Pontianak - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya memperkuat peran perempuan melalui kemitraan strategis bersama Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Kalbar sebagai bagian dari upaya menjawab tantangan pembangunan daerah dan mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.
"Kekuatan seorang ibu tidak terletak pada kata-kata, melainkan pada sikap, perhatian, dan ketulusan di mana dari keluarga yang penuh kasih sayang akan lahir masyarakat yang damai dan bangsa yang sejahtera. Untuk itu, Pemprov Kalbar akan membangun kemitraan strategis dengan organisasi kewanitaan di Kalbar untuk mendorong pemberdayaan perempuan khususnya dalam pembangunan di Kalbar," kata Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson, di Pontianak, Minggu.
Pada Peringatan Hari Ibu Nasional ke-97 itu, dia menekankan bahwa peran perempuan sangat strategis dalam pembangunan Kalimantan Barat, terutama dalam menghadapi isu-isu krusial seperti kesetaraan gender, tingginya angka perkawinan anak, serta kekerasan berbasis gender.
"Perempuan adalah pendidik utama generasi penerus bangsa. Tanpa langkah serius dalam perlindungan dan pemberdayaan perempuan, cita-cita Indonesia Emas 2045 akan sulit terwujud," tuturnya.
Di tempat yang sama, Ketua BKOW Provinsi Kalimantan Barat, Erlinawati, menegaskan bahwa BKOW hadir bukan sekadar sebagai organisasi payung, melainkan mitra strategis pemerintah daerah dalam mengakselerasi pembangunan melalui pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.
"BKOW merupakan payung besar bagi 46 organisasi wanita di Kalbar. Kami adalah motor penggerak agar isu pemberdayaan perempuan dan kesejahteraan keluarga menjadi bagian integral dari kemajuan Kalimantan Barat,” katanya.
Anggota DPD RI ini juga menyampaikan harapan agar pemerintah terus memberikan dukungan berkelanjutan, khususnya dalam penguatan infrastruktur organisasi.
"Kami berharap adanya dukungan anggaran dan pemenuhan sarana prasarana, terutama keberadaan gedung sekretariat BKOW Kalbar yang representatif, agar kami dapat bekerja lebih maksimal sebagai motor percepatan pembangunan daerah," tuturnya.
Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat, Erlina Ria Norsan, menyatakan dukungan penuh terhadap peran BKOW Kalbar dalam mendorong pemberdayaan perempuan dan penguatan ketahanan keluarga.
"Kami mendoakan agar BKOW semakin sukses dan istiqomah menjalankan perannya. Sinergi seluruh organisasi wanita merupakan kekuatan besar dalam mendorong peran aktif perempuan menyongsong Indonesia Emas 2045," katanya.
Ia menilai BKOW memiliki peran strategis dalam memperkuat kapasitas perempuan sebagai agen perubahan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Pewarta : Rendra Oxtora/ANTARA