Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Kubu Raya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kubu Raya. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Juli 2026

Karhutla Hanguskan 1 Hektare Lahan dan TPU di Teluk Bakung, Tim Gabungan Bertaruh Nyawa Padamkan Api

Foto: Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya

KUBU RAYA - Asap pekat merayap pelan membawa bau sangit yang menusuk hidung di Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, Selasa 21 Juli 2026. Di balik kepulan asap itu, tim gabungan dari Polsek Sungai Ambawang, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan Lembaga Pengendalian Hutan Desa (LPHD) Teluk Bakung bertaruh nyawa demi menahan amuk si jago merah.

Lahan seluas kurang lebih 1 hektare hangus tak bersisa. Yang memilukan, api tidak hanya melalap semak belukar, tetapi juga menerobos dan membakar area Tempat Pemakaman Umum (TPU) setempat. 

Tempat peristirahatan terakhir para leluhur kini lumat berjelaga. Lebih mengerikan lagi, lidah api hanya berjarak 3 kilometer dari pemukiman warga, ancaman nyata yang siap melahap rumah jika tidak segera ditangani.

Bertaruh Nyawa di Parit yang Mengering

Perjuangan tim di lapangan menghadapi tantangan besar. Saat api membesar dan melompat dari rumput kering ke pusara-pusara warga, pasokan air justru habis. Parit-parit di sekitar lokasi telah mengering kerontang.

Kapolsek Sungai Ambawang, AKP Junaifi, melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menggambarkan getirnya situasi di titik api.

"Tim gabungan berjibaku di tengah kepungan asap pekat dan hawa panas yang menyengat. Ketiadaan air karena parit mengering membuat anggota dan relawan harus memutar otak dan bekerja ekstra keras. Ini bukan sekadar memadamkan api, ini adalah upaya menyelamatkan pemukiman warga dan menghormati tempat peristirahatan terakhir saudara-saudara kita," ungkap Ade, Rabu 22 Juli 2026.

Meski api permukaan telah berhasil dipadamkan, tim masih bertahan di lokasi untuk memantau bara bawah tanah yang sewaktu-waktu bisa kembali menyala.

Ulah Oknum Tak Bertanggung Jawab: Kejahatan Terhadap Kemanusiaan

Polres Kubu Raya menegaskan akan mengusut tuntas penyebab kebakaran ini. 

"Kami sedang bergerak melakukan penyelidikan mendalam. Kami akan mengusut tuntas apakah ada unsur kesengajaan dari oknum tak bertanggung jawab yang demi keuntungan pribadi atau kecerobohannya tega mengorbankan banyak orang," tegas Ade.

Membakar lahan hingga merusak pemakaman umum dan mengancam nyawa warga dinilai bukan lagi sekadar pelanggaran hukum biasa, melainkan bentuk kelakuan yang memicu keprihatinan publik.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat segera melaporkan jika menemukan titik api baru dan berhenti membuka lahan dengan cara membakar. (Tim/Jm)

Selasa, 21 Juli 2026

Sambut Hari Anak Nasional 2026, Bandara Supadio Ajak Ratusan Siswa Kenali Profesi dan Keselamatan di Bandara

Foto: Bandara Supadio Ajak Ratusan Siswa Kenali Profesi dan Keselamatan di Bandara

KUBU RAYA - Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional Tahun 2026, PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Supadio Pontianak menggelar kegiatan bertajuk Program InJourney Community Care. Mengusung tema "Pengenalan Profesi dan Keselamatan di Lingkungan Bandara", kegiatan edukatif ini dihadiri oleh General Manager Bandara Supadio beserta Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya, kepala sekolah, guru pendamping, serta ratusan siswa-siswi dari SDN 39 dan MIS Miftahul Ulum Desa Limbung.

Kegiatan ini tidak hanya bertujuan mengenalkan berbagai profesi di bandara, tetapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu, menginspirasi semangat belajar, serta menanamkan kesadaran keselamatan sejak dini kepada generasi penerus bangsa.

"Selama ini mungkin anak-anak kita hanya melihat pesawat lepas landas dan mendarat dari kejauhan. Namun di balik itu semua, ada banyak insan bandara yang bekerja dengan penuh tanggung jawab memastikan setiap penerbangan berlangsung aman, nyaman, dan lancar. Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan mimpi mereka agar berani bercita-cita setinggi langit," ujar General Manager Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti.

Sebagai bentuk komitmen nyata kepedulian perusahaan terhadap dunia pendidikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), manajemen Bandara Internasional Supadio turut menyerahkan bantuan berupa paket tas sekolah dan alat tulis kepada seluruh siswa peserta. Bantuan ini diharapkan mampu memberikan dorongan semangat baru bagi anak-anak dalam menempuh pendidikan sehari-hari.

Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Kubu Raya serta jajaran guru pendamping yang hadir turut mengapresiasi inisiatif kolaboratif ini. Kehadiran para siswa di lingkungan bandara memberikan wawasan baru yang sangat berharga yang tidak didapatkan di ruang kelas biasa.

Menutup rangkaian acara pembukaan, manajemen berpesan kepada seluruh anak-anak peserta agar mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh semangat, aktif bertanya, dan menjadikan pengalaman hari ini sebagai batu loncatan untuk meraih cita-cita di masa depan apabila ingin berkarir di industri penerbangan dan kebandarudaraan. (Tim)

Senin, 20 Juli 2026

Angkasa Pura Supadio Serahkan Bantuan Peralatan ke MPA 4 Desa, Perkuat Mitigasi Karhutla di Area Bandara

Foto: General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) KC Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti Menyerahkan Bantuan Peralatan dan Fasilitas Pendukung Kepada Masyarakat Peduli Api (MPA) di 4 desa binaan

KUBU RAYA - Sebagai upaya nyata dalam menjaga keamanan operasional bandara serta mendukung kesiapsiagaan tanggap darurat di lingkungan sekitar, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Supadio menyerahkan bantuan peralatan dan fasilitas pendukung kepada Masyarakat Peduli Api (MPA) di 4 desa binaan, Minggu 20 Juli 2026.

Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, yang bertujuan memperkuat kapasitas relawan lokal dalam memitigasi risiko kebakaran lahan dan hutan di area penyangga Bandara Internasional Supadio.

