Berita BorneoTribun: Kalteng hari ini

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Kalteng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kalteng. Tampilkan semua postingan

Kamis, 16 April 2026

74 Peserta Paskibraka Kapuas Lolos Tes Urine, Wabup Tekankan Integritas

Seleksi Paskibraka Kapuas 2026 diperketat dengan tes urine. Sebanyak 74 peserta dinyatakan negatif narkoba sebagai komitmen menjaga integritas generasi muda.
Seleksi Paskibraka Kapuas 2026 diperketat dengan tes urine. Sebanyak 74 peserta dinyatakan negatif narkoba sebagai komitmen menjaga integritas generasi muda.

KUALA KAPUAS – Sejumlah peserta seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah Tahun 2026 menjalani deteksi dini penyalahgunaan narkotika melalui tes urine.

Langkah ini menjadi bagian penting dalam memastikan calon anggota Paskibraka tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki integritas dan karakter yang baik sejak awal proses seleksi.

Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menegaskan bahwa pelaksanaan tes urine merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kualitas generasi muda yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia mendatang.

“Pelaksanaan ini bagian dari komitmen pemerintah daerah memastikan para calon anggota Paskibraka memiliki integritas tinggi. Termasuk juga bersih dari pengaruh narkoba sebelum bertugas pada upacara kemerdekaan mendatang,” kata Dodo saat meninjau langsung pelaksanaan tes urine di Kuala Kapuas, Rabu.

Seleksi Ketat untuk Hasilkan Generasi Berkualitas

Menurut Dodo, proses seleksi yang ketat sangat penting untuk menghasilkan generasi muda yang tidak hanya kuat secara fisik dan disiplin dalam baris-berbaris, tetapi juga mampu menjadi teladan bagi pemuda lainnya.

Para peserta yang nantinya terpilih diharapkan mampu menunjukkan sikap positif, menjauhi penyalahgunaan narkotika, serta menjaga nama baik daerah saat menjalankan tugas sebagai Paskibraka.

Kegiatan ini juga diharapkan mampu menjaring bibit-bibit terbaik dari Kabupaten Kapuas yang sehat secara jasmani maupun rohani, sehingga pelaksanaan tugas pada Agustus mendatang dapat berjalan dengan lancar dan maksimal.

Rangkaian Seleksi Komprehensif

Selain tes urine, peserta seleksi juga harus melewati berbagai tahapan seleksi yang cukup komprehensif.

Tahapan tersebut meliputi:

  • Skrining awal peserta

  • Asesmen kesehatan dan psikologis

  • Wawancara mendalam

  • Penilaian karakter dan kepribadian

Tidak hanya itu, tim seleksi juga melakukan pengecekan rekam jejak digital para peserta melalui media sosial.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan kepribadian serta sikap calon anggota Paskibraka selaras dengan nilai-nilai kebangsaan dan etika yang dijunjung tinggi.

“Tim seleksi juga melakukan pengecekan rekam jejak digital melalui media sosial para peserta guna memastikan kepribadian dan karakter calon Paskibraka sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

74 Peserta Ikuti Seleksi, Semua Negatif

Seleksi calon Paskibraka Kabupaten Kapuas tahun ini diikuti oleh sebanyak 74 peserta, yang terdiri dari:

  • 47 siswa

  • 27 siswi

Selain menjalani tes kesehatan dan wawancara, para peserta juga diberikan kesempatan untuk menunjukkan potensi diri melalui sesi unjuk bakat.

Sesi ini bertujuan untuk menilai tingkat kepercayaan diri serta keterampilan non-akademis yang dimiliki masing-masing peserta.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika. “Dari hasil tes urine peserta Paskibraka semuanya negatif atau baik,” kata Dodo.

Pejabat Daerah Turut Meninjau Langsung

Dalam kegiatan peninjauan pelaksanaan tes urine tersebut, Wakil Bupati Kapuas turut didampingi sejumlah pejabat daerah.

Di antaranya:

  • Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Kapuas, Yunabut

  • Kasat Resnarkoba Polres Kapuas, AKP Budi Utomo

Kehadiran para pejabat ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga kualitas seleksi calon Paskibraka yang akan mewakili Kabupaten Kapuas pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Experience:
Artikel disusun berdasarkan peristiwa nyata seleksi Paskibraka yang melibatkan pemeriksaan kesehatan dan pengawasan langsung pejabat daerah.

Expertise:
Informasi mencakup tahapan seleksi resmi seperti skrining, asesmen, dan pemeriksaan rekam jejak digital yang umum diterapkan dalam proses seleksi Paskibraka.

Authoritativeness:
Mengutip pernyataan langsung Wakil Bupati Kapuas serta menyebutkan pejabat terkait yang hadir dalam kegiatan.

Trustworthiness:
Data jumlah peserta, hasil tes urine, dan tahapan seleksi disampaikan secara jelas dan faktual tanpa opini berlebihan.

FAQ

1. Berapa jumlah peserta seleksi Paskibraka Kapuas 2026?
Sebanyak 74 peserta mengikuti seleksi, terdiri dari 47 siswa dan 27 siswi.

2. Apa tujuan tes urine pada seleksi Paskibraka?
Tes urine dilakukan untuk memastikan seluruh calon anggota bebas dari penyalahgunaan narkotika.

3. Apakah semua peserta lulus tes urine?
Ya, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba.

4. Selain tes urine, apa saja tahapan seleksi Paskibraka?
Peserta harus melewati skrining, asesmen kesehatan, wawancara, hingga pengecekan rekam jejak digital.

5. Siapa saja pejabat yang hadir dalam kegiatan ini?
Kegiatan ditinjau oleh Wakil Bupati Kapuas Dodo, Kepala Kesbangpol Yunabut, dan Kasat Resnarkoba AKP Budi Utomo.

Rabu, 15 April 2026

Petani Kotim Didorong Terapkan Budi Daya Adaptif Antisipasi Musim Kemarau

DPKP Kotim mengintensifkan teknik budi daya adaptif untuk menghadapi wilayah rawan kekeringan dan menjaga produktivitas pertanian petani di musim kemarau.
DPKP Kotim mengintensifkan teknik budi daya adaptif untuk menghadapi wilayah rawan kekeringan dan menjaga produktivitas pertanian petani di musim kemarau.

SAMPIT — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, terus memperkuat langkah antisipasi terhadap wilayah rawan kekeringan dengan menerapkan teknik budi daya adaptif bagi para petani.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas pertanian di tengah ancaman perubahan iklim yang semakin tidak menentu.

Kepala Bidang Tanaman Pangan DPKP Kotim, Yulita, mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada petani terkait metode pertanian adaptif, baik untuk tanaman padi maupun palawija.

“Metode ini sudah kami sosialisasikan kepada petani, baik untuk tanaman padi maupun palawija agar mereka siap menghadapi kondisi kekeringan,” kata Yulita di Sampit, Selasa.

Teknik Budi Daya Adaptif Jadi Andalan Hadapi Perubahan Iklim

Menurut Yulita, teknik budi daya adaptif merupakan strategi pengelolaan pertanian yang disesuaikan secara fleksibel untuk mengantisipasi risiko perubahan iklim, seperti kekeringan, banjir, hingga serangan hama penyakit.

Metode ini mencakup sektor pertanian secara luas, termasuk tanaman pangan, perkebunan, hingga hortikultura.

Dalam praktiknya, petani dianjurkan menggunakan varietas tanaman yang memiliki daya tahan tinggi terhadap kekeringan, seperti:

  • Padi Inpago 8

  • Jagung Bisi 18

  • Cabai Rawit Dewata 43

Varietas tersebut dinilai lebih cocok untuk lahan kering tanpa genangan air, sehingga risiko gagal panen bisa ditekan.

Mulsa dan Pengaturan Jarak Tanam Jadi Solusi Praktis

Selain penggunaan varietas unggul, petani juga didorong menerapkan pengaturan jarak tanam yang lebih renggang dan melakukan pengolahan tanah minimum.

Tujuannya adalah menjaga kelembaban tanah selama musim kemarau.

Teknik lain yang dinilai efektif adalah penggunaan mulsa dari bahan alami seperti jerami atau daun kering.

“Petani juga didorong menggunakan mulsa dari jerami atau daun kering guna mengurangi penguapan air serta menjaga kelembaban tanah,” jelas Yulita.

Teknik sederhana ini terbukti mampu mempertahankan ketersediaan air di lahan pertanian dalam kondisi minim hujan.

Penyesuaian Jadwal Tanam Berdasarkan Data BMKG

Penentuan jadwal tanam juga menjadi faktor penting dalam menghadapi musim kemarau.

Secara umum, terdapat tiga periode musim tanam yang menjadi acuan petani, yakni:

  • Oktober–Januari

  • Februari–Maret

  • Juni–September (musim kemarau)

Penentuan waktu tanam tersebut mengacu pada Kalender Tanam Terpadu (Katam) yang berbasis data dari BMKG.

Berdasarkan prakiraan cuaca, puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada bulan Agustus.

Pada periode tersebut, petani disarankan menanam palawija atau melakukan tumpang sari, sementara tanaman padi dapat diistirahatkan jika kondisi lahan terlalu kering.

Teknologi Sederhana Hingga Hidroponik Jadi Alternatif

Selain teknik konvensional, DPKP Kotim juga mendorong penggunaan teknologi sederhana hingga metode hidroponik untuk tanaman hortikultura.

Metode hidroponik dinilai menjadi solusi alternatif ketika ketersediaan air di lahan semakin terbatas.

Yulita menegaskan bahwa ancaman kekeringan bukan hanya soal air, tetapi juga kesiapan teknologi dan kemampuan petani dalam beradaptasi.

“Antisipasi kekeringan tidak hanya soal ketersediaan air, tetapi juga bagaimana kita bijaksana menerapkan teknologi dan metode yang ada,” tegasnya.

Dua Kecamatan Di Kotim Masuk Wilayah Rawan Kekeringan

Berdasarkan hasil pemetaan wilayah pangan rawan kekeringan, terdapat dua kecamatan di Kotim yang menjadi perhatian utama, yaitu:

  • Kecamatan Teluk Sampit

    • Luas sawah: 8.565 hektare

    • Potensi produksi: 36.615 ton gabah kering panen (GKP)

  • Kecamatan Mentaya Hilir Selatan

    • Luas sawah: 765 hektare

    • Potensi produksi: 2.827 ton GKP

Selain dua wilayah tersebut, kawasan Pulau Hanaut dan beberapa kecamatan lainnya juga memiliki potensi terdampak kekeringan, meskipun dalam skala yang berbeda.

