SEKADAU - Kerusakan jalan penghubung Sejirak hingga Rawak di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, semakin memprihatinkan.
Hingga awal September 2025, jalur vital tersebut belum juga tersentuh perbaikan.
Akibatnya, warga yang setiap hari melintas kerap kesulitan, terutama saat hujan turun karena jalan berubah jadi becek, berlubang, dan licin.
Sementara di musim panas, debu tebal beterbangan hingga mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat.
![]() |
| Jalan Sejirak–Rawak Sekadau Rusak Parah, Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak. |
Jalan ini menjadi salah satu akses utama warga untuk bekerja, berbelanja, maupun anak-anak berangkat sekolah.
Kondisi rusak parah membuat aktivitas harian warga jadi lebih lama dan penuh risiko.
“Kalau hujan, motor sering tergelincir. Anak-anak sekolah kasihan, sering terlambat karena harus hati-hati di jalan,” ujar Rudi, salah seorang warga Sejirak, saat ditemui di lokasi, Jumat (6/9/2025).
Keluhan serupa juga disampaikan oleh para orang tua murid. Mereka mengaku cemas karena anak-anak harus melewati jalan yang licin dan berlubang setiap pagi.
“Kami khawatir keselamatan anak-anak. Kadang mereka harus turun dari motor dan berjalan kaki agar tidak jatuh,” tambah Yuliana, warga lainnya.
Hingga kini, pemerintah daerah Kabupaten maupun pemerintah daerah provinsi belum memberikan kepastian soal kapan jalan Sejirak–Rawak akan diperbaiki.
