Hantarkan 16 Orang Wanita Daftar Caleg, Partai Gerindra Ketapang Tindak Tegas Kader Nakal
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Sabtu, 13 Mei 2023

Hantarkan 16 Orang Wanita Daftar Caleg, Partai Gerindra Ketapang Tindak Tegas Kader Nakal

Ikuti kami:
Google
Hantarkan 16 Orang Wanita Daftar Caleg, Partai Gerindra Ketapang Tindak Tegas Kader Nakal. 
Hantarkan 16 Orang Wanita Daftar Caleg, Partai Gerindra Ketapang Tindak Tegas Kader Nakal. 
Ketapang (BT) - Sebanyak 16 orang tokoh perempuan potensial dan 5 tokoh muda mengisi barisan Bakal Calon Legislatif Partai Gerakan Indonesia Raya atau Gerindra kabupaten Ketapang.

"16 orang caleg perempuan kita sudah melebihi ketentuan (KPU). Ada juga sekitar 4-5 orang kalo ndak salah berasal dari kalangan muda," ujar H Mathoji, SE ketua DPC Gerindra Ketapang saat diwawancarai di kantor KPU Ketapang, Sabtu (13/05/23).

Menurut dia, seluruh dokumen persyaratan 45 bakal calon dewan Ketapang asal partai Gerindra untuk sementara diterima oleh KPU Ketapang.

Wakil ketua DPRD Ketapang ini menjelaskan, dari 6 kursi yang didapat hasil pileg 2019, Gerindra Ketapang menargetkan tambahan 3 kursi dari daerah pemilihan (Dapil) basis suara partai Gerindra.

"Sah-sah saja tiap partai target menang dan semakin besar. Menjadi penguasa, itu hal yang biasa. Dari 6 kursi pileg 2019 maka di tahun 2024 kita pasang target 9 kursi," ucapnya. 

Untuk mencapai itu, tokoh terkemuka masyarakat madura di Ketapang ini mengingatkan tiap caleg partai Gerindra harus dan wajib bekerjasama, menjaga kekompakan dan solidaritas sesama kader partai.

"Karena pertarungan itu adalah pertarungan bersama. Artinya, di tiap dapil itu adalah pertarungan tim. Kemenangan satu kursi adalah kemenangan tim," kata Mathoji.

Mathoji menyebut, 5 nama dari 6 orang anggota dewan asal Gerindra hasil pemilu 2019 dipastikan masih bertarung di Pileg 2024. 

Satu orang anggota dewan disebut Mathoji berdasarkan AD/ART partai serta aturan di lembaga DPRD sudah melakukan pelanggaran dan mendapatkan sanksi proses pemberhentian. 

Dan secara otomatis tidak dicalonkan kembali pada Pileg 2024.

"Kami di Gerindra itu tegas, ketika kader yang tidak loyal dengan partai kami berhentikan. Jadi dari 6 orang 5 incumbent dan 1 di berhentikan dan tidak dicalonkan," tegasnya.  

"Serta hasil dari sidang badan kehormatan DPRD menyatakan direkomendasikan partai harus menindak tegas. Kita tidak mau gara-gara satu orang nama partai tercoreng," pungkasnya.

Oleh: Muzahidin
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Google Logo Add on Google
Redaksi
Redaksi
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Bagikan artikel ini

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.