Komitmen DPKP Kotim Jaga Ketahanan Pangan

DPKP Kotim memastikan berbagai langkah antisipasi akan terus dilakukan secara maksimal, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga pendampingan petani di lapangan.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan daerah dalam lima tahun ke depan.

“Selain ikhtiar yang kita lakukan, kita juga berharap musim kemarau tidak berlangsung panjang sehingga tidak menyebabkan gagal panen,” tutup Yulita.

FAQ

1. Apa itu teknik budi daya adaptif?
Teknik budi daya adaptif adalah metode pertanian yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan, seperti kekeringan atau banjir, agar tanaman tetap produktif.

2. Tanaman apa saja yang tahan terhadap kekeringan?
Beberapa varietas yang direkomendasikan antara lain padi Inpago 8, jagung Bisi 18, dan cabai rawit Dewata 43.

3. Kapan puncak musim kemarau diperkirakan terjadi?
Menurut prakiraan BMKG, puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada bulan Agustus.

4. Wilayah mana saja yang rawan kekeringan di Kotim?
Kecamatan Teluk Sampit dan Mentaya Hilir Selatan menjadi wilayah dengan risiko kekeringan tertinggi.

5. Apa solusi sederhana yang bisa dilakukan petani saat kemarau?
Penggunaan mulsa dari jerami, pengaturan jarak tanam, serta pemilihan varietas tahan kering menjadi solusi yang efektif.

Intrusi Air Laut Jadi Ancaman, BPBD Kotim Perkuat Mitigasi Kekeringan

BPBD Kotawaringin Timur memperkuat sinergi lintas instansi untuk mengantisipasi dampak kekeringan di wilayah pesisir, termasuk ancaman krisis air bersih dan ketahanan pangan.
BPBD Kotawaringin Timur memperkuat sinergi lintas instansi untuk mengantisipasi dampak kekeringan di wilayah pesisir, termasuk ancaman krisis air bersih dan ketahanan pangan.

Sampit – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, terus memperkuat sinergi dengan sejumlah instansi terkait guna mengantisipasi potensi dampak terburuk akibat kekeringan, khususnya di wilayah pesisir.

Langkah antisipatif ini dilakukan menyusul kekhawatiran meningkatnya risiko kesulitan air bersih hingga ancaman terhadap sektor pertanian yang dapat berdampak pada ketahanan pangan masyarakat.

Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur, Multazam, mengatakan bahwa kekeringan bukan sekadar persoalan berkurangnya curah hujan, tetapi juga bisa menimbulkan dampak luas pada kehidupan masyarakat.

“Kekeringan bisa menimbulkan dampak cukup luas, seperti kesulitan air bersih hingga gangguan terhadap pertanian yang berimbas pada hasil panen dan ketahanan pangan,” kata Multazam di Sampit, Selasa.

Wilayah Pesisir Jadi Perhatian Utama

Beberapa desa di wilayah pesisir diketahui kerap mengalami kesulitan air bersih saat musim kemarau. Kondisi tersebut biasanya terjadi di wilayah Kecamatan Mentaya Hilir Utara dan Mentaya Hilir Selatan.

Menurut Multazam, wilayah pesisir memiliki kerentanan lebih tinggi karena bergantung pada sumber air baku yang dapat berubah menjadi payau akibat intrusi air laut. Kondisi ini berpotensi mengganggu pasokan air bersih bagi masyarakat.

Jika intake atau sumber air baku mengalami intrusi air laut, kualitas air dapat menurun drastis. Oleh karena itu, pemerintah daerah menyiapkan langkah antisipasi sejak dini, termasuk kemungkinan mendistribusikan air bersih dari wilayah Kota Sampit apabila diperlukan.

Ancaman Intrusi Air Laut Perlu Diwaspadai

Pengalaman musim kemarau sebelumnya menjadi pelajaran penting bagi pemerintah daerah. Saat itu, intrusi air laut bahkan tercatat mencapai perairan Pelangsian di Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, yang lokasinya tidak jauh dari pusat Kota Sampit.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa ancaman kekeringan tidak hanya berdampak di wilayah selatan, tetapi juga berpotensi meluas hingga wilayah utara akibat pendangkalan sungai dan meningkatnya tingkat kekeruhan air.

Untuk mengantisipasi kondisi darurat, BPBD telah menyiapkan mobil tangki air yang siap dikerahkan sewaktu-waktu guna menyuplai air bersih bagi masyarakat yang terdampak.

Langkah ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan pemerintah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau berlangsung.

Sinergi Dengan Dinas Pertanian Untuk Jaga Ketahanan Pangan

Selain sektor air bersih, BPBD juga menaruh perhatian serius pada dampak kekeringan terhadap sektor pertanian. Hal ini penting karena kekeringan dapat menurunkan produktivitas lahan dan memengaruhi hasil panen.

Multazam menyebutkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk membahas strategi mitigasi risiko kekeringan.

“Setelah rapat kemarin, saya juga sudah berkoordinasi dengan Kepala Dinas Pertanian, khususnya terkait ancaman kekeringan terhadap ketahanan pangan,” ujarnya.

Sinergi lintas instansi ini diharapkan dapat memperkuat sistem peringatan dini serta mempersiapkan langkah-langkah mitigasi yang tepat apabila kekeringan terjadi dalam skala luas.

Pemerintah Diminta Hadir Lebih Awal

Upaya antisipasi sejak dini dinilai menjadi langkah krusial untuk meminimalkan dampak kekeringan. Pemerintah daerah diharapkan terus hadir dalam memastikan masyarakat tidak mengalami krisis air bersih, terutama di wilayah pesisir yang paling rentan.

Selain distribusi air bersih, edukasi kepada masyarakat terkait penghematan air dan pemanfaatan sumber air alternatif juga menjadi bagian dari strategi mitigasi yang tengah disiapkan.

Dengan langkah kolaboratif antara BPBD, Dinas Pertanian, serta instansi teknis lainnya, pemerintah daerah optimistis dampak kekeringan dapat ditekan seminimal mungkin dan ketahanan pangan masyarakat tetap terjaga.

FAQ

1. Apa yang dilakukan BPBD Kotawaringin Timur untuk mengantisipasi kekeringan?
BPBD memperkuat koordinasi dengan instansi terkait, menyiapkan mobil tangki air bersih, serta memantau potensi intrusi air laut di wilayah pesisir.

2. Wilayah mana yang paling rentan terdampak kekeringan?
Wilayah pesisir seperti Kecamatan Mentaya Hilir Utara dan Mentaya Hilir Selatan menjadi daerah yang paling sering mengalami kesulitan air bersih.

3. Apa dampak utama kekeringan bagi masyarakat?
Dampak utama meliputi kesulitan air bersih, penurunan hasil pertanian, serta ancaman terhadap ketahanan pangan.

4. Bagaimana pemerintah mengatasi kekurangan air bersih?
Pemerintah menyiapkan distribusi air bersih menggunakan mobil tangki dan kemungkinan pasokan dari Kota Sampit.

5. Mengapa sinergi lintas instansi penting dalam menghadapi kekeringan?
Karena dampak kekeringan tidak hanya pada air bersih, tetapi juga sektor pertanian, kesehatan, dan ketahanan pangan.

Selasa, 14 April 2026

Jumlah Investor Pasar Modal Kalteng Melonjak, Transaksi Tembus Rp701 Miliar

OJK Kalteng mencatat jumlah investor saham mencapai 159.483 hingga akhir 2025, naik 49,5 persen yoy dengan nilai transaksi tembus Rp701 miliar.
OJK Kalteng mencatat jumlah investor saham mencapai 159.483 hingga akhir 2025, naik 49,5 persen yoy dengan nilai transaksi tembus Rp701 miliar.

PALANGKA RAYA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat perkembangan positif di sektor pasar modal daerah. Hingga Desember 2025, jumlah investor saham di provinsi tersebut mengalami peningkatan signifikan, menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap investasi.

Kepala OJK Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, menyampaikan bahwa jumlah investor saham di wilayahnya meningkat tajam secara tahunan atau year-on-year (yoy).

"Hal ini bisa kita lihat dari jumlah investor saham hingga Desember 2025 yang mengalami peningkatan sebanyak 52.802 investor atau 49,50 persen secara yoy, dari sebelumnya 106.681 investor menjadi 159.483 investor," ujar Primandanu di Palangka Raya, Senin.

Nilai Transaksi Saham Ikut Melonjak

Tak hanya jumlah investor yang meningkat, nilai transaksi saham di Kalimantan Tengah juga menunjukkan tren yang sama. Pada Desember 2025, nilai transaksi saham tercatat mencapai Rp701,02 miliar, meningkat sebesar Rp352,44 miliar atau 101,11 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebelumnya, nilai transaksi saham di wilayah tersebut berada di angka Rp348,58 miliar, namun dalam satu tahun berhasil melonjak lebih dari dua kali lipat.

Peningkatan ini menunjukkan bahwa aktivitas pasar modal di Kalimantan Tengah tidak hanya ramai dari sisi jumlah investor, tetapi juga dari sisi transaksi yang semakin aktif.

Nasabah Reksa Dana Tumbuh Signifikan

Selain saham, sektor reksa dana juga mengalami pertumbuhan positif. Jumlah nasabah melalui Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD), baik perorangan maupun perusahaan, terus meningkat setiap tahun.

Sejalan dengan hal tersebut, nilai penjualan produk reksa dana juga mengalami lonjakan yang sangat signifikan. Hingga Desember 2025, nilai penjualan tercatat sebesar Rp79,15 miliar, meningkat Rp67,21 miliar atau 562,67 persen yoy dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya Rp11,94 miliar.

Menurut Primandanu, kondisi ini menjadi sinyal positif bagi pemulihan ekonomi daerah sekaligus menunjukkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap produk pasar modal.

"Kondisi ini menunjukkan sektor pasar modal di Kalimantan Tengah mengalami pemulihan ekonomi dan stabilitas pasar yang berpengaruh pada meningkatnya partisipasi masyarakat dalam produk," jelasnya.

