penurunan tajam harga saham.

Untuk menjaga stabilitas dan kesinambungan kepemimpinan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan akan menunjuk pelaksana tugas Direktur Utama BEI sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dengan langkah cepat dan terukur ini, publik diharapkan tetap tenang. Pasar modal Indonesia diyakini masih berada di jalur yang aman, transparan, dan terus bergerak menuju standar global.

Sabtu, 09 Agustus 2025

Tips Mengelola Keuangan Pribadi untuk Menghindari Krisis Finansial

Oleh: Andi Prasetyo, CFP® (Certified Financial Planner)

Diperbarui: 9 Agustus 2025

Mengatur keuangan bukan hanya tentang menabung, tetapi juga memastikan kestabilan finansial jangka panjang. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK), lebih dari 50% masyarakat Indonesia mengalami kesulitan keuangan karena kurangnya perencanaan yang baik.

Dalam artikel ini, saya akan membagikan tips mengelola uang yang terbukti efektif berdasarkan pengalaman saya sebagai perencana keuangan bersertifikat.

1. Buat Anggaran Bulanan yang Realistis

Anggaran adalah peta keuangan Anda.
Langkah-langkahnya:

  • Catat seluruh pemasukan (gaji, bonus, pendapatan tambahan)

  • Kelompokkan pengeluaran: kebutuhan pokok, tagihan, tabungan, hiburan

  • Gunakan metode 50/30/20:

    • 50% kebutuhan pokok

    • 30% keinginan

    • 20% tabungan & investasi

💡 Tips: Gunakan aplikasi seperti Money Lover atau YNAB agar pencatatan lebih akurat.

2. Siapkan Dana Darurat

Dana darurat adalah penyelamat saat terjadi krisis seperti PHK, sakit, atau bencana.
Rekomendasi jumlah:

  • Lajang: 3–6 bulan pengeluaran

  • Menikah & punya anak: 6–12 bulan pengeluaran

Simpan dana darurat di rekening terpisah atau instrumen likuid seperti deposito dan reksa dana pasar uang.

3. Hindari Utang Konsumtif

Utang konsumtif (misalnya untuk membeli gadget terbaru atau liburan mewah) bisa membebani keuangan. Jika terpaksa berutang, pastikan cicilan tidak lebih dari 30% dari total penghasilan bulanan.

4. Investasi untuk Masa Depan

Jangan hanya menabung, karena inflasi akan menggerus nilainya. Pilih instrumen investasi sesuai profil risiko:

  • Konservatif: Deposito, reksa dana pasar uang

  • Moderate: Reksa dana campuran, obligasi

  • Agresif: Saham, kripto (dengan perhitungan matang)

📌 Peringatan: Selalu lakukan riset dan pahami risiko sebelum berinvestasi.

5. Asuransi sebagai Perlindungan

Asuransi kesehatan dan jiwa membantu melindungi Anda dari biaya tak terduga yang besar. Pilih polis dengan manfaat yang sesuai kebutuhan, bukan hanya karena promo atau saran agen.

Keuangan yang sehat adalah hasil dari kebiasaan yang disiplin dan keputusan yang tepat.

Mulailah dari hal kecil seperti mencatat pengeluaran, lalu berlanjut ke investasi dan proteksi. Ingat, mengatur uang berarti mengatur masa depan Anda.

Kamis, 03 Agustus 2023

Buka Perdagangan Bursa Efek Indonesia, Pemprov Jabar, BEI, OJK, bank bjb serta bjb Sekuritas Siap Akselerasi Literasi & Inklusi Pasar Modal Kepada ASN

