Berita BorneoTribun: Ria Norsan hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Ria Norsan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ria Norsan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 April 2026

Ria Norsan Dorong Pemerataan Infrastruktur di Pedalaman Sintang, Jalan Nanga Mau–Tebidah–Serawai Dibenahi

Ria Norsan Dorong Pemerataan Infrastruktur di Pedalaman Sintang, Jalan Nanga Mau–Tebidah–Serawai Dibenahi.

SINTANG - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke wilayah pedalaman. Salah satu fokus utama saat ini adalah pembenahan ruas jalan provinsi dan jembatan di Kabupaten Sintang.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, bersama Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan, menunjukkan komitmen tersebut dengan turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi infrastruktur yang membutuhkan perbaikan.

Salah satu ruas yang menjadi perhatian adalah jalan Nanga Mau–Tebidah–Serawai dengan panjang lebih dari 100 kilometer. Jalan ini dinilai memiliki peran strategis dalam menunjang konektivitas serta mobilitas masyarakat, khususnya di wilayah pedalaman Kabupaten Sintang.

Menurut Ria Norsan, pembangunan infrastruktur menjadi faktor penting dalam memperlancar distribusi barang dan jasa, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Infrastruktur ini sangat penting untuk memperlancar distribusi barang dan jasa serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu, kita akan terus melakukan pembenahan,” ujarnya saat melakukan kunjungan kerja di Sintang.

Ia menegaskan, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerataan pembangunan dari desa hingga kota, agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa kesenjangan.

“Kita ingin pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Oleh karena itu, kami turun langsung untuk melihat kondisi di lapangan,” tambahnya.

Ria Norsan Dorong Pemerataan Infrastruktur di Pedalaman Sintang, Jalan Nanga Mau–Tebidah–Serawai Dibenahi
Ria Norsan Dorong Pemerataan Infrastruktur di Pedalaman Sintang, Jalan Nanga Mau–Tebidah–Serawai Dibenahi.

Peninjauan tersebut juga bertujuan untuk memastikan bahwa program pembangunan yang direncanakan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat. Selain itu, hasil dari kunjungan ini akan menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Sementara itu, Wakil Bupati Sintang, Florensius Ronny, menyampaikan apresiasi atas perhatian yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terhadap kondisi infrastruktur di daerahnya.

Ia menilai, perbaikan akses jalan akan memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya dalam distribusi hasil pertanian.

“Perbaikan akses jalan akan berdampak besar terhadap pertumbuhan ekonomi, distribusi hasil pertanian, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Ria Norsan Dorong Pemerataan Infrastruktur di Pedalaman Sintang, Jalan Nanga Mau–Tebidah–Serawai Dibenahi.
Ria Norsan Dorong Pemerataan Infrastruktur di Pedalaman Sintang, Jalan Nanga Mau–Tebidah–Serawai Dibenahi.

Selasa, 14 April 2026

Gubernur Ria Norsan Tegaskan Perbaikan Jalan Rusak Ketapang–Kayong Utara Dilakukan Bertahap

Gubernur Ria Norsan Tegaskan Perbaikan Jalan Rusak Ketapang–Kayong Utara Dilakukan Bertahap
Gubernur Ria Norsan Tegaskan Perbaikan Jalan Rusak Ketapang–Kayong Utara Dilakukan Bertahap.
Pontianak - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menegaskan jika Pemprov Kalbar akan memperbaiki infrastruktur jalan rusak melalui pendekatan prioritas dan pembiayaan bertahap.

Keputusan ini diambil setelah ia meninjau langsung kondisi ruas jalan Pesaguan–Kendawangan di Desa Sungai Nanjung, Kecamatan Matan Hilir Selatan, yang mengalami kerusakan cukup parah.

“Keputusan ini saya ambil setelah melihat langsung kondisi jalan yang dipenuhi lubang. Jika tidak segera ditangani, kerusakan bisa semakin meluas dan membahayakan pengguna jalan, terutama saat musim hujan,” ujarnya.
Gubernur Ria Norsan Tegaskan Perbaikan Jalan Rusak Ketapang–Kayong Utara Dilakukan Bertahap
Gubernur Ria Norsan Tegaskan Perbaikan Jalan Rusak Ketapang–Kayong Utara Dilakukan Bertahap
Dari total kerusakan sepanjang 3 kilometer, pemerintah memprioritaskan perbaikan efektif pada 2 kilometer terlebih dahulu. Sementara itu, 1 kilometer sisanya tetap difungsikan sembari menunggu tambahan anggaran pada perubahan APBD mendatang.

Menurutnya, skema ini diterapkan agar penanganan jalan tetap berjalan tanpa harus menunggu ketersediaan dana penuh. Untuk tahap lanjutan, pemerintah provinsi akan mengupayakan dukungan pendanaan dari APBN dan program Inpres Jalan Daerah.

“Ke depan, kita dorong melalui APBN atau program Inpres Jalan Daerah agar penanganan di Kendawangan bisa tuntas sepenuhnya,” jelasnya.

Pendekatan serupa juga diterapkan di Kabupaten Kayong Utara, khususnya pada ruas jalan Teluk Batang hingga Sukadana yang ditinjau langsung pada 10 April 2026. Ruas tersebut ditargetkan rampung sebelum Agustus 2026 guna mendukung pelaksanaan MTQ tingkat provinsi.

“Kita pastikan kondisi jalan masih bisa ditangani melalui program pemeliharaan,” katanya.
Gubernur Ria Norsan Tegaskan Perbaikan Jalan Rusak Ketapang–Kayong Utara Dilakukan Bertahap
Gubernur Ria Norsan Tegaskan Perbaikan Jalan Rusak Ketapang–Kayong Utara Dilakukan Bertahap.
Untuk mempercepat pekerjaan, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 23 miliar dengan cakupan perbaikan efektif sepanjang 1,7 kilometer. Adapun sisa ruas lainnya akan ditangani secara fungsional agar tetap dapat digunakan masyarakat.

1.000 Paket Sembako Premium Dijual Rp50 Ribu, Langkah Pemprov Kalbar Tekan Harga

Pemprov Kalbar menjual 1.000 paket sembako murah Rp50 ribu di Kayong Utara melalui Gerakan Pangan Murah untuk menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi daerah.
Pemprov Kalbar menjual 1.000 paket sembako murah Rp50 ribu di Kayong Utara melalui Gerakan Pangan Murah untuk menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi daerah. (Gambar ilustrasi)

Kayong Utara – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) menjual sebanyak 1.000 paket bahan pokok murah di Kabupaten Kayong Utara (KKU) sebagai langkah konkret menjaga stabilitas harga dan menekan laju inflasi daerah.

Program ini dilaksanakan melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di halaman Masjid Agung Al-Khair Kayong Utara, Senin.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengatakan kegiatan ini bertujuan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok,” ujar Ria Norsan saat membuka kegiatan tersebut.

Harga Sembako Turun Hingga Rp50 Ribu Berkat Subsidi

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menyediakan 1.000 paket bahan pokok premium yang berisi:

  • Beras 5 kilogram

  • Minyak goreng

  • Gula pasir

Awalnya, paket tersebut dijual seharga Rp90 ribu, lebih rendah dari harga normal sekitar Rp120 ribu setelah mendapatkan subsidi pemerintah.

Namun, setelah mendengar aspirasi masyarakat, harga paket kembali diturunkan menjadi Rp50 ribu per paket berkat tambahan subsidi dari Bank Kalbar.

Menurut Ria Norsan, dengan harga tersebut masyarakat hanya membayar biaya distribusi, sehingga manfaat subsidi bisa dirasakan secara langsung.

Langkah Strategis Kendalikan Inflasi Daerah

Program Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu strategi pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi, khususnya dalam menjaga keterjangkauan harga bahan pokok di tengah dinamika ekonomi.

Selain membantu masyarakat, kegiatan ini juga berfungsi sebagai operasi pasar, guna mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok yang kerap terjadi pada periode tertentu.

Program ini dinilai penting karena stabilitas harga pangan merupakan salah satu faktor utama dalam menjaga daya beli masyarakat.

Bupati Kayong Utara Sambut Baik Program GPM

Sementara itu, Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menyambut positif pelaksanaan Gerakan Pangan Murah di wilayahnya.

Ia menilai program ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Menurutnya, keberlanjutan program semacam ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar stabilitas ekonomi masyarakat tetap terjaga,” kata Romi Wijaya.

Komitmen Pemprov Kalbar Perkuat Ketahanan Pangan

Pemprov Kalbar menegaskan akan terus menggencarkan program serupa di berbagai wilayah sebagai bagian dari strategi menjaga stabilitas harga serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat.

Langkah ini juga menjadi bentuk sinergi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan daerah, dan masyarakat dalam menghadapi tantangan ekonomi.

Dengan adanya program Gerakan Pangan Murah, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus mendorong stabilitas ekonomi daerah secara berkelanjutan.

FAQ

1. Apa itu Gerakan Pangan Murah (GPM)?
Gerakan Pangan Murah adalah program pemerintah yang menyediakan bahan pokok dengan harga lebih murah melalui subsidi untuk menjaga stabilitas harga dan membantu masyarakat.

2. Berapa jumlah paket sembako yang dijual di Kayong Utara?
Sebanyak 1.000 paket bahan pokok premium disediakan untuk masyarakat.

3. Apa saja isi paket sembako murah tersebut?
Isi paket terdiri dari beras 5 kilogram, minyak goreng, dan gula pasir.

4. Berapa harga paket sembako dalam program ini?
Harga paket diturunkan menjadi Rp50 ribu per paket setelah mendapatkan tambahan subsidi.

5. Apa tujuan utama program ini?
Tujuan utamanya adalah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok, menekan inflasi, dan meningkatkan daya beli masyarakat.

Rp23 Miliar Digelontorkan Pemprov Kalbar Untuk Perbaikan Jalan Vital Kayong Utara

Pemprov Kalbar mengalokasikan Rp23 miliar untuk percepatan perbaikan jalan Teluk Batang–Sukadana di Kayong Utara guna meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemprov Kalbar mengalokasikan Rp23 miliar untuk percepatan perbaikan jalan Teluk Batang–Sukadana di Kayong Utara guna meningkatkan konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

Kayong Utara — Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) mengalokasikan anggaran sebesar Rp23 miliar untuk mempercepat perbaikan infrastruktur jalan di Kabupaten Kayong Utara (KKU). Langkah ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan konektivitas wilayah serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyampaikan bahwa anggaran tersebut difokuskan pada pembangunan infrastruktur yang benar-benar menjadi kebutuhan utama masyarakat.

“Anggaran Rp23 miliar ini kita fokuskan untuk percepatan perbaikan infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan masyarakat,” ujar Norsan saat kunjungan kerja di Kayong Utara, Senin.

Fokus Pada Jalan Strategis Teluk Batang–Sukadana

Anggaran yang dialokasikan tersebut diprioritaskan untuk penanganan ruas jalan strategis Teluk Batang–Sukadana, yang selama ini menjadi jalur vital bagi mobilitas warga serta distribusi barang dan jasa.

Menurut Norsan, ruas jalan tersebut memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya dalam mendukung sektor perdagangan, transportasi, dan layanan publik.

Pemerintah menargetkan perbaikan jalan tersebut dapat rampung sebelum Agustus 2026, sehingga dapat dimanfaatkan secara optimal, termasuk untuk menunjang berbagai kegiatan berskala provinsi di wilayah tersebut.

Pembangunan Infrastruktur Jadi Prioritas Daerah

Pemprov Kalbar menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur masih menjadi salah satu prioritas utama dalam upaya pemerataan pembangunan antarwilayah.

Perbaikan jalan dinilai sebagai langkah strategis untuk mengurangi kesenjangan wilayah, sekaligus mempercepat akses masyarakat terhadap layanan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan.

Selain itu, Gubernur juga menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang efektif dan tepat sasaran, terutama di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Dalam dua tahun terakhir, pemerintah daerah menghadapi tantangan berupa penurunan dana transfer dari pemerintah pusat. Oleh karena itu, setiap program pembangunan diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Setiap program harus benar-benar tepat sasaran dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Pemkab Kayong Utara Sambut Dukungan Pemprov

Sementara itu, Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, menyambut positif dukungan anggaran dari Pemprov Kalbar tersebut. Ia menilai bantuan anggaran tersebut menjadi langkah strategis dalam mempercepat pembangunan di wilayahnya.

Menurut Romi, perbaikan jalan akan meningkatkan aksesibilitas antarwilayah dan memperlancar distribusi barang dan jasa, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal.

“Ini menjadi dorongan besar bagi kami untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Romi.

Dampak Langsung Bagi Masyarakat dan Ekonomi

Percepatan pembangunan infrastruktur jalan di Kayong Utara diproyeksikan membawa sejumlah manfaat nyata bagi masyarakat, di antaranya:

  • Mempercepat mobilitas warga antarwilayah

  • Memperlancar distribusi barang dan jasa

  • Mengurangi biaya transportasi

  • Meningkatkan akses layanan publik

  • Mendorong pertumbuhan ekonomi daerah

Dengan dukungan anggaran sebesar Rp23 miliar, Pemprov Kalbar optimistis percepatan pembangunan infrastruktur di Kayong Utara dapat terealisasi maksimal dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

FAQ

1. Berapa anggaran yang dialokasikan Pemprov Kalbar untuk jalan Kayong Utara?
Pemprov Kalbar mengalokasikan anggaran sebesar Rp23 miliar untuk percepatan perbaikan jalan di Kabupaten Kayong Utara.