Adapun bantuan yang diserahkan meliputi mesin pemadam kebakaran untuk 4 desa, yaitu Desa Limbung, Desa Arang Limbung, Desa Kuala Dua, dan Desa Teluk Kapuas. Selain itu, setiap desa menerima 10 pasang sepatu boots pelindung dan 10 set seragam tim. Khusus untuk Desa Limbung, diberikan pula dukungan berupa mesin sedot lumpur guna memperlancar akses air dalam upaya pemadaman.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) KC Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti menyatakan bahwa PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) selaku operator Bandara Internasional Supadio berkomitmen untuk menjaga aspek keselamatan dan keamanan operasional penerbangan di Bandara Internasional Supadio, yang membutuhkan dukungan sinergi yang kontinyu dari Pemerintah Daerah dan masyarakat sekitar lingkungan bandara.

"Kawasan lingkungan Bandara adalah bagian tak terpisahkan dari ekosistem Wilayah Kerja Operasional Bandara Internasional Supadio. Menjaga kelestarian lingkungan dan kesiapsiagaan terhadap bahaya kebakaran adalah tanggung jawab bersama. Melalui program TJSL tahun ini, kami hadir untuk memperkuat kemampuan para relawan MPA di desa binaan kami agar mereka lebih siap dan terlindungi saat bertugas di lapangan," ujarnya.

Kegiatan seremonial ini turut dihadiri oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kubu Raya, Drs. Arianto, M.Si., para Kepala Desa terkait, serta jajaran manajemen PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) KC Bandara Internasional Supadio.

Semoga kegiatan ini memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Sinergi antara PT Angkasa Pura Indonesia (Persero), Pemerintah Daerah dan masyarakat sekitar diharapkan terus terjalin kuat demi mewujudkan Lingkungan Operasional Bandara yang aman, selamat dan nyaman. (Tim)

Minggu, 19 Juli 2026

Tugu Langsat Resmi Jadi Ikon Baru Punggur Kecil, DPRD Dukung Penuh Pembangunan Berkelanjutan

Foto: Anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya, Utin Nurvita

KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya H. Sujiwo meresmikan Ruang Publik Tugu Langsat di Desa Punggur Kecil, Kecamatan Sungai Kakap, Sabtu 18 Juli 2026. Peresmian yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-19 Kabupaten Kubu Raya itu berlangsung meriah dan disambut antusias oleh masyarakat, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan.

Kehadiran Tugu Langsat diharapkan menjadi ikon baru Desa Punggur Kecil sekaligus simbol kebersamaan, identitas daerah, dan semangat gotong royong masyarakat. Selain mempercantik kawasan desa, ruang publik tersebut diharapkan menjadi pusat aktivitas masyarakat yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, budaya, dan pariwisata di wilayah Kecamatan Sungai Kakap.

Peresmian ini juga mendapat dukungan penuh dari Anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya, Utin Nurvita, legislator Partai NasDem yang berasal dari daerah Punggur. Menurutnya, pembangunan ruang publik seperti Tugu Langsat merupakan langkah positif yang patut diapresiasi karena memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam wawancaranya, Utin Nurvita menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan Pemerintah Desa Punggur Kecil atas terwujudnya pembangunan tersebut. Ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung, mengawal, dan memonitor berbagai program pembangunan agar tetap berjalan sesuai kebutuhan masyarakat.

"Saya sangat mendukung kegiatan ini. Pembangunan seperti ini harus terus kita dorong. Sebagai anggota DPRD Kabupaten Kubu Raya, saya akan terus memonitor dan mengawal agar program-program pembangunan tetap berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah Punggur," ujar Utin Nurvita.

Peresmian Tugu Langsat menjadi bukti sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, DPRD, dan masyarakat dalam membangun Kubu Raya. Semangat kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan pembangunan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan visi "Kubu Raya Melaju, Melayani untuk Maju." (JM)

Sabtu, 18 Juli 2026

Kejutan Ulang Tahun, Kapolres Kubu Raya Beri Kue untuk Bupati Sujiwo di HUT Ke-19 Kubu Raya

Foto: Kapolres Kubu Raya Beri Kue untuk Bupati Sujiwo di HUT Ke-19 Kubu Raya

KUBU RAYA - Sebuah kejutan hangat mewarnai ruang kerja Bupati Kubu Raya, Sujiwo. Di tengah kesibukan agenda birokrasi, Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika bersama Wakapolres Kompol Andri Syahroni dan jajaran mendadak hadir membawa kue ulang tahun.

Aksi spontan ini bukan sekadar seremoni, melainkan kado emosional dari Korps Bhayangkara dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Kubu Raya.

Suasana formal ruang kerja bupati seketika mencair menjadi penuh keakraban saat lilin ulang tahun ditiup. Bagi Polres Kubu Raya, langkah sederhana ini adalah simbol dari rasa cinta dan dedikasi mendalam terhadap daerah yang selama ini menjadi medan pengabdian mereka.

Bupati Kubu Raya, Sujiwo, tidak dapat menyembunyikan rasa harunya. Ia menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan oleh pucuk pimpinan kepolisian di wilayahnya tersebut. Namun, momen ini juga terasa sentimental mengingat adanya rotasi kepemimpinan yang akan segera terjadi.

“Terima kasih kepada Pak Kapolres, Pak Wakapolres, dan seluruh jajaran Polres Kubu Raya. Walaupun Pak Kapolres sebentar lagi akan pindah tugas ke Sanggau, tetapi hatinya masih tetap di Kubu Raya,” ujar Sujiwo dengan nada menyentuh, Jumat 17 Juli 2026.

Sujiwo menegaskan, harmonisasi dan hubungan baik yang selama ini terjalin antara pemerintah daerah dan kepolisian bukan sekadar urusan birokrasi. Hubungan ini telah menjadi fondasi kokoh dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, sekaligus motor penggerak pembangunan di Kubu Raya.

Sujiwo berharap, fondasi sinergi dan komunikasi yang sudah terbangun kuat ini tidak luntur, melainkan terus terjaga erat meski nakhoda kepemimpinan di Polres Kubu Raya berganti dalam waktu dekat.

Sementara itu, Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika mengungkapkan bahwa kejutan ini merupakan bentuk penghormatan atas kemitraan strategis yang telah berjalan luar biasa selama ini.

