Pemprov Kalbar Prioritaskan SDM dan Infrastruktur di Melawi
![]() |
| Pemprov Kalbar fokus tingkatkan IPM Melawi melalui pendidikan dan pembangunan jalan strategis. Langkah ini diharapkan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kualitas SDM daerah. |
Data Terbaru IPM Kalbar Tinggi Namun Melawi Masih Tertinggal
MELAWI -- Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menegaskan komitmennya untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia Kabupaten Melawi melalui penguatan sektor pendidikan dan percepatan pembangunan infrastruktur strategis. Penegasan tersebut disampaikan Gubernur Kalbar Ria Norsan saat melakukan Safari Ramadhan di Kabupaten Melawi pada Selasa.
Dalam kesempatan itu, Gubernur memaparkan capaian indikator makro pembangunan Kalbar yang saat ini mencatat IPM sebesar 72,09 dan masuk kategori tinggi. Namun, kondisi berbeda terjadi di Kabupaten Melawi yang masih berada di posisi terakhir dari 14 kabupaten dan kota di Kalimantan Barat.
Menurut Ria Norsan, salah satu faktor utama rendahnya IPM Melawi adalah tingkat pendidikan masyarakat yang masih tertinggal. Sekitar 25 persen warga Melawi belum menyelesaikan pendidikan hingga jenjang Sekolah Menengah Atas. Kondisi ini berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia, peluang kerja, hingga tingkat kesejahteraan masyarakat.
Pendidikan, tegasnya, menjadi fondasi utama dalam meningkatkan kualitas hidup. Karena itu, Pemprov Kalbar mendorong peningkatan akses pendidikan, pemerataan fasilitas belajar, serta peningkatan mutu pengajaran agar generasi muda Melawi memiliki daya saing yang lebih kuat.
Selain sektor pendidikan, pembangunan infrastruktur jalan juga menjadi prioritas strategis. Pemerintah berkomitmen membuka dan meningkatkan akses jalan dari Nanga Pinoh menuju Kota Baru dan Sokan hingga terhubung ke Kabupaten Katingan di Kalimantan Tengah. Jalur ini diyakini mampu mengurangi isolasi wilayah, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.
Konektivitas yang lebih baik tidak hanya memudahkan mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang investasi dan memperluas akses layanan pendidikan serta kesehatan. Dengan demikian, peningkatan IPM tidak hanya bertumpu pada satu sektor, melainkan hasil sinergi berbagai kebijakan pembangunan.
Ria Norsan juga mengapresiasi dukungan masyarakat dan jajaran pemerintah daerah selama satu tahun masa kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur. Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi semua pihak.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat menargetkan peningkatan IPM Kabupaten Melawi secara bertahap dan berkelanjutan. Fokus pada pendidikan dan infrastruktur diharapkan mampu mendorong kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Bagi masyarakat Melawi, momentum ini menjadi peluang penting untuk bersama-sama meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Dukungan aktif dari orang tua, tenaga pendidik, pelaku usaha, dan pemerintah daerah akan menjadi kunci percepatan kemajuan.
FAQ
1. Mengapa IPM Kabupaten Melawi masih rendah?
Karena tingkat pendidikan masyarakat masih rendah, sekitar 25 persen warga belum menyelesaikan pendidikan SMA.
2. Berapa IPM Kalimantan Barat saat ini?
IPM Kalbar berada di angka 72,09 dan masuk kategori tinggi.
3. Apa langkah konkret Pemprov Kalbar untuk Melawi?
Fokus pada peningkatan akses dan mutu pendidikan serta pembangunan jalan strategis Nanga Pinoh hingga terhubung ke Katingan.
4. Mengapa infrastruktur berpengaruh terhadap IPM?
Karena akses jalan memperlancar ekonomi, pendidikan, dan layanan kesehatan yang menjadi komponen penilaian IPM.