2. Jalan mana yang menjadi prioritas perbaikan?
Prioritas perbaikan difokuskan pada ruas Teluk Batang–Sukadana, yang merupakan jalur strategis bagi mobilitas warga dan distribusi barang.

3. Kapan target perbaikan jalan selesai?
Perbaikan jalan ditargetkan rampung sebelum Agustus 2026.

4. Apa manfaat perbaikan jalan bagi masyarakat?
Manfaatnya meliputi peningkatan konektivitas wilayah, kelancaran distribusi barang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

5. Mengapa infrastruktur menjadi prioritas utama pemerintah daerah?
Karena infrastruktur yang baik dapat mengurangi kesenjangan antarwilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Senin, 13 April 2026

Genjot IPM Kalbar, Ria Norsan Fokuskan Paket C Pekerja hingga Renovasi Sekolah di Ketapang

Genjot IPM Kalbar, Ria Norsan Fokuskan Paket C Pekerja hingga Renovasi Sekolah di Ketapang
Genjot IPM Kalbar, Ria Norsan Fokuskan Paket C Pekerja hingga Renovasi Sekolah di Ketapang. 

Ketapang, Kalbar - Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, terus mendorong percepatan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melalui program yang menyentuh sektor pendidikan dan kesehatan secara bersamaan.

Salah satu upaya yang diinisiasi adalah program Paket C bagi masyarakat usia produktif yang belum menamatkan pendidikan setara SMA. Program ini akan dijalankan melalui kerja sama dengan SMKN 1 Ketapang serta melibatkan perusahaan-perusahaan yang memiliki banyak tenaga kerja di wilayah tersebut.

Ia menegaskan pentingnya memberikan kesempatan pendidikan bagi para pekerja. “Kami ingin para pekerja ini kembali mendapatkan pendidikan agar setidaknya bisa menyelesaikan jenjang SMA. Hal ini penting karena posisi IPM kita saat ini masih berada di peringkat kelima,” ujarnya saat menghadiri Musrenbang RKPD Kabupaten Ketapang tahun 2027.

Genjot IPM Kalbar, Ria Norsan Fokuskan Paket C Pekerja hingga Renovasi Sekolah di Ketapang
Genjot IPM Kalbar, Ria Norsan Fokuskan Paket C Pekerja hingga Renovasi Sekolah di Ketapang. 

Menurutnya, program ini menjadi langkah strategis karena tidak hanya berfokus pada pendidikan formal, tetapi juga menjangkau kelompok pekerja yang selama ini belum tersentuh kebijakan pendidikan. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu mempercepat peningkatan rata-rata lama sekolah.

Saat ini, IPM Kalimantan Barat tercatat mencapai 72,09 persen, sedangkan Kabupaten Ketapang berada di angka 71 persen. Meski mengalami peningkatan, capaian tersebut masih di bawah Kalimantan Utara yang menargetkan IPM sebesar 74,5. Ia pun mendorong agar target IPM Kalbar bisa mencapai angka lebih tinggi. 

“Saya meminta Bappeda untuk menargetkan IPM di angka 75. Soal tercapai atau tidak, yang terpenting kita berupaya maksimal. Jika itu tercapai, kita bisa melampaui Kalimantan Utara,” ucapnya.

Selain itu, Pemprov Kalbar juga akan melakukan renovasi fasilitas pendidikan, termasuk di SMAN 1 Ketapang. Ia menilai kondisi bangunan sekolah saat ini sudah perlu mendapatkan perbaikan. 

“Bangunan sekolah ini kondisinya cukup memprihatinkan dan perlu segera direnovasi. Nantinya akan ditata ulang agar lebih rapi, termasuk merapikan bangunan lama yang berada di tengah,” jelasnya.

Genjot IPM Kalbar, Ria Norsan Fokuskan Paket C Pekerja hingga Renovasi Sekolah di Ketapang
Genjot IPM Kalbar, Ria Norsan Fokuskan Paket C Pekerja hingga Renovasi Sekolah di Ketapang. 

Di sisi lain, pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menjadi perhatian serius. Ia memastikan kualitas makanan yang diberikan kepada siswa telah memenuhi standar gizi. 

“Kalau dapur tidak memenuhi standar, seperti tidak memiliki IPAL atau akses air bersih, maka sebaiknya ditutup. Kita tidak ingin ada kejadian siswa mengalami keracunan makanan,” tegasnya.

Jumat, 10 April 2026

Ria Norsan Tegaskan Percepatan Infrastruktur Ketapang Jadi Prioritas Hingga 2027

Gubernur Ria Norsan menegaskan percepatan pembangunan jalan Pesaguan–Kendawangan di Ketapang sebagai prioritas utama hingga 2027 untuk mendorong ekonomi daerah.
Gubernur Ria Norsan menegaskan percepatan pembangunan jalan Pesaguan–Kendawangan di Ketapang sebagai prioritas utama hingga 2027 untuk mendorong ekonomi daerah.

Ketapang — Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk membenahi infrastruktur di Kabupaten Ketapang sebagai langkah penting dalam mendorong percepatan pembangunan serta meningkatkan konektivitas wilayah.

Penegasan tersebut disampaikan saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Ketapang Tahun 2027 yang digelar di Aula Utama Kantor Bupati Ketapang, Kamis (9/4/2026).

Menurut Norsan, pembangunan infrastruktur jalan, khususnya pada ruas Pesaguan–Kendawangan, menjadi salah satu prioritas utama karena memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

“Kami menyadari pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya pada ruas jalan provinsi Pesaguan–Kendawangan yang memiliki peran strategis bagi aktivitas ekonomi masyarakat,” ujar Norsan.

Ia juga meminta dukungan dari berbagai pihak, termasuk anggota DPR RI dan DPRD, agar pembangunan jalan tersebut dapat diselesaikan sesuai target pada tahun 2027.

Jalan Strategis Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Gubernur menilai Kabupaten Ketapang memiliki posisi penting sebagai salah satu lokomotif pembangunan di Kalimantan Barat. Hal ini didukung oleh luas wilayah yang besar serta potensi sumber daya alam yang melimpah.

Beberapa sektor unggulan yang menopang ekonomi daerah di antaranya:

Namun, menurutnya, optimalisasi potensi tersebut harus diimbangi dengan ketersediaan infrastruktur yang memadai, terutama akses jalan yang menjadi penghubung utama antarwilayah.

Tanpa dukungan infrastruktur yang kuat, distribusi barang dan mobilitas masyarakat akan terhambat, yang pada akhirnya dapat memperlambat pertumbuhan ekonomi daerah.

Musrenbang Diminta Tidak Sekadar Formalitas

Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, Norsan juga mengingatkan pemerintah daerah untuk menyusun program pembangunan yang adaptif di tengah keterbatasan anggaran.

Penurunan dana transfer dari pemerintah pusat menjadi tantangan tersendiri bagi daerah dalam menjalankan program pembangunan.

Karena itu, ia menegaskan bahwa setiap program prioritas harus memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Musrenbang ini jangan hanya menjadi rutinitas, tetapi harus menghasilkan program prioritas yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk pembangunan infrastruktur dasar,” tegasnya.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya perencanaan pembangunan yang tepat sasaran dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Bupati Ketapang Optimistis Pembangunan Bisa Dipercepat

Sementara itu, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyambut baik dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayahnya.

Ia mengungkapkan bahwa luas wilayah Kabupaten Ketapang yang mencapai lebih dari 30 ribu kilometer persegi menjadi tantangan utama dalam pemerataan pembangunan, terutama pembangunan jalan.

Menurutnya, kondisi geografis yang luas membuat rentang kendali pembangunan menjadi panjang dan membutuhkan dukungan lintas sektor.

“Wilayah kami sangat luas, hampir setara dengan Jawa Tengah. Hal ini berdampak pada panjangnya rentang kendali pembangunan, khususnya pada infrastruktur jalan,” kata Alexander.

Meski menghadapi tantangan besar, ia tetap optimistis bahwa sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten mampu mempercepat pembangunan daerah.

Infrastruktur Jadi Fondasi Pembangunan Berkelanjutan

Melalui pelaksanaan Musrenbang RKPD, pemerintah daerah berharap perencanaan pembangunan ke depan dapat lebih fokus pada penguatan infrastruktur sebagai fondasi utama pembangunan berkelanjutan.

Dengan akses jalan yang lebih baik, diharapkan:

  • Mobilitas masyarakat semakin lancar

  • Distribusi logistik menjadi lebih efisien

  • Investasi daerah meningkat

  • Pertumbuhan ekonomi semakin cepat

  • Kesejahteraan masyarakat meningkat

Langkah percepatan pembangunan infrastruktur ini juga dinilai sebagai strategi jangka panjang dalam meningkatkan daya saing daerah di tingkat regional maupun nasional.

FAQ (Pertanyaan Umum)

Apa fokus utama pembangunan di Kabupaten Ketapang?

Fokus utama adalah pembangunan infrastruktur jalan, khususnya ruas Pesaguan–Kendawangan yang dinilai strategis bagi konektivitas dan ekonomi.

Kapan target pembangunan jalan Pesaguan–Kendawangan selesai?

Pembangunan jalan tersebut ditargetkan rampung pada tahun 2027.

Mengapa Ketapang menjadi prioritas pembangunan di Kalbar?

Karena memiliki wilayah luas serta potensi sumber daya alam besar seperti pertambangan bauksit dan perkebunan kelapa sawit.

Apa tantangan terbesar pembangunan di Ketapang?

Luas wilayah yang sangat besar menjadi tantangan utama dalam pemerataan pembangunan, terutama infrastruktur jalan.

Apa harapan dari pelaksanaan Musrenbang RKPD 2027?

Agar program pembangunan yang dirancang benar-benar menjadi prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Kamis, 02 April 2026

Gubernur Kalbar Ria Norsan Dorong Ekspor Arwana Tembus Pasar Global

Ria Norsan dorong ekspor arwana Kalbar sebagai ikon ekonomi kreatif. Pemprov fokus penyederhanaan regulasi dan perluasan pasar global. (Gambar ilustrasi)
Ria Norsan dorong ekspor arwana Kalbar sebagai ikon ekonomi kreatif. Pemprov fokus penyederhanaan regulasi dan perluasan pasar global. (Gambar ilustrasi)

PONTIANAK - Gubernur Ria Norsan menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam mengembangkan ikan arwana atau siluk sebagai ikon ekonomi kreatif sekaligus komoditas ekspor unggulan.

Pernyataan tersebut disampaikan saat menerima jajaran Asosiasi Penangkar dan Pedagang Siluk di Pontianak, Kamis.

“Ikan siluk atau arwana Kalbar memiliki kualitas terbaik di dunia. Pemerintah harus hadir memastikan para penangkar tidak terhambat oleh birokrasi yang berbelit. Kita ingin ekspor siluk Kalbar dapat melaju lebih cepat ke mancanegara,” tegas Norsan.

Arwana Bukan Sekadar Hobi, Tapi Investasi Bernilai Tinggi

Ria Norsan dorong ekspor arwana Kalbar sebagai ikon ekonomi kreatif. Pemprov fokus penyederhanaan regulasi dan perluasan pasar global. (Gambar ilustrasi)
Ria Norsan dorong ekspor arwana Kalbar sebagai ikon ekonomi kreatif. Pemprov fokus penyederhanaan regulasi dan perluasan pasar global. (Gambar ilustrasi)

Menurut Norsan, arwana tidak lagi sekadar ikan hias, melainkan telah berkembang menjadi sektor investasi bernilai tinggi. Industri ini dinilai mampu menyerap tenaga kerja serta memperkuat identitas daerah di pasar internasional.

Dengan potensi tersebut, pemerintah daerah memandang penting untuk menghadirkan ekosistem usaha yang kondusif, mulai dari budidaya hingga distribusi ekspor.

Fokus Pembenahan Regulasi dan Perizinan

Salah satu tantangan utama yang disoroti adalah persoalan regulasi, khususnya dalam proses sertifikasi dan perizinan pengangkutan arwana.

Pemprov Kalbar berencana berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyederhanakan proses administrasi agar lebih cepat, transparan, dan efisien.

Langkah ini dinilai krusial untuk meningkatkan daya saing produk arwana Kalbar di pasar global yang semakin kompetitif.

Perluas Pasar Hingga Asia Timur dan Eropa

Tak hanya dari sisi regulasi, pemerintah juga berkomitmen memperkuat promosi melalui berbagai ajang internasional seperti pameran dagang dan festival budaya.

Target pasar pun diperluas ke kawasan strategis seperti Asia Timur dan Eropa, yang dikenal memiliki permintaan tinggi terhadap ikan arwana berkualitas premium.

Dorong Riset untuk Jaga Kualitas Genetik

Selain promosi dan regulasi, aspek riset juga menjadi perhatian serius. Norsan mendorong kolaborasi penelitian guna menjaga kemurnian genetik arwana lokal.

“Kita memberikan perhatian khusus kepada pelaku usaha ikan siluk, termasuk mendorong riset dan penguatan kualitas agar arwana Kalbar tetap menjadi primadona dunia,” ujarnya.

Pelaku Usaha Sambut Positif Dukungan Pemerintah

Ria Norsan dorong ekspor arwana Kalbar sebagai ikon ekonomi kreatif. Pemprov fokus penyederhanaan regulasi dan perluasan pasar global. (Gambar ilustrasi)
Ria Norsan dorong ekspor arwana Kalbar sebagai ikon ekonomi kreatif. Pemprov fokus penyederhanaan regulasi dan perluasan pasar global. (Gambar ilustrasi)

Ketua APPS, Erik Hikmatul Basyir, menyambut baik dukungan yang diberikan pemerintah daerah.

