Asal Usul Planet Misterius Theia Terungkap: Tetangga Bumi yang Hilang dan Pembentuk Bulan

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Sabtu, 22 November 2025

Asal Usul Planet Misterius Theia Terungkap: Tetangga Bumi yang Hilang dan Pembentuk Bulan

Asal Usul Planet Misterius Theia Terungkap: Tetangga Bumi yang Hilang dan Pembentuk Bulan

JAKARTA - Para ilmuwan akhirnya menemukan jawaban yang lebih jelas tentang asal-usul planet misterius Theia planet yang diyakini pernah bertabrakan dengan Bumi sekitar 4,5 miliar tahun lalu dan menjadi awal terbentuknya Bulan. 

Temuan terbaru ini datang dari para peneliti di Institut Fisika Max Planck, yang mempelajari jejak-jejak kimiawi yang tersisa baik di batuan Bumi maupun di batuan Bulan.

Meski planet Theia disebut telah hancur total akibat tabrakan dahsyat tersebut, “jejak tubuhnya” masih tersimpan rapi dalam komposisi batuan yang bisa kita analisis hingga sekarang. 

Para peneliti menjelaskan bahwa komposisi suatu benda langit dapat mengungkap seluruh perjalanan dan asal-usulnya.

Mereka meneliti isotop besi, kromium, molibdenum, dan zirkonium yang ditemukan pada sampel batuan Bulan serta batuan yang ada di Bumi. Hasilnya mengejutkan komposisinya sangat mirip. 

Ini memperkuat dugaan bahwa Bumi dan Theia berasal dari bahan yang sama dan memiliki hubungan yang sangat dekat sejak awal pembentukan tata surya.

Untuk memperdalam analisis, para ilmuwan kemudian menggunakan metode “reverse engineering” guna merekonstruksi kemungkinan komposisi Theia dan Bumi pada masa-masa awal pembentukan mereka.

Hasilnya benar-benar tidak terduga: sebagian besar “bahan bangunan” kedua planet ini ternyata berasal dari wilayah bagian dalam Tata Surya. 

Artinya, Bumi dan Theia kemungkinan besar adalah tetangga sejak awal. Bedanya, Theia diduga berada sedikit lebih dekat ke Matahari dibandingkan posisi Bumi.

Penemuan ini juga menjelaskan mengapa komposisi Bulan sangat mirip dengan Bumi. Karena material yang membentuk Bulan berasal dari campuran sisa tabrakan Theia dan Bumi, wajar jika kedua objek ini memiliki jejak kimia yang hampir sama.

Para ilmuwan memperkirakan ukuran Theia sebanding dengan Mars. Sekitar 4,5 miliar tahun lalu, planet ini menabrak Bumi secara miring. 

Tabrakan itu membuat inti kedua planet bergabung, sementara sebagian besar mantel silikat terlempar ke luar angkasa. 

Kumpulan puing itulah yang kemudian menyatu dan menjadi Bulan yang kita lihat setiap malam.

Temuan terbaru ini tidak hanya membuka misteri tentang bagaimana Bulan lahir, tetapi juga memberikan gambaran baru tentang sejarah awal Bumi dan tetangganya yang telah hilang—Theia.

Sumber foto: CC0 Public Domain

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.