Suami Anggota DPRD Jateng Jadi Korban Penembakan Misterius, Polisi Dalami Motif Teror
![]() |
| Suami Anggota DPRD Jateng Jadi Korban Penembakan Misterius, Polisi Dalami Motif Teror. |
Pekalongan – Kasus penembakan menimpa Amat Muzakhim (56), suami Anggota DPRD Jawa Tengah, Nur Fatwah, pada Sabtu (14/2) malam, kini masih menjadi sorotan. Dugaan sementara, aksi ini dilakukan oleh pelaku yang belum dikenal, menimbulkan ketegangan di lingkungan Kelurahan Kedungwuni Timur, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan.
Kapolres Pekalongan, AKBP Rachmad C. Yusuf, menjelaskan bahwa proyektil yang ditemukan di lokasi masih dalam proses pemeriksaan laboratorium untuk memastikan jenis dan kalibernya. "Proyektil ini sedang didalami oleh Bidang Laboratorium Forensik Polda Jateng. Hasilnya akan kami sampaikan segera," kata Rachmad, Minggu.
Dari olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi memastikan hanya terjadi satu kali tembakan. Proyektil mengenai dek teras rumah korban, kemudian memantul ke lantai. Berdasarkan rekaman CCTV dan analisis lokasi, arah tembakan tidak langsung mengenai korban, melainkan diarahkan ke atas, kemudian pantulan peluru ditemukan di sisi kiri garasi rumah.
"Kesimpulan sementara, ini bisa dikategorikan sebagai aksi teror," tambah Rachmad.
Olah TKP berlangsung lebih dari dua jam di teras rumah korban, didampingi Direskrimum Polda Jateng Kombes Muhammad Anwar Nasir dan Kabid Labfor Kombes Fauzi Hidayat. Pemeriksaan lanjutan masih dilakukan untuk memastikan jenis senjata yang digunakan, apakah senjata api atau lainnya.
Hingga saat ini, polisi terus bekerja keras untuk mengungkap identitas pelaku dan motif di balik penembakan ini. Warga sekitar pun diminta tetap waspada, sementara pihak kepolisian berjanji akan menginformasikan perkembangan penyelidikan secara transparan.
Kasus ini menimbulkan pertanyaan serius bagi masyarakat: apakah penembakan ini murni aksi teror atau ada motif lain yang lebih kompleks? Polisi menegaskan, setiap informasi akan diperiksa secara mendalam sebelum disampaikan.




