Menurutnya, perhatian langsung dari gubernur menjadi angin segar bagi pelaku usaha yang selama ini bergerak secara mandiri.

“Dengan dukungan ini, kami optimistis ekonomi kerakyatan berbasis budidaya ikan hias akan naik kelas,” ungkapnya.

Kontes Arowana 2026 Siap Angkat Citra Kalbar

Dalam pertemuan tersebut, APPS juga memaparkan rencana penyelenggaraan APPS Arowana Kontes 2026 yang akan memperebutkan Piala Grand Champion Gubernur Kalbar.

Ajang ini diharapkan menjadi magnet baru yang mampu memperkuat citra Kalbar sebagai pusat arwana dunia, sekaligus menarik perhatian pelaku industri dari dalam dan luar negeri.

FAQ

1. Apa itu ikan siluk atau arwana?
Ikan siluk adalah sebutan lokal untuk arwana, ikan hias bernilai tinggi yang banyak dibudidayakan di Kalimantan Barat.

2. Mengapa arwana Kalbar terkenal?
Karena kualitas genetiknya unggul, warna yang eksotis, serta standar budidaya yang diakui pasar internasional.

3. Apa kendala ekspor arwana dari Kalbar?
Kendala utama ada pada regulasi, seperti sertifikasi dan perizinan pengangkutan yang masih perlu disederhanakan.

4. Ke mana saja tujuan ekspor arwana Kalbar?
Pasar utama meliputi Asia Timur dan mulai diperluas ke kawasan Eropa.

5. Apa dampak ekonomi dari budidaya arwana?
Mampu menyerap tenaga kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat ekonomi kreatif daerah.

Selasa, 31 Maret 2026

Pemprov Kalbar Kebuti Perbaikan Jalan Rusak Demi Kelancaran Ekonomi

Pemprov Kalbar prioritaskan perbaikan jalan rusak berat demi menjaga konektivitas wilayah dan distribusi ekonomi di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Pemprov Kalbar prioritaskan perbaikan jalan rusak berat demi menjaga konektivitas wilayah dan distribusi ekonomi di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Pontianak – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur jalan provinsi tetap menjadi prioritas utama, meski di tengah keterbatasan anggaran daerah.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, menyampaikan bahwa fokus utama saat ini adalah penanganan ruas jalan dengan tingkat kerusakan berat agar tetap dapat difungsikan.

“Penanganan jalan provinsi tetap menjadi fokus. Kami memprioritaskan ruas jalan yang rusak berat agar tetap dapat difungsikan dan konektivitas wilayah tetap terjaga,” ujar Norsan di Pontianak, Minggu.

Fokus Jaga Mobilitas Dan Distribusi Ekonomi

Kebijakan ini diambil sebagai langkah strategis untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat serta distribusi barang antarwilayah. Dalam kondisi fiskal yang masih dalam kebijakan efisiensi, Pemprov Kalbar menerapkan perbaikan secara bertahap dan terencana.

Pendekatan yang digunakan saat ini lebih menitikberatkan pada perbaikan fungsional, bukan langsung perbaikan permanen.

“Kami memahami keinginan masyarakat untuk perbaikan permanen. Namun dalam kondisi efisiensi, penanganan dilakukan bertahap. Yang penting jalan tetap bisa digunakan,” jelasnya.

Realisasi Program Infrastruktur 2025

Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemprov Kalbar telah:

  • Mengaktifkan kembali unit pemeliharaan jalan dan jembatan

  • Meningkatkan konstruksi jalan sepanjang 40,30 kilometer

  • Menangani 22 ruas jalan di berbagai kabupaten/kota pada Tahun Anggaran 2025

Selain itu, pemerintah juga memperkuat sektor pendukung melalui:

  • Jaringan irigasi seluas 9.172 hektare

  • Normalisasi saluran sepanjang 1.035 kilometer

Langkah ini bertujuan untuk menjaga produktivitas sektor pertanian serta mendukung ketahanan pangan daerah.

Tantangan Infrastruktur: Cuaca Hingga Beban Kendaraan

Norsan mengakui bahwa pembangunan infrastruktur di Kalbar menghadapi berbagai kendala, seperti:

  • Curah hujan tinggi

  • Kondisi geografis yang menantang

  • Tingginya beban kendaraan berat

Faktor-faktor tersebut mempercepat kerusakan jalan, sehingga membutuhkan strategi penanganan yang adaptif dan berkelanjutan.

Komitmen Bertahap dan Peran Masyarakat

Meski menghadapi keterbatasan, Pemprov Kalbar tetap berkomitmen meningkatkan kualitas jalan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.

Pemerintah juga membuka ruang partisipasi masyarakat sebagai bentuk pengawasan publik. “Kami mengapresiasi masukan masyarakat. Dukungan publik sangat penting agar pembangunan berjalan optimal,” kata Norsan.

Ke depan, pemerintah berharap peningkatan infrastruktur dapat berdampak pada:

  • Keselamatan pengguna jalan

  • Kenyamanan mobilitas

  • Konektivitas antarwilayah

FAQ

1. Kenapa perbaikan jalan belum permanen?
Karena keterbatasan anggaran, Pemprov Kalbar memprioritaskan perbaikan fungsional agar jalan tetap bisa dilalui.

2. Berapa panjang jalan yang diperbaiki tahun 2025?
Sekitar 40,30 kilometer di 22 ruas jalan.

3. Apa fokus utama kebijakan infrastruktur saat ini?
Menjaga konektivitas wilayah dan kelancaran distribusi ekonomi.

4. Apa saja tantangan pembangunan jalan di Kalbar?
Curah hujan tinggi, kondisi geografis, dan beban kendaraan berat.

5. Apakah masyarakat bisa ikut mengawasi pembangunan?
Ya, pemerintah membuka partisipasi publik untuk memberikan masukan.

Jumat, 27 Maret 2026

Gubernur Ria Norsan: 24 Penghargaan Bukti Kinerja Pemprov Kalbar

Gubernur Kalbar Ria Norsan ungkap capaian 24 penghargaan nasional 2025 sebagai bukti sinergi pemerintah daerah dan DPRD dalam pembangunan.
Gubernur Kalbar Ria Norsan ungkap capaian 24 penghargaan nasional 2025 sebagai bukti sinergi pemerintah daerah dan DPRD dalam pembangunan.

Pontianak — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, mengungkapkan capaian 24 penghargaan tingkat nasional yang diraih Pemerintah Provinsi Kalbar sepanjang tahun 2025. Capaian tersebut disebut sebagai bukti nyata keberhasilan sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mendorong pembangunan.

Pernyataan itu disampaikan Ria Norsan saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kalimantan Barat di Pontianak, Jumat.

