Kolaborasi Pengamanan Jelang Idul Fitri di Kalimantan Barat
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Selasa, 02 April 2024

Kolaborasi Pengamanan Jelang Idul Fitri di Kalimantan Barat

Ikuti kami:
Google
Kolaborasi Pengamanan Jelang Idul Fitri di Kalimantan Barat
Kolaborasi Pengamanan Jelang Idul Fitri di Kalimantan Barat.
PONTIANAK - Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Barat yang diwakili Asisten III Setda Provinsi  Kalbar Drs. Alfian Salam, M.M., menghadiri Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Kapuas 2024” bertempat di Aula Graha Khatulistiwa Polda Kalbar, Senin (1/4/2024).
 
Rakor Lintas Sektoral dimaksudkan untuk melakukan evaluasi sekaligus melakukan sinergitas dalam langkah melakukan perbaikan manajemen terkait dengan rekayasa maupun persiapan-persiapan lain. 

"Saya berharap dengan berbagai kegiatan yang digelar ini masyarakat bisa mudik dengan aman dan lancar, sekaligus menekan angka kecelakaan yang berpotensi terjadi," ungkap Alfian.

Alfian menambahkan, pada Lebaran Tahun 2024 ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menekankan pentingnya kelancaran arus mudik dan arus balik Lebaran 2024. 

"Saya meminta seluruh pihak terkait untuk bersinergi dan bekerja sama dalam mengantisipasi dan mengatasi potensi hambatan dan gangguan," pintanya.

Dirinya menyebut, ada beberapa langkah yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi serta mendukung kelancaran para pemudik.

"Hal tersebut yaitu Melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala terhadap situasi arus mudik dan balik, meningkatkan koordinasi antar Instansi terkait, baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota, menyiagakan armada transportasi publik yang laik jalan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, menyiagakan personel dan peralatan di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan, memastikan ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai di Posko Pelayanan Mudik, serta Melakukan kampanye keselamatan, baik di Media Cetak maupun Media Online secara masif," sebut Alfian.

Kemudian, yang tak kalah penting pemerintah harus sudah bisa memprediksi lonjakan arus mudik, memperkirakan pada saat dimulainya cuti bersama. Pada para petugas dan pihak pendukung terkait , kita harapkan dapat memberikan fasilitas terbaik di tiap - tiap titik Posko Pelayanan Terpadu Angkutan Lebaran 2024 yang tersebar di Pelabuhan, Bandara, dan Terminal di Kalimantan Barat.

"Saya menginstruksikan para Kepala Perangkat Daerah Kalbar bersinergi baik dengan jajaran Polda Kalbar, Kodam XII/ Tanjungpura, dan Instansi terkait dalam mempersiapkan dan menghadapi lebaran tahun ini, karena sangat dimungkinkan akan terjadi pergerakan manusia yang cukup besar mengingat tidak ada pembatasan pergerakan orang untuk melakukan perjalanan," tuturnya.

Disamping itu, terkait ketersediaan pasokan pangan dan kenaikan harga barang kebutuhan pokok, melalui dinas terkait Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan terus melakukan pemantauan harga barang dan memastikan ketersediaan pasokan pangan melalui operasi pasar secara berkala. 

"Kita juga akan terus upayakan memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten /Kota, Bulog, Distributor, dan Pedagang untuk memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan pasokan pangan. Besar harapan kita agar masyarakat Kalbar tidak melakukan _panic buying_ yang dapat menyebabkan lonjakan harga," tambahnya.

Selain pasokan pangan, dirinya juga berharap dukungan instansi terkait untuk memastikan ketersediaan BBM dan gas utamanya gas LPG ukuran 3 kg, karena hal tersebut akan menjadi incaran masyarakat dalam mempersiapkan hari Raya.

"Sudah menjadi tugas pokok kita, untuk melayani dan memastikan warga Kalbar menghadapi Idul Fitri dengan aman, dan nyaman, mari kita bersinergi sesuai dengan tupoksi masing masing, sehingga warga kita bisa merayakan Idul Fitri dengan baik, pastikan semua warga kita tercukupi kebutuhannya utamanya kebutuhan pangannya saat lebaran nanti," ujar Alfian.
 
Berkaitan dengan prediksi melonjaknya para pengunjung di tempat-tempat wisata di Kalimantan Barat, saya menekankan pentingnya peningkatan _hospitality_ di objek wisata maupun penginapan untuk meningkatkan daya tarik dan kepuasan wisatawan. 

Diupayakan peningkatan kualitas layanan dan fasilitas termasuk kebersihan, keamanan, kenyamanan serta keramahan dan kesopanan petugas. 

"Saya minta dinas terkait untuk melakukan pengawasan dan evaluasi secara berkala. Ini merupakan momen yang tepat dalam Penguatan Promosi dan Pemasaran serta Memperkuat branding wisata Kalimantan Barat sebagai destinasi wisata yang ramah dan berkesan. Terus perkuat koordinasi antara pemerintah setempat, pelaku usaha, dan masyarakat dalam pengelolaan objek wisata," tutupnya.(rfa)
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Google Logo Add on Google
Redaksi
Redaksi
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Bagikan artikel ini

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.