Buka Perdagangan Bursa Efek Indonesia, Pemprov Jabar, BEI, OJK, bank bjb serta bjb Sekuritas Siap Akselerasi Literasi & Inklusi Pasar Modal Kepada ASN
Buka Perdagangan Bursa Efek Indonesia, Pemprov Jabar, BEI, OJK, bank bjb serta bjb Sekuritas Siap Akselerasi Literasi & Inklusi Pasar Modal Kepada ASN.
JAKARTA – Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam hal ini diwakili oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) oleh Direktur Utama BEI Iman Rachman, Direktur Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan 2 dan Manajemen Strategis Kantor Regional 2 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jawa Barat oleh Aulia Fadly, Komisaris Utama Independen bank bjb Farid Rahman, Direktur Utama bank bjb oleh Yuddy Renaldi, Direktur Utama bjb Sekuritas oleh Maryadi Suwondo serta jajaran manajemen BEI, OJK, bank bjb, bjb Sekuritas dan Pemprov Jabar lainnya secara resmi melakukan pembukaan perdagangan dalam rangka Penandatanganan Pencanangan Literasi dan Inklusi Pasar Modal kepada 1.000 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintahan Daerah Provinsi Jawa Barat sekaligus Pendirian Galeri Investasi BEI di Kantor Pemerintahan Daerah Provinsi Jawa Barat, di Main Hall Gedung BEI, pada Kamis, (3/8).

Pencanangan literasi pasar modal kepada 1.000 di Jabar ini merupakan bentuk kolaborasi BEI, Pemrov Jawa Barat, Otoritas Jasa Keuangan, bank bjb dan bjb Sekuritas Agar para ASN dapat lebih melek investasi khususnya di pasar modal. 

Program ini selain untuk meningkatkan pemahaman para ASN juga dapat membantu meningkatkan pemahaman masyarakat luas akan investasi pasar modal. Selain itu, diharapkan pula agar ke depannya sinergi serta kolaborasi antarpemangku kepentingan di Indonesia dapat semakin meningkat dan seluruh pihak dapat semakin berperan aktif dalam mengembangkan pasar modal Indonesia.

Uu Ruzhanul Ulum dalam sambutannya menyampaikan, Pemprov Jawa Barat berkomitmen untuk terus meningkatkan literasi dan inklusi pasar modal kepada masyarakat. Diharapkan, dengan semakin sadar literasi keuangan, masyarakat Jawa Barat akan semakin banyak yang berinvestasi di pasar modal, termasuk juga para ASN. 

Dengan begitu, nantinya diharapkan investor tidak hanya menjadi aktivitas bagi urban citizens saja melainkan rural citizens pun turut meramaikan pasar modal. 

Sebagai  informasi, di Jawa Barat, berdasarkan data BEI, jumlah perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia saat ini sejumlah 69 (enam puluh sembilan) perusahaan yang terdiri dari sektor perbankan, telekomunikasi, properti, serta industri makanan dan minuman.

Data Pemprov Jawa Barat menunjukkan, Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah investor pasar modal terbanyak di Indonesia. Total total investor Jawa Barat per Juni 2023 sebanyak 2.513.862 investor, atau tumbuh 9,51% year to date dari Desember 2022 yang sebanyak 2.295.631 investor.

Jawa Barat juga menempati urutan pertama di Indonesia dengan jumlah investor saham terbanyak, yakni sebanyak 1.025.021 orang per Juni 2023 atau tumbuh 8.02% Year on Year Date dari Desember 2022 sebanyak 948.884 orang. Nilai transaksi saham di Jawa Barat selama Januari sampai dengan Juni 2023 mencapai Rp100,3 triliun.

Sementara secara profil investor, dari sisi usia, jumlah investor di Jawa Barat didominasi pada rentang umur 18-25 tahun sebanyak 35%, usia 26-30 tahun sebanyak 23%, usia 31-40 tahun sebanyak 23%, dan usia di atas 41 tahun sebanyak 19%.

Berdasarkan pekerjaan, investor di Jawa Barat didominasi oleh pegawai swasta sebesar 44%, disusul oleh pengusaha 17%, pelajar sebesar 17%, dan pegawai negeri sebesar 3%.

Dalam sambutannya, Uu Ruzhanul Ulum juga menyampaikan apresiasi atas kinerja bank bjb yang dapat terus ditingkatkan di tengah tantangan ekonomi yang semakin dinamis. 