"Kejutan kecil ini adalah wujud nyata dari sinergi tanpa batas antara Polri dan Pemerintah Daerah. Di usia yang ke-19 ini, kami ingin menegaskan bahwa Polres Kubu Raya selalu hadir tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Kubu Raya yang ikut bangga atas setiap jengkal pembangunannya," kata Kadek Ary.

Kadek juga menambahkan bahwa pergantian tongkat komando tidak akan mengubah komitmen institusinya dalam mengawal kemajuan Kubu Raya.

"Secara dinas, tugas saya mungkin berpindah ke Sanggau. Namun, ikatan emosional dan komitmen Polres Kubu Raya dalam menjaga daerah ini tidak akan pernah berkurang. Kami ingin memastikan transisi kepemimpinan ke depan tetap berjalan di atas jalur sinergi yang sudah solid ini," pungkasnya. (Tim)

Polres Kubu Raya Kepung Zona Rawan Karhutla, Ingatkan Sanksi Pidana hingga Rp15 Miliar

Foto: Simulasi Pengepungan Zona Rawan Kebakaran Hu utan dan Lahan Oleh Polres Kuburaya Beserta Polsek Jajaran 

KUBU RAYA - Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali mengintai wilayah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat seiring masuknya musim kemarau ekstrem. Menanggapi situasi krusial ini, Polres Kubu Raya bersama Polsek jajaran bergerak cepat melakukan gerilya sosialisasi di sejumlah titik rawan Karhutla di Kabupaten Kubu Raya. Pihak kepolisian yang didukung Pemda Kubu Raya dan stakeholder terkait dengan tegas meminta masyarakat untuk menghentikan total praktik pembukaan lahan dengan cara membakar.

Langkah preventif ini diambil bukan tanpa alasan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini terkait fenomena El Nino yang diprediksi mulai memasuki fase aktif pada periode Juni-Juli, dan akan mencapai puncaknya pada Agustus 2026. Fenomena iklim ini berpotensi memicu kemarau yang jauh lebih kering dan panjang dari tahun-tahun sebelumnya, sebuah kondisi yang berpotensi memicu kebakaran di lahan gambut.

Sanksi Berat Menanti Pelaku Pembakaran

Pihak kepolisian memastikan tidak akan main-main dalam menindak para pelaku pembakar lahan yang memicu bencana kabut asap.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade, menegaskan bahwa ada konsekuensi hukum yang sangat berat bagi siapa saja yang kedapatan sengaja membakar hutan, kebun, pertanian maupun lahan untuk perumahan.

“Kami mengingatkan kembali kepada seluruh lapisan masyarakat bahwa ada sanksi pidana yang sangat serius. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, pelaku pembakaran lahan diancam hukuman penjara hingga 10 tahun dan denda maksimal Rp15 miliar,” ujar Ade secara tertulis, Sabtu 18 Juli 2026.

Kendati demikian, Ade menambahkan bahwa pemerintah dan aparat tetap memberikan ruang bagi petani tradisional melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Kalbar Nomor 103 Tahun 2020 tentang Pembukaan Areal Lahan Pertanian Berbasis Kearifan Lokal. Namun, aturan ini memiliki syarat dan tata cara yang ketat, bukan melegalkan pembakaran lahan secara liar dan serampangan yang dapat merugikan hajat hidup orang banyak.

Instruksi Tegas: Dari Sosialisasi Masif hingga Ground Check Real-Time

Mengantisipasi situasi yang bisa memburuk dalam hitungan jam, Kapolres Kubu Raya telah menginstruksikan seluruh jajaran Bhabinkamtibmas di Polsek jajaran untuk melipatgandakan intensitas turun ke lapangan. Sosialisasi dan imbauan harus dilakukan secara masif dan terus-menerus guna mengetuk kesadaran masyarakat.

Tak hanya sekadar mengimbau, Polres Kubu Raya juga memperketat pengawasan digital dan lapangan. Kapolres menegaskan agar seluruh Polsek jajaran bergerak taktis melakukan deteksi dini.

Aparat diwajibkan melakukan ground check setiap kali muncul titik panas (hotspot) secara real-time. Langkah cepat ini dilakukan dengan berkolaborasi bersama pemangku kepentingan terkait, memanfaatkan kecanggihan teknologi berbasis aplikasi digital.

“Semua pergerakan dipantau secara digital melalui aplikasi Dashboard Lancang Kuning dan SiPongi. Begitu ada indikasi hotspot di wilayah Kubu Raya, petugas dan tim gabungan harus langsung meluncur ke titik koordinat untuk melakukan pemadaman dini sebelum api membesar,” pungkasnya.

Lewat kesiapsiagaan teknologi dan ketegasan hukum ini, Kepolisian berharap wilayah Kubu Raya secara umum dapat terbebas dari petaka kabut asap tahun ini. Kepedulian masyarakat untuk menjaga lingkungan menjadi kunci utama agar bumi khatulistiwa tidak kembali membara. (Tim/Red)

Wakil Gubernur Kalbar Ajak Masyarakat Maknai Hari Jadi Kubu Raya sebagai Momentum Memperkuat Pembangunan

Foto: Wakil Gubernur Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan 

KUBU RAYA - Wakil Gubernur Kalimantan Barat menghadiri peringatan Hari Jadi Kabupaten Kubu Raya yang digelar di Halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Jumat 17 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum hari jadi sebagai penguat semangat persatuan dan kolaborasi dalam mempercepat pembangunan daerah.

Dalam pidatonya, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa Kabupaten Kubu Raya merupakan daerah yang lahir dari perjuangan panjang masyarakat untuk menghadirkan pemerintahan yang lebih dekat dan pelayanan publik yang lebih baik. Karena itu, semangat para pendahulu harus terus dijaga melalui kerja nyata, inovasi, dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat.

Ia mengapresiasi berbagai capaian pembangunan yang telah diraih Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dan berharap keberhasilan tersebut terus ditingkatkan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata. Menurutnya, Kubu Raya memiliki potensi besar di berbagai sektor yang harus terus dikembangkan sebagai kekuatan dalam mendukung kemajuan Kalimantan Barat.

