![]() |
| Pemkab Kubu Raya menggelar Festival Mancing Ngabuburit di Kantor Bupati Sungai Raya selama Ramadhan. Kegiatan ini edukasi pemanfaatan pekarangan, ketahanan pangan, dan kebersamaan warga. |
Pemkab Kubu Raya Gelar Festival Mancing Ngabuburit Setiap Hari Selama Ramadhan
KUBU RAYA -- Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menggelar Festival Mancing Ngabuburit di kawasan Kantor Bupati Kubu Raya, Sungai Raya, selama bulan suci Ramadhan. Kegiatan yang digagas langsung oleh Bupati Kubu Raya, Sujiwo, ini berlangsung setiap sore menjelang waktu berbuka puasa dan terbuka untuk masyarakat umum dengan kuota 50 peserta per hari.
Festival mancing tersebut dipusatkan di parit depan kantor bupati sebagai bagian dari upaya menyemarakkan Ramadhan sekaligus mendekatkan pemerintah daerah dengan masyarakat. Lokasi yang biasanya hanya menjadi area perkantoran kini berubah menjadi ruang interaksi publik yang lebih hidup dan terbuka.
Edukasi Pemanfaatan Pekarangan dan Ketahanan Pangan
Menurut Bupati Sujiwo, festival ini bukan sekadar hiburan ngabuburit. Pemerintah daerah ingin memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya memanfaatkan lahan pekarangan untuk menunjang ketahanan pangan keluarga dan menambah potensi penghasilan.
Ia menegaskan bahwa lahan yang tersedia di sekitar rumah, termasuk parit atau kolam kecil, dapat dimaksimalkan untuk budidaya ikan. Konsep ini dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam memperkuat kemandirian pangan di tingkat rumah tangga.
Dengan pendekatan sederhana dan merakyat seperti mancing, pesan edukasi menjadi lebih mudah diterima berbagai kalangan, mulai dari anak muda hingga orang tua.
Digelar Setiap Hari dengan Kuota Terbatas
Festival Mancing Ngabuburit Kubu Raya dilaksanakan setiap hari selama Ramadhan. Panitia membuka pendaftaran harian dengan jumlah maksimal 50 peserta per sesi. Sistem ini diterapkan untuk menjaga kenyamanan, ketertiban, serta kualitas pelaksanaan kegiatan.
Peserta dapat mengikuti lomba atau kegiatan memancing menjelang waktu berbuka. Selain menjadi sarana rekreasi, kegiatan ini juga memberi kesempatan bagi para mancing mania untuk menyalurkan hobi mereka dalam suasana Ramadhan yang penuh kebersamaan.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan. Banyak warga yang memanfaatkan momen ini untuk berkumpul, berbagi cerita, dan menikmati suasana sore hari sambil menunggu adzan magrib.
Membangun Kebersamaan di Bulan Suci
Festival ini dirancang sebagai ruang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kawasan perkantoran yang biasanya formal kini terasa lebih akrab dan interaktif.
Melalui kegiatan yang santai dan inklusif, Pemkab Kubu Raya berharap tercipta hubungan yang semakin harmonis antara pemerintah dan warga. Momentum Ramadhan dinilai tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, serta partisipasi publik dalam program daerah.
Konsep ngabuburit dengan memancing juga dipilih karena mudah diikuti dan tidak memerlukan biaya besar, sehingga semua kalangan bisa berpartisipasi.
FAQ Festival Mancing Ngabuburit Kubu Raya
1. Di mana lokasi Festival Mancing Ngabuburit Kubu Raya?
Kegiatan dilaksanakan di parit depan Kantor Bupati Kubu Raya, Sungai Raya, Kalimantan Barat.
2. Kapan festival ini digelar?
Festival berlangsung setiap hari selama bulan Ramadhan, menjelang waktu berbuka puasa.
3. Berapa jumlah peserta yang dapat mengikuti kegiatan?
Kuota dibatasi sebanyak 50 orang per hari untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban.
4. Apakah kegiatan ini berbayar?
Masyarakat dapat mengikuti dengan mekanisme pendaftaran harian yang telah diatur panitia.
5. Apa tujuan utama festival ini?
Selain hiburan ngabuburit, kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi keluarga.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com