Menurut Norsan, keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, hingga masyarakat.

“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan,” ujarnya.

Deretan Penghargaan Bergengsi

Dalam laporannya, Norsan merinci sejumlah penghargaan penting yang berhasil diraih Kalbar, di antaranya:

  • Indeks Pelayanan Publik kategori sangat baik dari Kementerian PAN-RB

  • Peringkat ketiga nasional Monitoring Center for Prevention (MCP) dari Komisi Pemberantasan Korupsi

  • Indeks Reformasi Birokrasi bintang lima tertinggi di Kalimantan

  • Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan

  • Predikat Badan Publik Informatif serta peringkat ketiga nasional Indeks Keterbukaan Informasi Publik

Capaian tersebut dinilai mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, transparansi, dan efektivitas pembangunan.

Sinergi Jadi Kunci Pembangunan

Ria Norsan menegaskan, keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD, serta dukungan aparatur sipil negara.

Ia menyebut, komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan layanan publik, pembangunan infrastruktur, serta penguatan sektor sosial dan ekonomi masyarakat.

LKPJ dan Arah Pembangunan Kalbar

Dalam kesempatan itu, Norsan juga menjelaskan bahwa penyampaian LKPJ merupakan amanat undang-undang sebagai bentuk pertanggungjawaban kepala daerah.

Selain itu, perencanaan pembangunan daerah Kalbar disusun selaras dengan kebijakan nasional, mengacu pada:

  • Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004

  • Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014

RPJMD Kalbar 2025–2029 juga disusun sejalan dengan RPJMN untuk mendukung agenda prioritas nasional.

Di akhir penyampaiannya, Ria Norsan berharap DPRD Kalbar dapat memberikan masukan dan rekomendasi guna meningkatkan kinerja pemerintahan ke depan.

“Saya berharap masukan dari DPRD dapat semakin memperkuat pelayanan pemerintah daerah agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Berapa jumlah penghargaan yang diraih Kalbar tahun 2025?
Sebanyak 24 penghargaan tingkat nasional.

2. Apa indikator utama keberhasilan Kalbar?
Pelayanan publik, transparansi, reformasi birokrasi, dan tata kelola pemerintahan.

3. Siapa yang menyampaikan LKPJ 2025?
Gubernur Kalbar, Ria Norsan.

4. Apa itu LKPJ?
Laporan Keterangan Pertanggungjawaban kepala daerah atas kinerja pemerintahan selama satu tahun.

5. Apa harapan pemerintah ke depan?
Meningkatkan pelayanan publik dan memastikan pembangunan dirasakan masyarakat luas.

Senin, 23 Maret 2026

Tradisi Makan Saprahan Warnai Open House Lebaran 2026 Gubernur Kalbar

Gubernur Kalbar Ria Norsan melestarikan tradisi Makan Saprahan saat open house Lebaran 2026 sebagai simbol kebersamaan dan kearifan lokal.
Gubernur Kalbar Ria Norsan melestarikan tradisi Makan Saprahan saat open house Lebaran 2026 sebagai simbol kebersamaan dan kearifan lokal.

Pontianak, Kalbar — Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, kembali menegaskan komitmennya dalam melestarikan budaya lokal melalui tradisi Makan Saprahan dalam rangkaian open house Lebaran 2026 di Pendopo Gubernur Kalbar.

Dalam suasana hangat khas Idul Fitri, kegiatan ini menjadi magnet kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. Tradisi Makan Saprahan sendiri merupakan budaya khas Melayu yang sarat nilai kebersamaan, kesetaraan, serta adab dalam kehidupan sosial.

“Makan Saprahan ini merupakan tradisi khas Melayu yang menjadi agenda utama dalam silaturahim Lebaran bersama masyarakat, sekaligus simbol pelestarian kearifan lokal di tengah arus modernisasi,” ujar Ria Norsan di Pontianak, Senin.

Duduk Bersama Tanpa Sekat

Dalam pelaksanaannya, Ria Norsan bersama keluarga terlihat membaur tanpa jarak dengan para tamu undangan. Mulai dari pejabat pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, hingga masyarakat umum, semuanya duduk bersila di atas kain seprah.

Tradisi ini dilakukan dalam kelompok kecil, di mana satu hidangan dinikmati oleh enam orang secara bersama-sama. Nilai kesetaraan sangat terasa karena tidak ada perbedaan status sosial selama acara berlangsung.

“Makan Saprahan ini adalah cerminan jati diri masyarakat Kalimantan Barat, di mana tidak ada sekat antara pemimpin dan rakyat,” tambahnya.

Simbol Ketahanan Budaya Daerah

Lebih dari sekadar makan bersama, Makan Saprahan juga menjadi simbol kuat dalam menjaga ketahanan budaya di tengah modernisasi yang terus berkembang.

Menurut Ria Norsan, nilai-nilai seperti gotong royong, kebersamaan, serta adab yang diajarkan dalam tradisi ini sangat relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Jika semangat ini kita bawa dalam kehidupan sehari-hari, saya yakin Kalimantan Barat akan semakin maju dan harmonis,” tegasnya.

Sajian Khas Melayu Kalbar

Berbagai hidangan khas turut meramaikan tradisi ini. Beberapa menu yang disajikan antara lain:

  • Pacri nanas khas Kalbar

  • Ketupat patlau

  • Rendang daging

  • Opor ayam

  • Sayur dalca

Semua hidangan tersebut dinikmati bersama dalam satu wadah, menambah nuansa kekeluargaan yang kental.

Open House Terbuka Untuk Semua

Selain tradisi Saprahan, Gubernur juga menggelar open house Idul Fitri selama dua hari yang terbuka untuk umum tanpa undangan khusus. Hal ini menjadi bentuk nyata kedekatan antara pemerintah daerah dengan masyarakat.

Momentum Lebaran dimanfaatkan warga untuk bersilaturahim, berjabat tangan, hingga berfoto bersama gubernur dan keluarga dalam suasana yang penuh kehangatan.

FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

1. Apa itu tradisi Makan Saprahan?
Makan Saprahan adalah tradisi makan bersama khas Melayu Kalimantan Barat dengan duduk bersila dan berbagi hidangan dalam satu kelompok.

2. Apa makna dari Makan Saprahan?
Tradisi ini melambangkan kebersamaan, kesetaraan, gotong royong, serta nilai adab dalam kehidupan sosial.

3. Di mana tradisi ini dilaksanakan?
Biasanya digelar di acara resmi atau budaya, seperti open house Lebaran di Pendopo Gubernur Kalbar.

4. Siapa saja yang ikut dalam kegiatan ini?
Semua kalangan, mulai dari pejabat, tokoh masyarakat, hingga warga umum tanpa perbedaan status.

5. Apa tujuan pelestarian tradisi ini?
Untuk menjaga kearifan lokal sekaligus memperkuat identitas budaya daerah di tengah modernisasi.

