Maverick Vinales: Aku Pernah Kalahkan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, Ini yang Bikin Aku Tetap Semangat

Kode Recentpos Berita

Kode Recentpost Grid

iklan

Iklan ucapan DPRD Sanggau

iklan banner

Sabtu, 09 Agustus 2025

Maverick Vinales: Aku Pernah Kalahkan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo, Ini yang Bikin Aku Tetap Semangat

Maverick Vinales sedang memacu motor Tech3 KTM di lintasan balap MotoGP
Maverick Vinales sedang memacu motor Tech3 KTM di lintasan balap MotoGP.

Jakarta, 9 Agustus 2025 – Maverick Vinales mengungkapkan bahwa dirinya sering harus mengingat kembali momen ketika ia mampu mengalahkan pembalap legendaris seperti Valentino Rossi, Jorge Lorenzo, dan Dani Pedrosa. Hal ini dilakukan Vinales untuk menjaga motivasi di tengah perjuangannya kembali bersaing sebagai pembalap papan atas di MotoGP saat ini.

Vinales, yang sempat dijagokan sebagai calon juara dunia sejak awal kariernya di MotoGP, langsung mencuri perhatian ketika gabung dengan tim Yamaha pada 2017. Ia berhasil memenangkan dua balapan pembuka musim di Qatar dan Argentina. Selama empat musim menjadi rekan setim Rossi di Yamaha, Vinales bahkan sempat mengalahkan sang legenda tujuh kali juara dunia itu dalam perolehan poin tiga kali. Pada musim 2017 dan 2019, ia juga berhasil finis di posisi ketiga klasemen akhir, hanya kalah dari Marc Marquez dan Andrea Dovizioso.

Namun, karier Vinales di Yamaha berakhir dramatis pada musim 2021, setelah tuduhan bahwa ia sengaja merusak mesin motor dalam balapan Grand Prix Styrian. Setelah pindah ke Aprilia, Vinales berjuang membangun kembali reputasinya dan akhirnya berhasil kembali meraih kemenangan di awal musim lalu, mengakhiri puasa kemenangan selama tiga tahun.

Kini, sebagai pembalap Tech3 KTM, Vinales menunjukkan adaptasi cepat terhadap motor RC16. Meski belum konsisten di posisi depan, ia tetap menjaga semangat dengan sering mengingat pencapaiannya di masa lalu. “Kadang aku harus mengingatkan diri sendiri bahwa aku pernah mengalahkan Rossi, Jorge Lorenzo, Dani Pedrosa,” kata Vinales dalam wawancara dengan GPOne. “‘Maverick, kamu sudah bertarung dengan para hiu besar, sekarang saatnya kamu!’”

Ia juga menambahkan bahwa setiap fase karier punya tantangan dan kelebihannya sendiri. “Sudah lama aku tidak bisa bertarung di posisi teratas secara konsisten, tapi dulu aku bisa melakukannya. Banyak faktor yang mempengaruhi, dari motor hingga kompetisi yang semakin ketat. Karena itu aku ingin terus mengingat siapa saja yang pernah aku kalahkan agar tetap termotivasi dan percaya pada apa yang aku kerjakan.”

Perkembangan terbaru, Vinales diprediksi akan semakin tampil kompetitif di seri-seri MotoGP berikutnya bersama Tech3 KTM. Dukungan dari tim dan pengalaman bertarung melawan pembalap top di masa lalu diharapkan bisa membantunya kembali ke papan atas klasemen.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar

Konten berbayar berikut dibuat dan disajikan Advertiser. Borneotribun.com tidak terkait dalam pembuatan konten ini.