Wakil Gubernur juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan, keamanan, dan kerukunan sebagai modal utama pembangunan. Dengan kebersamaan dan semangat gotong royong, ia optimistis Kabupaten Kubu Raya akan semakin maju, mandiri, dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kubu Raya berlangsung khidmat dan dihadiri Bupati Kubu Raya, unsur Forkopimda, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat yang turut memeriahkan perayaan tersebut. (JM)

Kamis, 09 Juli 2026

Ratusan Massa BPM Kalbar Demo di Kantor PLN UID Kalbar, Desak Hentikan Pemadaman Bergilir

Foto: Massa BPM Kalbar Demo di Kantor PLN UID Kalbar

KUBU RAYA - Kekecewaan masyarakat terhadap pemadaman listrik bergilir di Kalimantan Barat memuncak. Ratusan massa Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor PT PLN (Persero) UID Kalimantan Barat, Jalan Adisucipto KM 7, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Rabu 8 Juli 2026 sore.

Aksi yang dimulai sekitar pukul 15.05 WIB itu dipimpin Ketua Umum BPM DPP Provinsi Kalbar, Gusti Edy. Sekitar 200 massa menyampaikan orasi terkait dampak pemadaman terhadap roda ekonomi warga.

BPM Kalbar membawa empat tuntutan utama: 

1. Hentikan Pemadaman Brutal: Mendesak pemulihan total pasokan listrik tanpa penundaan.

2. Jangan Bebani Rakyat: Menolak kenaikan tarif di tengah pelayanan yang buruk. 

3. Kompensasi Nyata untuk UMKM dan Warga: Menuntut pembebasan biaya beban, potongan tarif, dan ganti rugi kerusakan alat elektronik milik warga, PKL, dan warung.

4. Jaminan Fasilitas Publik: Memastikan listrik untuk rumah sakit, tempat ibadah, dan instalasi pengolahan air bersih tidak terganggu.

Massa juga mendesak publikasi mekanisme kompensasi, evaluasi kinerja Manajer Komunikasi PLN UID Kalbar, pencopotan pimpinan PLN Kalbar oleh Pemerintah Pusat, serta pengusutan penyebab gangguan kelistrikan oleh APH dan Forkopimda.

Menanggapi aksi, manajemen PLN UID Kalbar menemui demonstran dan menjelaskan teknis gangguan, progres percepatan pemulihan sistem, serta rencana kompensasi bagi pelanggan terdampak.

Pengamanan aksi dilakukan 115 personel Polres Kubu Raya yang dipimpin Kabagops AKP Samidi. Pengamanan turut dibantu TNI, Ditpamobvit Polda Kalbar, Tim Tanggap Darurat PLN, dan PMI Kota Pontianak. 

Kabagops AKP Samidi melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade menegaskan pendekatan humanis dikedepankan agar penyampaian aspirasi berjalan tertib. 

“Kami mengapresiasi kerja sama massa yang menjaga ketertiban. Alhamdulillah aksi selesai aman dan terkendali,” ujarnya. (Red/Jm)

Pembangunan Jalan Poros Desa Sungai Jawi Dimulai, Warga Batu Ampar Antusias

Foto: Progres pembangunan jalan poros kabupaten di Desa Sungai Jawi, Kecamatan Batu Ampar

KUBU RAYA - Kabar dimulainya pembangunan jalan poros kabupaten di Desa Sungai Jawi, Kecamatan Batu Ampar, disambut antusias masyarakat. Infrastruktur yang lama dinantikan warga pesisir itu diharapkan membuka akses transportasi sekaligus memperlancar roda perekonomian.

Salah seorang warga Desa Sungai Jawi, Sulaiman, menyampaikan apresiasi kepada Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, S.E., M.Sos., atas realisasi pembangunan jalan tersebut.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo. Jalan poros kabupaten di Desa Sungai Jawi tahun ini sudah mulai dikerjakan. Ini kabar sangat menggembirakan bagi masyarakat,” ujar Sulaiman, Rabu 8 Juli 2026.

Menurutnya, pembangunan jalan merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat pesisir. Jalan tersebut akan memudahkan akses transportasi, mempercepat distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan, serta meningkatkan aktivitas ekonomi warga.

Sulaiman juga mengajak masyarakat menjaga keamanan dan kelancaran proses pembangunan.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Desa Sungai Jawi untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, serta material proyek. Mari dukung pembangunan ini agar berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” katanya.

Ia menegaskan keberhasilan pembangunan tidak hanya tanggung jawab pemerintah dan kontraktor, tetapi juga butuh dukungan seluruh elemen masyarakat. Partisipasi warga penting agar proyek menghasilkan kualitas jalan yang baik dan manfaat jangka panjang bagi desa-desa pesisir di Batu Ampar.

“Jalan ini sudah lama jadi dambaan masyarakat pesisir. Kami berharap pembangunan sesuai target dan berkualitas sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan,” ungkapnya.

Warga berharap jalan poros ini menjadi awal pemerataan infrastruktur di wilayah pesisir Kubu Raya, sehingga konektivitas antarwilayah semakin baik dan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat. (Tim/Jm)

Selasa, 07 Juli 2026

Pemerintah Kubu Raya Perkuat Peran FKUB dalam Menjaga Toleransi Antarumat Beragama

Foto: Bupati Kubu Raya, Sujiwo Jalin Komitmen Bersama Ketua FKUB Kubu Raya Ustaz K.H. Ahmad Sudi.

KUBU RAYA - Pengukuhan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kubu Raya periode 2026–2031 di Ruang Rapat Bupati, Selasa 7 Juli 2026, menjadi komitmen bersama pemerintah daerah dan tokoh agama untuk memperkuat persatuan, toleransi, serta stabilitas sosial di Kubu Raya.

Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, S.E., M.Sos., menegaskan Pemkab memberikan dukungan penuh kepada FKUB sebagai mitra strategis menciptakan kehidupan masyarakat yang damai dan harmonis.

“Pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa adanya persatuan dan kerukunan. Pemerintah akan terus mendukung program-program FKUB, termasuk penyediaan sarana pendukung dan operasional organisasi,” ujar Sujiwo.

Ketua FKUB Kabupaten Kubu Raya Ustaz K.H. Ahmad Sudi mengatakan kepengurusan baru akan mengedepankan komunikasi, dialog, dan penyelesaian persoalan melalui musyawarah. 

