Jelang Reuni Madrid, Mourinho Pasang Badan untuk Arbeloa: “Dia Anak Didik Kesayangan Saya”

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Rabu, 28 Januari 2026

Jelang Reuni Madrid, Mourinho Pasang Badan untuk Arbeloa: “Dia Anak Didik Kesayangan Saya”

Jelang Reuni Madrid, Mourinho Pasang Badan untuk Arbeloa: “Dia Anak Didik Kesayangan Saya”
Jelang Reuni Madrid, Mourinho Pasang Badan untuk Arbeloa: “Dia Anak Didik Kesayangan Saya”.

Kalau Jose Mourinho sudah bicara, biasanya selalu ada cerita menarik di baliknya. Menjelang laga panas Liga Champions antara Benfica vs Real Madrid, pelatih asal Portugal itu kembali mencuri perhatian. Bukan karena taktik, melainkan karena pembelaannya yang tegas terhadap Alvaro Arbeloa—mantan anak asuhnya yang kini berada di sisi lawan.

Benfica akan menjamu Real Madrid pada Rabu mendatang, dalam pertandingan krusial bagi wakil Portugal tersebut. Saat ini, Benfica berada di peringkat ke-29 klasemen dan wajib meraih tiga poin jika masih ingin menjaga asa lolos ke babak play-off fase gugur. Di tengah tekanan itu, aroma reuni Mourinho dengan Los Blancos pun semakin terasa.

Namun, sorotan media justru tertuju pada pernyataan Mourinho beberapa hari sebelumnya. Ia sempat dituding menyindir klub-klub besar Eropa yang memberi jabatan pelatih kepada sosok yang dianggap belum berpengalaman. Komentar itu memicu berbagai tafsir, termasuk yang dikaitkan dengan Arbeloa.

Mourinho pun angkat bicara. Dengan gaya khasnya, ia menilai media terlalu jauh memelintir ucapannya.
“Kalian para jurnalis punya kualitas yang sangat saya hormati, yaitu mengarahkan cerita sesuai kepentingan kalian,” ujar Mourinho kepada wartawan.

Ia menjelaskan, pertanyaan awal yang dia terima sebenarnya terkait Luciano Spalletti dan kelayakannya melatih Juventus. Jawabannya, kata Mourinho, justru untuk membela Spalletti.
“Tentu tidak mengejutkan jika pelatih dengan rekam jejak hebat menangani klub besar. Yang terkadang membuat saya heran adalah ketika pelatih tanpa rekam jejak diberi tanggung jawab besar. Menurut saya, itu pemikiran yang normal,” jelasnya.

Masalahnya, pernyataan tersebut kemudian dikaitkan dengan nama-nama lain, termasuk Arbeloa dan juga Cristian Chivu di Inter. Mourinho menegaskan, konteksnya sama sekali berbeda.
“Mereka berdua adalah anak-anak saya. Bukan sekadar mantan pemain, tapi pemain spesial,” tegasnya.

Secara khusus, Mourinho punya kedekatan emosional dengan Arbeloa.
“Dari sisi kemanusiaan, hubungan personal, dan empati, Alvaro adalah salah satu pemain favorit saya sepanjang karier,” ungkapnya.
Meski mengakui Arbeloa bukan pemain terbaik yang pernah ia latih di Real Madrid, Mourinho menilai kontribusi dan karakternya membuat sang mantan bek layak dihormati.

Ia pun berharap Arbeloa sukses meniti karier sebagai pelatih.
“Saya tidak akan pernah memberi tekanan padanya. Saya hanya berharap dia sukses dan punya karier kepelatihan yang luar biasa,” tambah Mourinho.

Menariknya, Arbeloa kini menggantikan Xabi Alonso, satu lagi “anak emas” Mourinho, yang sebelumnya sempat menukangi Madrid meski hanya bertahan tujuh bulan. Soal Alonso, Mourinho sama sekali tak ragu.
“Xabi juga anak saya. Saya hanya punya kenangan indah tentang dia,” katanya.

Mourinho yakin Alonso akan segera kembali ke dunia kepelatihan dengan arah karier yang lebih cerah.
“Apa yang dia lakukan di Leverkusen luar biasa. Soal bagaimana dan kenapa masa baktinya di Madrid berakhir, jujur itu bukan urusan saya. Yang jelas, dia sudah menunjukkan level kepelatihan yang tinggi dan saya yakin dia akan bahagia dengan langkah selanjutnya,” tutup Mourinho.

Di balik panasnya laga Liga Champions, kisah ini menunjukkan satu hal: bagi Jose Mourinho, loyalitas kepada mantan anak didik bukan sekadar kata-kata. Dan saat Benfica bertemu Real Madrid, emosi, kenangan, dan ambisi akan bertemu di satu panggung besar.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.