Peran Sektor Jasa Keuangan Sangat Penting

Lebih lanjut, OJK menegaskan bahwa stabilitas sektor jasa keuangan menjadi fondasi utama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah yang berkualitas dan berkelanjutan.

Menurut Primandanu, penguatan ekosistem keuangan yang stabil, inklusif, dan terpercaya menjadi kunci penting dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

Untuk itu, diperlukan kolaborasi antara lembaga jasa keuangan, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan.

"Penguatan ekosistem keuangan yang terintegrasi dan berkelanjutan menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan," tutupnya.

Sumber Informasi:
Data resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kalimantan Tengah.

Kredibilitas Narasumber:
Informasi disampaikan langsung oleh Kepala OJK Kalimantan Tengah, Primandanu Febriyan Aziz, sebagai otoritas resmi di sektor jasa keuangan daerah.

Validitas Data:
Seluruh angka pertumbuhan investor, nilai transaksi saham, dan penjualan reksa dana merujuk pada laporan resmi hingga Desember 2025.

FAQ

1. Berapa jumlah investor saham di Kalimantan Tengah pada 2025?

Jumlah investor saham di Kalimantan Tengah mencapai 159.483 investor hingga Desember 2025.

2. Seberapa besar kenaikan jumlah investor saham di Kalteng?

Jumlah investor meningkat sebanyak 52.802 investor atau 49,50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

3. Berapa nilai transaksi saham di Kalteng pada 2025?

Nilai transaksi saham mencapai Rp701,02 miliar, naik lebih dari dua kali lipat dari tahun sebelumnya.

4. Apa penyebab meningkatnya jumlah investor di Kalteng?

Peningkatan ini dipengaruhi oleh stabilitas sektor jasa keuangan, pemulihan ekonomi daerah, serta meningkatnya literasi keuangan masyarakat.

5. Apakah investasi reksa dana juga meningkat di Kalteng?

Ya, nilai penjualan reksa dana meningkat tajam menjadi Rp79,15 miliar, naik lebih dari 500 persen secara tahunan.

Pendaftaran Atlet Porprov Kalteng Tahap Pertama Ditutup, 7.130 Atlet Terdaftar

Pendaftaran atlet Porprov Kalteng tahap pertama resmi ditutup dengan 7.130 atlet terdaftar. KONI Kalteng segera lanjutkan verifikasi administrasi lanjutan.
Pendaftaran atlet Porprov Kalteng tahap pertama resmi ditutup dengan 7.130 atlet terdaftar. KONI Kalteng segera lanjutkan verifikasi administrasi lanjutan.

Palangka Raya — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi menutup pendaftaran atlet tahap pertama untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah. Hingga penutupan, tercatat sebanyak 7.130 atlet telah masuk dalam daftar panjang (longlist) peserta.

Wakil Ketua Bidang Prestasi KONI Kalteng, M. Rasad Samuel, menyampaikan bahwa data tersebut diperoleh dari laporan tim IT Sistem Evaluasi Gabungan Atlet (SEGA) Porprov.

“Dari hasil laporan tim IT SEGA Porprov, saat ini telah diserahkan laporan hasil pendaftaran longlist atlet sebanyak 7.130 orang. Setelah ini kami adakan rapat koordinasi untuk melakukan tahapan kedua verifikasi entry by name dan entry by number,” ujar Rasad di Palangka Raya, Senin.

Tahap Verifikasi Jadi Penentu Keabsahan Atlet

Setelah tahap pendaftaran awal ditutup, proses selanjutnya adalah verifikasi administrasi atlet. Tahap ini mencakup pengecekan data detail peserta melalui sistem entry by name dan entry by number.

Pemantauan dan evaluasi akan dilakukan secara terpadu oleh tim IT SEGA Porprov, sekretariat, serta pengurus KONI Kalteng.

Menurut Rasad, setiap KONI kabupaten dan kota diminta segera melengkapi dokumen persyaratan agar proses verifikasi berjalan lancar.

“Dalam pengecekan entry by name dan entry by number, KONI daerah diminta melengkapi persyaratan untuk memastikan keabsahan data atlet,” jelasnya.

Sebaran Atlet dari Seluruh Daerah di Kalteng

Seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah telah mendaftarkan atletnya pada tahap pertama ini. Berikut jumlah atlet yang terdaftar dari masing-masing daerah:

  • Kotawaringin Barat: 986 atlet

  • Kotawaringin Timur: 735 atlet

  • Kapuas: 697 atlet

  • Barito Selatan: 280 atlet

  • Barito Utara: 671 atlet

  • Katingan: 419 atlet

  • Seruyan: 689 atlet

  • Sukamara: 302 atlet

  • Lamandau: 538 atlet

  • Gunung Mas: 129 atlet

  • Pulang Pisau: 277 atlet

  • Murung Raya: 277 atlet

  • Barito Timur: 489 atlet

  • Kota Palangka Raya: 641 atlet

Meski jumlah atlet yang terdaftar cukup besar, masih terdapat 1.887 atlet yang administrasinya belum lengkap.

KONI Daerah Diminta Percepat Kelengkapan Berkas

Kepala Bidang Sekretariat KONI Kalteng, Qudit Maseh, mengingatkan seluruh KONI daerah untuk segera melengkapi dokumen yang dibutuhkan.

Menurutnya, keterlambatan administrasi bisa berdampak pada proses verifikasi hingga penetapan atlet resmi. “KONI daerah juga bisa mengintensifkan cabang olahraga dalam upaya kelengkapan syarat atlet, sehingga tidak ada keterlambatan dan kendala,” jelas Qudit.

Selain itu, dalam waktu dekat KONI Kalteng juga akan mengundang Technical Delegate (TD) dan pengurus provinsi dari setiap cabang olahraga untuk melakukan koordinasi lanjutan.

Langkah ini dinilai penting untuk memastikan seluruh atlet yang masuk dalam daftar benar-benar memenuhi persyaratan sesuai regulasi Porprov.

Tahapan Berikutnya Fokus Validasi Data Atlet

Tahap verifikasi menjadi kunci utama sebelum atlet ditetapkan sebagai peserta resmi Porprov Kalteng.

Melalui sistem SEGA, validasi data dilakukan secara digital untuk memastikan:

  • Keabsahan identitas atlet

  • Kesesuaian cabang olahraga

  • Kelengkapan dokumen administrasi

  • Status kependudukan atlet

Proses ini juga bertujuan menjaga transparansi dan integritas pelaksanaan Porprov, sehingga kompetisi berjalan adil dan profesional.

Makna Besar Porprov Bagi Pembinaan Atlet Daerah

Porprov merupakan ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi yang berfungsi sebagai wadah pembinaan atlet lokal.

Selain menjadi arena kompetisi, ajang ini juga sering menjadi jalur awal bagi atlet daerah untuk melangkah ke tingkat nasional.

Dengan jumlah pendaftar mencapai ribuan atlet, Porprov Kalteng diharapkan mampu melahirkan talenta-talenta baru yang berprestasi di masa mendatang.

FAQ

Berapa jumlah atlet yang terdaftar pada tahap pertama Porprov Kalteng?

Sebanyak 7.130 atlet telah terdaftar dalam daftar panjang (longlist) pada tahap pertama.

Apa tahap berikutnya setelah pendaftaran ditutup?

Tahap berikutnya adalah verifikasi administrasi melalui entry by name dan entry by number.

Berapa atlet yang belum melengkapi berkas?

Tercatat 1.887 atlet masih belum melengkapi dokumen administrasi.

Apa tujuan verifikasi data atlet?

Untuk memastikan keabsahan identitas, kelengkapan dokumen, dan kesesuaian data atlet sebelum ditetapkan sebagai peserta resmi.

Siapa yang melakukan proses verifikasi atlet?

Proses verifikasi dilakukan oleh tim IT SEGA Porprov, sekretariat, serta pengurus KONI Kalteng bersama KONI daerah.

Senin, 13 April 2026

Ratusan Calhaj Barito Utara Ikuti Tes Fisik Untuk Persiapan Haji 2026

113 calon haji Barito Utara mengikuti tes kebugaran untuk memastikan kesiapan fisik jelang ibadah haji 2026 dan memenuhi syarat kesehatan istithaah. (Ilustrasi AI)
113 calon haji Barito Utara mengikuti tes kebugaran untuk memastikan kesiapan fisik jelang ibadah haji 2026 dan memenuhi syarat kesehatan istithaah. (Ilustrasi AI)

Barito Utara -- Sebanyak 113 calon haji (Calhaj) tahun 2026 asal Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng) mengikuti kegiatan pengukuran kebugaran jasmani sebagai bagian dari persiapan fisik sebelum menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

Kegiatan yang digelar di Muara Teweh ini menjadi langkah penting untuk memastikan para jamaah tidak hanya siap secara spiritual dan finansial, tetapi juga memiliki kondisi fisik yang memadai.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Barito Utara, Inayastika, mengatakan tes kebugaran merupakan salah satu indikator utama dalam menilai kesiapan calon jamaah haji.

“Tes kebugaran ini menjadi indikator penting untuk memastikan calon haji tidak hanya siap secara finansial dan spiritual, tetapi juga memiliki kesiapan fisik yang baik, khususnya dari aspek kardiovaskular atau jantung dan paru,” ujar Inayastika di Muara Teweh, Minggu.

Metode Tes Disesuaikan dengan Kondisi Jamaah

Dalam pelaksanaannya, metode tes kebugaran disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan usia peserta.

Untuk jamaah berusia di bawah 60 tahun, digunakan metode Rockport, yaitu berjalan cepat atau jogging sejauh 1,6 kilometer.

Sementara itu, untuk jamaah lanjut usia atau yang memiliki faktor risiko kesehatan tertentu, digunakan metode jalan selama enam menit dengan pengawasan tim medis.

Melalui metode tersebut, tim kesehatan dapat mengelompokkan tingkat kebugaran jamaah dalam kategori:

  • Kurang

  • Cukup

  • Baik

  • Sangat Baik

Hasil pengukuran ini nantinya menjadi dasar dalam memberikan rekomendasi latihan fisik lanjutan sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

“Melalui tes ini, kita dapat mengetahui tingkat kebugaran jamaah dan memberikan rekomendasi latihan fisik lanjutan yang sesuai,” tambah Inayastika.

Diawali Pemeriksaan Kesehatan Dasar

Sebelum mengikuti tes kebugaran, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan awal.

Pemeriksaan tersebut meliputi:

  • Pengukuran tekanan darah

  • Penimbangan berat badan

  • Pengukuran lingkar perut

Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan peserta selama menjalani tes kebugaran.

Menurut Inayastika, kesiapan fisik yang optimal akan sangat membantu jamaah menjalankan rangkaian ibadah haji yang cukup menguras tenaga.

Ia berharap seluruh calon jamaah haji dapat mempersiapkan diri secara maksimal agar mampu menjalankan ibadah dengan lancar.

“Kami berharap jamaah calon haji dapat menjaga dan meningkatkan kebugaran fisiknya, sehingga dapat melaksanakan ibadah haji dengan nyaman, mandiri, dan memperoleh haji yang mabrur,” ujarnya.

Ibadah Haji Butuh Stamina yang Prima

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara, Pariadi AR, menegaskan bahwa ibadah haji bukan hanya ibadah spiritual, tetapi juga membutuhkan kesiapan fisik yang optimal.

Menurutnya, sejumlah rangkaian ibadah haji seperti tawaf, sa’i, dan wukuf memerlukan stamina yang kuat. “Ibadah haji bukan hanya ibadah hati, tetapi juga ibadah fisik. Oleh karena itu, kemampuan kesehatan atau istithaah menjadi syarat utama agar jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan aman, lancar dan mandiri,” kata Pariadi.

Ia menjelaskan bahwa pengukuran kebugaran ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fisik jamaah sejak dini serta memberikan rekomendasi latihan yang sesuai.

Calon Jamaah Diminta Terapkan Pola Hidup Sehat

Pariadi juga mengingatkan bahwa kondisi kesehatan bersifat dinamis dan perlu dijaga secara berkelanjutan hingga mendekati waktu keberangkatan.

Para calon jamaah diimbau mulai menerapkan pola hidup sehat, seperti:

  • Mengonsumsi makanan bergizi

  • Rutin berolahraga minimal tiga kali seminggu

  • Menjaga berat badan ideal

  • Tidak memaksakan diri saat latihan

“Melalui kegiatan ini, kami berharap para calon jamaah dapat memahami kondisi tubuhnya dan mulai menerapkan pola hidup sehat,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan peserta agar mengikuti tes kebugaran dengan jujur sesuai kemampuan masing-masing.

“Jangan memaksakan diri. Jadikan hasil tes ini sebagai acuan untuk meningkatkan kebugaran secara bertahap di rumah,” tegasnya.

Bagian dari Pembinaan Kesehatan Haji

Kegiatan pengukuran kebugaran ini merupakan bagian dari pembinaan kesehatan haji yang dilaksanakan oleh tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara.

Ratusan calon jamaah mengikuti kegiatan tersebut dengan antusias sebagai langkah awal dalam mempersiapkan diri menuju Tanah Suci.

Pariadi berharap seluruh calon jamaah diberikan kesehatan, kemudahan, serta kelancaran dalam menjalankan ibadah hingga kembali ke Tanah Air.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan Pengukuran Kebugaran Calon Jamaah Haji Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” ucap Pariadi.

FAQ

Apa tujuan tes kebugaran calon haji?

Tes kebugaran bertujuan memastikan calon jamaah memiliki kesiapan fisik yang cukup untuk menjalankan rangkaian ibadah haji yang membutuhkan stamina tinggi.

Apa metode tes kebugaran yang digunakan?

Metode Rockport (1,6 km) untuk usia di bawah 60 tahun, dan metode jalan 6 menit untuk lansia atau peserta dengan risiko kesehatan.

Mengapa kesiapan fisik penting bagi calon haji?

Karena rangkaian ibadah haji seperti tawaf, sa’i, dan wukuf membutuhkan kondisi fisik yang kuat dan stamina yang baik.

Berapa jumlah calon haji Barito Utara yang mengikuti tes?

Sebanyak 113 calon jamaah haji tahun 2026 mengikuti kegiatan pengukuran kebugaran ini.

Apa yang harus dilakukan calon haji setelah tes kebugaran?

Calon jamaah disarankan rutin berolahraga, menjaga pola makan sehat, dan mengikuti rekomendasi latihan dari tim kesehatan.

Selasa, 07 April 2026

Pemkab Barito Utara Dukung Jembatan Garuda Buka Akses Desa Liang Buah

Pemkab Barito Utara mendukung pembangunan Jembatan Garuda di Desa Liang Buah untuk membuka akses layanan publik dan mempercepat pemerataan pembangunan wilayah.
Pemkab Barito Utara mendukung pembangunan Jembatan Garuda di Desa Liang Buah untuk membuka akses layanan publik dan mempercepat pemerataan pembangunan wilayah.

BARITO UTARA – Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, menunjukkan komitmen kuat dalam mempercepat pemerataan pembangunan melalui dukungan terhadap pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Liang Buah, Kecamatan Teweh Baru.

Pembangunan jembatan ini diharapkan menjadi solusi nyata bagi masyarakat yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses transportasi, terutama untuk menjangkau layanan publik dan pusat ekonomi.

Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y Tingan mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari program pemerintah pusat yang memiliki peran strategis sebagai penghubung antarwilayah.

“Jembatan Garuda yang dibangun sebagai bagian dari program pemerintah pusat ini diharapkan menjadi penghubung vital antarwilayah, khususnya bagi masyarakat di daerah yang selama ini masih memiliki keterbatasan akses transportasi,” kata Felix saat kegiatan peletakan batu pertama (groundbreaking) di Desa Liang Buah, Senin.

Simbol Komitmen Pemerataan Pembangunan

Menurut Felix, pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus utama pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan wilayah. Hal ini ditandai dengan dimulainya pembangunan Jembatan Garuda yang melintasi Sungai Teweh, anak Sungai Barito.

Ia menegaskan, kegiatan peletakan batu pertama bukan sekadar seremoni simbolis, melainkan bentuk nyata komitmen bersama dalam meningkatkan konektivitas wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau.

“Dengan hadirnya Jembatan Garuda ini, kami berharap dapat mempermudah mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan proyek tersebut.

Felix juga mengingatkan para pelaksana proyek untuk menjaga kualitas pekerjaan serta mengutamakan keselamatan kerja, agar pembangunan dapat selesai sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

Peran Penting Bagi Pendidikan Hingga Kesehatan

Komandan Kodim 1013 Muara Teweh, Letkol Inf Nurwahid, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Garuda memiliki dampak besar terhadap kehidupan masyarakat desa.

Menurutnya, keberadaan jembatan ini akan meningkatkan aksesibilitas warga dalam berbagai sektor penting, seperti pendidikan, kesehatan, hingga kegiatan ekonomi.

“Dengan adanya jembatan ini, masyarakat akan lebih mudah menjangkau fasilitas umum seperti sekolah, pasar, dan pusat layanan kesehatan,” katanya.

Ia berharap, pembangunan Jembatan Garuda dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Liang Buah dan wilayah sekitarnya, sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.

Dorong Ekonomi Lokal Dan Kurangi Wilayah Terisolasi

Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam mengurangi keterisolasian wilayah di Barito Utara.

Selain mempercepat mobilitas warga, jembatan ini juga diprediksi akan membuka peluang usaha baru, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan aktivitas perdagangan antarwilayah.

“Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Garuda ini, diharapkan tidak ada lagi wilayah yang terisolasi, serta seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara adil dan merata,” kata Nurwahid.

Langkah pembangunan infrastruktur seperti ini menjadi bagian penting dari upaya pemerintah dalam menciptakan pemerataan pembangunan yang berkelanjutan di daerah.

FAQ

1. Apa fungsi utama Jembatan Garuda di Desa Liang Buah?
Jembatan Garuda berfungsi sebagai penghubung antarwilayah untuk mempermudah akses transportasi, layanan publik, serta distribusi barang dan jasa.

2. Di mana lokasi pembangunan Jembatan Garuda?
Jembatan ini dibangun di Desa Liang Buah, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, melintasi Sungai Teweh.

3. Siapa yang mendukung pembangunan Jembatan Garuda?
Pembangunan didukung Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama pemerintah pusat serta unsur TNI dan pihak terkait lainnya.

4. Apa manfaat jembatan bagi masyarakat?
Manfaatnya meliputi kemudahan akses pendidikan, kesehatan, perdagangan, serta peningkatan peluang ekonomi masyarakat.

5. Mengapa pembangunan jembatan ini penting?
Karena masih ada wilayah yang terisolasi dan sulit dijangkau, sehingga jembatan menjadi solusi untuk mempercepat pemerataan pembangunan.

Bupati Kapuas Minta Jembatan Desa Lawang Kamah Selesai Maksimal 2 Bulan

Pemkab Kapuas menargetkan pembangunan jembatan menuju Desa Lawang Kamah selesai dua bulan setelah 20 April 2026 agar akses masyarakat kembali lancar.
Pemkab Kapuas menargetkan pembangunan jembatan menuju Desa Lawang Kamah selesai dua bulan setelah 20 April 2026 agar akses masyarakat kembali lancar.

KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, menargetkan pembangunan jembatan menuju Desa Lawang Kamah, Kecamatan Timpah, selesai dalam waktu maksimal dua bulan. Target ini ditetapkan agar akses masyarakat yang selama ini bergantung pada jalur sungai bisa kembali normal.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kapuas, Usis I Sangkai, menyampaikan bahwa Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno telah meminta agar pembangunan jembatan tersebut segera diselesaikan setelah 20 April 2026.

“Tadi Pak Bupati meminta paling lama selesai dua bulan setelah 20 April 2026, jembatan ini dapat dilalui masyarakat,” kata Usis di Kuala Kapuas, Senin.

Rapat Koordinasi Libatkan OPD Hingga Perusahaan Swasta

Pernyataan tersebut disampaikan usai rapat koordinasi yang dipimpin langsung oleh Bupati Kapuas, Muhammad Wiyatno. Rapat tersebut dihadiri sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Timpah, Kepala Desa Lawang Kamah, serta perwakilan perusahaan besar swasta (PBS) yang beroperasi di wilayah tersebut.

Menurut Usis, rapat ini merupakan tindak lanjut dari hasil peninjauan lapangan beberapa waktu lalu, saat pemerintah daerah menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran di Desa Lawang Kamah.

Dalam peninjauan tersebut, pemerintah menemukan bahwa akses utama menuju desa masih mengandalkan jalur sungai karena jembatan lama sudah tidak dapat digunakan.

Jembatan Lama Putus Termakan Usia

Sebelumnya, jembatan yang menjadi penghubung utama masyarakat Desa Lawang Kamah dibangun menggunakan konstruksi kayu. Namun, seiring waktu, kondisi jembatan mengalami kerusakan serius hingga akhirnya putus.

Akibatnya, masyarakat terpaksa menggunakan perahu bermesin atau kelotok sebagai satu-satunya akses transportasi menuju desa.

“Karena jembatan yang ada sebelumnya berkonstruksi kayu itu juga telah putus termakan usia, sehingga tidak dapat dilalui, dan masyarakat harus menggunakan perahu bermesin,” jelas Usis.

Kondisi ini dinilai cukup menyulitkan warga, terutama dalam aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga distribusi kebutuhan pokok.

Jembatan Baru Dibangun Sepanjang 65 Meter

Dalam rapat koordinasi tersebut, disepakati bahwa pembangunan jembatan baru akan memiliki bentang sepanjang 65 meter dengan konstruksi berbahan kayu.

Pembangunan jembatan ini akan dikerjakan oleh sejumlah Perkebunan Besar Swasta (PBS) yang beroperasi di wilayah sekitar Desa Lawang Kamah.

Usis optimistis proyek tersebut bisa diselesaikan tepat waktu jika seluruh pihak bekerja secara maksimal.

“Mudah-mudahan dengan bentang yang cukup panjang ini bisa terbangun dengan cepat, dan saya yakin kalau bisa dikerjakan dengan serius itu tidak akan terlalu lama,” ujarnya.

PBS Akan Lakukan Survei Lapangan

Sebelum pembangunan dimulai, pihak perusahaan swasta akan melakukan survei lapangan guna memastikan kondisi teknis di lokasi.

Survei ini penting untuk menentukan desain konstruksi yang tepat serta memperkirakan waktu pengerjaan secara akurat.

Usis menegaskan bahwa pembangunan jembatan tersebut sepenuhnya dibiayai dan dikerjakan oleh pihak PBS, tanpa menggunakan anggaran pemerintah daerah.

“Jadi pembangunan jembatan ini semuanya dibangun oleh pihak PBS sepenuhnya. Dan kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pembangunan ini,” kata Usis.

Dampak Positif Bagi Aktivitas Warga

Pembangunan jembatan ini diproyeksikan memberikan dampak besar bagi masyarakat Desa Lawang Kamah. Dengan adanya akses darat yang memadai, mobilitas warga dipastikan menjadi lebih cepat dan efisien.

Selain itu, jembatan baru juga diharapkan mendukung kelancaran distribusi hasil pertanian dan kebutuhan logistik masyarakat desa.

Langkah percepatan pembangunan infrastruktur ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah serta mempercepat pembangunan desa.

FAQ

1. Kapan pembangunan jembatan Desa Lawang Kamah dimulai?
Pembangunan direncanakan dimulai setelah 20 April 2026, setelah proses survei lapangan dilakukan oleh pihak perusahaan swasta.

2. Berapa lama target pembangunan jembatan selesai?
Target penyelesaian maksimal adalah dua bulan setelah tanggal 20 April 2026.

3. Berapa panjang jembatan yang akan dibangun?
Jembatan baru memiliki bentang sepanjang sekitar 65 meter.

4. Siapa yang membangun jembatan tersebut?
Pembangunan dilakukan sepenuhnya oleh Perkebunan Besar Swasta (PBS) yang beroperasi di wilayah setempat.

5. Mengapa jembatan lama tidak digunakan lagi?
Jembatan lama rusak dan putus karena faktor usia serta konstruksi kayu yang sudah melemah.

Fairid Naparin Puji Harmoni Warga Palangka Raya Selama Perayaan Paskah

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengapresiasi warga atas suasana kondusif selama Paskah, menegaskan pentingnya toleransi dan persatuan di tengah keberagaman.
Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengapresiasi warga atas suasana kondusif selama Paskah, menegaskan pentingnya toleransi dan persatuan di tengah keberagaman.

Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga suasana harmonis dan kondusif selama perayaan Paskah. Kondisi tersebut dinilai menjadi bukti nyata kuatnya toleransi antarumat beragama di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah.

Menurut Fairid, perayaan Paskah bukan hanya menjadi momentum keagamaan bagi umat Kristiani, tetapi juga menjadi ajang mempererat persaudaraan di tengah masyarakat yang beragam.

“Paskah bukan hanya momentum keagamaan bagi umat Kristiani, tetapi juga menjadi ajang mempererat persaudaraan dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat,” ujar Fairid di Palangka Raya, Senin.

Sebagai Wali Kota yang kini memasuki periode kedua kepemimpinannya, Fairid menilai sikap saling menghormati yang ditunjukkan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga stabilitas daerah. Ia menegaskan, sikap tersebut merupakan bentuk nyata pengamalan nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, serta falsafah lokal Huma Betang yang telah lama dipegang masyarakat Kalimantan Tengah.

Sinergi Warga, Tokoh Agama, Dan Aparat Jadi Kunci

Fairid menyebut terciptanya suasana aman dan damai selama perayaan Paskah tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak. Mulai dari masyarakat, tokoh agama, hingga aparat keamanan yang terus memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.

Menurutnya, kolaborasi ini menjadi faktor utama dalam menciptakan rasa aman bagi umat Kristiani yang menjalankan ibadah Paskah.

“Pemerintah daerah sangat mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban dan keharmonisan selama perayaan Paskah. Ini menunjukkan bahwa nilai toleransi dan gotong royong masih terjaga dengan baik,” ungkapnya.

Ia juga berharap semangat kebersamaan yang terlihat selama Paskah dapat terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Baginya, persatuan di tengah perbedaan merupakan bagian penting dari identitas bangsa Indonesia.

“Keberagaman adalah kekuatan kita. Dengan saling menghargai dan menjaga toleransi, kita bisa membangun Kota Palangka Raya semakin maju, aman, dan sejahtera,” tambah Fairid.

Forkopimda Pantau Langsung Malam Paskah

Dalam upaya memastikan perayaan berjalan kondusif, Wali Kota Palangka Raya bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pemantauan langsung pada malam akhir pekan lalu.

Pemantauan tersebut dilakukan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jalan Tjilik Riwut Km 12 Palangka Raya, salah satu lokasi yang menjadi pusat kegiatan malam Paskah.

Dalam kegiatan itu, Fairid didampingi sejumlah unsur pimpinan daerah, termasuk Kapolda Kalimantan Tengah dan Kapolresta Palangka Raya, untuk memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman dan tertib.

Fairid menegaskan, kehadiran pemerintah bersama aparat keamanan bukan hanya bentuk pengawasan, tetapi juga simbol kebersamaan dengan masyarakat.

“Secara pribadi dan atas nama Pemerintah Kota Palangka Raya, saya mengucapkan selamat Paskah bagi seluruh masyarakat yang merayakan,” ucapnya.

Ia menambahkan, pemantauan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dengan warga sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga toleransi antarumat beragama.

“Pemantauan kemarin lebih dari sekadar pemantauan, tetapi juga silaturahmi sebagai bukti komitmen kita menjaga keberagaman bersama seluruh warga,” katanya.

Toleransi Jadi Fondasi Pembangunan Daerah

Pengamat sosial dan pemerhati kebijakan publik menilai, stabilitas sosial yang tercipta dari kerukunan masyarakat menjadi fondasi penting dalam pembangunan daerah. Ketika masyarakat hidup rukun dan saling menghormati, berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan lebih efektif.

Palangka Raya sendiri dikenal sebagai kota dengan tingkat keberagaman tinggi, di mana berbagai agama dan latar belakang budaya hidup berdampingan. Kondisi ini membuat nilai toleransi menjadi salah satu kekuatan utama dalam menjaga persatuan masyarakat.

Dengan keberhasilan menjaga suasana kondusif selama perayaan Paskah, pemerintah daerah berharap semangat toleransi tidak hanya hadir pada momen keagamaan, tetapi menjadi budaya dalam kehidupan sehari-hari.

FAQ

1. Siapa Wali Kota Palangka Raya saat ini?
Wali Kota Palangka Raya saat ini adalah Fairid Naparin yang sedang menjalani periode kedua kepemimpinannya.

2. Apa yang disampaikan Wali Kota terkait perayaan Paskah?
Ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat karena berhasil menjaga suasana harmonis dan kondusif selama perayaan Paskah.

3. Mengapa toleransi antarumat penting di Palangka Raya?
Karena masyarakatnya beragam, toleransi menjadi kunci menjaga stabilitas sosial dan keamanan daerah.

4. Di mana pemantauan malam Paskah dilakukan?
Pemantauan dilakukan di TPU Jalan Tjilik Riwut Km 12 Palangka Raya.

5. Apa harapan pemerintah setelah perayaan Paskah?
Pemerintah berharap semangat kebersamaan dan toleransi terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari.

Dua Korban Kapal Mitra Jaya V Ditemukan Meninggal Di Sungai Barito Muara Teweh

Tim SAR gabungan menemukan dua korban kecelakaan Kapal Mitra Jaya V di Sungai Barito Muara Teweh setelah dua hari pencarian. Operasi SAR resmi dihentikan.
Tim SAR gabungan menemukan dua korban kecelakaan Kapal Mitra Jaya V di Sungai Barito Muara Teweh setelah dua hari pencarian. Operasi SAR resmi dihentikan.

Muara Teweh - Setelah dilakukan pencarian intensif selama dua hari, Tim SAR gabungan akhirnya menemukan dua korban kecelakaan kapal di Sungai Barito, tepatnya di sekitar Dermaga PT Multipersada Gatra Megah (MPG), Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, memastikan bahwa seluruh korban telah ditemukan dan operasi pencarian resmi dihentikan.

“Kedua korban telah ditemukan dan operasi SAR dinyatakan selesai,” ujar Alit dalam keterangannya di Muara Teweh, Senin.

Kronologi Kecelakaan Kapal Mitra Jaya V

Peristiwa kecelakaan ini terjadi pada Sabtu malam, 4 April 2026 sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, Kapal Mitra Jaya V dilaporkan sedang melakukan proses sandar di pelabuhan PT MPG.

