Muhaimin Iskandar Ungkap Rencana Dana Abadi Guru
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.

Kamis, 08 Februari 2024

Muhaimin Iskandar Ungkap Rencana Dana Abadi Guru

Ikuti kami:
Google
Muhaimin Iskandar Ungkap Rencana Dana Abadi Guru
Calon wakil presiden nomor urut 1 Muhaimin Iskandar berdiskusi dengan ratusan guru madrasah di Lembaga Pendidikan Ma'arif Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU), Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (7/2/2024). ANTARA/Fauzi Lamboka
JAKARTA - Calon wakil presiden nomor urut 1 Muhaimin Iskandar telah mengumumkan rencana dari pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN) untuk menginisiasi program dana abadi guru yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan para pendidik di seluruh Indonesia.

"Sama seperti dana abadi pendidikan, dana abadi pesantren, dana abadi haji. Dana yang dikelola dan dikembangkan untuk pembiayaan," ujarnya di Banyuwangi, Jawa Timur, pada hari Rabu.

Muhaimin menjelaskan bahwa dana tersebut akan berfungsi sebagai sumber pembiayaan yang lebih fleksibel, dimana modalnya dapat berasal dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN) dan berbagai sumber modal lainnya.

"Nanti kita lihat, apakah dana abadi pendidikan yang sangat besar, bisa dialokasikan sebagian untuk dana abadi guru," katanya.

Pernyataan ini disampaikan Muhaimin setelah mendengarkan aspirasi dari ratusan guru madrasah di Lembaga Pendidikan Ma'arif Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (NU) Banyuwangi, serta ratusan guru pendidikan anak usia dini (PAUD) di Pondok Pesantren Nurut Taqwa.

Program dana abadi guru ini merupakan salah satu dari 10 program konkret yang ditawarkan AMIN untuk meningkatkan kesejahteraan guru, yang termasuk dalam 28 komitmen pada visi, misi, dan program kerja mereka.

Selain program dana abadi guru, program-program konkret lainnya yang ditawarkan AMIN termasuk peningkatan status guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) melalui proses yang adil dan transparan, serta peningkatan kesejahteraan guru di sekolah negeri.

Program-program lainnya juga termasuk pemberian tunjangan kesejahteraan bagi pengajar PAUD, insentif gaji bagi guru swasta melalui dana bantuan operasional sekolah, serta upaya untuk meratakan rasio guru melalui perbaikan data, sistem rekrutmen, dan manajemen talenta.

Pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar juga berkomitmen untuk mempertahankan kurikulum yang ada dengan penyesuaian yang terukur serta memberikan beasiswa bagi guru dan calon guru melalui program dana abadi guru.

Oleh: Antara/Fauzi
Editor: Yakop
Ad
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari dan tingkatkan visibilitas bisnis Anda.
Google Logo Add on Google
Redaksi
Redaksi
Editor / Wartawan
Wartawan dan editor berpengalaman dalam liputan berita daerah, nasional, sosial, dan politik. Aktif menyajikan informasi yang akurat, terpercaya, dan mudah dipahami pembaca.
  

Bagikan artikel ini

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.

IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.
IKLAN
Pasang Iklan di Borneotribun.com
Jangkau puluhan ribu pembaca setiap hari!
Promosikan bisnis & produk Anda lebih luas dan efektif.