![]() |
| Toprak Razgatlioglu mengakui kesalahan sendiri usai finis P20 pada sesi Practice MotoGP Prancis 2026 di Le Mans, saat Alex Rins justru tampil impresif. |
JAKARTA - Debut akhir pekan MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Bugatti Le Mans belum berjalan mulus bagi Toprak Razgatlioglu.
Pembalap Pramac Yamaha itu harus puas menutup sesi Practice di posisi ke-20 setelah mengalami kesulitan memahami karakter lintasan legendaris tersebut.
Toprak Razgatlioglu bahkan menjadi pembalap Yamaha paling lambat pada sesi Jumat. Catatan waktunya terpaut hampir 0,9 detik dari rekan sesama pabrikan Yamaha, Fabio Quartararo, yang juga belum tampil maksimal di posisi ke-17.
Usai sesi berlangsung, Toprak Razgatlioglu secara terbuka mengakui performa kurang memuaskan tersebut berasal dari kesalahan pribadi.
Adaptasi dengan layout Le Mans disebut masih menjadi tantangan utama, terutama karena persaingan di MotoGP sangat rapat.
Menurut Toprak Razgatlioglu, hampir seluruh pembalap mampu mencatat waktu yang sangat berdekatan. Sebanyak 19 pembalap berada dalam rentang satu detik dari pencetak waktu tercepat.
Toprak Razgatlioglu menyebut target utama pada Sabtu adalah menembus catatan waktu 1 menit 30 detik setelah pada sesi Jumat baru mampu menyentuh low 1m31s.
Selain masih mempelajari karakter sirkuit, Toprak Razgatlioglu juga mencoba mengubah gaya balap agar lebih sesuai dengan motor MotoGP. Pendekatan itu dilakukan dengan mengikuti garis balap milik Ai Ogura dari tim Trackhouse Aprilia.
Toprak Razgatlioglu menilai progres mulai terlihat karena gaya berkendara khas Superbike perlahan mulai ditinggalkan. Namun, akselerasi motor masih menjadi kelemahan dibanding para rival.
Di tengah kesulitan Toprak Razgatlioglu, Alex Rins justru tampil impresif bersama Yamaha pabrikan. Alex Rins sukses mengakhiri sesi di posisi keenam sekaligus memastikan tiket langsung ke Q2 untuk pertama kalinya pada musim 2026.
Hasil tersebut menjadi angin segar bagi Yamaha setelah performa tim sempat naik turun sepanjang musim. Alex Rins mengaku puas karena akhirnya mampu kembali tampil kompetitif dan membawa semangat baru untuk kru tim.
Performa Alex Rins juga sekaligus membuktikan motor Yamaha YZR-M1 masih memiliki potensi kompetitif di Le Mans jika mampu menemukan setelan yang tepat.
Sementara itu, Fabio Quartararo mengaku kecewa karena gagal tampil maksimal di depan publik sendiri. Juara dunia MotoGP 2021 tersebut merasa memiliki ekspektasi lebih tinggi setelah tampil cukup baik dalam tes Jerez.
Fabio Quartararo mengungkapkan terdapat karakter motor yang terasa berbeda dibanding biasanya. Yamaha kini berencana memanfaatkan data milik Alex Rins untuk menemukan solusi sebelum sesi berikutnya dimulai.
Persaingan MotoGP Prancis 2026 diperkirakan masih akan berlangsung ketat mengingat selisih waktu antar pembalap sangat tipis sejak hari pertama.
- Memuat artikel...

