Iklan Tutup X

Selasa, 16 Juni 2026

Marc Marquez Belum Pulih 100 Persen, Ducati Ungkap Penyebab Sulitnya Awal MotoGP 2026

Ikuti kami:
Google
Davide Tardozzi mengakui awal musim MotoGP 2026 menjadi mimpi buruk bagi Ducati setelah Aprilia mendominasi balapan pembuka dan Marc Marquez belum pulih sepenuhnya.
Davide Tardozzi mengakui awal musim MotoGP 2026 menjadi mimpi buruk bagi Ducati setelah Aprilia mendominasi balapan pembuka dan Marc Marquez belum pulih sepenuhnya.

Davide Tardozzi Sebut Awal Musim MotoGP 2026 Jadi Mimpi Buruk bagi Ducati

JAKARTA - Davide Tardozzi mengakui Ducati mengalami awal musim yang jauh dari harapan pada MotoGP 2026. Manajer tim Ducati itu menyebut beberapa seri pembuka musim sebagai "mimpi buruk" setelah timnya gagal mempertahankan performa impresif yang ditunjukkan saat tes pramusim di Sepang.

Setelah tes di Malaysia, Ducati sebenarnya datang dengan optimisme tinggi. Lima motor Desmosedici mampu menembus enam besar, termasuk juara bertahan Marc Marquez yang kembali mengaspal usai cedera bahu yang dialaminya di Mandalika musim lalu.

Namun situasi berubah drastis menjelang dimulainya musim. Menurut Tardozzi, Aprilia membuat kemajuan besar antara tes Sepang dan tes terakhir di Buriram, Thailand.

Perkembangan tersebut langsung terlihat di lintasan. Aprilia memenangi tiga grand prix pembuka melalui Marco Bezzecchi dan juga meraih kemenangan Sprint lewat Jorge Martin. Sementara Ducati hanya mampu mengoleksi satu kemenangan Sprint hingga seri-seri Eropa dimulai.

"Sejujurnya, ya," kata Tardozzi saat ditanya apakah dirinya terkejut dengan kekuatan Aprilia pada awal musim.

"Setelah Sepang, saya benar-benar yakin kami akan menjalani musim yang bagus. Bukan mimpi buruk seperti yang terjadi dalam beberapa balapan pertama."

Ia memberikan apresiasi kepada Aprilia atas peningkatan performa yang signifikan, namun menegaskan Ducati tidak tinggal diam. Bersama General Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, tim terus bekerja untuk memangkas ketertinggalan.

Menurut Tardozzi, Ducati mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan. Alex Marquez mempersembahkan kemenangan grand prix pertama musim ini di Jerez, sebelum Fabio Di Giannantonio menambah kemenangan kedua di Catalunya.

Di Catalunya, Francesco Bagnaia akhirnya membawa tim pabrikan Ducati meraih podium hari Minggu pertamanya musim ini. Namun pada saat yang sama, Marc Marquez harus absen karena menjalani operasi akibat masalah saraf radial terjepit di lengan kanannya.

Marquez kembali tampil di Mugello dan finis ketujuh sebelum menunjukkan performa dominan di Balaton Park dengan meraih pole position serta memenangkan Sprint dan balapan utama.

Meski demikian, Tardozzi menegaskan pembalap Spanyol itu masih belum berada dalam kondisi fisik terbaik.

"Saya masih berpikir situasinya sangat sulit baginya. Pole position, menang Sprint, dan menang balapan tidak berarti dia sudah 100 persen. Dia belum 100 persen," ujar Tardozzi.

Ia memperkirakan proses pemulihan Marquez masih membutuhkan waktu setidaknya satu hingga dua bulan lagi.

Balapan di Balaton Park juga menjadi momen penting dalam perebutan gelar juara. Marquez berhasil memangkas selisih 30 poin dari pemuncak klasemen Marco Bezzecchi setelah insiden di tikungan pertama yang melibatkan Jorge Martin.

Kecelakaan tersebut membuat Bezzecchi, Fabio Di Giannantonio, dan beberapa pembalap lain gagal melanjutkan balapan. Meski demikian, Marquez masih tertinggal 72 poin dari Bezzecchi di klasemen sementara.

Tardozzi menilai akhir pekan itu sangat berarti bagi Ducati karena berhasil memangkas jarak poin. Namun ia menegaskan rival-rival mereka tetap menjadi ancaman serius dalam perebutan gelar.

"Hari ini mereka benar-benar tidak beruntung. Saya turut prihatin untuk Marco, Diggia, dan para pembalap lainnya karena seharusnya mereka bisa bertarung memperebutkan podium."

Menurutnya, situasi tersebut merupakan bagian dari dinamika balap. Setelah Ducati mengalami berbagai kesulitan pada awal musim, kini keberuntungan mulai berpihak kepada mereka. Dengan masih banyak balapan tersisa sepanjang musim, Tardozzi meyakini persaingan juara MotoGP 2026 masih sangat terbuka.

Google Logo Follow
Jerry
Jerry
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.