![]() |
| Air Sempat Tersendat, PUPR Bengkayang Bongkar Penyebab Masalah SPAM Desa Papan Uduk. |
BENGKAYANG - Masalah aliran air bersih di Desa Papan Uduk, Kabupaten Bengkayang, akhirnya mulai menemukan titik terang. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkayang, Ir. Martin Pones, ST, menjelaskan secara terbuka penyebab utama Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di desa tersebut sempat tidak berjalan optimal.
Martin menyampaikan, dari hasil klarifikasi dan pengecekan awal di lapangan, ditemukan sejumlah kendala teknis yang cukup serius. Salah satunya adalah adanya banyak sumbatan di jalur pipa dari intake menuju bak reservoir.
“Sumbatan itu bukan hanya satu jenis, tapi campuran antara sampah dan batu. Ini yang membuat aliran air jadi terganggu,” jelasnya.
Tak hanya itu, kondisi geografis wilayah juga ikut berpengaruh. Jalur pipa dari intake ke reservoir melewati beberapa area berbukit. Akibatnya, udara terjebak di dalam pipa dan menghambat laju air menuju reservoir.
Namun kabar baiknya, setelah dilakukan pembersihan dan penanganan teknis di lokasi reservoir, aliran air kini sudah kembali lancar. Martin menyebut, air di reservoir bahkan sudah terisi lebih dari setengah kapasitas.
“Kalau dilihat langsung di reservoir, air sudah berjalan dengan baik. Akses menuju jaringan perpipaan dan sambungan rumah juga sudah kita buka,” ujarnya.
Langkah selanjutnya, tim PUPR akan memastikan distribusi air benar-benar sampai ke rumah warga. Pemeriksaan lanjutan akan dilakukan untuk memastikan air bisa tersalurkan secara maksimal ke seluruh Sambungan Rumah atau SR.
Sementara itu, berdasarkan laporan dari Kepala Desa Papan Uduk, masih ada beberapa titik sambungan rumah yang alirannya belum lancar. Dari total 249 SR yang terdata, terdapat sekitar 12 titik yang masih mengalami kendala.
Menanggapi hal tersebut, Martin langsung meminta pihak pelaksana proyek untuk segera melakukan perbaikan di titik-titik bermasalah. Ia menegaskan, pelayanan air bersih harus benar-benar tuntas sebelum proyek dinyatakan selesai.
“Selama pelayanan SR belum sepenuhnya normal, saya belum akan menerbitkan persetujuan akhir. Semua sambungan rumah harus benar-benar terlayani,” tegasnya.
Sementara, rasa syukur dan apresiasi datang dari masyarakat di tiga desa di Kabupaten Bengkayang. Warga Desa Sukataru, Desa Godang Damar, dan Desa Papan Uduk secara terbuka menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkayang, khususnya melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).
Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi atas perhatian dan langkah nyata pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan masyarakat, terutama terkait pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari warga.
Penulis: Fran Asok

