Kapolresta Pontianak Tegas! Isu SARA Dipastikan Tak Terbukti, Kota Tetap Aman dan Kondusif

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Jumat, 13 Februari 2026

Kapolresta Pontianak Tegas! Isu SARA Dipastikan Tak Terbukti, Kota Tetap Aman dan Kondusif

Kapolresta Pontianak Tegas! Isu SARA Dipastikan Tak Terbukti, Kota Tetap Aman dan Kondusif
Kapolresta Pontianak Tegas! Isu SARA Dipastikan Tak Terbukti, Kota Tetap Aman dan Kondusif.

PONTIANAK -- Pontianak kembali jadi sorotan. Namun kali ini, kabar yang sempat viral soal dugaan unsur SARA akhirnya dijawab langsung oleh Kapolresta Pontianak. Masyarakat pun diminta tetap tenang dan tidak terprovokasi.

Kapolresta Pontianak, Kombes Pol Endang Tri Purwanto, S.I.K., M.Si., memastikan bahwa penanganan perkara yang tengah ditangani Satreskrim dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa sentuhan isu suku, agama, ras, maupun antargolongan (SARA).

Penegasan ini disampaikan dalam konferensi pers yang digelar Kamis, 12 Februari 2026, di Mapolresta Pontianak, Jalan Johan Idrus. Konferensi pers tersebut digelar menyusul beredarnya informasi viral tentang kedatangan sejumlah warga ke Kantor Satreskrim Polresta Pontianak.

Tidak Ada Unsur SARA, Semua Berdasarkan Fakta Hukum

Dalam keterangannya kepada awak media, Kapolresta menegaskan bahwa proses hukum berjalan sesuai prosedur dan mengacu pada alat bukti yang sah.

Ia menyampaikan bahwa hasil penyelidikan menunjukkan unsur Pasal 156 KUHP tidak terpenuhi. Artinya, dugaan penghinaan yang dikaitkan dengan isu SARA tidak terbukti secara hukum.

SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan) pun telah dikirimkan sejak 9 Desember 2025 sebagai bentuk transparansi kepada pihak terkait.

Pesan ini penting untuk Anda ketahui. Di tengah derasnya arus informasi di media sosial, klarifikasi resmi seperti ini menjadi pegangan agar kita tidak mudah terseret opini yang belum tentu benar.

Tokoh Adat Turun Tangan, Komitmen Jaga Kerukunan

Yang menarik, dalam konferensi pers tersebut Kapolresta turut didampingi perwakilan tokoh adat Melayu, Dayak, dan Bugis di Kota Pontianak. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, tetapi simbol kuat komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Langkah ini menunjukkan bahwa menjaga kondusivitas kota bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

Jika ada persoalan antarindividu, hal itu tidak serta-merta berkaitan dengan identitas suku atau kelompok tertentu. Kapolresta pun menyayangkan apabila masalah pribadi dibawa ke ranah SARA yang bisa memicu kesalahpahaman lebih luas.

Situasi Pontianak Dipastikan Aman dan Terkendali

Bagi Anda warga Pontianak, kabar ini tentu melegakan. Hingga saat ini, situasi di kota tetap aman, tertib, dan terkendali.

Koordinasi terus dilakukan dengan tokoh adat, tokoh agama, serta berbagai unsur masyarakat guna mencegah munculnya isu liar yang berpotensi memecah belah.

Pendekatan preventif ini menjadi bukti bahwa stabilitas keamanan adalah prioritas utama. Tidak ada ruang bagi provokasi atau informasi yang sengaja digiring untuk memperkeruh suasana.

Bijak Bermedia Sosial, Jangan Mudah Terprovokasi

Di era digital seperti sekarang, satu unggahan bisa menyebar dalam hitungan detik. Karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih cermat menyaring informasi sebelum mempercayai atau membagikannya.

Jangan sampai kita ikut menyebarkan kabar yang belum jelas kebenarannya. Pastikan informasi berasal dari sumber resmi dan dapat dipertanggungjawabkan.

Keamanan dan kedamaian kota bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga Anda sebagai bagian dari masyarakat. Dengan bersikap bijak, kita ikut menjaga Pontianak tetap harmonis.

Komitmen Tegas Penegakan Hukum yang Profesional

Polresta Pontianak menegaskan komitmennya untuk terus menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Setiap proses hukum akan dijalankan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, tanpa pandang bulu dan tanpa muatan SARA.

Transparansi, profesionalitas, dan akuntabilitas menjadi prinsip utama dalam setiap penanganan perkara.

Jadi, mari bersama-sama menjaga suasana tetap damai. Jangan biarkan isu yang tidak terbukti memecah persatuan. Pontianak adalah rumah kita bersama, dan kondusivitasnya ada di tangan kita semua.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.