Berita BorneoTribun: Mukhlis Hasan hari ini
iklan
iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Mukhlis Hasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mukhlis Hasan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 14 April 2026

Penipuan Haji dan Umrah Marak, Kemenag Kaltim Minta Jamaah Lebih Waspada

Kemenag Kaltim mengingatkan masyarakat waspada tawaran haji dan umrah jalur cepat ilegal. Warga diminta cek legalitas travel sebelum menyetor dana. (Gambar ilustrasi)
Kemenag Kaltim mengingatkan masyarakat waspada tawaran haji dan umrah jalur cepat ilegal. Warga diminta cek legalitas travel sebelum menyetor dana. (Gambar ilustrasi)

Samarinda — Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Kalimantan Timur mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran haji dan umrah jalur cepat yang tidak memiliki legalitas jelas.

Imbauan ini disampaikan menyusul maraknya kasus penipuan perjalanan ibadah yang merugikan jamaah hingga miliaran rupiah dalam beberapa waktu terakhir.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenag Kalimantan Timur, Mukhlis Hasan, mengatakan masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan sebelum menyetorkan uang kepada biro perjalanan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk melakukan cek dan ricek secara mendalam. Jangan mudah tergiur iming-iming keberangkatan instan tanpa prosedur resmi,” ujar Mukhlis di Samarinda, Senin.

Ia menegaskan, calon jamaah sebaiknya memastikan legalitas travel dengan melakukan konfirmasi langsung ke Kantor Kementerian Agama di tingkat kabupaten maupun provinsi sebelum melakukan transaksi.

Janji Keberangkatan Cepat Sering Jadi Modus Penipuan

Menurut Mukhlis, tawaran keberangkatan cepat dengan biaya tinggi maupun harga murah yang tidak masuk akal perlu dicurigai.

Ia menjelaskan bahwa harga mahal tidak selalu menjamin keamanan, begitu pula harga murah yang terlalu rendah sering kali menjadi indikasi modus penipuan.

Kunci utama dalam memilih travel, kata dia, adalah memastikan rekam jejak penyelenggara. “Pastikan travel tersebut memiliki izin resmi sebagai Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) atau Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) yang terdaftar di aplikasi Pusaka Kemenag,” jelasnya.

Langkah sederhana seperti mengecek izin resmi bisa menjadi penyelamat bagi masyarakat dari potensi kerugian besar.

Situasi Geopolitik Tidak Ganggu Jadwal Keberangkatan

Menanggapi dinamika geopolitik global, Mukhlis memastikan bahwa hingga saat ini proses pemberangkatan jamaah haji dan umrah tetap berjalan sesuai jadwal.

Belum ada informasi resmi mengenai penundaan keberangkatan jamaah dari pemerintah.

Ia meminta masyarakat tetap tenang, menjaga kondisi kesehatan, serta hanya merujuk pada informasi resmi dari pemerintah.

Langkah ini penting untuk mencegah kepanikan akibat informasi yang tidak jelas atau hoaks.

Kasus Penipuan Haji Dan Umrah Terus Terungkap

Peringatan dari Kemenag Kalimantan Timur bukan tanpa alasan. Dalam beberapa bulan terakhir, sejumlah kasus besar terkait penipuan perjalanan ibadah berhasil diungkap aparat penegak hukum.

Beberapa kasus yang mencuat antara lain:

1. Skandal Visa Non-Haji Di Samarinda

Pada Desember 2025, Polresta Samarinda menangkap seorang tersangka berinisial ABL di Bandara Balikpapan.

Tersangka diduga menipu jamaah dengan modus penggunaan visa yang tidak sesuai peruntukan haji.

Akibat kasus ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp590 juta.

2. Dugaan Penipuan PT Al Husna Era Nusantara

Puluhan warga di Tenggarong dilaporkan menjadi korban dugaan penipuan umrah oleh biro perjalanan tersebut.

Estimasi kerugian yang dialami jamaah mencapai miliaran rupiah.

Kasus ini masih menjadi perhatian aparat penegak hukum karena melibatkan jumlah korban yang cukup banyak.

3. Dugaan Penggelapan Dana PT Travel Alwan Zahira

Kepolisian juga tengah mendalami laporan terkait biro perjalanan ini yang diduga menggelapkan dana jamaah dalam jumlah besar.

Kasus ini menambah daftar panjang persoalan travel ilegal yang merugikan masyarakat.

Kemenag Perkuat Layanan Inklusif Untuk Musim Haji Mendatang

Selain fokus pada upaya pencegahan penipuan, Kemenag Kalimantan Timur juga berkomitmen memperkuat layanan inklusif pada musim haji mendatang.

Prioritas utama akan diberikan kepada:

  • Jamaah perempuan

  • Lansia

  • Penyandang disabilitas

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh jamaah mendapatkan kenyamanan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Masyarakat Diminta Aktif Melapor Jika Menemukan Tawaran Mencurigakan

Kemenag berharap masyarakat tidak hanya waspada, tetapi juga proaktif melaporkan jika menemukan tawaran haji atau umrah yang mencurigakan.

Semakin cepat laporan disampaikan, semakin besar peluang mencegah jatuhnya korban baru.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat, diharapkan praktik penipuan perjalanan ibadah dapat ditekan secara signifikan.

FAQ

Apa Itu Haji Jalur Cepat?

Haji jalur cepat biasanya merujuk pada tawaran keberangkatan instan tanpa prosedur resmi. Banyak di antaranya merupakan modus penipuan karena tidak melalui sistem resmi pemerintah.

Bagaimana Cara Mengecek Legalitas Travel Umrah?

Calon jamaah dapat mengecek izin travel melalui aplikasi Pusaka Kemenag atau datang langsung ke kantor Kementerian Agama setempat.

Apa Tanda Travel Umrah Ilegal?

Beberapa tanda yang perlu diwaspadai:

  • Menawarkan harga sangat murah atau sangat mahal tanpa penjelasan jelas

  • Menjanjikan keberangkatan cepat tanpa antrean resmi

  • Tidak memiliki izin PPIU atau PIHK

  • Tidak memiliki kantor jelas

Apa Yang Harus Dilakukan Jika Terlanjur Menjadi Korban?

Segera lakukan langkah berikut:

  1. Laporkan ke kepolisian

  2. Simpan bukti pembayaran

  3. Laporkan ke Kantor Kemenag setempat

  4. Hindari menyebarkan informasi yang belum pasti

Sumber Informasi:
Pernyataan resmi Plt Kepala Kanwil Kemenag Kalimantan Timur, Mukhlis Hasan.

Validasi Fakta:
Data kasus berdasarkan laporan aparat penegak hukum di wilayah Kalimantan Timur.

Tujuan Artikel:
Memberikan edukasi publik serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi penipuan perjalanan ibadah.