"Saya mengapresiasi bank bjb yang telah menyiapkan berbagai strategi untuk menjaring investor dari kalangan ASN. bank bjb juga telah bergerak proaktif melakukan upaya-upaya literasi dan inklusi pasar modal secara berkesinambungan," ucap Uu Ruzhanul Ulum.

Sementara melalui Galeri Investasi BEI di kantor pemerintahan daerah Jawa Barat, diharapkan dapat menekan praktik investasi bodong di tataran masyarakat sekaligus semakin mampu menjangkau calon investor baru di Jawa  Barat.  

Direktur Utama BEI Iman Rachman dalam sambutannya menyampaikan “BEI berharap pencanangan ini dapat meningkatkan pemahaman tentang investasi yang tepat di pasar modal, agar terhindar dari investasi bodong yang marak di masyarkat. Selain itu, sinergi serta kolaborasi antar pemangku kepentingan di seluruh Indonesia dapat semakin meningkat agar pelaksanan program Literasi pasar modal dapat berjalan lancar dan mencapai target yang diharapkan untuk membangun pondasi pasar modal yang kokoh”, ujar Iman. 

Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi menambahkan,  investasi di pasar modal menjadi salah satu kegiatan yang semakin digemari oleh masyarakat. Namun begitu, masyarakat perlu untuk terus diedukasi, termasuk kalangan ASN. 

Karena itu, bank bjb akan memberikan edukasi pasar modal kepada 1.000 ASN sebagai bagian dari komitmen dalam meningkatkan jumlah investor, sekaligus sebagai bagian dari memberantas investasi ilegal serta modus penipuan investasi. Sehingga, masyarakat bisa memulai investasi dengan pola yang tepat, agar bisa berpikir cerdas dalam berinvestasi. 

Kegiatan edukasi dan literasi ini juga sebagai bentuk kepedulian bank  bjb kepada para ASN untuk bisa paham mengenai investasi dan juga berpikir cerdas didalam mengelola keuangan. Saat ini bank bjb telah siap memfasilitasi aktivitas transaksi efek bagi masyarakat khususnya di Jawa Barat melalui bjb Sekuritas. 

Ditegaskan Yuddy, bank bjb berkomitmen untuk semakin berkontribusi dalam mendongkrak literasi dan inklusi keuangan pasar modal yang bermuara pada tujuan optimalisasi potensi ekonomi melalui fasilitas pasar modal.

Buka Perdagangan Bursa Efek Indonesia, Pemprov Jabar, BEI, OJK, bank bjb serta bjb Sekuritas Siap Akselerasi Literasi & Inklusi Pasar Modal Kepada ASN.
Buka Perdagangan Bursa Efek Indonesia, Pemprov Jabar, BEI, OJK, bank bjb serta bjb Sekuritas Siap Akselerasi Literasi & Inklusi Pasar Modal Kepada ASN.

Selasa, 25 Oktober 2022

OJK Kampanyekan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Di Perbatasan


OJK Kampanyekan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Di Perbatasan
OJK Kampanyekan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia Di Perbatasan.
Pontianak - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Barat mengkampanyekan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di daerah perbatasan yakni Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Aruk dengan menyasar pekerja migran dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) agar makin cinta produk Indonesia.

"Dalam rangka mendorong penguatan pertumbuhan ekonomi dan sinergi di momen Bulan Inklusi Keuangan 2022, kami ikut kampanyekan Gernas BBI di perbatasan agar produk lokal selalu di hati masyarakat Indonesia," ujar Kepala OJK Kalimantan Barat (Kalbar) Maulana Yasin di Sambas, Selasa.

Gernas BBI, lanjutnya, merupakan wujud penguatan terhadap UMKM yang jumlahnya mencapai lebih dari  64 juta pelaku usaha atau lebih dari 90 persen dari populasi seluruh unit usaha di Indonesia, sehingga Gernas BBI sangat strategis untuk dikampanyekan

"Inilah yang menjadi harapan dari pemerintah, agar gerakan nasional ini dapat diimplementasikan di seluruh provinsi dan kabupaten atau kota," jelas dia.

