Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Kalteng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kalteng. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Juni 2026

Polda Kalteng Layani 1.500 Warga Lewat Cek Kesehatan Gratis Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Polda Kalimantan Tengah memberikan layanan cek kesehatan gratis kepada 1.500 warga dalam bakti kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, termasuk donor darah dan operasi katarak.
Polda Kalimantan Tengah memberikan layanan cek kesehatan gratis kepada 1.500 warga dalam bakti kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, termasuk donor darah dan operasi katarak.

PALANGKA RAYA — Polda Kalimantan Tengah memberikan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) kepada 1.500 warga di berbagai daerah di Kalimantan Tengah dalam rangka bakti kesehatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan program tersebut dilaksanakan secara bertahap mulai dari tingkat polda, polres hingga polsek.

Pelayanan kesehatan tidak dipusatkan di satu lokasi, tetapi digelar di sejumlah wilayah yang telah ditentukan agar lebih banyak masyarakat dapat mengakses layanan medis.

Berbagai layanan diberikan kepada warga, mulai dari pemeriksaan kesehatan, pemberian obat-obatan hingga tindakan medis tertentu yang membutuhkan penanganan lanjutan.

Selain itu, kegiatan bakti kesehatan juga mencakup donor darah, khitanan massal, operasi katarak, serta operasi bibir sumbing.

Program tersebut dirancang secara menyeluruh untuk membantu masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau dan tanpa biaya.

"Kegiatan ini kami laksanakan di berbagai lokasi agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat," kata Irjen Pol Iwan Kurniawan di Palangka Raya, Selasa.

Ia menegaskan, selain pemeriksaan kesehatan gratis, pihaknya juga memberikan obat-obatan serta melaksanakan donor darah, khitanan massal, hingga operasi katarak dan bibir sumbing.

Menurut Iwan, jumlah peserta operasi katarak dan operasi bibir sumbing tidak terlalu banyak. Masing-masing jenis operasi diikuti sekitar 10 peserta yang telah melalui proses pendataan dan pemeriksaan.

"Kami berharap masyarakat yang membutuhkan bantuan medis seperti operasi katarak maupun operasi bibir sumbing dapat terbantu melalui program ini," ujarnya.

Kapolda menyebut sedikitnya jumlah peserta operasi khusus menunjukkan kasus yang membutuhkan penanganan kesehatan tertentu relatif tidak banyak ditemukan di Kalimantan Tengah. Program bakti kesehatan tersebut diharapkan dapat memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Halikinnor Cek Langsung Sekolah Rakyat Kotim, Gedung Sudah 70 Persen dan Siap Tampung 270 Siswa Baru

Halikinnor Cek Langsung Sekolah Rakyat Kotim, Gedung Sudah 70 Persen dan Siap Tampung 270 Siswa Baru
Bupati Halikinnor meninjau pembangunan Sekolah Rakyat Terpadu 55 Kotim yang telah mencapai 70 persen dan ditargetkan beroperasi pada Tahun Ajaran 2026/2027. (Gambar ilustrasi)

Kotawaringin Timur - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 55 yang berlokasi di Jalan Wengga Metropolitan, Kelurahan Baamang Barat, Kecamatan Baamang, Sampit. Proyek yang menjadi bagian dari program strategis nasional tersebut ditargetkan sudah dapat digunakan pada Tahun Ajaran 2026/2027.

Bupati Kotawaringin Timur Halikinnor turun langsung ke lokasi untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana. Peninjauan dilakukan guna melihat progres pekerjaan sekaligus memastikan tidak ada kendala yang dapat menghambat target penyelesaian.

Menurut Halikinnor, percepatan pembangunan dilakukan dengan sistem kerja dua shift siang dan malam. Berdasarkan laporan yang diterimanya dari pihak pelaksana proyek, sebanyak 65 karyawan dan sekitar 900 tenaga kerja terlibat dalam pembangunan fasilitas pendidikan tersebut.

“Tadi laporan dari general manager proyeknya, tenaga karyawan ada 65 di sini dan tukang 900 orang, mereka bekerja siang malam dengan sistem bergantian (shift),” kata Halikinnor.

Progres Pembangunan Sekolah Rakyat Kotim Capai Lebih dari 70 Persen

Dengan dukungan ratusan pekerja dan sistem kerja bergilir, progres fisik pembangunan Sekolah Rakyat Terpadu 55 Kotim menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Pemerintah daerah menilai sejauh ini tidak terdapat hambatan besar yang mengganggu jalannya proyek.

Percepatan pembangunan juga mendapat bantuan dari prajurit TNI Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 923/Mentaya yang turut mendukung penyelesaian berbagai fasilitas utama.

Meski demikian, Halikinnor menyoroti kondisi akses jalan masuk melalui jalur lingkar utara yang masih memerlukan pembenahan. Perbaikan akses tersebut dinilai penting agar tidak menjadi kendala saat sekolah mulai beroperasi nantinya.

Sekolah Rakyat Terpadu 55 Kotim Mengusung Konsep Berasrama

Sekolah Rakyat Terpadu 55 Kotim dibangun dengan konsep pendidikan berasrama. Seluruh peserta didik nantinya akan tinggal di lingkungan sekolah dengan berbagai kebutuhan dasar yang ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.

Fasilitas yang disediakan mencakup tempat tinggal, konsumsi harian, serta biaya pendidikan hingga siswa menyelesaikan masa belajar. Program ini ditujukan untuk memberikan kesempatan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.

Konsep sekolah berasrama tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih terarah sekaligus mendukung pembentukan karakter peserta didik.

Saat Ini Sudah Ada 100 Siswa, Rekrutmen 270 Murid Baru Segera Dibuka

Kepala Dinas Sosial Kotawaringin Timur, Hawianan, menjelaskan bahwa saat ini Sekolah Rakyat Terpadu 55 telah memiliki 100 siswa. Pemerintah daerah juga tengah mempersiapkan penerimaan peserta didik baru untuk jenjang SD, SMP, dan SMA.

Pada tahun ini, kuota yang disiapkan mencapai 270 siswa. Proses seleksi dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat dengan tujuan memastikan calon peserta didik berasal dari keluarga yang benar-benar membutuhkan bantuan pendidikan.

“Jumlah murid sekarang 100 dan rencana akan direkrut tahun ini 270 siswa. Ini masih seminggu lagi proses perekrutannya untuk jenjang SD, SMP dan SMA, nanti akan diseleksi untuk dapat sesuai kuota,” ujar Hawianan.

Ruang Kelas dan Asrama Jadi Prioritas Penyelesaian

Hawianan menyebut progres pembangunan secara keseluruhan telah mencapai sekitar 70 persen. Saat ini, penyelesaian difokuskan pada fasilitas yang akan langsung digunakan oleh para penghuni sekolah.

Ruang kelas, asrama siswa, asrama guru, serta fasilitas bagi tenaga pendidik menjadi prioritas utama. Langkah ini dilakukan agar proses perpindahan dari Sekolah Rakyat rintisan yang selama ini berada di Kompleks Islamic Center menuju lokasi permanen dapat dilakukan sesuai jadwal.

“Bangunan secara keseluruhan sudah 70-an persen dan terkait kesiapan untuk perpindahan dari Sekolah Rakyat rintisan yang di Kompleks Islamic Center ke lokasi permanen, pertengahan Juli sudah bisa dilakukan karena untuk ruang kelas dan asrama memang diprioritaskan lebih dahulu,” jelasnya.

Diharapkan Menjadi Akses Pendidikan bagi Keluarga Kurang Mampu

Keberadaan Sekolah Rakyat Terpadu 55 Kotawaringin Timur diharapkan menjadi solusi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh pendidikan yang layak. Dengan fasilitas berasrama dan biaya pendidikan yang ditanggung penuh, program ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

Jika seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai target, Sekolah Rakyat Terpadu 55 Kotim akan mulai beroperasi pada Tahun Ajaran 2026/2027 dan menjadi salah satu pusat pendidikan berasrama yang melayani jenjang SD, SMP, hingga SMA di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Libur Sekolah di Kotim Tak Melulu ke Mall, Anak-anak Bisa Main Pantai hingga Belajar Bertani

Libur sekolah di Kotawaringin Timur dimanfaatkan untuk menjelajahi Pantai Ujung Pandaran, Sungai Mentaya hingga Desa Lampuyang yang menawarkan wisata alam dan edukasi bagi keluarga.
Libur sekolah di Kotawaringin Timur dimanfaatkan untuk menjelajahi Pantai Ujung Pandaran, Sungai Mentaya hingga Desa Lampuyang yang menawarkan wisata alam dan edukasi bagi keluarga.

Libur Sekolah di Kotawaringin Timur, Pantai Ujung Pandaran hingga Desa Wisata Jadi Pilihan Liburan Keluarga

Kotawaringin Timur - Masa libur sekolah menjadi momen yang dimanfaatkan banyak keluarga untuk berwisata bersama. Di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, masyarakat tidak perlu pergi jauh ke luar daerah karena berbagai destinasi wisata lokal menawarkan pengalaman menarik yang cocok untuk seluruh anggota keluarga.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim pun mengajak masyarakat memanfaatkan momentum liburan dengan mengunjungi sejumlah objek wisata yang ada di daerah tersebut. 

