![]() |
| Mobil operasional MBG di Bengkayang terjaring razia keselamatan oleh Satlantas Polres Bengkayang, Rabu (11/2/2026). ANTARA/Narwati |
BENGKAYANG – Sebuah mobil operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjaring razia Operasi Keselamatan Kapuas 2026 yang digelar di wilayah hukum Polres Bengkayang, Kalimantan Barat. Razia ini menyoroti kepatuhan administrasi kendaraan demi keselamatan semua pengguna jalan.
Dalam pemeriksaan, petugas menemukan pengemudi mobil MBG tersebut tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM), sementara pajak kendaraan juga telah kedaluwarsa.
"Pada saat razia gabungan hari ini, kami menemukan salah satu kendaraan operasional MBG. Setelah dicek, pengemudinya tidak memiliki SIM dan kendaraan tersebut mati pajak," ujar Kepala Satlantas Polres Bengkayang, AKP Sunarly, Rabu.
Meskipun kendaraan tersebut digunakan untuk mendukung program pemerintah, polisi menegaskan bahwa aturan tetap harus dijalankan tanpa pengecualian. Penindakan ini sekaligus menunjukkan komitmen kepolisian dalam menegakkan keselamatan dan ketertiban lalu lintas, termasuk bagi kendaraan program pemerintah.
AKP Sunarly menekankan pentingnya kepatuhan administrasi kendaraan, khususnya bagi program nasional yang melibatkan mitra pengusaha atau pihak ketiga.
"Kami mengimbau kepada seluruh pelaksana program pemerintah yang bermitra dengan pengusaha, pastikan kendaraan dalam kondisi sah, mulai dari STNK, pajak, hingga pengemudi wajib memiliki SIM. Ini langkah penting untuk menjaga keselamatan dan mengurangi risiko kecelakaan," jelasnya.
Langkah penegakan hukum ini bukan untuk menghambat pelaksanaan program MBG, melainkan sebagai upaya preventif agar potensi kecelakaan di jalan raya bisa diminimalkan.
Selain penertiban administrasi, AKP Sunarly juga memaparkan data kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Bengkayang sebagai dasar pelaksanaan Operasi Keselamatan Kapuas 2026.
Pada tahun 2025, tercatat 102 kasus kecelakaan lalu lintas, sementara di awal 2026, khususnya bulan Januari, terjadi 8 kasus kecelakaan dengan 6 korban meninggal dunia.
"Data ini menjadi peringatan bagi seluruh pengguna jalan untuk lebih disiplin serta memastikan kelengkapan surat kendaraan," tambahnya.
Operasi Keselamatan Kapuas 2026 digelar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap aturan lalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan fatal.
"Kami mengimbau seluruh instansi, baik pemerintah maupun swasta, untuk memastikan kendaraan operasional layak jalan dan administrasi personel lengkap sebelum digunakan," pungkas AKP Sunarly.