Rabu, 04 Maret 2026

Pemprov Kalbar Perkuat Harmoni Lewat Silaturahmi Ramadhan

Silaturahmi Ramadhan 1447 H di Pendopo Gubernur Kalbar perkuat ukhuwah, kepedulian sosial, dan pembangunan daerah melalui santunan anak yatim, beasiswa, serta dukungan ormas Islam. [Foto kalbarprov.go.id]
Silaturahmi Ramadhan 1447 H di Pendopo Gubernur Kalbar perkuat ukhuwah, kepedulian sosial, dan pembangunan daerah melalui santunan anak yatim, beasiswa, serta dukungan ormas Islam. [Foto kalbarprov.go.id]

Gubernur Ria Norsan Ajak Warga Kalbar Perkuat Ukhuwah di Bulan Ramadhan

Pontianak, Kalbar -- Pendopo Gubernur Kalimantan Barat menjadi pusat kebersamaan dalam acara Silaturahmi Ramadhan 1447 H yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat pada Selasa, (3/2/2026) Kemarin. 

Kegiatan ini dihadiri jajaran Forkopimda, pimpinan instansi, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan Islam, serta ratusan undangan dari berbagai elemen masyarakat.

Acara yang didukung Dewan Masjid Indonesia dan Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia tersebut mengangkat tema penguatan ibadah, ukhuwah, dan kepedulian sosial. 

Pemprov Kalbar Perkuat Harmoni Lewat Silaturahmi Ramadhan
Silaturahmi Ramadhan 1447 H di Pendopo Gubernur Kalbar perkuat ukhuwah, kepedulian sosial, dan pembangunan daerah melalui santunan anak yatim, beasiswa, serta dukungan ormas Islam. [Foto kalbarprov.go.id]

Momentum Ramadhan dimanfaatkan bukan hanya untuk berbuka puasa bersama, tetapi juga menyelaraskan visi pembangunan daerah dengan nilai-nilai religius.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, dalam sambutannya menegaskan bahwa kemajuan daerah sangat ditentukan oleh keharmonisan hubungan antarmasyarakat. 

Ria Norsan mengajak seluruh warga menjadikan Ramadhan sebagai waktu terbaik memperbaiki hubungan dengan Allah SWT sekaligus mempererat silaturahmi antar sesama.

Pemprov Kalbar Perkuat Harmoni Lewat Silaturahmi Ramadhan
Silaturahmi Ramadhan 1447 H di Pendopo Gubernur Kalbar perkuat ukhuwah, kepedulian sosial, dan pembangunan daerah melalui santunan anak yatim, beasiswa, serta dukungan ormas Islam. [Foto kalbarprov.go.id]

Menurutnya, silaturahmi bukan sekadar tradisi, tetapi memiliki dampak nyata terhadap kesejahteraan sosial. 

Ria Norsan meyakini hubungan yang harmonis akan memudahkan proses pembangunan di Kalimantan Barat.

Gubernur juga mengajak pimpinan instansi, perbankan, serta perusahaan di Kalbar untuk meningkatkan kepedulian sosial. 

Pemprov Kalbar Perkuat Harmoni Lewat Silaturahmi Ramadhan
Silaturahmi Ramadhan 1447 H di Pendopo Gubernur Kalbar perkuat ukhuwah, kepedulian sosial, dan pembangunan daerah melalui santunan anak yatim, beasiswa, serta dukungan ormas Islam. [Foto kalbarprov.go.id]

Ria Norsan menekankan pentingnya membantu anak yatim dan dhuafa agar tidak ada warga yang merasa terabaikan di bulan suci.

Tausiyah disampaikan Ustadz Jalaludin Ahmad yang menjelaskan kemuliaan Ramadhan berdasarkan riwayat Ibnu Abbas. 

Ustadz Jalaludin Ahmad mengingatkan bahwa Ramadhan adalah bulan turunnya Al Quran dan waktu dilipatgandakannya pahala. 

Karena itu, umat Islam diminta tidak menyia-nyiakan kesempatan meraih ampunan dan keberkahan.

Pemprov Kalbar Perkuat Harmoni Lewat Silaturahmi Ramadhan
Silaturahmi Ramadhan 1447 H di Pendopo Gubernur Kalbar perkuat ukhuwah, kepedulian sosial, dan pembangunan daerah melalui santunan anak yatim, beasiswa, serta dukungan ormas Islam. [Foto kalbarprov.go.id]

Sebagai bentuk nyata kepedulian, kegiatan ini diisi dengan penyerahan santunan melalui Baznas dan DMI Kalbar kepada 1.000 anak yatim dan dhuafa sebesar Rp250.000 per anak. 

Bantuan juga berupa 300 paket sembako dan sarung, beasiswa pendidikan tingkat SMP dan SMA, serta bantuan khusus untuk marbot Masjid An Naim di lingkungan Kantor Gubernur Kalbar. Dukungan turut diberikan oleh PT Darma Inti Bersama dari Harita Group.

Silaturahmi Ramadhan 1447 H di Pendopo Gubernur Kalbar perkuat ukhuwah, kepedulian sosial, dan pembangunan daerah melalui santunan anak yatim, beasiswa, serta dukungan ormas Islam. [Foto kalbarprov.go.id]
Silaturahmi Ramadhan 1447 H di Pendopo Gubernur Kalbar perkuat ukhuwah, kepedulian sosial, dan pembangunan daerah melalui santunan anak yatim, beasiswa, serta dukungan ormas Islam. [Foto kalbarprov.go.id]

Kehadiran Forkopimda, Ketua TP PKK Kalbar, pimpinan perusahaan, perbankan, serta organisasi Islam lainnya mencerminkan soliditas dan semangat gotong royong masyarakat Kalimantan Barat dalam menyambut Ramadhan 1447 H.

Melalui kegiatan ini, Ramadhan tidak hanya menjadi ibadah personal, tetapi juga penguat persatuan, kepedulian, dan semangat membangun Kalimantan Barat yang harmonis dan sejahtera.

FAQ

Apa tujuan Silaturahmi Ramadhan 1447 H di Kalbar?
Untuk mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kepedulian sosial, serta menyelaraskan pembangunan daerah dengan nilai religius.

Siapa saja yang hadir dalam acara tersebut?
Forkopimda Kalbar, pimpinan OPD, ormas Islam, perbankan, perusahaan, serta tokoh masyarakat.

Apa bentuk bantuan yang diberikan?
Santunan uang tunai untuk 1.000 anak yatim dan dhuafa, paket sembako, sarung, beasiswa pendidikan, dan bantuan untuk marbot masjid.

Mengapa silaturahmi penting menurut Gubernur?
Karena keharmonisan hubungan masyarakat diyakini mempermudah pembangunan dan membawa keberkahan.