Pilihan wisata yang tersedia cukup beragam, mulai dari wisata pantai, wisata sungai, hingga wisata edukasi yang dapat menjadi sarana belajar bagi anak-anak selama masa liburan.

Pantai Ujung Pandaran Masih Menjadi Destinasi Favorit

Kepala Disbudpar Kotim, Ramadansyah, mengatakan Pantai Ujung Pandaran di Kecamatan Teluk Sampit menjadi salah satu destinasi yang semakin ramai dikunjungi wisatawan.

Selain menawarkan pemandangan laut yang indah, kawasan wisata ini juga terus berkembang dengan hadirnya berbagai fasilitas pendukung dan penginapan yang semakin lengkap.

"Sekarang Ujung Pandaran sudah ramai dikunjungi, bahkan tidak hanya saat akhir pekan atau hari libur saja. Berbagai fasilitas pendukung juga mulai tersedia, termasuk wahana permainan air seperti jet ski," ujarnya.

Tidak hanya Pantai Ujung Pandaran, wisatawan yang datang ke kawasan pesisir selatan Kotim juga dapat menikmati Pantai Tebing Kalap, Pantai Kobes, hingga Pantai Jodoh yang memiliki daya tarik tersendiri.

Keberadaan sejumlah objek wisata tersebut menjadikan kawasan Teluk Sampit sebagai salah satu tujuan wisata unggulan di Kabupaten Kotawaringin Timur.

Wisata Sungai Mentaya Tawarkan Pengalaman Berbeda

Selain terkenal dengan wisata pantai, Kotawaringin Timur juga memiliki potensi wisata sungai yang menjadi ciri khas daerah.

Wisata susur Sungai Mentaya menuju Kota Besi hingga Pulau Hanibung menawarkan pengalaman berbeda bagi wisatawan. 

Pemandangan alam yang masih asri serta kehidupan satwa liar khas Kalimantan menjadi daya tarik utama.

Menurut Ramadansyah, wisatawan yang beruntung dapat menyaksikan langsung berbagai satwa yang hidup di sekitar tepian sungai.

"Kalau beruntung, pengunjung bisa melihat bekantan, lutung merah hingga burung enggang atau rangkong di sepanjang tepian sungai. Ini menjadi keunggulan wisata alam yang kita miliki," katanya.

Keberadaan habitat alami tersebut menjadi nilai tambah yang sulit ditemukan di daerah lain dan menjadi potensi besar bagi pengembangan wisata berbasis alam di Kotim.

Libur Sekolah Bisa Menjadi Sarana Wisata Edukasi

Tidak hanya menawarkan hiburan, sejumlah destinasi wisata di Kotawaringin Timur juga memiliki nilai edukasi bagi anak-anak.

Beberapa lokasi seperti museum, Bundaran Belanga, Islamic Center, Kebun Raya Sampit hingga desa wisata dapat menjadi tempat belajar di luar ruang kelas.

Konsep wisata edukasi ini dinilai mampu memberikan pengalaman baru bagi anak-anak sekaligus memperkenalkan budaya serta kehidupan masyarakat lokal.

Desa Lampuyang Kenalkan Kehidupan Pedesaan kepada Anak-anak

Salah satu desa wisata yang mulai diperkenalkan kepada masyarakat adalah Desa Lampuyang di Kecamatan Teluk Sampit.

Desa ini menawarkan pengalaman unik berupa aktivitas pertanian dan kehidupan masyarakat pedesaan yang kini mulai jarang dijumpai oleh anak-anak perkotaan.

"Sekarang banyak anak-anak yang belum pernah melihat langsung proses bertanam padi maupun kehidupan masyarakat desa. Padahal itu bisa menjadi pengalaman belajar yang menarik dan bermanfaat," kata Ramadansyah.

Wisata desa dinilai mampu memperkenalkan nilai kebersamaan, budaya lokal, serta pentingnya sektor pertanian kepada generasi muda.

Pemerintah Terus Kembangkan Potensi Pariwisata Kotim

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur terus mendorong pengembangan sektor pariwisata melalui pembentukan kelompok sadar wisata di berbagai wilayah.

Langkah tersebut dilakukan agar masyarakat dapat terlibat langsung dalam pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata yang ada.

Dengan kekayaan wisata pantai, sungai, hingga desa wisata, Kabupaten Kotawaringin Timur memiliki potensi besar menjadi tujuan wisata unggulan di Kalimantan Tengah.

Momentum libur sekolah menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menikmati keindahan daerah sendiri sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata lokal yang terus berkembang.

Minggu, 21 Juni 2026

“Kami Akan Perbaiki Ini” Disdik Kalteng Bergerak Cepat Usai Video Pelajar di Kelas Jadi Sorotan

Disdik Kalteng evaluasi sekolah di Palangka Raya usai video pelajar viral, siapkan pengawasan CCTV dan penguatan karakter siswa di lingkungan pendidikan. (Foto ilustrasi)
Disdik Kalteng evaluasi sekolah di Palangka Raya usai video pelajar viral, siapkan pengawasan CCTV dan penguatan karakter siswa di lingkungan pendidikan. (Foto ilustrasi)

Palangka Raya, Kalteng — Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah melakukan evaluasi terhadap sebuah sekolah di Palangka Raya pada Sabtu (Juni 2026) setelah video pelajar yang diduga melakukan tindakan tidak pantas di ruang kelas beredar luas dan memicu perhatian publik.

Kepala Dinas Pendidikan Kalteng, Reza Prabowo, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan kepala sekolah serta memanggil orang tua dari kedua siswa yang terlibat. Langkah ini dilakukan untuk menyelesaikan persoalan secara menyeluruh sekaligus memberikan pembinaan kepada para pelajar.

Selain itu, siswa yang terlibat telah dikenai sanksi dan diwajibkan menjalani pembinaan rutin melalui guru Bimbingan Konseling (BK).

Video Viral Terjadi Saat Jam Istirahat

Video tersebut diketahui mulai beredar sejak awal Juni 2026. Peristiwa yang terekam terjadi di lingkungan sekolah saat jam istirahat, bukan pada saat proses belajar mengajar berlangsung.

Meski demikian, Disdik Kalteng menilai kejadian tersebut tetap serius karena terjadi di area sekolah dan mencerminkan perlunya penguatan pengawasan serta pembinaan karakter siswa.

“Ini tentu menjadi perhatian kita bersama. Hal-hal yang tidak baik di sekolah akan kita evaluasi,” ujar Reza Prabowo di Palangka Raya.

Ia menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, sesuai arahan Gubernur Agustiar Sabran, menaruh perhatian besar pada pembentukan karakter peserta didik. Siswa diharapkan tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki etika, akhlak, dan sopan santun yang baik.

Reza juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas kejadian tersebut dan memastikan evaluasi menyeluruh akan dilakukan terhadap sistem pengawasan sekolah.

Sebagai langkah pencegahan, Disdik Kalteng berencana meningkatkan sistem pengawasan di lingkungan sekolah, termasuk mengusulkan pemasangan kamera CCTV di ruang kelas dan area sekolah.

“Kami akan mencoba mengusulkan agar setiap sekolah dapat dipantau melalui CCTV sehingga memberikan rasa aman, tertib, dan dapat meminimalisir kejadian serupa,” jelasnya.

Selain itu, Disdik Kalteng juga memperkuat program pembinaan karakter siswa secara berkelanjutan agar lingkungan pendidikan tetap kondusif.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa kasus ini menjadi bahan evaluasi penting untuk memperkuat sistem pendidikan di Kalimantan Tengah, terutama dalam aspek pengawasan dan pembinaan perilaku siswa.

“Kami mohon doa dan dukungan semua pihak agar pendidikan di Kalimantan Tengah berjalan lebih baik, dan anak-anak kita memiliki adab serta etika yang sesuai harapan masyarakat,” tutup Reza.

Minggu, 17 Mei 2026

Hidup di Tengah Genangan, Warga Kotim Menunggu Air Kapan Akan Pergi

Banjir di Kotawaringin Timur merendam enam desa dan 219 warga terdampak. BPBD lakukan kaji cepat serta pantau luapan Sungai Mentaya di wilayah hulu.
Banjir di Kotawaringin Timur merendam enam desa dan 219 warga terdampak. BPBD lakukan kaji cepat serta pantau luapan Sungai Mentaya di wilayah hulu.

SAMPIT - Banjir yang merendam enam desa di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, kembali menegaskan betapa wilayah hulu Sungai Mentaya menjadi salah satu titik paling rentan saat curah hujan meningkat. 

Dalam beberapa hari terakhir, luapan air tidak hanya menggenangi permukiman warga, tetapi juga mulai mengganggu akses jalan dan fasilitas publik.

