![]() |
| BPBD Kotim berhasil memadamkan kebakaran lahan di Mentawa Baru Ketapang seluas 0,95 hektare. Warga diimbau waspada karhutla saat musim kering. |
PALANGKARAYA -- Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat langsung bergerak cepat melakukan penanganan di lokasi kejadian.
Kepala Pelaksana BPBD Kotim, Multazam, mengungkapkan kebakaran terjadi di lahan perkebunan milik warga bernama Muhajirin yang berada di Desa Bangkuang Makmur, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang.
“Lahan yang terbakar kurang lebih tiga hektare. Namun pemilik lahan tidak mengetahui adanya kebakaran tersebut,” ujarnya di Sampit, Jumat.
Api Muncul Sejak Rabu Sore
Kebakaran diketahui mulai terjadi sejak Rabu sore (25/3). Tim gabungan langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemadaman hingga malam hari, dan dilanjutkan kembali keesokan harinya.
Sebanyak 10 personel BPBD Kotim diterjunkan, dibantu 7 personel Manggala Agni. Akses menuju lokasi cukup menantang, karena tim harus melewati jalur darat sepanjang 4,2 kilometer dari Jalan Poros Sampit–Samuda melalui Desa Eka Bahurui.
Lahan Gambut Jadi Tantangan Pemadaman
Kondisi lahan yang terbakar berupa semak belukar di atas tanah gambut menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Api pada lahan gambut dikenal sulit dipadamkan karena bisa merambat hingga ke dalam tanah.
Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung cukup lama, yakni lebih dari enam jam, mulai pukul 10.00 WIB hingga 16.11 WIB.
“Total lahan yang berhasil dipadamkan sekitar 0,95 hektare. Saat ini kami fokus melakukan pendinginan karena masih ada sisa asap,” jelas Multazam.
Kebakaran Juga Terjadi Di Lokasi Lain
Sehari sebelumnya, kebakaran lahan juga dilaporkan terjadi di Jalan Ir Soekarno, Kelurahan Baamang Tengah, Kecamatan Baamang. Hal ini menunjukkan potensi karhutla di wilayah Kotim mulai meningkat.
BPBD Imbau Warga Tidak Bakar Lahan
Melihat kondisi cuaca yang mulai kering dan intensitas hujan yang menurun, BPBD Kotim mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.
Langkah pencegahan ini dinilai sangat penting mengingat sebagian besar wilayah Kotim merupakan lahan gambut yang mudah terbakar saat musim kemarau.
“Kalau sudah terbakar, apinya bisa masuk ke dalam tanah dan sulit dipadamkan. Jadi pencegahan jauh lebih efektif,” tegas Multazam.
Ia berharap masyarakat bisa lebih peduli terhadap lingkungan agar kejadian serupa tidak terus berulang, sekaligus mencegah munculnya kabut asap yang berdampak pada kesehatan.
FAQ
1. Di mana lokasi kebakaran lahan di Kotim terjadi?
Kebakaran terjadi di Desa Bangkuang Makmur, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur.
2. Berapa luas lahan yang terbakar?
Total lahan yang terdampak sekitar 0,95 hektare yang berhasil dipadamkan.
3. Apa penyebab kebakaran lahan tersebut?
Penyebab pasti belum diketahui, bahkan pemilik lahan tidak menyadari adanya kebakaran.
4. Kenapa lahan gambut mudah terbakar?
Karena saat kering, gambut mudah menyala dan api bisa merambat hingga ke bawah permukaan tanah.
5. Apa imbauan BPBD kepada masyarakat?
Masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara dibakar untuk mencegah karhutla.
