Pedro Acosta Sebut MotoGP Australia Jadi Balapan Tersulit Tahun Ini: “Mental Benar-Benar Diuji!

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan

Kamis, 16 Oktober 2025

Pedro Acosta Sebut MotoGP Australia Jadi Balapan Tersulit Tahun Ini: “Mental Benar-Benar Diuji!

Pedro Acosta Sebut MotoGP Australia Jadi Balapan Tersulit Tahun Ini: “Mental Benar-Benar Diuji!

JAKARTA - Pembalap muda KTM, Pedro Acosta, menyebut MotoGP Australia 2025 di Sirkuit Phillip Island sebagai balapan paling berat secara mental sepanjang musim ini. 

Pembalap berusia 21 tahun itu mengaku siap tampil habis-habisan demi meraih podium pertamanya di kelas utama di sirkuit legendaris tersebut.

Pengalaman Kurang Menyenangkan di Phillip Island Tahun Lalu

Acosta kembali ke Australia dengan semangat baru setelah tahun lalu mengalami momen pahit di Phillip Island. Pada musim 2024, ia gagal memulai balapan utama akibat kecelakaan hebat saat sprint race.

“Jujur, tahun lalu bukan pengalaman yang menyenangkan. Saya kehilangan banyak waktu di lintasan dan tidak sempat mencatat banyak putaran,” kenangnya. “FP2 waktu itu juga basah, sesi kualifikasi jadi berantakan.”

Tekad Bangkit dan Fokus di Musim 2025

Datang ke Phillip Island kali ini, Acosta membawa modal kuat setelah finis di posisi kedua pada MotoGP Indonesia 2025. Ia menilai motor KTM kini semakin kompetitif di sirkuit dengan karakter cepat dan mengalir seperti Assen, Silverstone, dan Phillip Island.

“Balapan ini jelas yang paling berat secara mental. Tidak banyak sirkuit di dunia di mana kamu bisa melaju secepat itu di dekat laut dengan angin sekencang itu,” ujarnya pada konferensi pers, Kamis (16/10).

“Tapi kami akan berusaha menikmatinya. Ini memang bukan trek terbaik saya, tapi KTM semakin membaik di lintasan semacam ini. Target kami adalah menjaga konsistensi dan berjuang di lima besar tanpa membuat kesalahan seperti di sprint race sebelumnya.”

Situasi Balapan Tak Terduga

Menariknya, balapan MotoGP Australia tahun ini diprediksi akan sangat tidak terduga. Beberapa pembalap papan atas seperti Marc Marquez, Jorge Martin, dan Maverick Vinales dipastikan absen karena cedera. Kondisi ini membuka peluang besar bagi Acosta untuk mencetak kemenangan pertamanya di kelas utama.

“Semoga saja keberuntungan berpihak pada kami,” ucap Acosta optimis. “Pada 2023 Brad Binder sempat bertarung untuk kemenangan, dan tahun lalu juga bersaing di tiga besar. Kami akan lihat bagaimana akhir pekan ini berjalan.”

Fokus pada Performa dan Konsistensi

Acosta menegaskan, fokus utamanya bukan hanya kemenangan, tetapi bagaimana bisa tampil konsisten dan menuntaskan balapan dengan sempurna.

“Kami akan mulai latihan besok dan melihat bagaimana perasaan saya dengan motor. Jika semuanya bisa kami satukan dengan baik, akhir pekan ini bisa jadi bagus untuk kami. Tapi seperti biasa, saya tidak mau berekspektasi berlebihan,” tutupnya dengan senyum.

Pedro Acosta datang ke MotoGP Australia 2025 dengan semangat tinggi dan tekad membuktikan diri. Setelah pengalaman pahit di Phillip Island tahun lalu, kini pembalap muda ini siap menghadapi tantangan berat dengan fokus penuh dan keyakinan bahwa hasil manis akan datang jika kerja keras terus dijaga.

Dengan absennya para pembalap top, pintu menuju kemenangan pertama Pedro Acosta di MotoGP tampak semakin terbuka lebar.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.