Sebanyak 99 kepala keluarga atau 219 jiwa tercatat terdampak dalam peristiwa banjir yang mulai terjadi sejak Kamis (14/5) dan masih berlangsung hingga Sabtu (16/5) malam di wilayah utara kabupaten tersebut. 

Air yang berasal dari hulu sungai perlahan menyebar ke sejumlah desa yang berada di sepanjang aliran Sungai Mentaya.

Enam desa yang terdampak masing-masing Desa Sungai Hanya, Tumbang Mujan, Tumbang Sangai, Bawan, Tanjung Jariangau, dan Kawan Baru. 

Di sejumlah titik, air bahkan telah merendam rumah warga, tempat ibadah, fasilitas pendidikan, hingga gedung pemerintahan desa.

Tidak hanya itu, sekitar 1.500 meter jalan desa dan kabupaten ikut tergenang, membuat mobilitas warga terganggu. 

Tercatat 154 rumah terendam, sementara di wilayah Kelurahan Kuala Kuayan, genangan juga mulai meluas hingga ketinggian 25–75 sentimeter di atas badan jalan.

BPBD Kotawaringin Timur melalui Tim Reaksi Cepat terus melakukan pemantauan debit air dan berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan, dinas terkait, serta relawan desa. 

Pola banjir yang bergerak bertahap dari hulu ke hilir membuat potensi dampak masih bisa meluas dalam beberapa hari ke depan.

Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur, Multazam, menyebutkan bahwa Desa Hanjalipan di Kecamatan Kota Besi kini menjadi salah satu wilayah yang disiapkan untuk status siaga darurat. 

Wilayah ini diprediksi menjadi titik akumulasi terakhir dari luapan Sungai Mentaya.

Selain banjir, BPBD juga mulai menyiapkan langkah lanjutan untuk asesmen area longsor di Desa Tumbang Mujam setelah kondisi air surut. 

Kajian kerusakan akan dilakukan bersama perangkat daerah teknis untuk menentukan penanganan lanjutan.

Di sisi lain, berdasarkan pemantauan BMKG Stasiun Meteorologi Haji Asan Sampit, curah hujan di Kotawaringin Timur diperkirakan mulai menurun pada Dasarian III Mei 2026. 

Kondisi ini diharapkan dapat membantu mempercepat surutnya genangan di sejumlah wilayah terdampak.

Meski demikian, masyarakat di bantaran Sungai Mentaya masih diminta tetap waspada. Sebab, pola banjir estafet dari hulu ke hilir masih berpotensi membuat beberapa wilayah lain ikut terdampak dalam waktu dekat.

Festival Ini Bukan Sekadar Acara, FBIM 2026 Bawa Rasa Pulang ke Budaya

Festival Budaya Isen Mulang 2026 resmi dibuka di Palangka Raya, Kalteng, menampilkan karnaval budaya, lomba tradisional, dan penguatan ekonomi kreatif.
Festival Budaya Isen Mulang 2026 resmi dibuka di Palangka Raya, Kalteng, menampilkan karnaval budaya, lomba tradisional, dan penguatan ekonomi kreatif.

PALANGKA RAYA - Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu ruang budaya terbesar di Kalimantan Tengah. 

Digelar di Kota Palangka Raya, pembukaan festival ini berlangsung meriah pada Minggu (17/5) pagi dengan karnaval budaya yang menjadi pusat perhatian masyarakat.

Sejak awal dibuka, FBIM tidak hanya tampil sebagai agenda seremonial tahunan, tetapi juga sebagai etalase besar kebudayaan daerah. 

Ribuan masyarakat memadati kawasan Bundaran Besar untuk menyaksikan langsung ragam atraksi budaya yang ditampilkan para peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah.

Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa FBIM kini semakin mendapat pengakuan di tingkat nasional. 

Festival ini bahkan masuk dalam agenda Karisma Event Nusantara 2026, yang menandai meningkatnya daya tarik budaya Kalimantan Tengah dalam peta pariwisata nasional.

Di balik kemeriahan panggung budaya, FBIM 2026 juga membawa pesan yang lebih luas: pelestarian tradisi sekaligus penguatan ekonomi daerah. 

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mendorong agar festival ini tidak hanya menjaga warisan leluhur, tetapi juga memberi dampak langsung bagi pelaku usaha lokal.

Beragam kegiatan budaya menjadi daya tarik utama, mulai dari karnaval budaya, pemilihan Jagau Nyai Kalteng, hingga olahraga tradisional seperti manyipet, habayang, manjawet uwei, dan sepak sawut. 

Setiap atraksi menghadirkan kembali identitas budaya yang selama ini hidup di tengah masyarakat Dayak dan komunitas lainnya di Kalteng.

Penjabat Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden menambahkan, FBIM 2026 juga menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-69 Kalimantan Tengah. 

Momentum ini sekaligus dimanfaatkan untuk memperkuat promosi pariwisata dan membuka ruang lebih luas bagi pelaku UMKM serta ekonomi kreatif.

Lebih dari sekadar festival, FBIM juga menjadi cerminan nilai kebersamaan dalam falsafah Huma Betang, yang menekankan hidup dalam keberagaman dengan semangat persatuan. 

Nilai ini terasa kuat dalam setiap rangkaian acara yang mempertemukan berbagai suku, seni, dan tradisi dalam satu panggung yang sama.

Rangkaian FBIM 2026 sendiri akan berlangsung hingga 23 Mei 2026 di sejumlah lokasi strategis di Palangka Raya, termasuk GOR Indoor Serbaguna, Bundaran Besar, kawasan bawah Jembatan Kahayan, Stadion Tuah Pahoe, hingga halaman kantor Disbudpar Kalteng. 

Festival ini diperkirakan terus menjadi magnet wisata sekaligus penggerak ekonomi lokal selama penyelenggaraannya.

Jumat, 15 Mei 2026

Calon Jamaah Haji Asal Kalteng Wafat Saat Dirawat di RS Al Noor Makkah

Jamaah haji asal Seruyan, Kalimantan Tengah, wafat di Makkah saat menjalani perawatan di RS Al Noor. PPIH Embarkasi Banjarmasin sampaikan duka dan imbau jamaah jaga kesehatan.
Jamaah haji asal Seruyan, Kalimantan Tengah, wafat di Makkah saat menjalani perawatan di RS Al Noor. PPIH Embarkasi Banjarmasin sampaikan duka dan imbau jamaah jaga kesehatan. (Foto ilustrasi)

SERUYAN - Satu calon haji asal Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, yang tergabung dalam Kloter 06 Embarkasi Banjarmasin dilaporkan wafat di Makkah, Arab Saudi, Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 18.48 Waktu Arab Saudi. 

Jamaah bernama Muhammad Darmawan (66) meninggal saat menjalani perawatan di RS Al Noor Makkah.

Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin, Eddy Khairani, membenarkan kabar duka tersebut di Banjarbaru, Jumat.

“Atas nama pribadi dan keluarga besar PPIH serta kementerian agama, kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Bapak Muhammad Darmawan. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala dosa dan kesalahannya, serta mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT,” kata Eddy.

Muhammad Darmawan berangkat menunaikan ibadah haji bersama istrinya, Mariyamah Anang Gani. Almarhum kemudian dimakamkan di Pemakaman Al Shoraya 64, Mekkah, sesuai ketentuan yang berlaku di Arab Saudi.

PPIH Embarkasi Banjarmasin bersama petugas kloter terus melakukan pendampingan dan koordinasi dengan pihak terkait, mulai dari proses pemulasaraan hingga pemakaman jamaah di Tanah Suci.

Eddy juga menyampaikan doa serta penguatan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan dan keikhlasan menghadapi musibah tersebut.

“Semoga seluruh amal ibadah almarhum selama menjalankan ibadah haji diterima Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur,” ujarnya.

Di tengah pelaksanaan musim haji 2026, PPIH kembali mengingatkan seluruh jamaah untuk menjaga kondisi kesehatan selama berada di Arab Saudi. Cuaca ekstrem di Tanah Suci disebut menjadi tantangan bagi jamaah, khususnya lanjut usia.

“Kondisi cuaca di Tanah Suci cukup ekstrem sehingga jamaah diminta menjaga pola istirahat, memperbanyak konsumsi air putih, serta tidak memaksakan diri dalam beraktivitas. Keselamatan dan kesehatan jamaah menjadi perhatian utama,” kata Eddy.

Hingga saat ini, Embarkasi Banjarmasin telah menerbangkan 15 kloter dengan total 5.389 jamaah ke Tanah Suci. Pada musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi, Embarkasi Banjarmasin memberangkatkan 19 kloter, terdiri dari 14 kloter asal Kalimantan Selatan dan lima kloter dari Kalimantan Tengah.

Total jamaah calon haji Embarkasi Banjarmasin tahun ini mencapai 6.822 orang, dengan rincian 5.197 jamaah asal Kalimantan Selatan dan 1.561 jamaah asal Kalimantan Tengah.

