![]() |
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Karyoto saat konferensi pers membahas penanganan hoaks di Jakarta. |
Jakarta – Polda Metro Jaya tengah memburu pemilik akun anonim yang menyebarkan berita bohong atau hoaks terkait kemarahan Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Karyoto. Penyelidikan dilakukan untuk menindaklanjuti penyebaran informasi palsu yang diduga sengaja diunggah untuk memprovokasi masyarakat.
Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Karyoto pada Jum'at (8/8/2025) kemarin, menegaskan proses hukum akan dijalankan terhadap pemilik akun tersebut. “Ya pasti. Sedang di-trace (telusuri),” ujar Karyoto saat dikonfirmasi, Jumat (8/8/25). Menurutnya, akun yang menyebarkan hoaks seperti ini umumnya merupakan buzzer yang sering dioperasikan dari luar negeri dengan biaya mahal. “Biasanya akun luar negeri, buzzer mahal,” tambahnya.
Penyebaran hoaks tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kegaduhan dan mengganggu stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Kapolda berharap masyarakat tetap waspada dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Polda Metro Jaya akan terus mengawasi dan menindak tegas para pelaku penyebaran berita palsu demi menjaga ketertiban dan kepercayaan publik.
Sampai saat ini, tim cyber crime Polda Metro masih melakukan pelacakan digital dan berkoordinasi dengan penyedia layanan internet untuk mengidentifikasi pelaku. Pengungkapan kasus ini diharapkan dapat memberi efek jera bagi para penyebar hoaks dan menjaga ruang publik tetap aman dan kondusif.
