Bertahun Tahun Sakit, Warga Mulia Baru Ini Hanya Bisa Terbaring, Harapkan Belas Kasih

CSS/JS FIT

CSS IKLAN

IKLAN - Scroll ke bawah untuk membaca berita
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Sabtu, 01 Juni 2024

Bertahun Tahun Sakit, Warga Mulia Baru Ini Hanya Bisa Terbaring, Harapkan Belas Kasih

Ikuti kami:
Google Google
Bertahun Tahun Sakit, Warga Mulia Baru Ini Hanya Bisa Terbaring, Harapkan Belas Kasih
Kondisi Yusnita alias Yok (49) terbaring karena sakit diabetes akut pada kedua kakinya.
KETAPANG – Nasib pilu dialami Yusnita alias Yok (49) warga jalan Tentemak kelurahan Mulia Baru kecamatan Delta Pawan Ketapang bertahun tahun hanya bisa terbaring diatas kasur karna kedua kakinya tak bisa difungsikan akibat penyakit diabetes akut. 

Selain dia, ibu kandungnya yang berusia 80 tahun juga nasibnya tak jauh beda. 

Akibat penyakitnya itu, dia diceraikan istrinya. Anak lelakinya yang berumur 9 tahun harus putus sekolah. Dan kini, dirinya hanya pasrah atas keadaan. 

"Istri saya minta xerai itu sejak saya sakit. Anak saya putus sekolah pas mau naik kelas 3 SD karena belum bayar uang sekolah. Lupa dah saya sebabnye," katanya saat dijumpai di rumahnya, Sabtu (01/06/24). 

Sehari hari, sumber untuk hidup tiga orang ini hanya andalkan pemberian dari tetangga dan warga sekitar. 

Ataupun dari kakak kandungnya yang masih mengurus kehidupan dia, anak, dan ibu kandungnya. 

Sedangkan untuk pengobatan penyakitnya, Yon mengaku hanya memakai obat alami pakai daun insulin. 

Dia mengatakan, bantuan pemerintah seperti program keluarga harapan (PKH) dan BPJS gratis tidak ada didapatnya. 

Yok mengaku dulunya beberapa tahun lampau dia bekerja di sebuah perusahaan sebagai tanaga keamanan (Satpam). Sejak sakit, dia berhenti. 

"PKH atas nama ibu saya, nama saya tidak ada. Kalau BPJS waktu saya masih kerja ada ditanggung perusahaan, sekarang udah endak lagi," kata dia. 

Dia kini mengaku pasrah atas kondisinya sambil berharap pemerintah daerah memperhatikan kondisi Ia, ibu serta anaknya dan berharap pula dapat berobat teratur agar bisa sehat semula. 

""Biar saya bisa kembali mencari nafkah untuk merawat ibu dan kembali menyekolahkan anak saya," ucapnya. 

Penulis: Muzahidin
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Published: Redaksi
Google Logo Add on Google

Bagikan artikel ini

  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.