“FKUB hadir untuk seluruh umat beragama tanpa membedakan latar belakang,” katanya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kubu Raya Dr. M. H. Ekhsan, S.Ag., M.Si., menyampaikan penguatan moderasi beragama butuh kolaborasi seluruh pihak. Penyuluh agama yang tersebar di kecamatan menjadi ujung tombak menjaga kerukunan hingga tingkat desa.

“Kami berharap FKUB Kubu Raya mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan toleran,” ujarnya.

Kepala Badan Kesbangpol Kubu Raya Drs. Amini Maros, M.Si., menambahkan pembentukan kepengurusan FKUB telah sesuai Peraturan Menteri Agama dengan menyesuaikan komposisi jumlah pemeluk agama di Kubu Raya.

Pemkab Kubu Raya berharap FKUB semakin aktif dalam pembinaan, edukasi, mediasi, serta dialog lintas agama agar persatuan dan kerukunan tetap terjaga sebagai modal utama pembangunan daerah. (Jm)

Minggu, 05 Juli 2026

KORMA Kalbar 2026 Resmi Ditutup, Perkuat Silaturahmi dan Lahirkan Atlet Madrasah Berprestasi

Foto: Malam Penutupan Kompetisi Olahraga Madrasah (KORMA) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026

KUBU RAYA - Kompetisi Olahraga Madrasah (KORMA) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2026 resmi ditutup Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kalbar Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I., di halaman MAN 1 Kubu Raya, Kecamatan Rasau Jaya, Sabtu 4 Juli 2026 malam.

Ajang yang berlangsung 1-4 Juli 2026 itu diikuti 14 kontingen kabupaten/kota se-Kalbar. Cabang yang dipertandingkan meliputi bola voli putra-putri, bulu tangkis, dan tenis meja di MAN 1 Kubu Raya, MTs Al Muhajirin, MTsN Kubu Raya, MIN 2 Kubu Raya, dan GOR Omber Sport Limbung.

Sebelumnya, KORMA 2026 dibuka Wakil Bupati Kubu Raya H. Sukiryanto pada 1 Juli 2026 di halaman Kantor Bupati Kubu Raya. Persiapan panitia dimulai sejak 3 Juni 2026 meliputi pembentukan panitia, rakor, sosialisasi, audiensi, technical meeting, hingga finalisasi sarana.

Kepala Kanwil Kemenag Kalbar Muhajirin Yanis menyebut KORMA sebagai wadah strategis bagi peserta didik madrasah mengembangkan potensi olahraga sekaligus membentuk karakter sportif dan berdaya saing.

“Dengan adanya pertandingan tingkat provinsi, motivasi siswa untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi semakin besar. Kami berharap lahir atlet madrasah yang harumkan nama Kalbar di tingkat regional, nasional hingga internasional,” ujarnya.

Ia juga berharap pemerintah daerah terus mendukung pembinaan. “Anak-anak ini aset daerah yang dapat dipersiapkan untuk PORDA maupun kejuaraan lainnya,” katanya.

Wabup H. Sukiryanto mengapresiasi suksesnya KORMA yang mempererat silaturahmi antarsiswa madrasah se-Kalbar. 

“Kegiatan ini membuktikan siswa madrasah tidak hanya belajar agama, tetapi juga berprestasi di bidang olahraga. Olahraga membangun karakter, disiplin, sportivitas, dan ukhuwah Islamiyah,” ujarnya.

Pemkab Kubu Raya, lanjutnya, mendukung penuh mulai pembukaan, penyambutan kontingen, fasilitas, hingga penyerahan hadiah.

Kepala Kemenag Kubu Raya Dr. M. H. Ekhsan, S.Ag., M.Si., bersyukur seluruh rangkaian berjalan aman dan tertib. Ia mencontohkan nilai madrasah saat pertandingan voli dihentikan saat azan Magrib untuk salat berjamaah.

“Keberhasilan ini hasil kerja sama panitia, Kemenag kabupaten/kota, KKM, pengawas, Dharma Wanita, dan relawan,” ujarnya.

Upacara penutupan diakhiri penyerahan trofi dan pelepasan kontingen. Dengan tema “Madrasah Sehat, Sportif, dan Juara”, KORMA 2026 diharapkan menjadi momentum lahirnya atlet berprestasi sekaligus memperkuat persaudaraan warga madrasah di Kalbar. (Tim/Red)

Kamis, 02 Juli 2026

KORMA Kalbar 2026, Ketua Kontingen Sekadau: Tonggak Lahirnya Generasi Madrasah Berprestasi dan Berkarakter

Foto: Kontingen Kompetisi Olahraga Madrasah (KORMA) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kubu Raya

KUBU RAYA - Kompetisi Olahraga Madrasah (KORMA) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kubu Raya, 1-4 Juli 2026, menjadi momentum membangun karakter, sportivitas, dan kebersamaan di lingkungan madrasah. Ajang perdana Kemenag RI ini diikuti kontingen se-Kalbar, termasuk Kabupaten Sekadau.

Ketua Kontingen Kabupaten Sekadau Chairuddin, S.Kom., M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan KORMA perdana, Kamis 2 Juli 2026.

“Alhamdulillah, KORMA pertama ini kontribusi sangat baik bagi Kemenag. Menumbuhkan kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan jadi ajang luar biasa bagi siswa, guru, serta keluarga besar madrasah di Kalbar,” ujarnya.

Ia menilai KORMA menumbuhkan kreativitas, semangat kompetisi, dan sportivitas siswa. Ia berharap kegiatan terus berkelanjutan dengan kualitas makin baik.

“Kami berharap adik-adik jadi generasi terbaik untuk madrasah, daerah, dan bangsa. Semoga KORMA tahun depan lebih baik dan terus melahirkan atlet madrasah berprestasi yang harumkan Kalbar,” kata Chairuddin.

Ia berpesan agar siswa terus berlatih, junjung sportivitas, dan jadikan kompetisi pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan serta mempererat persaudaraan.

Melalui KORMA diharapkan lahir bibit atlet madrasah yang unggul dalam olahraga, berkarakter, disiplin, dan semangat kebersamaan. (Jm)

Mitra Jurnalis Kubu Raya Luncurkan Lomba “Kamek Cinte Kubu Raya” Peringati HUT Bhayangkara ke-80

Foto: Peluncuran Lomba "Kamek Cinte Kubu Raya" Peringati HUT Bhayangkara Ke-80

KUBU RAYA - Mitra Jurnalis Kubu Raya resmi meluncurkan Lomba Foto dan Video “Kamek Cinte Kubu Raya” yang dirangkai Pentas Seni, Rabu 1 Juli 2026. Kegiatan kolaborasi dengan Pemkab Kubu Raya ini jadi wadah kreativitas sekaligus promosi potensi daerah dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80.

