Bengkayang - Polres Bengkayang, Polda Kalimantan Barat (Kalbar) memprioritaskan pengamanan saat pelaksanaan ibadah Natal 2025 di 592 gereja yang tersebar di wilayah Kabupaten Bengkayang sebagai bagian dari Operasi Lilin Kapuas 2025 untuk memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru 2026 berlangsung aman dan kondusif.
Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awan mengatakan, dari total jumlah gereja tersebut, sebanyak 79 gereja menjadi prioritas pengamanan karena memiliki tingkat aktivitas jemaat yang tinggi saat perayaan Natal.
“Pengamanan gereja menjadi fokus utama kami. Ini merupakan bentuk kehadiran negara untuk menjamin umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah Natal dengan aman dan khusyuk,” kata Syahirul di Bengkayang, Minggu.
Ia menjelaskan, pengamanan Natal dan Tahun Baru dilaksanakan melalui Operasi Lilin Kapuas 2025 yang bersifat operasi kemanusiaan dengan mengedepankan pelayanan publik, perlindungan masyarakat, serta langkah pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan.
Untuk mendukung pengamanan, Polres Bengkayang menyiapkan lima pos pengamanan dan pelayanan yang ditempatkan di titik-titik strategis, termasuk pusat kota Bengkayang, kawasan wisata, jalur lalu lintas utama, serta Pos Terpadu di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Jagoi Babang.
“Kami mengedepankan sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, serta panitia gereja agar seluruh rangkaian ibadah Natal berjalan tertib dan aman,” ujarnya.
Kapolres Bengkayang juga menyampaikan bahwa pihaknya mengerahkan 80 personel yang bersinergi dengan TNI dan instansi terkait, didukung lima pos pengamanan dan pelayanan di sejumlah titik rawan dan pusat aktivitas masyarakat.
“Deteksi dini, patroli rutin, dan respons cepat menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan, khususnya di lokasi ibadah gereja dan pusat keramaian,” kata Syahirul.
Ia menegaskan, pengamanan Natal dan Tahun Baru bukan sekadar tugas rutin, tetapi bentuk pengabdian aparat negara dalam menjaga momen sosial dan spiritual masyarakat.
“Dengan sinergi seluruh pihak, kami optimistis perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 di Bengkayang dapat berlangsung aman, damai, dan penuh kedamaian,” ujarnya.
Oleh : Narwati/ANTARA