![]() |
| Foto: Upacara adat mudas buang pamali Kampong pasca kecelakaan Helikopter PK-CFX pada 16 April 2026 |
SEKADAU - Bupati Sekadau Aron, S.H. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang bahu-membahu mencari dan mengevakuasi korban jatuhnya helikopter PK-CFX di Bukit Puntak, Ulu Peniti, Dusun Gandis, Desa Tapang Tinggang, Kecamatan Nanga Taman, Kamis (16/4/2026).
“Berkat kerja sama dan koordinasi yang baik, tim Basarnas, TNI, Polri, Pemkab Sekadau, kecamatan, desa, serta PT CMA KPN Corp, pencarian dan evakuasi korban dapat segera diselesaikan,” ujar Aron, Sabtu (25/4/2026).
Bupati juga menyoroti antusiasme masyarakat sekitar yang luar biasa. Warga bahu-membahu bersama tim gabungan di lapangan membantu proses evakuasi.
Sementara itu, Camat Nanga Taman Roberthus Robby, S.Sos., M.E. turut menyampaikan apresiasi atas kerja sama berbagai pihak dalam proses pencarian dan evakuasi korban.
Ia menjelaskan, saat kejadian warga dari wilayah sekitar seperti Ulu Peniti, Gandis, Berubik, Sungai Pulau, Riam Panjang, Batu Ansah, serta kampung-kampung terdekat lainnya terlibat aktif membantu proses evakuasi.
“Mereka bahu-membahu bersama tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI, Polri, serta OPD teknis di lingkungan Pemkab Sekadau. Selain itu, Forkopimcam Nanga Taman, KPH Sekadau wilayah Nanga Taman, serta perwakilan PT Citra Mahkota KPN Corp juga ikut ambil bagian,” jelas Robby.
Menurut Robby, semua pihak terlibat secara maksimal dalam proses pencarian dan evakuasi korban. Berkat kerja sama yang solid, korban kecelakaan helikopter PK-CFX dapat dievakuasi dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Ia menambahkan, sinergi antara masyarakat dan tim gabungan menjadi kunci utama dalam percepatan proses evakuasi di lokasi yang cukup sulit dijangkau.
“Atas nama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan Nanga Taman, kami sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat,” tutup Robby. (Red)
