Guardiola Tegaskan Man City Tak Boleh Hitung-Hitungan: Fokus Menang Lawan Galatasaray demi Tiket 16 Besar Liga Champions

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Rabu, 28 Januari 2026

Guardiola Tegaskan Man City Tak Boleh Hitung-Hitungan: Fokus Menang Lawan Galatasaray demi Tiket 16 Besar Liga Champions

Guardiola Tegaskan Man City Tak Boleh Hitung-Hitungan: Fokus Menang Lawan Galatasaray demi Tiket 16 Besar Liga Champions
Guardiola Tegaskan Man City Tak Boleh Hitung-Hitungan: Fokus Menang Lawan Galatasaray demi Tiket 16 Besar Liga Champions.

Bayangkan suasana tegang di Etihad Stadium. Manchester City berada di persimpangan jalan. Satu laga penentuan, satu hasil krusial. Tapi di tengah segala kemungkinan klasemen dan hitung-hitungan posisi, Pep Guardiola justru mengirim pesan yang sederhana namun tegas: lupakan matematika, fokus menang.

Manchester City akan menghadapi Galatasaray pada laga terakhir fase liga Liga Champions, Rabu (waktu setempat). Kemenangan atau hasil positif diyakini menjadi kunci terbaik bagi The Citizens untuk mengamankan posisi delapan besar dan lolos otomatis ke babak 16 besar.

Saat ini, City berada di posisi ke-11 dari total 36 tim, dengan koleksi 13 poin. Mereka sejatinya punya poin yang sama dengan tujuh tim lain, termasuk Paris Saint-Germain, Newcastle United, Chelsea, dan Barcelona. Namun, kekalahan mengejutkan 1-3 dari Bodo/Glimt pekan lalu membuat City harus rela terlempar dari zona delapan besar karena selisih gol.

Meski situasinya rumit, Guardiola menegaskan timnya tidak boleh terjebak memikirkan skenario klasemen.

“Saya tentu ingin punya poin lebih, tapi ini memang yang pantas kami dapatkan sejauh ini. Sekarang kami harus fokus memenangkan pertandingan, baru setelah itu lihat kami finis di posisi berapa,” ujar Guardiola kepada wartawan.

Pelatih asal Spanyol itu menambahkan, penentuan akhir kemungkinan baru akan terlihat di menit-menit terakhir pertandingan. Namun, menurutnya, memikirkan selisih gol atau hasil tim lain justru bisa mengganggu fokus pemain.

“Kunci utamanya adalah permainan kami sendiri. Kami akan berusaha menang. Galatasaray sedang memimpin liga Turki dan punya pemain-pemain luar biasa. Kami butuh usaha yang luar biasa juga, bersama dukungan suporter.”

Laga ini menjadi pertemuan pertama sepanjang sejarah antara Manchester City dan Galatasaray. Ini juga kali pertama Guardiola menghadapi raksasa Turki tersebut, dan ia sadar betul tantangan yang menanti.

Di atas kertas, City memang tidak sedang berada di performa terbaik di Liga Champions. Mereka kalah dua kali dari tiga laga terakhir, setelah sebelumnya hanya menelan tiga kekalahan dari 24 pertandingan fase grup atau liga di kompetisi ini.

Namun, Galatasaray bukan lawan sembarangan. Selain memuncaki Liga Turki, mereka punya catatan mentereng saat berhadapan dengan klub Inggris di Liga Champions. Terakhir kali tim Inggris mengalahkan Galatasaray terjadi pada Desember 2014, saat Arsenal menang 4-1.

Sejak itu, Galatasaray tak terkalahkan dalam tiga pertemuan melawan tim Inggris (dua menang, satu imbang), termasuk kemenangan 1-0 atas Liverpool pada September 2025 lalu.

Menariknya, Galatasaray juga diperkuat dua wajah lama Manchester City: Ilkay Gundogan dan Leroy Sane. Keduanya pernah menjadi bagian penting dalam era Guardiola di Etihad.

Gundogan tercatat tampil sebanyak 358 kali bersama City di semua kompetisi. Hanya tiga pemain yang lebih sering dimainkan Guardiola darinya, yakni Ederson, Kevin De Bruyne, dan Bernardo Silva. Ia juga pernah menjadi kapten saat City meraih treble bersejarah.

Sementara itu, Leroy Sane mencatat 81 kontribusi gol (39 gol dan 42 assist) dari 135 penampilan selama empat musim berseragam City, sebelum hijrah ke Bayern Munchen pada 2020.

Guardiola pun tak ragu memberikan pujian kepada dua mantan anak asuhnya itu.

“Saya sangat berterima kasih kepada mereka berdua. Kontribusinya luar biasa, dan mereka adalah pribadi yang hebat. Saya senang bisa bertemu mereka lagi,” katanya.

Kini, semua mata tertuju ke Etihad Stadium. Apakah Manchester City mampu menjawab tantangan dan mengamankan tiket ke 16 besar? Satu hal yang pasti, sesuai pesan Guardiola: menang dulu, urusan lain belakangan.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.