![]() |
| Strategi hemat memilih busana Lebaran 2026 dengan konsep buy better, mix and match, serta tren abaya dan warna basic agar tetap stylish, berkualitas, dan ramah lingkungan. (Gambar ilustrasi AI) |
Strategi Cerdas Pilih Busana Lebaran Agar Tetap Stylish dan Hemat
JAKARTA -- Pendiri dan desainer jenama Dama Kara, Nurdini Prihastiti, membagikan strategi memadukan gaya busana Lebaran dengan harga terjangkau dalam konferensi pers di Jakarta, Senin. Ia menekankan pentingnya memilih pakaian berkualitas agar satu busana dapat digunakan untuk berbagai tampilan saat Hari Raya.
Menurut Dini, kunci utama agar pengeluaran tidak membengkak saat membeli baju Lebaran adalah menerapkan konsep buy better. Artinya, konsumen sebaiknya memilih pakaian dengan kualitas baik dan daya tahan tinggi, bukan sekadar mengikuti tren sesaat.
Dengan memilih bahan yang premium dan desain yang fleksibel, satu pakaian bisa dipadukan dalam beberapa gaya berbeda. Strategi ini membuat pembelian terasa lebih hemat karena satu item dapat digunakan untuk berbagai acara, mulai dari silaturahmi keluarga, ke kantor, hingga menghadiri pesta pernikahan.
Sebagai contoh, Dini menyarankan memilih kemeja dengan sentuhan Sashiko, yaitu teknik sulaman tusuk kecil khas Jepang. Model kemeja dengan detail kancing yang bisa dibuka memberikan efek two in one look. Saat dikenakan tanpa tambahan aksesori, tampilannya terlihat formal dan rapi. Namun ketika dipadukan dengan obi atau ikat pinggang bergaya Jepang, kesannya berubah menjadi lebih elegan dan unik.
Dengan satu kemeja saja, konsumen bisa mendapatkan hingga tiga tampilan berbeda. Strategi ini dinilai efektif bagi masyarakat yang ingin tetap tampil modis saat Lebaran tanpa harus membeli banyak pakaian baru.
CEO Scarf Media, Temi Sumalin, juga menambahkan bahwa masyarakat sebaiknya mulai mempertimbangkan produk berkelanjutan atau sustainable fashion. Pakaian yang berkualitas dan dirancang dengan baik dapat digunakan kembali dengan kombinasi berbeda, sehingga tidak perlu terus-menerus membeli busana baru setiap tahun.
Ia menegaskan bahwa berbelanja bukanlah hal yang dilarang, namun perlu dilakukan secara bijak. Dengan memilih produk berkualitas, usia pakai pakaian menjadi lebih panjang dan secara tidak langsung membantu mengurangi limbah fesyen.
Untuk tren busana Lebaran 2026, Temi memprediksi abaya akan menjadi salah satu pilihan favorit. Selain itu, warna-warna dasar atau basic seperti putih, krem, dan pastel lembut diperkirakan mendominasi. Pashmina bermotif abstrak juga disebut akan banyak diminati karena memberikan sentuhan modern tanpa menghilangkan kesan anggun.
Dengan strategi tepat, Anda tetap bisa tampil maksimal saat Lebaran tanpa khawatir dompet terkuras. Kuncinya sederhana, pilih lebih baik, padukan lebih kreatif, dan gunakan lebih lama.
FAQ Seputar Strategi Hemat Busana Lebaran
1. Apa itu konsep buy better dalam belanja baju Lebaran?
Buy better adalah strategi memilih pakaian berkualitas tinggi dan tahan lama agar bisa digunakan dalam berbagai kesempatan.
2. Bagaimana cara membuat satu baju terlihat berbeda?
Padukan dengan aksesori seperti obi, ikat pinggang, atau outer tambahan untuk menciptakan tampilan baru.
3. Apa tren busana Lebaran 2026?
Abaya, warna basic, serta pashmina bermotif abstrak diprediksi menjadi tren utama.
4. Apakah harus membeli baju baru setiap Lebaran?
Tidak harus. Dengan mix and match yang tepat, pakaian lama tetap bisa tampil fresh.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com
