![]() |
| Ratusan Siswa SMK HKBP Sidikalang Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Konsumsi MBG, Diduga Makanan Berbau Tak Sedap. |
Ratusan siswa SMK Swasta HKBP Sidikalang, Kabupaten Dairi, harus mendapatkan perawatan medis setelah menyantap menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (10/2/2026). Kejadian ini sontak mengejutkan para orang tua dan masyarakat sekitar.
Sejumlah siswa mulai merasakan gejala diare sejak Senin malam. Kondisi tersebut membuat mereka harus dibawa ke beberapa fasilitas kesehatan, seperti RSUD Sidikalang, RSU Serenapitta, Klinik Katolik, hingga Puskesmas Huta Rakyat. Bahkan, sekitar 20 siswa dilaporkan mengalami gejala yang lebih serius sehingga perlu dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan intensif.
Menurut keterangan beberapa siswa dan guru, menu yang dibagikan hari itu terdiri dari nasi, ayam gulai, pisang, serta sayur selada. Namun, sebagian siswa mencium aroma tidak sedap dari makanan tersebut. Karena curiga, tidak semua siswa memilih untuk mengonsumsinya.
Di sisi lain, pihak penyedia makanan menyatakan bahwa proses distribusi telah dilakukan sesuai standar dan dalam kondisi steril. Meski begitu, demi menjaga keselamatan dan kesehatan para siswa, pihak sekolah memutuskan untuk menolak penyaluran menu MBG pada hari berikutnya sebagai langkah pencegahan.
Peristiwa ini kini menjadi perhatian berbagai pihak. Orang tua tentu berharap ada evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang kembali. Program makan bergizi seharusnya menjadi solusi untuk meningkatkan kesehatan pelajar, bukan malah menimbulkan kekhawatiran.
Kita semua tentu ingin anak-anak mendapatkan asupan terbaik dengan aman. Karena itu, pengawasan ketat dan transparansi dalam pengelolaan program sangat dibutuhkan. Bagaimana menurut Anda? Apakah perlu ada evaluasi total terhadap distribusi makanan di sekolah?