Selasa, 03 Maret 2026

Gubernur Kalbar Ria Norsan Buka Pasar Murah Ramadan Tekan Inflasi Kalbar dan Harga Bahan Pokok

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)

Pasar Murah Kalbar Resmi Dibuka Harga Bawang dan Cabai Jadi Sorotan

Pontianak, Kalbar -- Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, secara resmi membuka kegiatan Pasar Murah Ramadan di halaman Masjid Al-Muawwanah, Rabu 25 Februari 2026. 

Program ini digelar sebagai langkah konkret Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk menekan dampak kenaikan harga bahan pokok yang memicu inflasi daerah menjelang dan selama bulan suci Ramadan.

Kegiatan Pasar Murah ini menjadi strategi stabilisasi harga pangan di tengah lonjakan harga komoditas utama seperti bawang merah dan cabai. 

Dalam beberapa pekan terakhir, kenaikan signifikan pada dua komoditas tersebut turut mendorong inflasi dan berpengaruh langsung terhadap daya beli masyarakat.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)

Ria Norsan menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam menghadapi kondisi ini. 

Melalui program Pasar Murah, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah dibandingkan harga pasar. 

Langkah ini diharapkan mampu menjaga kestabilan ekonomi rumah tangga, terutama bagi warga berpenghasilan menengah ke bawah.

Menurutnya, Ramadan adalah momentum yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial sekaligus menjaga stabilitas ekonomi. 

Pemerintah ingin memastikan seluruh lapisan masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pangan tanpa terbebani lonjakan harga.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)

Selain berfungsi sebagai intervensi pasar untuk menekan inflasi, Pasar Murah juga menjadi ruang mempererat silaturahmi antarwarga. 

Suasana kebersamaan di tengah Ramadan diharapkan dapat memperkuat solidaritas sosial dan menciptakan rasa saling peduli.

Program ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Pemprov Kalimantan Barat dalam menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan. 

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan ini secara bijak serta terus menjaga kebersamaan demi stabilitas ekonomi daerah.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)

Dengan adanya Pasar Murah Ramadan, diharapkan tekanan inflasi dapat terkendali dan daya beli masyarakat tetap terjaga hingga perayaan Idulfitri mendatang.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)

FAQ Seputar Pasar Murah Ramadan Kalbar

1. Apa tujuan utama Pasar Murah Ramadan ini?
Untuk menekan dampak kenaikan harga bahan pokok dan menjaga daya beli masyarakat selama Ramadan.

2. Komoditas apa saja yang terdampak kenaikan harga?
Bawang merah dan cabai menjadi komoditas utama yang mengalami lonjakan harga signifikan.

3. Siapa yang dapat membeli di Pasar Murah?
Seluruh masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan bahan pokok dengan harga terjangkau.

4. Mengapa program ini penting saat Ramadan?
Karena kebutuhan pangan meningkat selama Ramadan, sehingga stabilitas harga menjadi prioritas.

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)
Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan membuka Pasar Murah Ramadan di Masjid Al Muawwanah untuk menekan inflasi akibat kenaikan harga bawang dan cabai serta menjaga daya beli masyarakat. (Foto Humpro Prov Kalbar)

Rabu, 25 Februari 2026

Gubernur Kalbar Pangkas Harga Sembako di Melawi Warga Serbu Pasar Murah

Pasar Murah Ramadan di Melawi Harga Sembako Dipangkas Jadi Rp50 Ribu
Pemprov Kalbar dan Pemkab Melawi gelar Operasi Pasar Murah Ramadan di Melawi. Harga paket sembako dipangkas jadi Rp50 ribu untuk tekan inflasi dan jaga stabilitas harga jelang Idul Fitri. (Gambar ilustrasi AI)

Pasar Murah Ramadan di Melawi Harga Sembako Dipangkas Jadi Rp50 Ribu

MELAWI -- Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Pemerintah Kabupaten Melawi menggelar Operasi Pasar Murah di Halaman Masjid Agung Kota Juang, Kabupaten Melawi, Selasa, untuk menekan inflasi selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri. 

Kegiatan ini dipimpin langsung Gubernur Kalbar, Ria Norsan, didampingi Bupati Melawi H. Dadi Sunarya.

Langkah ini menjadi respons konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Harga Paket Sembako Turun Drastis

Suasana pasar murah semakin semarak ketika diumumkan bahwa harga paket sembako yang semula bernilai Rp120.000 dan direncanakan dijual Rp90.000, akhirnya diputuskan menjadi Rp50.000 per paket.

Keputusan tersebut diambil setelah Gubernur Ria Norsan berdiskusi dengan pihak Bank Kalbar dan Bupati Melawi, menyerap aspirasi warga yang berharap harga lebih terjangkau.

Sebanyak 1.000 paket sembako disediakan dalam kegiatan ini. Seluruh paket langsung diserbu warga usai acara pembukaan.

Kebijakan pemangkasan harga ini menjadi angin segar di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga selama Ramadan.

Upaya Tekan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga

Operasi Pasar Murah merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Ramadan dan Idul Fitri kerap memicu lonjakan harga sembako akibat tingginya permintaan.

Melalui kolaborasi antara Pemprov Kalbar dan Pemkab Melawi, pemerintah berupaya memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga tetap terkendali.

Langkah ini juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah.

Edukasi Keuangan untuk Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalbar juga mengajak masyarakat untuk mengelola keuangan secara bijak. Ia menekankan pentingnya menabung di lembaga perbankan resmi seperti Bank Kalbar demi keamanan dan kemudahan transaksi.

Edukasi ini menjadi bagian penting agar masyarakat tidak hanya terbantu secara jangka pendek, tetapi juga memiliki perencanaan keuangan yang lebih baik di masa depan.

Antusiasme dan Harapan Warga

Sejak pagi hari, warga sudah memadati lokasi pasar murah. Salah satunya Suroyati yang mengantre sejak pukul 06.00 WIB.

Ia mengaku bersyukur karena harga paket sembako akhirnya turun drastis menjadi Rp50.000.

Bagi masyarakat Melawi, kebijakan ini bukan sekadar bantuan sembako murah, melainkan bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi ekonomi warga selama bulan suci.

Dengan adanya pasar murah, masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan lebih tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.

FAQ Seputar Pasar Murah Ramadan Melawi

1. Di mana lokasi pasar murah digelar?
Di Halaman Masjid Agung Kota Juang, Kabupaten Melawi.

2. Berapa harga paket sembako yang dijual?
Harga akhir ditetapkan Rp50.000 per paket.

3. Berapa jumlah paket sembako yang disediakan?
Sebanyak 1.000 paket sembako.

4. Apa tujuan digelarnya operasi pasar murah ini?
Untuk menekan inflasi, menjaga stabilitas harga sembako, dan membantu masyarakat selama Ramadan.

5. Siapa yang terlibat dalam kegiatan ini?
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kabupaten Melawi, serta dukungan Bank Kalbar.