Tujuh Desa Dicita-citakan Jadi Kawasan Agropolitan
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Kamis, 27 Juli 2023

Tujuh Desa Dicita-citakan Jadi Kawasan Agropolitan

Ikuti kami:
Google
Tujuh Desa Dicita-citakan Jadi Kawasan Agropolitan.
Kegiatan panen perdana di daerah kecamatan Matan Hilir Utara yang dilakukan oleh setda Ketapang tahun lalu.
KETAPANG (BT) - Kepala dinas Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Ketapang, Ir Laurentius Sikat mengatakan, peluang pasar, dan ketersedian lahan menjadikan penilaian tujuh desa di 2 kecamatan dicanangkan sebagai kawasan agropolitan.

"Saat ini kita fokus siapkan infrastruktur di daerah agropolitan kita. Ada sekitar 9 ribu hektarlah lahan di 7 desa. Diharapkan daerah-daersh itu sebagai sumber pangan Ketapang seperti padi (beras) ataupun tanaman holtikuktura," katanya, Kamis pagi ini di Ketapang.  

Sikat menjelaskan, ketujuh desa tersebut terdiri dari Desa Negeri Baru, desa Mekar Sari, desa Sungai Jawi (Kecamatan Benua Kayong). Kemudian desa Sungai Pelang, Sungai Besar, desa Pesaguan Kiri dan desa Sungai Bakau (kecamatan Matan Hilir Selatan-MHS). 

Ia menyambung, fokus kegiatan adalah mempersiapkan infrastruktur lahan pertanian seperti jalan pertanian,  saluran irigasi maupun bantuan kepada kelompok tani sesuai dengan karakteristik kawasan ataupun kebutuhan kelompok tani.

"Program pertanian banyak diarahkan disana, bantuan alat ataupun bibit, sedang diupayakan masuk baik bersumber dari dana APBD maupun dari kementrian," kata dia. 

Menurut Sikat, dua kecamatan tersebut seperti diketahui terdapat banyak perusahaan. Kata dia, sampai sekrarang pasokan pangan kebutuhan perusahaan masih banyak didatangkan dari luar Ketapang. 

"Kita berharap jika program ini berhasil, hasil petani kita ditampung oleh perusahaan disekitar agropolitan," tandas Sikat. 

Sebelumnya, Pemkab Ketapang sudah menetapkan desa Pematang Gadung di Kecamatan Matan Hilir Selatan menjadi salah satu desa kawasan agropolitan. 

Penetapan tersebut dilakukan dalam kegiatan seremonial dengan menekan tombol sirine tanda desa Pematang Gadung resmi jadi desa agropolitan. Kegiatan itu diresmikan oleh wakil Bupati Ketapang, H Farhan bersama dengan sejumlah pimpinan daerah pada Sabtu 6 Agustus 2022 yang lalu.

Oleh: Muzahidin
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Google Logo Add on Google
Redaksi
Redaksi
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Bagikan artikel ini

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.