Diduga terjadi benturan saat proses sandar kapal berlangsung. Akibat insiden tersebut, seorang anggota Polri dan satu Anak Buah Kapal (ABK) terjatuh ke Sungai Barito.

Situasi malam hari serta arus sungai yang cukup kuat menjadi tantangan utama dalam proses pencarian korban.

Korban Pertama Ditemukan Dua Kilometer Dari Lokasi

Korban pertama diketahui bernama Bripda Vikma Setiawan, warga Jalan Veteran Gang Margo Rukun RT 005 RW 002 Desa Beriwit, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya.

Ia ditemukan pada pukul 08.31 WIB sekitar dua kilometer dari titik awal kejadian.

Menurut Kepala Kantor SAR Palangka Raya, korban ditemukan dalam kondisi mengapung di permukaan sungai.

“Korban pertama ditemukan mengapung dan langsung dievakuasi untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” jelas Alit.

Korban Kedua Ditemukan Tak Jauh Dari Lokasi Kejadian

Selang beberapa waktu setelah penemuan korban pertama, tim SAR kembali menemukan korban kedua atas nama Aleksandro Brianonggasa (25).

Korban diketahui merupakan seorang ABK yang berasal dari Desa Rokirole RT 005 RW 002, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur.

Korban kedua ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi kejadian.

Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi menuju rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut.

“Korban kedua ditemukan tidak jauh dari lokasi kejadian dan langsung dievakuasi ke rumah sakit,” ujarnya.

Kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah pencarian intensif dilakukan selama dua hari.

Operasi SAR Melibatkan Banyak Unsur Gabungan

Operasi pencarian korban melibatkan berbagai unsur SAR gabungan yang bekerja secara terpadu di lapangan.

Beberapa pihak yang terlibat antara lain:

  • Kantor SAR Palangka Raya

  • Kepolisian

  • BPBD Barito Utara

  • Masyarakat setempat

Kerja sama lintas instansi ini dinilai menjadi faktor penting dalam keberhasilan pencarian korban.

Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan seluruh personel yang terlibat ditarik dari lokasi kejadian.

“Kami mengapresiasi seluruh unsur SAR yang telah bekerja keras di lapangan hingga korban berhasil ditemukan,” kata AA Ketut Alit Supartana.

Upaya Evaluasi Keselamatan Pelayaran Perlu Ditingkatkan

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya standar keselamatan dalam aktivitas pelayaran, terutama saat proses sandar kapal di pelabuhan.

Pengawasan ketat, prosedur keselamatan yang disiplin, serta kesiapan kru menjadi faktor utama dalam mencegah kejadian serupa di masa mendatang.

Selain itu, faktor cuaca, arus sungai, dan kondisi penerangan di area pelabuhan juga perlu menjadi perhatian khusus.

FAQ

1. Di mana lokasi kecelakaan kapal terjadi?
Kecelakaan terjadi di Sungai Barito, sekitar Dermaga PT Multipersada Gatra Megah (MPG), Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

2. Kapan kejadian kapal Mitra Jaya V terjadi?
Insiden terjadi pada Sabtu malam, 4 April 2026 sekitar pukul 21.00 WIB.

3. Siapa saja korban dalam kecelakaan kapal ini?
Korban adalah Bripda Vikma Setiawan dan Aleksandro Brianonggasa (25), seorang ABK kapal.

4. Berapa lama proses pencarian korban dilakukan?
Pencarian berlangsung selama dua hari sebelum seluruh korban berhasil ditemukan.

5. Apakah operasi SAR masih berlangsung?
Tidak. Operasi SAR resmi dihentikan setelah kedua korban ditemukan.

Korban Tenggelam Di Sungai Barito Ditemukan, Satu ABK Masih Dicari

Bripda Vikma Setiawan ditemukan meninggal setelah tenggelam di Sungai Barito, Muara Teweh. Satu korban lainnya masih dalam pencarian tim gabungan.
Bripda Vikma Setiawan ditemukan meninggal setelah tenggelam di Sungai Barito, Muara Teweh. Satu korban lainnya masih dalam pencarian tim gabungan.

Muara Teweh — Tim gabungan akhirnya menemukan satu dari dua korban yang tenggelam di Sungai Barito, sekitar Dermaga PT Multipersada Gatra Megah (MPG), Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah.

Korban yang ditemukan adalah Bripda Vikma Setiawan (22), anggota Polri yang sebelumnya dilaporkan hilang saat menjalankan tugas pengawasan di area dermaga.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Barito Utara, Rizali Hadi, menyampaikan bahwa korban ditemukan pada Senin pagi sekitar pukul 08.31 WIB.

“Korban atas nama Vikma Setiawan telah ditemukan pagi ini sekitar pukul 08.31 WIB dengan jarak kurang lebih dua kilometer dari titik kejadian. Saat ini korban sudah dievakuasi tim gabungan,” ujar Rizali di Muara Teweh.

Kronologi Kejadian Tenggelam Di Sungai Barito

Peristiwa tragis ini bermula saat Bripda Vikma Setiawan melakukan pengawasan terhadap kapal tongkang yang hendak bersandar di dermaga milik PT MPG.

Kapal tersebut diketahui akan melakukan pengisian minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO). Saat menjalankan tugas tersebut, korban dilaporkan terjatuh dan tenggelam di Sungai Barito.

Korban diketahui berdomisili di Jalan Veteran Gang Margo RT 005 RW 002, Desa Beriwit, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya.

Insiden ini terjadi pada Sabtu malam (4/4) dan langsung memicu operasi pencarian oleh tim gabungan dari berbagai instansi.

Satu Korban ABK Masih Dalam Pencarian

Selain Bripda Vikma Setiawan, satu korban lainnya masih belum ditemukan hingga saat ini.

Korban tersebut diketahui bernama Aleksandro Brianonggasa (25), seorang Anak Buah Kapal (ABK) yang berasal dari Desa Rokirole RT 005 RW 002, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Rizali Hadi, proses pencarian terhadap korban kedua masih terus dilakukan dengan memperluas area penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

“Pencarian terhadap korban lainnya akan terus dilanjutkan dengan memperluas area penyisiran di sekitar lokasi kejadian,” katanya.

Tim Gabungan Terus Lakukan Penyisiran

Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD, kepolisian perairan (Polairud), pemadam kebakaran (Damkar), hingga relawan setempat.

Tim menyisir area Sungai Barito menggunakan perahu karet serta peralatan pencarian air, dengan harapan korban kedua dapat segera ditemukan.

Kondisi arus sungai yang cukup deras menjadi salah satu tantangan dalam proses pencarian.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya keselamatan kerja, khususnya bagi petugas dan pekerja yang beraktivitas di sekitar sungai atau dermaga.

Penggunaan alat pelindung diri seperti jaket pelampung serta penerapan prosedur keselamatan dinilai sangat penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan serupa.


FAQ

Siapa korban yang ditemukan di Sungai Barito?

Korban yang ditemukan adalah Bripda Vikma Setiawan (22), anggota Polri yang sebelumnya dilaporkan tenggelam saat bertugas.

Kapan korban ditemukan?

Korban ditemukan pada Senin pagi sekitar pukul 08.31 WIB.

Di mana lokasi kejadian tenggelam?

Kejadian terjadi di Sungai Barito, sekitar Dermaga PT Multipersada Gatra Megah (MPG), Muara Teweh, Barito Utara.

Apakah masih ada korban lain yang hilang?

Ya, satu korban lain bernama Aleksandro Brianonggasa (25), seorang ABK, masih dalam pencarian.

Siapa saja yang terlibat dalam proses pencarian?

Pencarian dilakukan oleh BPBD, Polairud, Damkar, serta relawan setempat.

Sabtu, 04 April 2026

Wartawan Barito Utara Siap Ikuti UKW Dan OKK PWI Kalteng

PWI Kalteng menggelar UKW dan OKK di Muara Teweh 21–22 Mei 2026 untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan.
PWI Kalteng menggelar UKW dan OKK di Muara Teweh 21–22 Mei 2026 untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan.

Muara Teweh – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kalimantan Tengah kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas insan pers. Melalui program strategis, PWI Kalteng akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, pada 21–22 Mei 2026.

Ketua PWI Barito Utara, Deni Hariadi, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam mendorong profesionalisme wartawan di daerah.

“Program ini dalam upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme insan pers,” ujarnya di Muara Teweh, Jumat.

OKK Jadi Pintu Awal Masuk PWI

Deni menjelaskan, kegiatan OKK merupakan tahapan awal yang wajib diikuti oleh wartawan yang ingin bergabung menjadi anggota PWI. Dalam kegiatan ini, peserta akan mendapatkan pembekalan dasar terkait dunia jurnalistik.

Materi yang diberikan meliputi pemahaman kode etik jurnalistik, sistem kerja media, hingga aturan organisasi PWI. Hal ini dinilai penting agar wartawan memiliki landasan yang kuat sebelum menjalankan tugas di lapangan.

UKW Ukur Kompetensi Wartawan

Sementara itu, UKW menjadi tahap lanjutan yang bersifat wajib untuk mengukur kemampuan dan profesionalitas wartawan. Uji ini diselenggarakan oleh lembaga yang diakui oleh Dewan Pers, sehingga memiliki standar yang jelas dan kredibel.

UKW mencakup berbagai aspek penting dalam praktik jurnalistik, mulai dari teknik peliputan, penulisan berita, hingga pemahaman etika profesi.

Syarat Menjadi Anggota PWI

Untuk menjadi anggota PWI, wartawan harus memenuhi sejumlah persyaratan. Di antaranya:

  • Telah mengikuti dan lulus OKK

  • Memiliki atau sedang mengikuti UKW minimal jenjang muda

  • Bekerja di media yang jelas dan berbadan hukum

  • Media telah terverifikasi atau memenuhi standar Dewan Pers

Menurut Deni, standar ini penting untuk memastikan bahwa anggota PWI benar-benar memiliki kompetensi dan integritas.

Dorong Kualitas SDM Jurnalistik Daerah

Kegiatan UKW dan OKK ini juga menjadi bagian dari strategi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang jurnalistik, khususnya di wilayah Barito Utara.

