![]() |
| Jorge Cestero, Berlian Muda Real Madrid yang Disebut Arbeloa sebagai Gelandang Nomor 6 Terbaik Spanyol. |
JAKARTA - Nama Jorge Cestero mulai ramai dibicarakan publik Santiago Bernabéu. Bukan tanpa alasan, gelandang muda hasil tempaan akademi Real Madrid ini mendapat kepercayaan besar dari Álvaro Arbeloa untuk tampil sebagai starter di ajang Copa del Rey. Sebuah keputusan berani yang langsung mencuri perhatian pecinta sepak bola, khususnya Madridista.
Arbeloa memang tidak ragu. Saat mendapat kesempatan menangani tim utama, ia langsung menunjuk pemain yang sudah sangat ia kenal kualitasnya. Jorge Cestero dipercaya mengisi starting eleven saat Real Madrid menghadapi Albacete di babak 16 besar Copa del Rey. Keputusan ini tak lepas dari performa apik Cestero bersama Real Madrid Castilla, tim yang sebelumnya diasuh Arbeloa.
Menariknya, sebelum laga tersebut, Cestero juga sempat merasakan atmosfer tim utama saat dimainkan beberapa menit ketika menghadapi Talavera di bawah arahan Xabi Alonso. Artinya, proses adaptasinya ke level tertinggi sudah mulai berjalan.
Lalu, sebenarnya siapa Jorge Cestero dan apa yang membuatnya begitu istimewa?
Cestero dikenal sebagai gelandang tengah dengan paket komplet. Ia bukan hanya piawai dalam bertahan, tetapi juga cerdas saat membangun serangan. Banyak pihak menyebutnya sebagai salah satu mutiara paling berharga dari La Fábrica, akademi legendaris milik Real Madrid.
Dalam sebuah kesempatan usai pertandingan melawan Pontevedra, Arbeloa sempat ditanya soal pemain-pemain andalannya. Jawabannya cukup menarik. Ia menyebut bahwa Castilla bukan hanya milik Palacios dan Manuel Ángel, tetapi juga milik Cestero. Kalimat sederhana, namun sarat makna. Apalagi Cestero pernah menjadi kapten Juvenil A saat masih dilatih langsung oleh Arbeloa, menunjukkan betapa besarnya kepercayaan sang pelatih.
Gaya bermain Cestero juga mendapat pujian dari berbagai kalangan. Jurnalis Diario AS, Fernando Tavero, yang mengikuti perkembangannya sejak lama, menggambarkan Cestero sebagai gelandang yang lincah saat menekan lawan, tenang ketika menguasai bola, dan tajam dalam membangun permainan. Ia mampu bertukar peran di lini tengah, kadang bermain sebagai interior, kadang sebagai pivot.
Meski tinggi badannya tercatat sekitar 181 sentimeter, Cestero dikenal kuat dalam duel. Posturnya kokoh dan membuatnya unggul saat berebut bola. Namun yang paling menonjol adalah kecerdasannya dalam bermain aman. Ia tahu kapan harus mengambil risiko dan kapan memilih opsi paling sederhana demi menghindari kesalahan.
Tak heran jika Arbeloa pernah melontarkan pujian besar. Menurutnya, Jorge Cestero adalah gelandang nomor enam terbaik di Spanyol untuk generasinya saat ini. Pernyataan yang tentu bukan pujian sembarangan, mengingat pengalaman Arbeloa di level tertinggi sepak bola Eropa.
Kini, tantangan sesungguhnya menanti Cestero. Kesempatan di tim utama Real Madrid adalah panggung besar untuk membuktikan bahwa semua pujian itu memang layak ia terima. Jika mampu tampil konsisten, bukan tidak mungkin Jorge Cestero akan menjadi nama penting di lini tengah Los Blancos dalam beberapa tahun ke depan.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

