Iklan Tutup X

Jumat, 02 Mei 2025

Raul Fernandez Temukan Kepercayaan Diri Usai Tes MotoGP Jerez, Siap Bangkit di Le Mans

Ikuti kami:
Google
Raul Fernandez Temukan Kepercayaan Diri Usai Tes MotoGP Jerez, Siap Bangkit di Le Mans
Raul Fernandez Temukan Kepercayaan Diri Usai Tes MotoGP Jerez, Siap Bangkit di Le Mans.

JAKARTA - Raul Fernandez akhirnya bisa bernapas lega setelah tes resmi MotoGP di Jerez hari Senin lalu. Pembalap Trackhouse Aprilia ini berhasil menemukan rasa percaya diri yang sudah lama hilang berkat perubahan signifikan pada motornya, terutama dalam hal kenyamanan dan performa.

Musim 2025 sejauh ini memang belum bersahabat bagi Fernandez. Dari lima seri awal, ia belum sekali pun menembus posisi sepuluh besar dan hanya bertengger di peringkat ke-19 klasemen sementara. Tapi semua itu mulai berubah di Jerez.

Dalam sesi tes pasca-balapan, Fernandez berhasil mencatatkan waktu yang cukup kompetitif dan finis di posisi kesembilan secara keseluruhan—hanya terpaut 0,15 detik dari Aprilia tercepat yang dikendarai Marco Bezzecchi. Menariknya, semua itu ia capai dengan menggunakan ban bekas, lho!

"Tes hari ini penting banget buat kami setelah lima balapan pertama yang cukup berat," ujar Fernandez.

Ia menjelaskan bahwa timnya melakukan banyak eksperimen sejak pagi, termasuk mengutak-atik sasis dan menguji ban Michelin di sesi sore.

"Aku jujur belum merasa nyaman dengan motor selama ini. Tapi hari ini, kami benar-benar kerja bagus. Aku nggak mau terlalu yakin dulu, tapi setidaknya kami menemukan sesuatu yang bikin aku lebih rileks dan bisa pakai gaya balapku sendiri dengan lebih baik."

Bukan cuma soal kecepatan, Fernandez juga menyebut bahwa timnya fokus pada skenario realistis, seperti memakai ban medium yang sudah aus dan tangki bahan bakar penuh. Hasilnya? Ia mencatat waktu terbaik 1 menit 36,9 detik dengan kondisi ban yang sudah terpakai—cukup jauh dibanding catatan terbaiknya saat balapan Minggu (1:38,450) yang hanya cukup untuk finis ke-15.

Lalu, apa sebenarnya yang bikin performanya melonjak?

"Aprilia kasih aku sesuatu yang baru pagi ini, dan itu langsung kerasa bedanya. Selain itu, kami juga ubah sedikit setting motor. Sekarang, aku bisa bilang kami sudah punya ‘basis’ yang solid buat motor ini," katanya penuh semangat.

Sang kepala kru, Noe Herrera, juga ikut menjelaskan bahwa timnya memang memulai tes dari setup dasar yang biasa mereka pakai di Jerez.

"Begitu kami tahu di mana titik lemahnya, kami coba beberapa solusi yang awalnya nggak memberikan hasil. Tapi akhirnya kami juga eksperimen dengan sasis di motor kedua, dan itu sangat membantu," ungkap Herrera.

Walau kondisi lintasan cukup tricky karena angin kencang, terutama di tikungan-tikungan cepat, mereka tetap bisa mendapatkan banyak pelajaran dari sesi tersebut.

Kini, semua mata tertuju pada GP Prancis di Le Mans yang digelar pada 9–11 Mei mendatang. Fernandez berharap apa yang mereka temukan di Jerez bisa terkonfirmasi di sana, dan jadi titik balik musimnya.

"Aku yakin malam ini bisa tidur nyenyak. Tim benar-benar kerja keras untuk bikin aku nyaman lagi di atas motor," tutup Fernandez dengan senyum optimis.

Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Google Logo Follow
Redaksi
Redaksi
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.