Yamaha Uji Mesin V4 Baru di MotoGP Misano Bukti Serius Lakukan Transformasi Besar

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Jumat, 10 Oktober 2025

Yamaha Uji Mesin V4 Baru di MotoGP Misano Bukti Serius Lakukan Transformasi Besar

Yamaha Uji Mesin V4 Baru di MotoGP Misano Bukti Serius Lakukan Transformasi Besar
Yamaha Uji Mesin V4 Baru di MotoGP Misano Bukti Serius Lakukan Transformasi Besar.

JAKARTAYamaha kembali jadi sorotan setelah memperkenalkan mesin V4 baru yang digunakan oleh pembalap tes mereka, Augusto Fernandez, dalam ajang MotoGP Misano. Mesin ini ternyata telah melalui berbagai versi pengembangan sebelum akhirnya sampai pada spesifikasi yang digunakan di balapan tersebut.

Menurut Direktur Teknis Yamaha, Max Bartolini, proyek mesin V4 ini bukan sekadar uji coba sementara. Ia menegaskan bahwa pengembangan akan terus berlanjut setiap kali motor versi baru turun ke lintasan.

Bartolini mengungkapkan bahwa sebelum versi Misano digunakan, Yamaha telah membuat banyak prototipe. “Kami membuat banyak versi sebelum sampai pada mesin yang digunakan saat ini. Berapa banyak tepatnya? Katakan saja jumlahnya cukup banyak,” ujar Bartolini sambil tersenyum.

Namun, ia menegaskan bahwa mesin ini masih terus dikembangkan. “Kemungkinan besar setiap kali kami melakukan wild-card atau tes, spesifikasi mesin akan berbeda lagi. Lalu kita lihat bagaimana hasilnya tahun depan,” tambahnya.

Performa Menjanjikan di Misano

Meski masih ada beberapa masalah teknis, Augusto Fernandez menunjukkan performa cukup kompetitif selama sesi latihan di Misano. Ia bahkan berhasil finis di posisi ke-14 pada balapan utama dan berhasil meraih poin.

“Ini adalah 27 lap pertama dengan kecepatan balapan untuk motor ini, jadi kami masih punya banyak pekerjaan untuk memahami karakter mesinnya,” kata Fernandez. “Sepertinya jendela performa motornya masih sempit, bisa terasa sangat bagus atau sebaliknya. Tapi jika melihat catatan lap tercepat kami, hanya terpaut kurang dari satu detik dari Fabio. Jadi ada beberapa hal positif.”

Sayangnya, Fernandez sempat terganggu oleh peringatan bahan bakar palsu di dashboard motornya. Namun secara keseluruhan, hasil di Misano dianggap cukup menggembirakan bagi Yamaha.

Dovizioso dan Fernandez Puji Handling dan Grip

Menurut rekan setim penguji, Andrea Dovizioso, keunggulan utama mesin V4 Yamaha terletak pada kemampuan pengereman dan traksi ban. “Sejak awal saya langsung merasakan perbedaan dalam hal pengereman. Bagi saya, ini jauh lebih baik,” ungkap Dovizioso.

Ia menambahkan, “Kami juga fokus pada bagaimana menemukan dan mengatur grip, dan di situ kami melihat potensi besar dari mesin ini.”

Quartararo Masih Belum Terpukau

Namun, tak semua pembalap Yamaha memberikan penilaian positif. Fabio Quartararo, juara dunia MotoGP 2021, justru memberikan kritik tajam setelah sesi tes pasca balapan di Misano. “Saya tidak melihat ada kemajuan pada area yang kami butuhkan,” kata Quartararo.

Sementara itu, Alex Rins dan Jack Miller dari tim Pramac justru memberikan tanggapan yang lebih positif. Mereka mencatat waktu hanya 0,6 hingga 0,9 detik lebih lambat dibanding motor Yamaha Inline-4 saat ini, dalam tes di hari yang sama.

Perbedaan waktu tersebut sebagian disebabkan oleh keluaran tenaga mesin yang masih konservatif. Saat grand prix, Fernandez tercatat sebagai pembalap paling lambat di speed trap, sementara Quartararo menempati posisi terbawah pada tes hari Senin.

Yamaha Belum Putuskan Nasib V4 untuk 2026

Hingga saat ini, Yamaha belum secara resmi mengonfirmasi apakah mereka akan menggunakan mesin V4 pada musim 2026. Namun, banyak yang memperkirakan bahwa motor ini hampir pasti akan debut di seri pembuka tahun depan di Buriram, Thailand.

Bahkan, Yamaha dikabarkan tengah menyiapkan versi mesin 850cc yang akan digunakan pada musim 2027, sesuai regulasi baru MotoGP.

Dovizioso menjelaskan bahwa arah pengembangan mesin ini mengikuti peraturan teknis yang berlaku di MotoGP. “Seperti semua tim, kami harus mengikuti aturan teknis yang ditetapkan oleh kejuaraan. Dan saya pikir prototipe ini adalah dasar yang bagus sesuai dengan karakter ban dan regulasi MotoGP saat ini,” jelasnya.

Yamaha Siap Bersaing dengan Pabrikan Lain

Direktur Yamaha Racing, Paolo Pavesio, menegaskan bahwa langkah beralih ke mesin V4 adalah bagian dari strategi besar agar Yamaha bisa bersaing setara dengan pabrikan lain seperti Ducati, KTM, dan Honda.

“Lintasan akan menjadi penentu seberapa bagus hasil kerja kami. Tapi seperti yang dikatakan Dovi, arah MotoGP saat ini jelas menuju konfigurasi mesin seperti ini. Jadi, setidaknya dengan V4 kami akan sejajar dengan para pesaing,” kata Pavesio.

Ia menambahkan, “Kami memiliki banyak pengalaman dalam merancang bagian lain dari motor, dan kami akan memanfaatkan itu sepenuhnya. Kami akan bekerja sama dengan dua tim pabrikan dan empat pembalap utama untuk menyempurnakan motor ini.”

Dengan langkah besar ini, Yamaha tampaknya benar-benar siap meninggalkan tradisi mesin Inline-4 mereka dan membuka lembaran baru dalam sejarah MotoGP. Transformasi menuju V4 bukan hanya soal teknologi, tapi juga simbol keseriusan Yamaha untuk kembali ke puncak performa di dunia balap.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.