![]() |
| Donald Trump Jr dan Eric Trump dilaporkan berinvestasi di Powerus, perusahaan drone AS yang berencana memasok Pentagon di tengah meningkatnya permintaan sistem tanpa awak. |
Amerika Serikat -- Keterlibatan keluarga Donald Trump dalam industri teknologi pertahanan kembali menjadi sorotan. Dua putra mantan Presiden Amerika Serikat tersebut, Donald Trump Jr. dan Eric Trump, dilaporkan berinvestasi di perusahaan manufaktur drone bernama Powerus yang berencana memasok produk ke Pentagon.
Laporan tersebut pertama kali diungkap oleh The Wall Street Journal pada Senin. Dalam laporan itu disebutkan bahwa perusahaan berbasis di Florida tersebut tengah bersiap untuk melantai di bursa saham Nasdaq dalam beberapa bulan ke depan.
Proses pencatatan saham itu direncanakan melalui mekanisme merger terbalik dengan Aureus Greenway Holdings. Menurut laporan tersebut, para pemegang saham perusahaan itu juga berkaitan dengan kendaraan investasi milik keluarga Trump, yakni American Ventures.
Kesepakatan bisnis ini juga melibatkan produsen komponen drone Unusual Machines. Dalam perusahaan tersebut, Donald Trump Jr. tercatat sebagai pemegang saham sekaligus anggota dewan penasihat.
Selain itu, bank investasi Dominari Securities yang memiliki keterkaitan dengan keluarga Trump juga dilaporkan turut berpartisipasi dalam proyek pengembangan industri drone tersebut.
Minat terhadap sektor ini disebut meningkat seiring melonjaknya permintaan drone militer dari Pentagon. Situasi tersebut dipicu oleh kebijakan pemerintah Amerika Serikat yang melarang pasokan model baru drone asal China masuk ke pasar domestik.
Dalam laporan yang sama disebutkan bahwa pemerintah AS berencana mengalokasikan sekitar 1,1 miliar dolar AS atau sekitar Rp18,59 triliun untuk pembelian ratusan ribu sistem tanpa awak hingga tahun 2027.
Sementara itu, Powerus juga dilaporkan tengah mempertimbangkan opsi untuk mengakuisisi produsen drone dari Ukraina atau melisensikan teknologi mereka agar dapat diproduksi langsung di Amerika Serikat.
Investasi ini menandai langkah baru keluarga Trump dalam sektor teknologi pertahanan, khususnya di industri drone yang dinilai semakin strategis bagi kebutuhan militer modern.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com