Penipuan Digital Berkedok OSS Meningkat, DPMPTSP Kotim Minta Masyarakat Lebih Waspada

DPMPTSP Kotim mengingatkan masyarakat waspada terhadap penipuan berkedok layanan OSS yang meminta uang dan data pribadi secara ilegal.
DPMPTSP Kotim mengingatkan masyarakat waspada terhadap penipuan berkedok layanan OSS yang meminta uang dan data pribadi secara ilegal.

KOTIM - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan layanan Online Single Submission (OSS). 

Imbauan itu disampaikan di Sampit, Kamis, menyusul maraknya penipuan yang mencatut layanan perizinan digital pemerintah.

Kepala DPMPTSP Kotim, Diana Setiawan, mengatakan modus tersebut berpotensi merugikan masyarakat, baik secara finansial maupun dari sisi keamanan data pribadi.

Menurut dia, oknum tidak bertanggung jawab memanfaatkan nama OSS untuk meminta sejumlah uang, mengambil data pribadi masyarakat, hingga menawarkan jasa pengurusan izin secara ilegal.

“Modus ini perlu diwaspadai karena dapat merugikan masyarakat, baik dari sisi finansial maupun keamanan data pribadi,” kata Diana.

DPMPTSP Kotim telah menyampaikan imbauan melalui laman resmi dan akun media sosial sebagai langkah antisipasi terhadap meningkatnya praktik penipuan digital tersebut.

Diana menjelaskan, pelaku kerap memanfaatkan minimnya pemahaman masyarakat mengenai mekanisme layanan OSS yang resmi dan terintegrasi secara daring.

Ia menegaskan seluruh proses layanan OSS dilakukan melalui sistem resmi yang dapat diakses langsung oleh pengguna tanpa perantara yang tidak jelas.

Karena itu, masyarakat diminta tidak mudah percaya terhadap pesan singkat, telepon, maupun informasi mencurigakan yang mengatasnamakan OSS.

“Hal ini perlu menjadi perhatian serius, terutama karena pelaku memanfaatkan kurangnya pemahaman masyarakat terkait mekanisme layanan OSS resmi dan terintegrasi secara daring,” ujarnya.

DPMPTSP Kotim juga memastikan OSS tidak pernah meminta pembayaran di luar ketentuan resmi pemerintah maupun meminta data pribadi melalui pesan pribadi atau sambungan telepon tanpa prosedur verifikasi resmi.

Masyarakat diimbau tidak langsung mempercayai informasi mencurigakan serta tidak memberikan identitas atau data penting kepada pihak yang tidak dikenal.

DPMPTSP Kotim meminta warga segera melapor melalui saluran informasi dan pengaduan resmi apabila menemukan indikasi penipuan terkait layanan perizinan.

Selain itu, masyarakat disarankan selalu melakukan pengecekan melalui kanal resmi DPMPTSP maupun sistem OSS untuk memastikan kebenaran informasi dan menghindari tindak kejahatan digital yang semakin berkembang.

Modal Rp400 Ribu, Pemuda Sampit Buka Jasa Foto Convex Mirror Selfie

Tren convex mirror selfie dimanfaatkan pemuda di Sampit menjadi usaha kreatif jasa foto dengan tarif Rp5 ribu per sesi dan mendapat respons positif masyarakat.
Tren convex mirror selfie dimanfaatkan pemuda di Sampit menjadi usaha kreatif jasa foto dengan tarif Rp5 ribu per sesi dan mendapat respons positif masyarakat.

SAMPIT - Seorang pemuda bernama Jakaria memanfaatkan tren convex mirror selfie yang viral di media sosial dengan membuka jasa foto kreatif di Kota Sampit, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah. Usaha tersebut mulai dijalankan beberapa hari terakhir di sejumlah titik keramaian masyarakat.

Jakaria menawarkan jasa foto menggunakan cermin cembung atau convex mirror dengan tarif Rp5 ribu per sesi. Dalam waktu sekitar tiga menit, pengunjung bisa berfoto menggunakan kamera maupun smartphone pribadi.

“Terinspirasi dari media sosial. Saya mencoba hal-hal yang viral dan belum ada di Sampit,” kata Jakaria di Sampit, Kamis.

Ia memilih lokasi yang ramai dikunjungi warga, seperti Taman Kota Sampit saat Car Free Day, kawasan wisata Terowongan Nur Mentaya pada sore hingga malam hari, hingga area kegiatan masyarakat lainnya.

Menurutnya, konsep foto dengan efek cermin cembung menarik perhatian terutama kalangan muda karena menghasilkan tampilan unik dan estetik yang cocok untuk unggahan media sosial.

Jakaria mengatakan antusiasme masyarakat cukup tinggi sejak jasa tersebut diperkenalkan. Pengunjung ramai datang terutama saat akhir pekan dan malam hari ketika lokasi wisata dipadati warga.

“Alhamdulillah respons masyarakat cukup positif, cukup ramai yang menggunakan jasa ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, usaha tersebut masih dijalankan sebagai pekerjaan sampingan. Saat ini dirinya tetap bekerja di salah satu pusat perbelanjaan di Sampit dan memanfaatkan waktu di luar jam kerja untuk menjalankan usaha kreatif tersebut.

Sistem kerja bergilir atau shift membuatnya tetap bisa membagi waktu antara pekerjaan utama dan usaha foto convex mirror.

Untuk memulai usaha itu, Jakaria mengaku tidak membutuhkan modal besar. Ia mengeluarkan biaya sekitar Rp400 ribu lebih untuk membeli cermin cembung secara daring seharga sekitar Rp200 ribu, sementara perlengkapan lain seperti pilox, stiker, dan tiang penyangga dibeli di Sampit.

Fenomena tersebut menunjukkan tren media sosial juga dapat dimanfaatkan menjadi peluang usaha kreatif yang produktif, khususnya bagi anak muda yang jeli melihat peluang di tengah perkembangan konten digital.

Senin, 11 Mei 2026

Pasokan Pertamax Minim, Pemkab Barito Selatan Ajukan Tambahan Kuota ke Pertamina

Pemkab Barito Selatan meminta Pertamina menambah kuota Pertamax setelah antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah SPBU akibat minimnya pasokan BBM. (Foto ilustrasi)
Pemkab Barito Selatan meminta Pertamina menambah kuota Pertamax setelah antrean panjang kendaraan terjadi di sejumlah SPBU akibat minimnya pasokan BBM. (Foto ilustrasi)

BARITO SELATAN - Pemerintah Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, meminta PT Pertamina menambah kuota BBM jenis Pertamax menyusul antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Buntok dalam beberapa hari terakhir.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Barito Selatan, Yoga, mengatakan pasokan Pertamax yang dikirim saat ini belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah tersebut.

Menurut Yoga, pengelola SPBU sebelumnya telah mengajukan penambahan kuota kepada Pertamina melalui rapat koordinasi yang digelar bersama pemerintah daerah.

Ia menjelaskan, kuota BBM subsidi seperti Pertalite dan Bio Solar telah ditetapkan pemerintah pusat sehingga penyesuaian lebih memungkinkan dilakukan pada BBM nonsubsidi seperti Pertamax.

“Untuk BBM jenis Pertamax di daerah ini masih kurang, sehingga kita mengharapkan kuotanya ditambah,” kata Yoga di Buntok, Senin.

Minimnya pasokan Pertamax disebut menjadi salah satu penyebab utama antrean kendaraan di SPBU dalam beberapa hari terakhir. Kondisi itu kemudian ditindaklanjuti melalui rapat koordinasi bersama Polres dan pengelola SPBU.

Rapat tersebut merupakan lanjutan dari inspeksi mendadak dan pembinaan yang dilakukan pemerintah daerah di sejumlah SPBU pada Minggu (10/5).

Dalam rapat itu, pemerintah daerah berencana mengajukan permintaan resmi penambahan kuota BBM kepada PT Pertamina melalui Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM Barito Selatan.

Selain itu, Yoga meminta pengelola SPBU memperketat pelayanan dengan menolak pembelian BBM menggunakan jerigen agar distribusi lebih diprioritaskan kepada masyarakat umum dibanding pelangsir.

“Selama masih ada aktivitas pelangsiran di SPBU, kami meminta Satpol PP dan Dinas Perhubungan membantu pengaturan arus lalu lintas dan pelayanan agar masyarakat yang benar-benar memerlukan BBM bisa terlayani dengan baik,” ujarnya.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM Barito Selatan Harmito mengatakan pemerintah daerah segera membuat surat rekomendasi resmi untuk meminta tambahan kuota pengiriman BBM ke Pertamina.

Harmito menyebut kelangkaan BBM di Barito Selatan dipicu terbatasnya distribusi pasokan. Meski demikian, aktivitas pelangsir juga dinilai berkaitan dengan kebutuhan BBM di sejumlah kecamatan yang jauh dari SPBU, terutama wilayah pinggiran Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito.

Pemerintah daerah meminta pengelola SPBU melakukan pengaturan distribusi dan pelayanan agar penyaluran BBM lebih tertib serta kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Minggu, 10 Mei 2026

Pertamina Tambah Pasokan Pertamax di Palangka Raya Jadi 205 KL per Hari

Pertamina menambah pasokan Pertamax di Palangka Raya menjadi 205 KL per hari untuk mengatasi antrean panjang BBM di sejumlah SPBU sejak awal Mei.
Pertamina menambah pasokan Pertamax di Palangka Raya menjadi 205 KL per hari untuk mengatasi antrean panjang BBM di sejumlah SPBU sejak awal Mei.

PALANGKA RAYA - Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin memastikan Pertamina menambah pasokan BBM jenis Pertamax menjadi 205 kilo liter (KL) per hari mulai Sabtu di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Penambahan dilakukan untuk mengatasi antrean panjang pengisian BBM yang terjadi di sejumlah SPBU sejak beberapa hari terakhir.

Fairid mengatakan keputusan tersebut diambil dalam rapat bersama Pemerintah Kota Palangka Raya, Forkopimda, Pertamina, dan pengelola SPBU. Sebelumnya, pasokan Pertamax sempat turun menjadi 150 KL per hari pada awal Mei, lalu meningkat menjadi 170 KL per hari dalam dua hari terakhir berkat bantuan suplai dari depo Banjarmasin.

Menurut dia, kebutuhan normal Pertamax di Palangka Raya mencapai 190 KL per hari. Bahkan saat periode Ramadhan, konsumsi sempat menyentuh 215 KL per hari.

“Hasil rapat kami mengambil titik tertinggi kebutuhan di Palangka Raya adalah 215 KL per hari. Maka kita minta Pertamina memenuhi kebutuhan di angka 205 KL per hari untuk Pertamax,” kata Fairid.

Selain menambah pasokan, pemerintah juga mewajibkan seluruh SPBU beroperasi mulai pukul 06.00 WIB hingga 01.00 WIB. Empat SPBU juga disiapkan untuk melayani operasional 24 jam, termasuk satu SPBU di Jalan Tjilik Riwut KM 12.

Pemkot juga meminta seluruh pengelola SPBU mengaktifkan seluruh dispenser pengisian BBM guna mempercepat layanan kepada masyarakat. Pengaturan antrean dan lalu lintas di sekitar SPBU turut dibantu aparat TNI dan Polri.

Sementara itu, pengendara motor yang membeli Pertalite untuk sementara tidak diwajibkan menggunakan barcode hingga kondisi antrean kembali normal. Kebijakan itu hanya berlaku bagi sepeda motor, sedangkan kendaraan roda empat tetap menggunakan barcode untuk pembelian BBM subsidi.

Sales Area Manager Retail Kalteng Pertamina Patra Niaga, Donny Prasetya, mengakui sempat terjadi keterlambatan suplai Pertamax pada awal Mei.

“Mulai hari ini dan seterusnya akan kita banjiri stoknya di angka 205 KL untuk Pertamax. Kalau untuk Pertalite aman tidak ada masalah stok,” ujarnya.

Menurut evaluasi Pertamina, antrean panjang dipicu peningkatan pembelian BBM secara bersamaan dalam beberapa hari terakhir.

Sejak awal pekan, belasan SPBU di Palangka Raya dipadati antrean kendaraan roda dua maupun roda empat. Warga harus menunggu satu hingga empat jam untuk mendapatkan BBM, bahkan sejak dini hari hingga menjelang tengah malam.

Kondisi tersebut membuat sejumlah ruas jalan di sekitar SPBU menyempit karena dipenuhi antrean kendaraan. Pemerintah daerah bersama aparat keamanan pun turun langsung melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas agar situasi tetap kondusif.

Festival Seni dan Sastra Pelajar Barito Utara Resmi Digelar Selama Dua Hari, FLS3N Barito Utara 2026 Diikuti 347 Siswa dari SD hingga SMP

Sebanyak 347 pelajar SD dan SMP mengikuti FLS3N 2026 tingkat Kabupaten Barito Utara sebagai ajang pengembangan bakat seni dan sastra menuju tingkat provinsi. (Foto Ilustrasi AI)
Sebanyak 347 pelajar SD dan SMP mengikuti FLS3N 2026 tingkat Kabupaten Barito Utara sebagai ajang pengembangan bakat seni dan sastra menuju tingkat provinsi. (Foto Ilustrasi AI)

Barito Utara, Kalteng - Sebanyak 347 pelajar SD/MI dan SMP/MTs mengikuti Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) 2026 tingkat Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, yang digelar di Muara Teweh pada 11–12 Mei 2026.

Ketua Panitia FLS3N 2026 Barito Utara, Akhmad Rafiq, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas dan potensi di bidang seni maupun sastra.

“FLS3N ini bertujuan memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kreativitas, serta menumbuhkan rasa percaya diri melalui penampilan karya seni di depan publik,” kata Rafiq, Sabtu.

Pelaksanaan lomba berlangsung di beberapa lokasi sesuai cabang perlombaan, di antaranya Aula Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Barito Utara serta Aula SMP Negeri 1 Muara Teweh.

Cabang lomba yang dipertandingkan meliputi menyanyi solo, gambar bercerita, ilustrasi, kriya, seni tari, ansambel campuran tiga alat musik, kreativitas musik tradisional, pantomim, menulis cerita, hingga mendongeng.

Dari total peserta, sebanyak 188 siswa berasal dari jenjang SD/MI dan 159 siswa dari SMP/MTs.

Rafiq berharap kegiatan tersebut dapat memotivasi para pelajar untuk terus mengembangkan kemampuan seni dan sastra serta meningkatkan rasa percaya diri mereka.

Menurut dia, FLS3N juga menjadi ajang persiapan bagi siswa untuk bersaing di tingkat provinsi maupun nasional sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap seni dan budaya bangsa.

Peserta yang meraih juara I pada masing-masing cabang lomba tingkat kabupaten nantinya akan mewakili Barito Utara pada FLS3N tingkat Provinsi Kalimantan Tengah.

“Pelaksanaan di tingkat provinsi nantinya dilakukan secara daring atau melalui pengiriman video talenta terbaik peserta,” ujar Rafiq.

Sabtu, 09 Mei 2026

Korem 102 Mulai Ukur Lahan Yonif TP 923 Mentaya, Sengketa Dipastikan Nihil

Korem 102/Panju Panjung mulai mengukur lahan pembangunan Yonif TP 923/Mentaya di Kotim dan memastikan area tersebut bebas sengketa.
Korem 102/Panju Panjung mulai mengukur lahan pembangunan Yonif TP 923/Mentaya di Kotim dan memastikan area tersebut bebas sengketa.

PALANGKA RAYA - KOREM 102/Panju Panjung mulai melakukan pemasangan patok dan pengukuran batas lahan untuk pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 923/Mentaya di kawasan Jalan Jenderal Sudirman kilometer 18, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Langkah tersebut menjadi tahapan awal pembangunan markas Yonif TP 923/Mentaya yang masuk dalam program strategis nasional di sektor pertahanan dan pembangunan wilayah.

Kakum Korem 102/Panju Panjung Mayor Chk. M Gunawan mengatakan pengukuran dilakukan terhadap aset milik TNI yang telah disiapkan untuk pembangunan batalyon baru tersebut.

“Pengukuran dilakukan terhadap aset TNI yang dipersiapkan untuk pembangunan Yonif TP 923/Mentaya,” ujar M Gunawan di Sampit, Jumat.

Sebelumnya, pada 13 Maret 2025, ratusan prajurit Yonif TP 923/Mentaya resmi ditempatkan di Kotawaringin Timur. Selama proses pembangunan berlangsung, personel sementara menempati Gedung Expo Sampit milik pemerintah daerah.

Menurut M Gunawan, proses pemasangan patok dilakukan bersama sejumlah pihak terkait, mulai dari pemerintah kecamatan, kelurahan hingga Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Korem 102/Panju Panjung juga memastikan lokasi pembangunan tidak masuk dalam area sengketa lahan yang sebelumnya diklaim Kelompok Tani Karya Baru 18.

“Lokasi yang diukur berada di luar objek gugatan Kelompok Tani Karya Baru 18,” tegas M Gunawan.

Penegasan tersebut disampaikan menyusul munculnya isu sengketa lahan di sekitar lokasi pembangunan Yonif TP 923/Mentaya. Berdasarkan hasil pengukuran dan dokumen administrasi yang dimiliki TNI, batas lahan dinyatakan sesuai dan tidak tumpang tindih dengan area perkara.

Selain pengukuran, Korem 102/Panju Panjung turut melakukan koordinasi dan klarifikasi dengan pemerintah setempat guna memastikan tidak ada klaim masyarakat terhadap area pembangunan.

Hasil verifikasi menunjukkan lahan yang disiapkan merupakan aset TNI dengan dasar administrasi yang dinilai lengkap dan jelas.

M Gunawan menyebut luas lahan yang dipersiapkan mencapai sekitar 75 hektare. Setelah tahapan pengukuran dan pematokan selesai, pembangunan fisik markas Yonif TP 923/Mentaya akan segera dimulai sesuai agenda pemerintah pusat.

Kehadiran Yonif TP 923/Mentaya diharapkan tidak hanya memperkuat pertahanan wilayah Kalimantan Tengah, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan daerah melalui program teritorial yang dijalankan satuan tersebut.

Jumat, 08 Mei 2026

Deteksi Kanker Leher Rahim Kini Lebih Mudah, Warga Palangka Raya Bisa Tes Gratis

Dinkes Palangka Raya membuka layanan tes HPV DNA gratis di posyandu untuk mendeteksi dini kanker serviks dan meningkatkan kesadaran kesehatan perempuan. (foto ilustrasi)
Dinkes Palangka Raya membuka layanan tes HPV DNA gratis di posyandu untuk mendeteksi dini kanker serviks dan meningkatkan kesadaran kesehatan perempuan. (foto ilustrasi)

PALANGKA RAYA - Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya mulai memperluas layanan pemeriksaan kesehatan perempuan melalui program tes HPV DNA gratis di sejumlah posyandu. Program ini difokuskan untuk meningkatkan deteksi dini kanker leher rahim yang masih menjadi ancaman serius bagi perempuan di Indonesia.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya, Riduan, mengatakan pemeriksaan tersebut menjadi langkah preventif agar masyarakat lebih sadar terhadap pentingnya skrining kesehatan reproduksi secara rutin.

Menurut Riduan, layanan gratis ini sengaja digelar lebih dekat dengan masyarakat agar perempuan dapat melakukan pemeriksaan tanpa harus terbebani biaya maupun akses layanan kesehatan.

“Pemeriksaan sejak dini sangat penting untuk mencegah kanker serviks berkembang ke tahap yang lebih berat,” ujar Riduan di Palangka Raya, Jumat.

Selain pemeriksaan kesehatan, petugas medis juga memberikan edukasi mengenai pola hidup sehat, menjaga kebersihan organ reproduksi, hingga pentingnya pemeriksaan berkala bagi perempuan yang sudah menikah atau aktif secara seksual.

Kepala UPTD Puskesmas Kalampangan, Komala Dewi, menjelaskan tes HPV DNA dipilih karena memiliki tingkat akurasi lebih tinggi dalam mendeteksi virus Human Papillomavirus (HPV), penyebab utama kanker serviks.

Komala Dewi menilai metode tersebut mampu membantu tenaga kesehatan mengetahui risiko kanker leher rahim lebih cepat sehingga penanganan medis dapat segera dilakukan.

“Melalui pemeriksaan HPV DNA, risiko infeksi HPV bisa diketahui lebih akurat sehingga peluang penanganan dini juga semakin besar,” kata Komala Dewi.

Program pemeriksaan gratis ini juga menjadi bagian dari komitmen Puskesmas Kalampangan dalam memperkuat layanan kesehatan perempuan sekaligus mendukung upaya pemerintah menekan angka kasus kanker serviks nasional.

Dinas Kesehatan berharap semakin banyak perempuan memanfaatkan layanan tersebut agar kesadaran terhadap kesehatan reproduksi terus meningkat.

Tes HPV DNA sendiri merupakan metode skrining medis yang digunakan untuk mendeteksi materi genetik virus HPV risiko tinggi, terutama tipe yang berpotensi memicu kanker serviks. Pemeriksaan ini dinilai lebih sensitif dibandingkan pap smear dan umumnya direkomendasikan bagi perempuan usia 30 hingga 65 tahun setiap tiga sampai lima tahun sekali.

Kamis, 07 Mei 2026

Waspada Vape Etomidate, Polres Pulang Pisau Intensifkan Pengawasan Lapangan

Satresnarkoba Polres Pulang Pisau memastikan belum ada peredaran liquid vape mengandung etomidate di wilayah setempat dan terus memperketat pengawasan. (Foto ilustrasi)
Satresnarkoba Polres Pulang Pisau memastikan belum ada peredaran liquid vape mengandung etomidate di wilayah setempat dan terus memperketat pengawasan. (Foto ilustrasi)

Pulang Pisau, Kalteng -  Satresnarkoba Polres Pulang Pisau memastikan belum menemukan adanya peredaran liquid vape yang mengandung zat etomidate di wilayah Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Pulang Pisau, AKP Waryoto, mengatakan pengawasan terus diperketat sebagai langkah pencegahan agar zat tersebut tidak masuk dan beredar di masyarakat.

AKP Waryoto menjelaskan, etomidate merupakan zat yang masuk golongan II sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2025. Dalam dunia medis, etomidate dikenal sebagai obat bius yang digunakan untuk kebutuhan anestesi.

Namun belakangan, zat tersebut diduga mulai disalahgunakan melalui campuran liquid vape dengan harga jual yang cukup tinggi di sejumlah daerah.

“Zat etomidate ini merupakan temuan baru, sehingga pengawasan terus kami lakukan untuk mengantisipasi peredarannya masuk ke wilayah Pulang Pisau,” kata AKP Waryoto, Kamis (7/5).

Kendala Deteksi Masih Jadi Tantangan

AKP Waryoto mengungkapkan, proses pendeteksian etomidate masih menghadapi kendala teknis karena belum tersedia alat uji cepat di lapangan.

Berbeda dengan narkotika jenis sabu yang dapat langsung diuji di lokasi, pemeriksaan kandungan etomidate harus dilakukan melalui laboratorium untuk memastikan hasilnya.

Kondisi tersebut membuat aparat kepolisian lebih mengutamakan langkah pencegahan melalui pengawasan dan edukasi kepada masyarakat.

Sosialisasi Bahaya Etomidate Digencarkan

Selain pengawasan, Satresnarkoba Polres Pulang Pisau juga mulai meningkatkan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan etomidate dalam liquid vape.

AKP Waryoto menilai edukasi menjadi langkah penting agar masyarakat memahami risiko kesehatan dari penggunaan zat tersebut dan tidak mudah terpengaruh tren penyalahgunaan vape ilegal.

Menurut informasi yang diterima kepolisian, kasus penyalahgunaan etomidate dalam liquid vape sebelumnya sempat terungkap di Kabupaten Lamandau. Barang tersebut diduga berasal dari wilayah Kalimantan Barat.

Harga jual liquid vape mengandung etomidate disebut cukup mahal. Untuk ukuran kecil, harga jual di Kalimantan Barat diperkirakan mencapai sekitar Rp1,5 juta, sedangkan di Kabupaten Lamandau bisa menyentuh Rp3 juta.

FAQ

Apa Itu Etomidate?

Etomidate merupakan obat bius yang biasa digunakan dalam prosedur anestesi medis dan termasuk golongan II dalam aturan kesehatan.

Apakah Vape Etomidate Sudah Beredar Di Pulang Pisau?

Satresnarkoba Polres Pulang Pisau memastikan hingga saat ini belum ditemukan peredaran vape mengandung etomidate di wilayah tersebut.

Mengapa Etomidate Sulit Dideteksi?

Karena belum tersedia alat tes cepat di lapangan. Pemeriksaan kandungan etomidate harus dilakukan melalui laboratorium.

Apa Langkah Yang Dilakukan Polisi?

Polres Pulang Pisau melakukan pengawasan lapangan, sosialisasi, dan edukasi kepada masyarakat terkait bahaya penyalahgunaan etomidate.

Berapa Harga Liquid Vape Etomidate?

Harga liquid vape yang diduga mengandung etomidate disebut mencapai sekitar Rp1,5 juta hingga Rp3 juta tergantung wilayah penjualan.

SPBU Palangka Raya Dipadati Kendaraan, Pertamina Jamin Pasokan BBM

Pertamina memastikan antrean BBM di SPBU Palangka Raya bukan akibat kelangkaan. Lonjakan konsumsi serentak memicu kepadatan kendaraan di sejumlah lokasi.
Pertamina memastikan antrean BBM di SPBU Palangka Raya bukan akibat kelangkaan. Lonjakan konsumsi serentak memicu kepadatan kendaraan di sejumlah lokasi.

PALANGKA RAYA — Antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, belakangan menjadi perhatian masyarakat. PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan memastikan kondisi tersebut bukan disebabkan kelangkaan bahan bakar minyak (BBM), melainkan meningkatnya konsumsi secara bersamaan dalam waktu singkat.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, menjelaskan distribusi BBM hingga kini tetap berjalan normal dan stok untuk masyarakat masih tersedia.

Menurut Edi Mangun, lonjakan aktivitas pengisian di sejumlah SPBU memicu antrean kendaraan lebih panjang dibanding hari biasanya. Kondisi itu membuat Pertamina harus melakukan pengaturan distribusi secara lebih intensif agar pasokan tetap merata.

“Peningkatan antrean terjadi karena aktivitas konsumsi dalam waktu bersamaan, bukan karena kelangkaan BBM,” ujar Edi Mangun dalam keterangan resmi.

Pertamina juga melakukan penyesuaian jadwal pengiriman dari Fuel Terminal Pulang Pisau menuju SPBU di wilayah Palangka Raya dan sekitarnya. Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga ketersediaan stok Pertalite maupun Pertamax di setiap SPBU.

Selain itu, proses distribusi dan bongkar muat disebut membutuhkan waktu tambahan ketika terjadi lonjakan permintaan secara mendadak dari SPBU tertentu.

Untuk SPBU yang mengalami peningkatan konsumsi signifikan, Pertamina langsung menambah suplai sesuai kebutuhan di lapangan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Di sisi lain, Pertamina terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Palangka Raya, Dinas Perhubungan, dan aparat kepolisian guna membantu pengaturan antrean kendaraan agar tidak mengganggu arus lalu lintas.

Sales Area Manager Retail Kalteng, Donny, menambahkan stok BBM saat ini masih dalam kondisi aman baik di SPBU maupun di Supply Point Depot Pulang Pisau.

Donny menyebut rata-rata ketahanan stok Pertalite mencapai sekitar 6,5 hari, sedangkan Pertamax berada di kisaran 5,5 hari. Pasokan tersebut juga dipastikan terus bergerak secara berkelanjutan sehingga distribusi tidak terputus.

Pertamina mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying. Masyarakat diminta membeli BBM sesuai kebutuhan agar distribusi dapat berlangsung lancar dan merata.

Perusahaan energi pelat merah itu juga mengajak masyarakat menggunakan BBM secara bijak di tengah dinamika energi global sehingga kebutuhan seluruh warga tetap terpenuhi.

Jika masyarakat menemukan kendala pelayanan atau membutuhkan informasi tambahan terkait distribusi BBM, Pertamina membuka layanan melalui Pertamina Contact Center 135.

FAQ

Apakah antrean BBM di Palangka Raya karena stok habis?

Tidak. Pertamina memastikan antrean terjadi akibat lonjakan konsumsi BBM secara bersamaan di sejumlah SPBU.

Apakah stok Pertalite dan Pertamax masih tersedia?

Ya. Pertamina menyebut stok Pertalite dan Pertamax di SPBU maupun Depot Pulang Pisau dalam kondisi aman.

Berapa ketahanan stok BBM di Palangka Raya?

Rata-rata ketahanan stok Pertalite mencapai 6,5 hari dan Pertamax sekitar 5,5 hari.

Apa langkah yang dilakukan Pertamina?

Pertamina melakukan pengaturan distribusi, penyesuaian jadwal pengiriman, serta koordinasi dengan pemerintah daerah dan kepolisian.

Apa imbauan Pertamina kepada masyarakat?

Masyarakat diminta tidak panic buying dan membeli BBM sesuai kebutuhan harian.

Selasa, 05 Mei 2026

Program Cetak Sawah 1.067 Hektare Di Kotim Dikebut Selesai Tahun 2026

Program cetak sawah 1.067 hektare di Kotawaringin Timur dikebut Kementan pada 2026 untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. (Foto ilustrasi)
Program cetak sawah 1.067 hektare di Kotawaringin Timur dikebut Kementan pada 2026 untuk memperkuat ketahanan pangan nasional. (Foto ilustrasi)

SAMPIT — Kementerian Pertanian mempercepat perluasan lahan pangan di Kalimantan Tengah melalui Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) 2026. Kabupaten Kotawaringin Timur menjadi salah satu wilayah prioritas dengan alokasi lahan baru mencapai 1.067 hektare.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotawaringin Timur, Yephi Hartady Periyanto, memastikan seluruh tahapan program ditargetkan selesai dalam tahun berjalan.

“Alokasi untuk Kotawaringin Timur tahun ini sebesar 1.067 hektare. Seluruh kegiatan direncanakan tuntas pada 2026,” ujar Yephi Hartady Periyanto di Sampit.

Program ini sepenuhnya difasilitasi oleh Kementerian Pertanian, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan di lapangan. Pemerintah daerah sebelumnya telah mengajukan data Calon Petani dan Calon Lahan (CPCL) sebagai dasar penerima manfaat.

Sebagai bagian dari tahapan teknis, penyusunan Survei Investigasi Desain (SID) telah dilakukan dengan melibatkan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Tim SID bahkan telah turun langsung ke sejumlah lokasi untuk memastikan kesiapan lahan.

Pendekatan berbasis data sejak awal dinilai menjadi kunci agar program berjalan lebih efektif dan meminimalkan potensi kegagalan.

Untuk tahun ini, lokasi pengembangan sawah tersebar di empat desa, yakni Desa Sei Ijum di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, Desa Basawang dan Lampuyang di Kecamatan Teluk Sampit, serta Desa Bapinang Hilir Laut di Kecamatan Pulau Hanaut.

Selain pembukaan lahan baru, pemerintah juga mulai mendorong percepatan tanam. Sebelumnya, gerakan tanam padi serentak telah dilakukan di lahan CSR dengan target 284 hektare.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program nasional yang dipusatkan di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Untuk wilayah Kalimantan Tengah, total target tanam mencapai 5.000 hektare, dengan Kotawaringin Timur sebagai salah satu daerah perwakilan pelaksanaan.

Di tingkat lokal, penanaman dilakukan di Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang. Lahan yang dikelola Kelompok Tani Mandiri Makmur memiliki luas 35 hektare, dengan 5 hektare di antaranya telah lebih dulu ditanami.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di daerah.

FAQ

1. Apa itu Program Cetak Sawah Rakyat (CSR)?
Program pemerintah untuk membuka lahan sawah baru guna meningkatkan produksi pangan nasional.

2. Berapa luas lahan yang dialokasikan di Kotawaringin Timur?
Sebesar 1.067 hektare pada tahun 2026.

3. Di mana saja lokasi program ini dilaksanakan?
Tersebar di empat desa: Sei Ijum, Basawang, Lampuyang, dan Bapinang Hilir Laut.

4. Siapa yang menyusun perencanaan teknis program?
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui penyusunan SID.

5. Apa tujuan utama program ini?
Meningkatkan ketahanan pangan dan memperluas area produksi padi nasional.

Sabtu, 02 Mei 2026

Kronologi Lengkap Pembunuhan Satu Keluarga Di Barito Utara Terungkap

Polisi ungkap kronologi dan motif pembunuhan satu keluarga di Barito Utara. Konflik lahan jadi pemicu utama tragedi yang menewaskan lima orang. (Foto Ilustrasi)
Polisi ungkap kronologi dan motif pembunuhan satu keluarga di Barito Utara. Konflik lahan jadi pemicu utama tragedi yang menewaskan lima orang. (Foto Ilustrasi)

Muara Teweh — Kepolisian Resor Barito Utara mengungkap secara rinci latar belakang serta kronologi kasus pembunuhan satu keluarga yang mengguncang wilayah perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Peristiwa ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan merupakan puncak dari konflik panjang yang gagal diselesaikan melalui jalur damai.

Kasat Reskrim Polres Barito Utara, AKP Ricky Hermawan, menjelaskan bahwa akar persoalan berasal dari sengketa lahan yang telah berlangsung bertahun-tahun. Upaya mediasi sebenarnya telah dilakukan berulang kali, baik di tingkat desa maupun kepolisian, namun tidak menghasilkan kesepakatan permanen.

Konflik tersebut mencapai titik kritis setelah muncul dugaan penghinaan terhadap orang tua dari salah satu pihak. Situasi ini memperkeruh hubungan keluarga yang sebelumnya sudah tegang, hingga akhirnya berujung pada aksi kekerasan fatal.

Peristiwa pembunuhan terjadi pada Minggu, 19 April, sekitar pukul 17.30 WIB di sebuah rumah di kawasan Jalan Hauling HPH PT Timber Dana Kilometer 95. Dalam kejadian tersebut, lima orang dinyatakan meninggal dunia, yaitu CU (51), NA (41), Normilah alias Ono (58), TW (19), dan seorang anak berusia tiga tahun berinisial MD. Satu korban lainnya, AL (40), mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan.

Polisi menetapkan empat tersangka dalam kasus ini, yakni VS (46), LK (60), SH (37), dan SP alias MN (45). Keempat tersangka diketahui memiliki hubungan keluarga, yang semakin memperumit dinamika konflik.

Dalam proses penyidikan, aparat mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk pakaian yang digunakan saat kejadian serta satu bilah mandau berukir khas Dayak. Selain itu, ditemukan pula kompor gas, tabung LPG 3 kilogram, serta sisa abu yang mengindikasikan adanya upaya pembakaran di lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil penyelidikan, para tersangka dijerat dengan Pasal 459 KUHP tentang pembunuhan berencana yang ancamannya meliputi hukuman mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. Selain itu, dikenakan pula Pasal 458 ayat (1) KUHP dengan ancaman hingga 15 tahun penjara, serta Pasal 20 huruf c KUHP terkait penyertaan dalam tindak pidana.

AKP Ricky Hermawan menegaskan bahwa penanganan kasus ini akan dilakukan secara profesional hingga tuntas. Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyelesaikan konflik melalui kekerasan, melainkan melalui jalur hukum yang berlaku.

Saat ini, seluruh tersangka telah diamankan di Polres Barito Utara dan proses hukum masih terus berjalan.

FAQ

1. Apa motif utama pembunuhan ini?
Motif utama adalah konflik sengketa lahan yang sudah berlangsung lama dan tidak terselesaikan.

2. Berapa jumlah korban dalam kasus ini?
Lima orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka berat.

3. Siapa saja tersangka yang ditangkap?
VS (46), LK (60), SH (37), dan SP alias MN (45).

4. Apa barang bukti yang ditemukan polisi?
Mandau, pakaian pelaku, kompor gas, tabung LPG, dan sisa pembakaran.

5. Apa ancaman hukuman bagi para tersangka?
Hukuman mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara.

Polisi Kotim Gagalkan Penyelewengan 160 Karung Pupuk Subsidi

Polisi Kotim gagalkan penyelewengan 160 karung pupuk subsidi. Tersangka gunakan identitas kelompok tani, ancaman hukuman hingga 6 tahun penjara. (Foto ilustrasi)
Polisi Kotim gagalkan penyelewengan 160 karung pupuk subsidi. Tersangka gunakan identitas kelompok tani, ancaman hukuman hingga 6 tahun penjara. (Foto ilustrasi)

SAMPIT – Kepolisian Resor Kotawaringin Timur (Polres Kotim), Kalimantan Tengah, mengungkap dugaan praktik penyelewengan pupuk bersubsidi yang berpotensi merugikan sektor pertanian. Sebanyak 160 karung pupuk berhasil diamankan dari sebuah truk yang diduga akan disalurkan tidak sesuai peruntukan.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat yang diterima oleh Polsek Jaya Karya. Informasi tersebut kemudian dikembangkan hingga berujung pada penetapan seorang tersangka berinisial B (47).

AKBP Resky Maulana Zulkarnain menyebutkan bahwa kasus ini masuk dalam kategori tindak pidana ekonomi yang menjadi perhatian serius aparat penegak hukum, terutama terkait distribusi pupuk bersubsidi yang diawasi ketat oleh pemerintah.

Dalam penyelidikan, tersangka B diduga memanfaatkan identitas kelompok tani untuk memperoleh pupuk subsidi, lalu menjualnya kepada pihak yang tidak berhak. Praktik tersebut bertujuan mendapatkan keuntungan dari selisih harga antara pupuk subsidi dan non-subsidi.

Pengungkapan kasus berawal pada Senin malam (6/4), saat petugas menerima laporan adanya truk mencurigakan di wilayah Desa Kuin Permai, Kecamatan Teluk Sampit. Setelah dilakukan pemantauan, polisi menghentikan truk berwarna hijau bernomor polisi KH 8067 FH.

Saat pemeriksaan, ditemukan dua jenis pupuk bersubsidi, yakni Urea dan NPK Phonska. Sopir truk tidak mampu menunjukkan dokumen resmi terkait pengangkutan pupuk tersebut, sehingga langsung diamankan bersama barang bukti.

Barang Bukti Capai Rp14,56 Juta

Dari hasil penindakan, aparat menyita:

  • 80 karung pupuk Urea (sekitar 4 ton) senilai Rp7,2 juta

  • 80 karung pupuk NPK Phonska (sekitar 4 ton) senilai Rp7,36 juta

Total nilai barang bukti mencapai sekitar Rp14,56 juta. Selain itu, satu unit truk dan alat komunikasi yang digunakan dalam aktivitas tersebut turut diamankan.

Saat ini seluruh barang bukti berada di Polres Kotim sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.

AKBP Resky Maulana Zulkarnain menegaskan bahwa tersangka dijerat dengan Pasal 106 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang Perdagangan, bersama aturan turunan terkait distribusi pupuk bersubsidi.

Ancaman hukuman maksimal dalam kasus ini mencapai 6 tahun penjara.

AKBP Resky Maulana Zulkarnain mengingatkan bahwa pupuk subsidi hanya diperuntukkan bagi kelompok tani yang berhak dan tidak boleh diperjualbelikan secara bebas.

Distribusi pupuk bersubsidi merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan nasional, sehingga penyalahgunaannya akan ditindak tegas.

FAQ

1. Apa itu pupuk bersubsidi?
Pupuk bersubsidi adalah pupuk yang mendapatkan bantuan harga dari pemerintah untuk mendukung petani dalam meningkatkan produksi.

2. Mengapa penyelewengan pupuk subsidi menjadi masalah serius?
Karena dapat merugikan petani yang berhak dan mengganggu program ketahanan pangan nasional.

3. Berapa jumlah pupuk yang diamankan dalam kasus ini?
Sebanyak 160 karung atau sekitar 8 ton pupuk.

4. Apa hukuman bagi pelaku penyelewengan pupuk subsidi?
Ancaman maksimal hingga 6 tahun penjara sesuai Undang-Undang Perdagangan.

5. Bagaimana cara mencegah penyelewengan pupuk subsidi?
Dengan pengawasan ketat distribusi, pelaporan masyarakat, dan penegakan hukum yang konsisten.

Fakta Baru Kasus Pembantaian Keluarga Di Barito Utara, Tersangka Bertambah

Polisi menangkap Mano, tersangka keempat pembunuhan satu keluarga di Barito Utara. Kasus diduga dipicu sengketa lahan, lima korban meninggal dunia. (Ilustrasi)
Polisi menangkap Mano, tersangka keempat pembunuhan satu keluarga di Barito Utara. Kasus diduga dipicu sengketa lahan, lima korban meninggal dunia. (Ilustrasi)

Muara Teweh, Kalteng — Kepolisian Resor Barito Utara, Kalimantan Tengah, berhasil menangkap tersangka keempat berinisial S alias Mano (45) dalam kasus pembunuhan satu keluarga di Desa Benangin, Kecamatan Teweh Timur. Penangkapan ini memperjelas peran masing-masing pelaku dalam peristiwa yang menewaskan lima orang tersebut.

Kasat Reskrim Polres Barito Utara AKP Ricky Hermansyan menyampaikan, Mano ditangkap pada Selasa (28/4) sekitar pukul 16.00 WITA setelah buron selama sembilan hari. Operasi penangkapan melibatkan kerja sama dengan Polsek Kongbeng dan Polres Kutai Timur.

Menurut Ricky Hermansyan, Mano ditemukan saat bersembunyi di sebuah pondok kosong di kawasan belukar Kecamatan Kongbeng, Kutai Timur. Dari hasil pemeriksaan awal, Mano mengakui keterlibatan langsung dalam pembunuhan tiga korban. Sementara itu, tersangka lain berinisial F diduga menghabisi satu korban.

“Untuk satu korban lainnya, yakni anak berusia tiga tahun, penyidik masih mendalami siapa pelaku yang bertanggung jawab,” ujar Ricky Hermansyan.

Polisi mengungkap bahwa para korban dibunuh menggunakan senjata tajam. Senjata api sempat digunakan dengan cara ditembakkan ke udara. Senjata api rakitan diduga telah dibuang ke sungai, sementara senjata tajam jenis mandau sudah diamankan dan dinyatakan sesuai dengan hasil autopsi korban.

Data kepolisian juga mencatat adanya konflik sebelumnya antara Mano dan salah satu korban, Ono. Pada 2025, Mano pernah menampar Ono dan kasus tersebut diproses sebagai tindak pidana ringan di Pengadilan Negeri Muara Teweh.

Sebelumnya, polisi telah menangkap tiga tersangka lain berinisial VN, LK, dan SA. LK diketahui pernah menjabat sebagai kepala desa di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. LK dan SA merupakan pasangan suami-istri, sementara VN memiliki hubungan keluarga dengan SA.

Penyelidikan sementara menunjukkan motif pembunuhan berkaitan dengan sengketa lahan. Lokasi konflik berada di kawasan hutan dekat jalan perusahaan HPH PT Timber Dana, Kilometer 95, yang terletak di perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

Peristiwa tragis tersebut terjadi pada Minggu (19/4) sekitar pukul 16.30 WIB. Satu keluarga yang terdiri dari enam orang menjadi korban serangan brutal.

Lima orang dinyatakan meninggal dunia, yakni Cuah (55), Hasna (40), Tasya Haulina (17), David (3), dan Ono (50). Sementara satu korban lainnya, Alfian (40), mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan di RSUD Muara Teweh.

Kasus ini masih terus dikembangkan untuk mengungkap seluruh peran pelaku serta memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

FAQ

Apa motif pembunuhan satu keluarga di Barito Utara?
Motif sementara terkait sengketa lahan di kawasan hutan dekat jalan perusahaan HPH.

Berapa jumlah pelaku yang sudah ditangkap?
Empat orang telah ditangkap, termasuk tersangka terakhir berinisial S alias Mano.

Siapa saja korban dalam peristiwa ini?
Lima korban meninggal dunia, termasuk anak-anak, dan satu korban luka berat masih dirawat.

Apa senjata yang digunakan pelaku?
Pelaku menggunakan senjata tajam jenis mandau dan senjata api rakitan.

Apakah kasus ini sudah selesai?
Belum, penyidik masih mendalami peran pelaku dan kemungkinan keterlibatan lainnya.