SEKADAU - BPBD Kabupaten Sekadau melaporkan terjadinya bencana banjir signifikan yang melanda beberapa wilayah di Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat.
Berikut ringkasan kejadian dan upaya penanganan yang telah dilakukan.
Waktu dan Lokasi Kejadian
Hari / Tanggal: Kamis–Jumat, 8–9 Januari 2026
Waktu: Dimulai pukul 03.00 WIB hingga saat ini
Wilayah terdampak:
Kecamatan Nanga Taman
Kecamatan Nanga Mahap
Kecamatan Sekadau Hulu
Kronologi Kejadian
Hujan deras yang terjadi pada Rabu, 7 Januari 2026, mulai pukul 20.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB dini hari menyebabkan air Sungai Sekadau meluap.
Kecamatan Sekadau Hulu menjadi wilayah terdampak paling parah karena menerima aliran air dari hulu di Kecamatan Nanga Taman dan Nanga Mahap. Banyak rumah warga terendam banjir.
Jumlah Warga Terdampak
Berdasarkan data BPBD per 9 Januari 2026 pukul 12.00 WIB:
Kecamatan Nanga Taman – 1.100 KK / 3.688 Jiwa
Desa Nanga Taman: 276 KK / 828 Jiwa
Desa Nanga Mongko: 42 KK / 168 Jiwa
Desa Senangak: 369 KK / 1.310 Jiwa
Desa Nanga Koman: 5 KK / 20 Jiwa
Desa Nanga Kiungkang: 270 KK / 810 Jiwa
Desa Nanga Mentukak: 138 KK / 552 Jiwa
Kecamatan Nanga Mahap – 50 KK / 400 Jiwa
Desa Lembah Beringin: 50 KK / 400 Jiwa
Kecamatan Sekadau Hulu – 1.386 KK / 5.114 Jiwa
Desa Rawak Hulu: 721 KK / 2.884 Jiwa
Tinting Boyok: 19 KK / 71 Jiwa
Rawak Hilir: 630 KK / 2.095 Jiwa
Sekonau: 16 KK / 64 Jiwa
Total seluruh wilayah terdampak: 2.536 KK / 9.202 Jiwa
Saat ini, beberapa desa mengalami penurunan tinggi banjir sekitar 50 cm, sementara beberapa desa lain masih mengalami kenaikan karena kiriman banjir dari hulu. Ketinggian banjir rata-rata berkisar 0,5 – 2 meter, dengan sebagian wilayah mulai surut.
Penyebab Banjir
Curah hujan yang sangat lebat dan berlangsung lama
Aliran air dari hulu Sungai Sekadau menuju kecamatan hilir
Upaya Penanganan BPBD
Menerima informasi dan melakukan koordinasi dengan OPD/instansi terkait
Menurunkan personil langsung ke lokasi terdampak
Melakukan patroli dan monitoring wilayah terdampak
Evakuasi warga yang terdampak banjir
Mengumpulkan data dan dokumentasi wilayah terdampak
Memberikan himbauan kepada warga untuk tetap waspada
Dampak Banjir
Ribuan rumah warga terendam
Aktivitas warga terganggu
Akses transportasi ke desa-desa terputus
Kerusakan pada jalan, jembatan, dan fasilitas umum
Sebagian warga mengungsi, sebagian memilih bertahan di rumah
Rekomendasi Penanganan
Memperkuat koordinasi dan komunikasi antar instansi terkait
Menambah personil tim di lapangan
Menyiapkan logistik dan peralatan tambahan
Mempercepat proses penetapan status darurat bencana
Tim yang Ditugaskan di Lapangan
BPBD
POLRI
TNI
Basarnas
Dinas DPKP
Kecamatan & Desa terdampak
Sumber data: Tim TRC BPBD Kab. Sekadau, kecamatan, polsek, dan desa terdampak
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com