Wakil Bupati Kubu Raya H. Sukiryanto mengapresiasi inisiatif tersebut. 

“Ini langkah baru yang luar biasa. Pemkab Kubu Raya dukung penuh kegiatan positif teman-teman jurnalis,” ujar Sukiryanto.

Ia menilai lomba bukan hanya kompetisi, tetapi sarana efektif promosi daerah. 

“Lomba ini media promosi wisata, kuliner, potensi perairan, hingga infrastruktur yang berkembang. Melalui foto dan video, masyarakat akan kenal Kubu Raya punya banyak destinasi layak dikunjungi,” katanya.

Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika juga mendukung penuh. 

“Saya berharap lomba terlaksana baik dan jadi sarana promosikan Kubu Raya. Ini kegiatan pertama Mitra Jurnalis. Mudah-mudahan sukses dan ke depan bisa berskala lebih besar bersama pemerintah dan instansi terkait,” ucapnya.

Melalui lomba ini, Mitra Jurnalis Kubu Raya mengajak masyarakat mengabadikan keindahan alam, budaya, kuliner, dan potensi pembangunan Kubu Raya lewat karya visual kreatif dan inspiratif. (Tim/Jm)

Rabu, 01 Juli 2026

Perkuat Ketahanan Masyarakat, Lembaga Gemawan Gelar Dialog Dorong Pembangunan Responsif Gender dan Adaptif Iklim di Kubu Raya

Foto: FGD Memperkuat Ketahanan Masyarakat Melalui Pembangunan yang Responsif Gender dan Adaptif terhadap Perubahan Iklim di Kabupaten Kubu Raya

SUNGAI RAYA - Lembaga Gemawan menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Memperkuat Ketahanan Masyarakat Melalui Pembangunan yang Responsif Gender dan Adaptif terhadap Perubahan Iklim di Kabupaten Kubu Raya”, Senin 29 Juni 2026 lalu di Ruang Rapat Bappeda Litbang Kubu Raya.

Kegiatan menghadirkan OPD, akademisi, dan kelompok perempuan petani dampingan Gemawan. Kubu Raya dinilai rentan iklim karena bentang pesisir mangrove hingga lahan gambut luas. Perubahan musim, banjir, dan kekeringan berdampak pada pertanian. Perempuan petani disebut paling rentan akibat minim akses informasi iklim dan pengambilan keputusan.

Hermawansyah dari Gemawan menyampaikan FGD ini langkah awal mengenalkan Program Perempuan Petani KUAT, Kepemimpinan, Usaha, Agroekologi dan Teknologi. Program mendorong perempuan marginal menjadi aktor utama pembangunan, bukan hanya di domestik.

“Kami pakai pendekatan 3R: Rekognisi, Representasi, Redistribusi. Ada pengakuan peran perempuan petani, ruang terlibat keputusan, dan akses adil ke sumber daya dan informasi iklim,” jelas Wawan.

FGD dibuka Kepala Bappeda Litbang Kubu Raya, Rini Kurnia Solihat, S.STP., M.A. Ia menyoroti indikator ketenagakerjaan perempuan di desa. Banyak kerja produktif perempuan masih masuk domestik, padahal beban ganda rumah dan lahan besar bagi ekonomi keluarga.

“Partisipasi perempuan usia 15 tahun ke atas di angkatan kerja formal Kubu Raya rendah karena dominasi domestik. Padahal kerja mereka ganda. FGD ini momentum menguatkan peran ekonomi mereka,” ungkap Rini.

Rini berharap lahir data riil dan masukan untuk disinergikan ke program OPD. “Program Gemawan diharapkan terintegrasi kebijakan daerah secara berkelanjutan,” tambahnya.

Rahmawati dari Gemawan memaparkan urgensi informasi iklim inklusif. Data musim tanam, cuaca, hingga potensi karhutla belum menjangkau perempuan pedesaan. 

Diskusi berlangsung interaktif. Setiap OPD memaparkan program dan peluang kolaborasi lintas sektor demi komitmen bersama memperkuat ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim. (Izhar)

Mitra Jurnalis Kubu Raya dan Pokdar Kamtibmas Gelar Pentas Seni dan Lomba Foto Video "Kamek Cinte Kubu Raya"

Foto: Pamflet Kegiatan Pentas Seni dan Lomba Foto Video

KUBU RAYA - Memeriahkan HUT Bhayangkara ke-80 dan menyambut HUT Kabupaten Kubu Raya ke-19, Mitra Jurnalis Kubu Raya berkolaborasi dengan Pokdar Kamtibmas Bhayangkara Kubu Raya akan menggelar Pentas Seni dan Launching Lomba Video dan Foto bertajuk "Kamek Cinte Kubu Raya".

Kegiatan dilaksanakan Rabu 1 Juli 2026 malam di Taman Dirgantara Tugu Pesawat Supadio Kubu Raya. Acara mengusung semangat kebersamaan dan kreativitas sebagai wadah menampilkan seni budaya serta mengabadikan keindahan dan kemajuan Kubu Raya.

Koordinator Mitra Jurnalis sekaligus Ketua Pokdar Kamtibmas Bhayangkara Kubu Raya, Edi Suhairul, S.Pd.I., CIM, mengatakan kegiatan ini bentuk kolaborasi insan pers, masyarakat, dan Polri untuk mendukung kamtibmas aman dan memperkuat persatuan melalui seni.

“HUT Bhayangkara jadi ruang masyarakat membangun kepedulian sosial, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan cinta daerah,” ujar Edi.

Ia mengajak generasi muda, pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif, fotografer, videografer, konten kreator, dan pegiat seni berpartisipasi. Tema "Kamek Cinte Kubu Raya" mengajak mempromosikan wajah positif Kubu Raya: wisata, budaya, kuliner, UMKM, pelayanan publik, hingga kehidupan harmonis.

Ketua Panitia Doris Pardede menjelaskan, acara diawali Pentas Seni dari komunitas seni Kubu Raya, dilanjutkan Launching Lomba Video dan Foto HUT Kubu Raya ke-19. Lomba terbuka untuk umum dengan tema panorama alam, budaya, sejarah, wisata, pembangunan, hingga kisah inspiratif gotong royong.

