Toprak Razgatlioglu Sindir MotoGP: “Tanpa Ducati, Mereka Bakal Kesulitan di WSBK!”

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Rabu, 15 Oktober 2025

Toprak Razgatlioglu Sindir MotoGP: “Tanpa Ducati, Mereka Bakal Kesulitan di WSBK!”

Toprak Razgatlioglu Sindir MotoGP: “Tanpa Ducati, Mereka Bakal Kesulitan di WSBK!”

JAKARTA - Juara Dunia Superbike dua kali, Toprak Razgatlioglu, baru-baru ini membuat pernyataan yang cukup mengejutkan. Menurutnya, para pembalap MotoGP saat ini akan kesulitan bersaing di ajang World Superbike (WSBK) jika tidak menunggangi motor Ducati.

Pembalap asal Turki ini memang tengah jadi sorotan setelah resmi menandatangani kontrak jangka panjang dengan Yamaha untuk bergabung bersama tim Pramac di MotoGP musim 2026. Langkah besar ini menjadi awal perjalanan baru baginya setelah sukses besar di dunia Superbike.

Toprak menegaskan bahwa tahun pertamanya di MotoGP nanti akan menjadi masa adaptasi, apalagi ia akan menggunakan ban Michelin, bukan Pirelli seperti yang biasa ia pakai di WSBK. Namun, di balik itu, ia tetap optimis bisa berkembang dan belajar banyak.

“Tahun 2026 akan jadi musim paling sulit dalam karier saya. MotoGP dan Superbike itu dua dunia yang sangat berbeda. Saya mungkin bisa finis di posisi 10 besar, bahkan 15 besar saja sudah bagus,” ujar Toprak kepada GPOne.

“Saya melihat musim itu sebagai tahun pembelajaran. Saya ingin mengenal motor, belajar, dan berkembang tanpa beban besar.”

Toprak juga menyadari bahwa jika ia gagal tampil bagus di MotoGP, banyak pihak akan langsung meremehkan ajang Superbike. Namun, ia tak tinggal diam dan justru melontarkan pernyataan tajam terhadap para pembalap MotoGP.

“Kalau saya gagal, pasti banyak yang bilang Superbike itu levelnya di bawah MotoGP. Tapi saya yakin, para pembalap MotoGP juga akan kesulitan kalau turun ke Superbike tanpa motor Ducati,” tegasnya.

Pernyataan itu bukan tanpa alasan. Sepanjang musim 2025 ini, Toprak yang menunggangi BMW berhasil memimpin klasemen sementara WSBK dengan selisih 39 poin dari pembalap Ducati, Nicolo Bulega, menjelang seri terakhir.

Namun, ia sempat mengkritik regulasi yang menurutnya terlalu menguntungkan Ducati. Hal ini membuat motor lain seperti BMW atau Yamaha lebih sulit bersaing di lintasan.

Menariknya, posisi Toprak di BMW musim depan akan digantikan oleh Miguel Oliveira, pembalap yang kini ia gantikan di tim Pramac MotoGP. Oliveira sendiri akan berduet dengan Danilo Petrucci, yang berpindah dari Ducati.

Sementara itu, rekan setim Toprak di BMW musim ini, Michael van der Mark, hanya mampu berada di posisi ke-12 klasemen, menunjukkan betapa luar biasanya performa Toprak dengan motor BMW.

Langkah Toprak Razgatlioglu ke MotoGP jelas menjadi salah satu momen paling menarik dalam dunia balap motor. Meski ia sadar akan tantangan besar yang menanti, semangat juangnya dan pernyataan berani soal pembalap MotoGP tanpa Ducati semakin membuat banyak orang menantikan debutnya di ajang paling bergengsi tersebut.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.