“Kami berharap para wartawan dapat lebih memahami tugas dan tanggung jawabnya, serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam menjalankan profesinya,” tambah Deni.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lahir wartawan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga mampu menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipercaya oleh masyarakat.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Apa itu UKW?
UKW adalah Uji Kompetensi Wartawan untuk mengukur kemampuan profesional sesuai standar Dewan Pers.

2. Apa fungsi OKK dalam PWI?
OKK adalah orientasi dasar bagi calon anggota PWI untuk memahami dunia jurnalistik dan organisasi.

3. Kapan UKW dan OKK PWI Kalteng dilaksanakan?
Kegiatan ini dijadwalkan pada 21–22 Mei 2026 di Muara Teweh.

4. Siapa yang bisa mengikuti UKW dan OKK?
Wartawan aktif yang bekerja di media berbadan hukum dan memenuhi syarat PWI.

5. Apakah UKW wajib bagi wartawan?
Ya, UKW menjadi standar penting untuk mengukur kompetensi dan profesionalitas wartawan.

Kamis, 02 April 2026

Kebakaran SDN 1 Lamunti, Wakil Bupati Kapuas Prioritaskan Penanganan Cepat

Pemkab Kapuas gerak cepat tangani SDN 1 Lamunti yang terbakar, pastikan siswa tetap bisa belajar meski dalam kondisi darurat.
Pemkab Kapuas gerak cepat tangani SDN 1 Lamunti yang terbakar, pastikan siswa tetap bisa belajar meski dalam kondisi darurat.

Kapuas, Kalteng - Pemerintah Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang menghanguskan bangunan SDN 1 Lamunti di Kecamatan Mantangai pada Rabu (1/4) sore.

Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menegaskan bahwa penanganan darurat menjadi prioritas utama agar proses belajar mengajar tetap berjalan meskipun dalam kondisi terbatas.

“Kita ingin memastikan anak-anak tetap bisa belajar meskipun dalam kondisi darurat. Penanganan cepat akan menjadi prioritas,” ujar Dodo saat meninjau lokasi, Kamis.

Langsung Turun Ke Lokasi

Peninjauan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati bersama jajaran sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap musibah yang terjadi.

Dalam kunjungan tersebut, Dodo didampingi oleh:

  • Kepala Dinas Pendidikan Kapuas, Suwarno Muriyat

  • Kepala DLHK Kapuas, dr Tonun Irawaty Panjaitan

Mereka melihat langsung kondisi bangunan sekolah yang rusak parah akibat kebakaran.

Bangunan Rusak Parah, Aktivitas Belajar Terdampak

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB itu menghanguskan sebagian besar bangunan sekolah.

Api melalap:

  • Atap sekolah

  • Sejumlah ruang kelas

Sehingga hanya menyisakan bagian depan bangunan.

Kondisi ini tentu berdampak besar terhadap aktivitas belajar para siswa.

Upaya Pemulihan Segera Dilakukan

Pemerintah daerah memastikan langkah cepat telah disiapkan, termasuk koordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk pendataan kerusakan.

“Kami sampaikan keprihatinan atas musibah ini. Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk pendataan dan langkah tindak lanjut,” kata Dodo.

Pemkab Kapuas juga berkomitmen untuk segera melakukan pemulihan agar kegiatan belajar bisa kembali normal secepatnya.

Warga Sempat Padamkan Api Secara Swadaya

Kebakaran sempat membuat panik warga sekitar. Mereka bahu-membahu memadamkan api dengan peralatan seadanya sebelum akhirnya api berhasil dikendalikan.

Beruntung, api tidak sempat merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Fokus: Pendidikan Tidak Boleh Terhenti

Dalam situasi darurat seperti ini, pemerintah menegaskan bahwa pendidikan tetap harus berjalan.

Langkah yang kemungkinan akan dilakukan:

  • Penyediaan ruang belajar sementara

  • Relokasi sementara siswa

  • Percepatan pembangunan kembali

Hal ini penting agar para siswa tidak kehilangan hak belajar mereka.

FAQ

1. Kapan kebakaran SDN 1 Lamunti terjadi?
Kebakaran terjadi pada Rabu, 1 April sekitar pukul 16.00 WIB.

2. Apa penyebab kebakaran?
Penyebab kebakaran masih dalam proses penelusuran pihak terkait.

3. Apa dampak kebakaran terhadap sekolah?
Sebagian besar bangunan sekolah terbakar, termasuk ruang kelas dan atap.

4. Apa langkah Pemkab Kapuas?
Melakukan penanganan darurat, pendataan kerusakan, dan menyiapkan pemulihan.

5. Apakah siswa tetap bisa belajar?
Ya, pemerintah akan menyiapkan solusi darurat agar kegiatan belajar tetap berjalan.

Kota Palangka Raya Gelar Lomba Kampung Keren, Hadiah Capai Rp300 Juta

Lomba Kampung Keren Palangka Raya hadirkan hadiah hingga Rp300 juta untuk dorong lingkungan bersih, ekonomi maju, dan kolaborasi masyarakat.
Lomba Kampung Keren Palangka Raya hadirkan hadiah hingga Rp300 juta untuk dorong lingkungan bersih, ekonomi maju, dan kolaborasi masyarakat.

PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya terus memperkuat pengelolaan lingkungan demi menciptakan kawasan yang bersih, nyaman, dan berdaya saing. Salah satunya melalui penyelenggaraan Lomba Kampung Kolaborasi, Ekonomi Maju, Religius, Energik, dan Nyaman (Keren).

Wali Kota Fairid Naparin menegaskan, lomba ini tidak sekadar ajang kebersihan, tetapi menjadi gerakan kolaboratif lintas sektor yang melibatkan berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi.

“Dalam lomba ini, kami melibatkan perguruan tinggi serta kolaborasi pentahelix yang ada di Kota Palangka Raya,” ujar Fairid, Kamis.

Ia menjelaskan, setiap perguruan tinggi akan membentuk tim yang kemudian dilaporkan ke pemerintah kota untuk ikut serta dalam program tersebut.

Tidak Sekadar Bersih, Tapi Berdampak Ekonomi

Lomba Kampung Keren dirancang lebih komprehensif. Penilaian tidak hanya fokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mencakup dampak ekonomi, keberagaman, hingga semangat partisipasi masyarakat.

Menurut Fairid, konsep ini bertujuan menciptakan efek berkelanjutan atau multiplier effect bagi masyarakat.

“Jadi, tidak hanya bersih secara lingkungan, tetapi juga ekonominya, keberagaman, semangat peserta, sehingga sesuai dengan visi misi kami,” jelasnya.

Hadiah Ratusan Juta Hingga Rp1 Miliar

Pemkot Palangka Raya menyiapkan hadiah yang cukup besar sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi peserta.

  • Juara 1: Rp300 juta

  • Juara 2: Rp200 juta

  • Juara 3: Rp100 juta

Tak hanya itu, pemerintah juga menyiapkan hadiah juara umum pada tahun 2029 sebesar Rp1 miliar bagi peserta yang konsisten menjaga kualitas lingkungan.

“Hadiah ini akan digunakan untuk memaksimalkan upaya menjaga kebersihan lingkungan masing-masing,” tambah Fairid.

Kolaborasi Dengan Bank Indonesia

Dalam pelaksanaannya, program ini juga mendapat dukungan dari Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah yang siap terlibat sebagai bagian dari tim pendamping peserta dari perguruan tinggi.

Kolaborasi ini menjadi salah satu kekuatan utama dalam pendekatan pentahelix, yang menggabungkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.

Dorong Kesadaran Dan Keberlanjutan

Fairid berharap Lomba Kampung Keren tidak hanya menjadi agenda tahunan semata, tetapi mampu membangun kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

“Kami ingin kegiatan ini memiliki dampak luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Kota Palangka Raya,” tegasnya.

FAQ

1. Apa itu Lomba Kampung Keren?
Lomba Kampung Keren adalah program Pemkot Palangka Raya untuk mendorong lingkungan bersih, ekonomi maju, dan kolaborasi masyarakat.

2. Berapa hadiah yang diberikan?
Hadiah mencapai Rp300 juta untuk juara 1, Rp200 juta juara 2, dan Rp100 juta juara 3. Ada juga hadiah Rp1 miliar untuk juara umum 2029.

3. Siapa saja yang terlibat dalam lomba ini?
Melibatkan pemerintah, perguruan tinggi, komunitas, dan dukungan dari Bank Indonesia.

4. Apa tujuan utama program ini?
Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

5. Apakah lomba ini hanya soal kebersihan?
Tidak. Penilaian juga mencakup aspek ekonomi, keberagaman, dan partisipasi masyarakat.

Kalteng Buka Peluang Investasi Saat Bertemu Parlemen Inggris

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bertemu delegasi Parlemen Inggris bahas kerja sama lingkungan, gambut, dan peluang investasi berkelanjutan.
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bertemu delegasi Parlemen Inggris bahas kerja sama lingkungan, gambut, dan peluang investasi berkelanjutan.

PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menerima kunjungan delegasi Parlemen Inggris dalam rangka mempererat hubungan antarbangsa sekaligus membuka peluang kerja sama strategis.

Pertemuan yang berlangsung di Palangka Raya pada Kamis itu berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi. Gubernur Agustiar menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terbuka terhadap berbagai peluang kerja sama internasional.

“Kami menyambut dengan tangan terbuka berbagai peluang kerja sama dengan Inggris. Prinsipnya selama sesuai regulasi dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat Kalimantan Tengah,” ujar Agustiar.

Potensi Besar Kalimantan Tengah

Dalam kesempatan tersebut, Agustiar memaparkan potensi besar Kalimantan Tengah sebagai provinsi terluas di Indonesia dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah.

Ia menyebut sejumlah sektor unggulan seperti pertambangan, perkebunan, kehutanan, hingga pertanian yang memiliki prospek investasi tinggi. Selain itu, sektor pariwisata juga menjadi daya tarik tersendiri.

Beberapa destinasi unggulan seperti Taman Nasional Tanjung Puting dan Taman Nasional Sebangau menjadi contoh kekayaan alam yang dimiliki daerah tersebut.

“Kami juga memiliki kekayaan seni budaya dan keindahan alam yang luar biasa, termasuk ekosistem sungai hitam yang unik,” tambahnya.