Ia menambahkan pelaksanaan kegiatan Bulan Inklusi Keuangan 2022 disinergikan dengan kampanye Gernas BBI Provinsi Kalbar mempromosi budaya dan UMKM lokal seperti produk kerajinan tenun, kain, aksesori, dan kerajinan tangan khas Kabupaten Sambas.

"Promosi dilakukan berupa peragaan busana langsung oleh pegawai dari lembaga jasa keuangan yang berpartisipasi yakni Bank Kalbar, BRI, BNI, Bank Mandiri dan BPJS Ketenagakerjaan, dengan produk yang ditampilkan dan konsep peragaan bekerja sama dengan Dekranasda Kabupaten Sambas dan dinas terkait Pemerintah Kabupaten Sambas," jelas dia.

Selain itu bersamaan kegiatan Bulan Inklusi Keuangan 2022 di perbatasan, pihaknya mempromosi produk UMKM Khas Sambas berupa alat tenun tradisional gedokan, dan pajangan produk UMKM hasil binaan Dekranasda Sambas.

"Besar harapan kami, meskipun sederhana namun saya yakin dan percaya, kegiatan kali ini merupakan langkah kecil untuk kolaborasi kita seluruhnya di masa mendatang untuk semakin menggemakan Gernas BBI untuk produk-produk kebanggaan khas lokal masing-masing di Kalbar," jelas dia. (yk/ant)

Jumat, 12 Maret 2021

Tahun 2021 Pemerintah Siapkan Bantuan Rp33,1 Triliun di Sektor Perumahan

Tahun 2021 Pemerintah Siapkan Bantuan Rp33,1 Triliun di Sektor Perumahan
Sumber: pu.go.id

BorneoTribun Jakarta - Tahun 2021 Pemerintah mempersiapkan bantuan hingga Rp33,1 triliun di sektor perumahan. Hal ini dikarenakan sektor perumahan memiliki efek multiplier yang sangat tinggi terhadap sektor lainnya.

Sementara, sektor perumahan menjadi bidang prioritas pemerintah untuk segera dipulihkan. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan pemerintah memberikan perhatian pada sektor perumahan dalam berbagai bentuk dengan total alokasi anggaran APBN Rp33,1 triliun untuk tahun 2021.

“Bantuan pembiayaan perumahan yang berbasis tabungan atau BP2BT serta belanja anggaran APBN melalui bantuan stimulan perumahan swadaya, pembangunan rumah susun, pembangunan rumah khusus dan pembangunan rumah susun sederhana, rumah umum, subsidi bantuan uang muka sebesar 4 juta rumah, subsidi selisih bunga dengan beban bunga masyarakat untuk yang berpendapatan rendah. APBN juga menggunakan instrumen transfer ke daerah dalam bentuk DAK Fisik untuk pembangunan rumah secara swadaya. APBN juga memberikan dana bergulir fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan,” ungkap Menkeu, dikutip dari laman Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rabu (10/03/2021).

Selain itu, pemerintah juga memperkuat PT. Sarana Multigriya Finansial (PT. SMF) sebagai Special Mission Vehicle Kemenkeu di bidang perumahan dengan memberikan penyertaan modal negara.

Menkeu menyebut data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan kredit kepemilikan properti hanya tumbuh 2,8 persen. Hal ini jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata tiga tahun terakhir yang selalu tumbuh di atas 10 persen.

Untuk itu, guna meningkatkan minat pembelian perumahan, pemerintah menanggung Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas penyerahan rumah tapak dan unit hunian rumah susun sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 21 Tahun 2021.

PPN yang akan ditanggung pemerintah diberikan untuk penyerahan yang dilakukan pada Masa Pajak Maret 2021 sampai dengan Masa Pajak Agustus 2021. PPN akan ditanggung 100 persen oleh pemerintah untuk penyerahan dengan harga jual maksimal Rp2 miliar, sedangkan untuk harga jual rumah di atas Rp2 miliar hingga Rp5 miliar diberikan diskon PPN 50 persen ditanggung pemerintah.

Oeh: Humas Setkab