JAKARTA - Bos tim Honda MotoGP, Alberto Puig, mengungkapkan bahwa Ducati sangat beruntung memiliki Marc Marquez sebagai pembalapnya di musim 2025. Menurutnya, performa luar biasa Marquez membuat pabrikan asal Italia itu menikmati musim yang begitu dominan.
Di usia 32 tahun, Marc Marquez berhasil memenangkan 11 balapan Grand Prix dan 14 sprint race, menjadikannya juara dunia MotoGP 2025 dengan keunggulan yang tak terkejar bahkan lima seri sebelum musim berakhir di Grand Prix Jepang.
Kemenangan ini menjadi gelar dunia ketujuh bagi Marquez sekaligus gelar pertama dalam enam tahun terakhir sejak 2019. Bagi Ducati, pencapaian tersebut juga menjadi gelar keempat dalam sejarah mereka di ajang MotoGP.
Meski begitu, Puig menilai dominasi Marquez bukan semata karena motor Ducati yang hebat.
Ia menilai motor pabrikan Ducati GP25 sebenarnya tidak menunjukkan peningkatan besar dibanding musim sebelumnya, terlihat dari kesulitan Pecco Bagnaia beradaptasi sepanjang musim.
Puig yang pernah bekerja sama erat dengan Marquez di Honda—dan mengantarnya meraih enam gelar dunia mengaku sangat menghormati perjuangan sang pembalap setelah mengalami cedera berat sejak 2020.
“Tidak ada yang lebih pantas mendapatkan gelar juara selain Marc,” ujar Puig dalam wawancara di situs resmi MotoGP.
“Setelah semua rasa sakit, penderitaan, dan perjuangan yang dia alami, dia memilih jalannya sendiri dan terbukti itu adalah keputusan yang tepat.”
Puig juga menambahkan bahwa keputusan Marquez meninggalkan Honda pada 2023 dan bergabung dengan tim satelit Ducati pada 2024 adalah langkah yang sangat tepat.
“Dia membuktikan keputusannya benar. Dan bisa dibilang Ducati juga beruntung memiliki dia yang mampu memenangkan begitu banyak balapan,” tambah Puig.
Musim 2025 Marquez banyak dibandingkan dengan tahun 2019, ketika ia menorehkan 12 kemenangan dan hampir selalu naik podium bersama motor Honda yang kala itu dianggap kurang kompetitif.
Menurut Puig, “kombinasi antara motor dan pembalap di tahun 2019 luar biasa itulah sebabnya ia begitu sulit dikalahkan.”
Namun sayangnya, Marquez akan absen di dua seri berikutnya Australia dan Malaysia akibat cedera bahu yang dideritanya saat kecelakaan di Grand Prix Indonesia.
Awalnya, tim medis memilih untuk memulihkan cedera itu tanpa operasi, namun setelah evaluasi lanjutan, Marquez menjalani operasi minggu ini.
Kabar baiknya, operasi berjalan sukses, meski hingga kini Ducati belum mengumumkan kapan Marquez akan kembali ke lintasan.
Para penggemar MotoGP pun berharap sang juara dunia tujuh kali itu bisa segera pulih dan kembali menunjukkan dominasinya di sisa musim.