Pentas seni juga menghadirkan sanggar seni, musisi lokal, komunitas budaya, dan pelaku ekonomi kreatif. 

Melalui kolaborasi ini, panitia berharap tercipta sinergi masyarakat, media, pemerintah, dan Polri untuk membangun Kubu Raya yang aman, kreatif, harmonis, dan maju. (Tim)

Minggu, 28 Juni 2026

Soekarno Fun Bike Pontianak–Kubu Raya Digelar 28 Juni 2026, Sujiwo: Bukan Hanya Olahraga Tapi Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Foto: Bupati Kuburaya Turut Serta Dalam Soekarno Fun Bike Pontianak 

KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama berbagai pihak menggelar Soekarno Fun Bike Pontianak–Kubu Raya, Minggu 28 Juni 2026. Kegiatan bertema “Bergerak Bersama, Hidup Sehat, Pererat Kebersamaan” ini start di Simpang Untan Pontianak dan finis di Kantor Bupati Kubu Raya.

Bupati Kubu Raya H. Sujiwo mengapresiasi dukungan sponsor, komunitas, dunia usaha, anggota DPRD, serta jajaran OPD dan Wakil Gubernur Kalbar yang menyukseskan acara.

Sujiwo menyebut antusiasme masyarakat luar biasa. Selain ajang olahraga, kegiatan ini berdampak positif bagi perekonomian. “Bengkel sepeda kewalahan melayani, tempat sewa sepeda habis, toko sepeda laris. UMKM rata-rata dagangannya habis,” ungkapnya.

Panitia menyediakan medali gratis, hadiah, refreshment, sarapan, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta.

Pemilihan nama Soekarno, kata Sujiwo, sebagai penghormatan kepada Bapak Proklamator. “Bung Karno pendiri republik dan pahlawan nasional. Nama beliau memberi dampak positif bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan acara tidak menggunakan APBD. “Silakan dicek, nol rupiah dari APBD. Semua berkat dukungan sahabat-sahabat yang ingin membangun Kubu Raya,” tegasnya.

Sujiwo memastikan kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan dan ke depan akan mengangkat nama tokoh nasional lain. Ia juga mengajak pemerintah daerah menjaga kepercayaan masyarakat dengan pelayanan terbaik. (Jm)

Sabtu, 27 Juni 2026

Soekarno Fun Bike HUT Pemkab Kubu Raya Ke-19 Tembus 2.500 Peserta, Gratis dan Tanpa Bebani APBD

Foto: Bupati Kubu Raya H. Sujiwo

KUBU RAYA - Persiapan Soekarno Fun Bike dan Soekarno Trabas dalam rangka HUT Pemerintah Kabupaten Kubu Raya ke-19 telah memasuki tahap finalisasi. Bupati Kubu Raya H. Sujiwo menyampaikan hal itu dalam wawancara, Jumat sore 26 Juni 2026.

Sujiwo menyebut antusiasme masyarakat tinggi. Jumlah pendaftar per hari ini sudah tembus sekitar 2.500 orang. “Finalisasi rapat sudah sangat matang. Alhamdulillah peserta cukup maksimal, per hari ini sudah tembus 2.500 peserta. Pendaftaran manual juga masih kita terima,” ujarnya.

Peserta dibagi dua kategori, yakni 800 orang untuk Soekarno Trabas dan 1.700 orang untuk Soekarno Fun Bike. Finish seluruh peserta dipusatkan di halaman yang telah disiapkan.

Kegiatan ini juga bagian dari menyambut HUT Kemerdekaan RI. Pendaftaran gratis dan panitia menyiapkan hadiah menarik. “Ada dua unit sepeda motor, tujuh unit sepeda listrik, 17 unit sepeda gowes, kulkas, berbagai elektronik dan hadiah lainnya,” jelas Sujiwo.

Panitia juga menyiapkan konsumsi seperti makanan ringan, pisang, air mineral, serta medali gratis sebagai kenang-kenangan untuk komunitas. Komunitas dari 14 kabupaten/kota di Kalbar turut ambil bagian.

Sujiwo berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan. Ia menegaskan acara terlaksana lewat gotong royong tanpa membebani APBD. “Kalau pakai APBD bisa di atas Rp300 juta. Tapi ini murni dukungan pengusaha dan sponsor,” katanya.

Mengangkat nama Soekarno, menurut Sujiwo, sebagai bentuk penghormatan kepada Bapak Proklamator. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya,” ujarnya.

Ia juga meminta panitia menjaga ketertiban agar tidak mengganggu pengguna jalan. “Panitia harus mengambil langkah strategis agar peserta tetap tertib, terutama di jalan raya,” tutup Sujiwo. (Tim/Jm)

Jumat, 26 Juni 2026

Hari Kelima Pencarian Sulyadi, Tim Gabungan Sisir Perairan Habitat Buaya Muara

Pencarian Sulyadi yang hilang saat memancing di perairan Batu Ampar, Kubu Raya, memasuki hari kelima. Tim SAR dan polisi memperluas penyisiran.
Pencarian Sulyadi yang hilang saat memancing di perairan Batu Ampar, Kubu Raya, memasuki hari kelima. Tim SAR dan polisi memperluas penyisiran.

KUBU RAYA - Tim SAR Gabungan bersama personel Polsek Batu Ampar dan warga setempat masih mengintensifkan pencarian terhadap Sulyadi (41), warga yang hilang saat memancing di perairan Dusun Karang Anyar, Desa Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Pencarian pada Jumat (26/6/2026) telah memasuki hari kelima.

Sulyadi dilaporkan hilang tanpa jejak beberapa hari lalu. Lokasi hilangnya korban diketahui merupakan kawasan habitat buaya muara yang selama ini dikenal rawan konflik satwa liar.

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, mengatakan pencarian terus dilakukan dengan memperluas radius penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

"Hingga hari ini, pencarian terhadap saudara Sulyadi telah memasuki hari kelima. Kami dari Polres Kubu Raya bersama Tim SAR Gabungan dan dibantu warga setempat masih terus mengintensifkan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga radius yang diperluas," ujar Ade.

Operasi pencarian dibagi ke beberapa titik yang dianggap krusial untuk memaksimalkan pengamatan, baik di permukaan air maupun di sepanjang tepian sungai yang dipenuhi vegetasi lebat.

Medan yang berat serta tingginya risiko di area perairan tidak menghentikan upaya tim gabungan dalam mencari keberadaan korban.

Selain melanjutkan pencarian, Polres Kubu Raya juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan Sungai Batu Ampar.

"Kami memohon dan mengimbau dengan sangat kepada seluruh masyarakat, terutama yang kerap beraktivitas di sekitar perairan Batu Ampar, untuk meningkatkan kewaspadaan. Wilayah tersebut dikenal sebagai habitat alami buaya," kata Ade.

Hingga pencarian hari kelima, korban belum ditemukan. Tim SAR Gabungan bersama unsur kepolisian dan warga setempat akan terus melanjutkan penyisiran di kawasan perairan Batu Ampar.

Pemkab Kubu Raya dan Kodam XII/Tanjungpura Perkuat Kolaborasi, Siapkan Pembangunan Batalyon Teritorial di Sungai Raya

Foto: Pangdam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Novi Rubadi Sugito Bersama Jajaran Berkunjung ke Kantor Bupati Kubu Raya

KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus memperkuat kerja sama dengan Kodam XII/Tanjungpura untuk mendukung pembangunan daerah. Hal itu mengemuka dalam kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Novi Rubadi Sugito bersama jajaran ke Ruang Bupati Kubu Raya, Jumat 26 Juni 2026.

Pertemuan menjadi momentum evaluasi kerja sama TNI dan pemerintah daerah, sekaligus membahas program strategis ke depan, termasuk rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) di Kabupaten Kubu Raya.

Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito mengatakan kunjungan itu untuk melihat sejauh mana peran dan kerja sama yang telah dibangun bersama pemerintah daerah. “Ini menjadi evaluasi sejauh mana peran dan kerja sama yang sudah dibangun selama ini. Mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat, dan ke depan akan lebih ditingkatkan untuk kegiatan kerja sama yang lebih konkret,” ujarnya.

Pangdam menyampaikan beberapa wilayah di Kubu Raya mendapat perhatian, salah satunya melalui rencana pembangunan BTP yang nantinya membantu pemerintah daerah.

Bupati Kubu Raya Haji Sujiwo mengapresiasi kunjungan dan dukungan Kodam XII/Tanjungpura. “Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. Hari ini kami dikunjungi Pangdam XII/Tanjungpura. Kebetulan kantor Kodam ada di Kabupaten Kubu Raya, sehingga kerja sama dan kolaborasi berjalan dengan baik,” kata Sujiwo.

Menurut Bupati, pembangunan BTP menjadi peluang besar karena akan menciptakan kawasan baru dan mendukung percepatan pembangunan. “Ini anugerah luar biasa untuk Kubu Raya. Ketika terbangun nanti, akan terbentuk kawasan baru dan ada personel TNI yang secara tidak langsung membantu pembangunan dan kemajuan daerah,” tegasnya.

Sebagai dukungan awal, Pemkab Kubu Raya telah menyiapkan anggaran sekitar Rp3 miliar untuk pembangunan akses menuju lokasi BTP. Sujiwo berharap dukungan dapat ditingkatkan agar akses layak dan mendukung ribuan personel TNI yang akan bertugas.

Rencana pembangunan BTP berada di Kecamatan Sungai Raya. Kehadiran fasilitas itu diharapkan memperkuat pembangunan, pelayanan masyarakat, serta pertumbuhan kawasan baru di Kubu Raya. (Tim/Jm)

Kamis, 25 Juni 2026

Wujud Kepedulian Sosial di Musim Libur Sekolah, Angkasa Pura Indonesia Gelar Khitanan Massal Gratis untuk 100 Anak di Kubu Raya dan Pontianak

Foto: PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Supadio menggelar program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Khitanan Massal 100 Anak

KUBU RAYA - Mengisi libur sekolah dengan aksi nyata, PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Supadio menggelar program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Sehat Bersama InJourney Airports” berupa khitanan massal gratis, Kamis 25 Juni 2026.

Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna Candra Distra Wiradi, dekat Bandara Internasional Supadio, pukul 08.00-12.00 WIB. Sebanyak 100 anak dari Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak mengikuti khitan massal, termasuk anak-anak wilayah ring satu bandara: Desa Limbung, Arang Limbung, dan Kuala Dua.

Program ini merupakan hasil kerja sama Angkasa Pura Indonesia dengan Pemkab Kubu Raya melalui Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan, serta organisasi kemanusiaan Brigade Gerak Cepat Kemanusiaan (BRIGECK).

Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya H. Wan Irwansyah, S.Pd., SKM., M.A.P, mengapresiasi kegiatan tersebut. 

“Khitanan ini sangat positif dan bersejarah bagi anak-anak. Dari sisi agama memang dianjurkan, sementara dari aspek kesehatan manfaatnya sudah terbukti untuk menjaga kebersihan dan mencegah infeksi,” ujarnya.

Ia menambahkan metode khitan saat ini sudah lebih baik. “Ada obat penghilang rasa sakit sehingga proses lebih nyaman dan penyembuhan lebih cepat dibandingkan zaman dulu,” katanya.

Foto: Joko Wahyudi, Branch Communication & CSR Department Head Angkasa Pura Indonesia Bandara Supadio

Joko Wahyudi, Branch Communication & CSR Department Head Angkasa Pura Indonesia Bandara Supadio mewakili General Manager Maya Damayanti, menyampaikan kegiatan ini bentuk kepedulian perusahaan di libur sekolah untuk membantu orang tua.

“Kami bersinergi dengan Gerakan Cepat Kemanusiaan, Dinas Sosial, dan Polsek Kawasan Bandara Supadio. Peserta 100 orang dari Kubu Raya dan Pontianak mendapat layanan khitan higienis oleh tenaga medis profesional BRIGECK, serta santunan uang saku dan bingkisan,” jelas Joko.

Kegiatan dihadiri stakeholders termasuk Polsek Kawasan Bandara Supadio dan kepala desa ring satu bandara. Angkasa Pura Indonesia berharap silaturahmi dan kemitraan dengan pemerintah, lembaga kemanusiaan, serta masyarakat terus terjaga untuk mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan sejahtera. (Jm)