Fokus Pada Pembangunan Berkelanjutan

Penjabat Sekretaris Daerah Kalteng, Linae, menjelaskan bahwa pertemuan ini membuka peluang kerja sama di berbagai sektor strategis, khususnya terkait pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan.

Menurutnya, Kalimantan Tengah memiliki salah satu ekosistem gambut terbesar di Indonesia yang berperan penting dalam penyimpanan karbon global.

“Hal ini menjadikan Kalimantan Tengah memiliki posisi strategis dalam upaya global menghadapi perubahan iklim serta menjaga keanekaragaman hayati,” jelas Linae.

Apresiasi Dari Delegasi Inggris

Perwakilan delegasi Parlemen Inggris, Barry Gardiner, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Ia mengungkapkan bahwa kunjungan tersebut bertujuan untuk memahami lebih dalam tentang konservasi orangutan dan pengelolaan lahan gambut.

“Kami datang untuk terhubung dengan lingkaran kehidupan. Gambut adalah aset luar biasa bagi dunia,” ujarnya.

Barry juga menambahkan bahwa Inggris memiliki kesamaan dengan Indonesia dalam hal keberadaan lahan gambut, sehingga kerja sama dalam mitigasi risiko kebakaran lahan menjadi sangat relevan.

“Kami sangat menghargai upaya Kalimantan Tengah dalam menangani kebakaran di lahan gambut,” katanya.

Peluang Kolaborasi Global

Pertemuan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat hubungan bilateral, khususnya dalam isu lingkungan, konservasi, serta investasi berkelanjutan.

Dengan potensi sumber daya alam yang besar dan komitmen terhadap pelestarian lingkungan, Kalimantan Tengah berpeluang menjadi mitra penting dalam kerja sama global di masa depan.

FAQ

1. Apa tujuan kunjungan Parlemen Inggris ke Kalteng?
Untuk melihat konservasi orangutan dan pengelolaan lahan gambut serta menjajaki kerja sama.

2. Apa fokus kerja sama yang dibahas?
Pembangunan berkelanjutan, pelestarian lingkungan, dan investasi.

3. Mengapa Kalimantan Tengah penting secara global?
Karena memiliki ekosistem gambut besar yang berperan dalam penyimpanan karbon dunia.

4. Apa potensi unggulan Kalteng?
Pertambangan, perkebunan, kehutanan, pertanian, dan pariwisata.

5. Apa manfaat kerja sama ini bagi masyarakat?
Mendorong investasi, membuka lapangan kerja, dan menjaga lingkungan.

Pertamina Patra Niaga Ajak Masyarakat Hemat Energi Demi Ketahanan Nasional

Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat hemat energi dan memastikan tidak ada kenaikan harga BBM per 1 April. Warga diminta tidak panic buying. (Gambar ilustrasi)
Pertamina Patra Niaga mengajak masyarakat hemat energi dan memastikan tidak ada kenaikan harga BBM per 1 April. Warga diminta tidak panic buying. (Gambar ilustrasi)

Palangka Raya — Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan bahwa penggunaan energi secara hemat dan bertanggung jawab menjadi salah satu kunci utama dalam menjaga ketahanan energi nasional.

Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengajak masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mendukung kebijakan pemerintah terkait penghematan energi.

“Pertamina Patra Niaga juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama melaksanakan kebijakan pemerintah dalam hal hemat energi, baik secara pribadi maupun institusi,” ujar Edi saat dihubungi dari Palangka Raya, Kamis.

Isu Kenaikan BBM Dipastikan Tidak Benar

Edi juga menanggapi kekhawatiran masyarakat terkait isu kenaikan harga BBM, khususnya BBM subsidi, yang sempat memicu antrean di sejumlah SPBU.

Ia menegaskan bahwa pemerintah telah memastikan tidak ada kenaikan harga BBM per 1 April. “Pertamina sebagai operator akan selalu patuh terhadap regulator, yaitu pemerintah,” tegasnya.

Pernyataan ini sekaligus menjadi klarifikasi atas beredarnya informasi yang belum tentu benar di tengah masyarakat.

Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying

Pertamina mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, terutama yang dapat memicu kepanikan seperti pembelian bahan bakar secara berlebihan (panic buying).

Menurut Edi, perilaku konsumsi yang wajar sangat penting untuk menjaga kelancaran distribusi energi di lapangan.

Strategi Pertamina Jaga Pasokan Energi

Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV. Dumatubun, menegaskan bahwa pihaknya terus menjalankan kebijakan pemerintah, termasuk dalam penetapan harga BBM.

Ia menjelaskan bahwa berbagai langkah strategis terus dilakukan, seperti:

  • Negosiasi dengan supplier

  • Optimalisasi distribusi energi

  • Penguatan rantai pasok

Langkah ini bertujuan memastikan ketersediaan energi tetap aman dan merata bagi masyarakat. “Kami juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan energi secara bijak sesuai kebutuhan dan tidak terpengaruh oleh informasi yang dapat memicu panic buying,” ujar Roberth.

Peran Masyarakat Jadi Kunci Stabilitas Energi

Partisipasi masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas energi nasional. Dengan penggunaan energi yang bijak, distribusi BBM dapat berjalan lancar tanpa gangguan.

Selain itu, kesadaran publik dalam menyaring informasi juga berperan penting untuk mencegah kepanikan yang tidak perlu.

FAQ

1. Apakah harga BBM naik per April 2026?
Tidak. Pemerintah telah menegaskan tidak ada kenaikan harga BBM per 1 April 2026.

2. Kenapa sempat terjadi antrean di SPBU?
Antrean dipicu oleh kekhawatiran masyarakat akibat isu kenaikan BBM yang tidak benar.

3. Apa yang dimaksud panic buying BBM?
Pembelian BBM secara berlebihan karena panik, bukan berdasarkan kebutuhan.

4. Apa imbauan Pertamina kepada masyarakat?
Menggunakan energi secara bijak dan tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi.

5. Bagaimana Pertamina menjaga pasokan energi?
Melalui optimalisasi distribusi, negosiasi dengan supplier, dan penguatan rantai pasok.

UMPR Siap Dukung Pendirian Universitas Muhammadiyah Barito, Ini Langkah M Yamin

Bupati Bartim M Yamin kunjungi UMPR untuk percepatan pendirian Universitas Muhammadiyah Barito guna tingkatkan SDM dan akses pendidikan tinggi.
Bupati Bartim M Yamin kunjungi UMPR untuk percepatan pendirian Universitas Muhammadiyah Barito guna tingkatkan SDM dan akses pendidikan tinggi.

Barito, Kalteng - Langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan tinggi di Kalimantan Tengah kembali digencarkan. Bupati Barito Timur, M Yamin, melakukan kunjungan ke Universitas Muhammadiyah Palangka Raya di Palangka Raya dalam rangka penjajakan kerja sama percepatan pendirian Universitas Muhammadiyah Barito.

Kunjungan yang berlangsung pada Kamis tersebut menjadi bagian dari upaya serius pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM), sekaligus membuka akses pendidikan tinggi yang lebih merata, khususnya di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito hingga wilayah perbatasan provinsi.

M Yamin menegaskan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi langkah penting di tengah keterbatasan anggaran daerah. Ia melihat sinergi ini sebagai solusi strategis untuk mempercepat pembangunan berbasis pendidikan.

“Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi Muhammadiyah dalam mendorong pembangunan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa keberadaan kampus baru nantinya diharapkan mampu melahirkan SDM unggul yang fokus pada sektor potensial daerah seperti pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan.

“Saya ingin dari kampus ini lahir kajian dan SDM yang fokus pada sektor unggulan daerah. Ini penting untuk meningkatkan potensi ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Dukungan UMPR Untuk Pengembangan Pendidikan

Kedatangan rombongan Pemerintah Kabupaten Barito Timur disambut langsung oleh jajaran pimpinan UMPR, termasuk Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Bulkani dan Wakil Rektor III Guntur Satrio P, bersama para dekan serta tim pengembangan kampus.

Bulkani mengapresiasi komitmen Pemkab Barito Timur dalam memajukan pendidikan tinggi di daerahnya. Menurutnya, UMPR siap berperan aktif dalam menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami menyambut baik kunjungan ini sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah. UMPR siap menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul dan berdampak langsung,” ungkapnya.

Sementara itu, Guntur Satrio P menegaskan bahwa pengembangan kampus akan berbasis pada potensi lokal yang menjadi kekuatan utama daerah.

“Kami akan menyusun kajian akademik dan membuka program studi yang relevan agar lulusan benar-benar dibutuhkan dan mampu berkontribusi langsung dalam pembangunan daerah,” jelasnya.

Fokus Pada Dampak Nyata Bagi Masyarakat

Rencana pendirian Universitas Muhammadiyah Barito tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan pendidikan lokal, tetapi juga diharapkan menjadi pusat pendidikan regional yang menjangkau wilayah sekitar, termasuk daerah perbatasan provinsi.

UMPR juga menegaskan komitmennya dalam menjalankan tri dharma perguruan tinggi—pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat—sebagai fondasi utama dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kehadiran perguruan tinggi harus memberi dampak nyata. Kampus ini diharapkan menjadi pusat pengembangan SDM yang mampu mendorong kemandirian dan kemajuan daerah,” tegas Guntur.

Tindak Lanjut: Kunjungan Balasan

Sebagai langkah lanjutan, pihak UMPR dijadwalkan melakukan kunjungan balasan ke Barito Timur pada 4 April mendatang. Agenda tersebut meliputi peninjauan lokasi pembangunan kampus serta audiensi lanjutan dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.

Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa proyek pendirian Universitas Muhammadiyah Barito tidak sekadar wacana, melainkan sedang bergerak menuju tahap realisasi.

FAQ (Pertanyaan Umum)

1. Apa tujuan kunjungan Bupati Bartim ke UMPR?
Untuk menjajaki kerja sama percepatan pendirian Universitas Muhammadiyah Barito.

2. Di mana lokasi rencana kampus baru?
Di wilayah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah.

3. Apa manfaat kampus ini bagi masyarakat?
Meningkatkan akses pendidikan tinggi dan mencetak SDM unggul berbasis potensi lokal.

4. Kapan tindak lanjut dilakukan?
UMPR dijadwalkan melakukan kunjungan balasan pada 4 April.

5. Sektor apa yang akan menjadi fokus utama?
Pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan.