Marc Marquez Belum Pikirkan Jadi Pemilik Tim MotoGP Setelah Pensiun

Senin, 09 Maret 2026

Marc Marquez Belum Pikirkan Jadi Pemilik Tim MotoGP Setelah Pensiun

Marc Marquez menegaskan MotoGP akan tetap menjadi bagian hidupnya setelah pensiun, namun ia belum mempertimbangkan menjadi pemilik tim balap di masa depan.
Marc Marquez menegaskan MotoGP akan tetap menjadi bagian hidupnya setelah pensiun, namun ia belum mempertimbangkan menjadi pemilik tim balap di masa depan.

JAKARTA - Marc Marquez menegaskan bahwa dunia MotoGP akan tetap menjadi bagian penting dalam hidupnya setelah pensiun dari balapan. Meski begitu, juara bertahan tersebut mengaku belum memikirkan kemungkinan menjadi pemilik tim di masa depan.

Pernyataan itu disampaikan Marquez saat menghadapi pembukaan musim di Sirkuit Chang International Circuit, yang menjadi tuan rumah seri pembuka MotoGP Thailand. Saat ditanya mengenai rencana setelah karier balapnya berakhir, Marc Marquez menegaskan fokusnya saat ini masih sepenuhnya tertuju pada balapan.

Ia mengatakan kehidupan seorang pembalap sepenuhnya didedikasikan untuk mengendarai motor dan meraih hasil terbaik di lintasan. Karena itu, ia belum memikirkan langkah bisnis seperti memiliki tim balap sendiri.

“Untuk saat ini tidak, karena saya sepenuhnya fokus untuk balapan,” kata Marquez. “Jika Anda seorang pembalap, hidup Anda sepenuhnya fokus pada balapan.”

Spekulasi Kepemilikan Tim Di Era Liberty Media

Spekulasi mengenai pembalap atau figur terkenal yang membeli tim MotoGP semakin ramai sejak era baru kepemilikan oleh Liberty Media. Perusahaan yang juga mengelola Formula One itu disebut ingin memperluas daya tarik komersial MotoGP.

Sejumlah nama besar dari Formula 1 bahkan dikaitkan dengan potensi investasi di MotoGP, termasuk Lewis Hamilton dan Max Verstappen.

Namun hingga saat ini, perubahan kepemilikan tim yang benar-benar terjadi baru menimpa Tech3. Tim tersebut dijual kepada konsorsium yang dipimpin mantan bos tim F1 Guenther Steiner.

Masa Depan Marquez Setelah Pensiun

Meski belum memikirkan kepemilikan tim, Marquez tidak menutup kemungkinan tetap terlibat dalam MotoGP setelah gantung helm. Ia menegaskan kecintaannya terhadap motor dan dunia balap sudah menjadi bagian dari kehidupannya.

“Suatu saat saya akan mengakhiri karier, cepat atau lambat, dan setelah itu saya akan memutuskan,” ujarnya. “Namun saya tahu MotoGP dan sepeda motor adalah bagian dari hidup saya dan akan tetap begitu.”

Di MotoGP sendiri, beberapa tim memang dimiliki mantan pembalap. Tim VR46 Racing Team dimiliki oleh legenda balap Valentino Rossi, sementara LCR Honda dimiliki oleh mantan pembalap Lucio Cecchinello.

Selain itu, tim Gresini Racing yang pernah diperkuat Marquez bersama adiknya pada 2024 didirikan oleh almarhum Fausto Gresini dan kini dimiliki oleh istrinya, Nadia Padovani.

Pernyataan Marc Marquez menunjukkan bahwa fokus utamanya saat ini tetap pada persaingan di lintasan MotoGP. Meski peluang terlibat dalam kepemilikan tim terbuka di masa depan, keputusan tersebut baru akan dipertimbangkan setelah karier balapnya benar-benar berakhir.

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

  

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar