Gubernur Kalbar Ucapkan Selamat Hari Malaysia 2025, Dorong Kerja Sama Perbatasan dengan Sarawak

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Sabtu, 27 September 2025

Gubernur Kalbar Ucapkan Selamat Hari Malaysia 2025, Dorong Kerja Sama Perbatasan dengan Sarawak

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memberikan sambutan pada malam peringatan Hari Malaysia 2025 di Pontianak bersama Konsul Malaysia.
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan memberikan sambutan pada malam peringatan Hari Malaysia 2025 di Pontianak bersama Konsul Malaysia.

Pontianak - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Malaysia dalam peringatan Hari Kebangsaan ke-68 sekaligus Hari Malaysia 2025.

Ucapan itu disampaikan pada Rabu (24/9/2025) malam di Pontianak, di hadapan Konsul Malaysia di Pontianak, Encik Azizul Zekri bin Abd Rahim, beserta jajaran. 

Momentum ini, kata Ria Norsan, diharapkan semakin mempererat hubungan bilateral Indonesia–Malaysia, khususnya antara Sarawak dan Kalimantan Barat.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, saya menyampaikan selamat tahniah kepada seluruh masyarakat Malaysia. Semoga momentum ini semakin memperkuat persahabatan, kebersamaan, serta kolaborasi lintas batas yang telah lama terjalin,” ujarnya.

Ria Norsan menegaskan bahwa kedekatan geografis membuat Kalbar dan Sarawak memiliki hubungan sejarah yang erat, mulai dari interaksi sosial, budaya, hingga ekonomi. 

Ia optimis kerja sama lintas batas akan semakin berkembang di sektor perdagangan, transportasi, kesehatan, pendidikan, dan pariwisata. 

Salah satu bentuk nyata, kata dia, adalah pembukaan jalur penerbangan langsung dari Pontianak menuju Kuching dan Kuala Lumpur.

“Kini masyarakat bisa berangkat pagi ke Kuching atau Kuala Lumpur, lalu kembali lagi ke Kalbar pada sore hari. Ini memudahkan siapa pun, entah untuk berobat, berdagang, atau sekadar berwisata,” tambahnya.

Dalam sambutannya, Ria Norsan juga menekankan pentingnya sinergi menghadapi tantangan bersama, seperti penyelundupan narkotika, perdagangan manusia, hingga perlindungan pekerja migran. 

Ia menegaskan Pemprov Kalbar siap bekerja sama dengan seluruh pihak agar perbatasan tetap aman dan kondusif.

Gubernur turut menyampaikan kesannya terhadap malam peringatan Hari Malaysia yang disebutnya berkesan dan bersejarah. 

“Saya sangat terkesan. Ini pertama kalinya saya menghadiri acara sebesar ini sejak menjabat sebagai Gubernur. Lihatlah, di belakang saya ada empat bendera: Malaysia, Kuala Lumpur, Indonesia, dan ASEAN. Itu simbol persatuan kita dalam keberagaman,” ucapnya.

Selain itu, Ria Norsan menyebut data perlintasan yang cukup signifikan antara kedua wilayah. Setiap tahun, tercatat sekitar 400 ribu warga Kalbar bepergian ke Malaysia, terutama untuk kebutuhan medis. 

Sementara itu, sekitar 300 ribu warga Malaysia datang ke Kalbar, umumnya untuk berbelanja atau berwisata. 

Untuk menyeimbangkan arus kunjungan tersebut, Pemprov Kalbar tengah mengembangkan destinasi wisata unggulan, termasuk potensi wisata bahari yang disebut-sebut bisa menjadi daya tarik baru.

Dengan semangat optimisme, Ria Norsan menutup sambutannya dengan menegaskan komitmen Kalbar untuk menjadi mitra strategis Malaysia. 

“Kami ingin membangun masa depan kawasan perbatasan yang aman, sejahtera, dan harmonis, bersama dengan saudara-saudara kita di Sarawak,” katanya.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.