Berita BorneoTribun: Ramadhan Hari ini
Tampilkan postingan dengan label Ramadhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ramadhan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 25 Februari 2026

Tips Ampuh Agar Tidak Mengantuk di Kantor Saat Puasa Biar Tetap Produktif

Tips Agar Tidak Mengantuk di Kantor Saat Puasa dan Cara Mengatur Jam Tidur
Tips agar tidak mengantuk di kantor saat puasa dengan cara mengatur jam tidur, pola sahur sehat, dan strategi menjaga fokus kerja selama Ramadhan agar tetap produktif dan bertenaga. (Gambar ilustrasi AI)

Tips Agar Tidak Mengantuk di Kantor Saat Puasa dan Cara Mengatur Jam Tidur

JAKARTA -- Memasuki bulan Ramadhan, banyak pekerja di Indonesia mulai menyesuaikan ritme harian mereka, terutama saat sahur dan berbuka. Perubahan pola tidur dan pola makan ini sering membuat karyawan merasa mengantuk dan kurang fokus saat bekerja di kantor pada siang hari.

Rasa kantuk saat puasa bukan hal yang aneh. Bangun lebih awal untuk sahur, ditambah waktu tidur malam yang berkurang, dapat mengganggu kualitas istirahat. Namun, kondisi ini bisa diatasi dengan strategi yang tepat agar produktivitas tetap terjaga.

1. Atur Pola Tidur Lebih Awal

Salah satu kunci utama agar tidak mengantuk saat puasa adalah memajukan jam tidur malam. Jika biasanya tidur pukul 23.00, cobalah tidur pukul 21.30 atau 22.00 selama Ramadhan.

Tidur lebih awal membantu tubuh mendapatkan durasi istirahat cukup sebelum bangun sahur. Idealnya, orang dewasa membutuhkan 7–8 jam tidur per hari agar tetap bugar.

2. Manfaatkan Power Nap

Jika memungkinkan, manfaatkan waktu istirahat siang untuk tidur singkat sekitar 15–20 menit. Power nap terbukti membantu meningkatkan konsentrasi dan energi tanpa membuat tubuh terasa lemas setelah bangun.

Tidur siang terlalu lama justru bisa membuat kepala terasa berat. Jadi pastikan durasinya tetap singkat.

3. Perhatikan Asupan Sahur

Menu sahur sangat berpengaruh terhadap kondisi tubuh saat bekerja. Pilih makanan tinggi serat, protein, dan karbohidrat kompleks agar energi bertahan lebih lama.

Hindari makanan terlalu manis atau berminyak karena bisa membuat tubuh cepat lemas dan mengantuk. Minum air putih yang cukup juga membantu mencegah dehidrasi yang memicu rasa kantuk.

4. Kurangi Begadang

Begadang untuk aktivitas yang tidak penting sebaiknya dihindari selama puasa. Waktu istirahat malam yang kurang akan berdampak langsung pada produktivitas kerja keesokan harinya.

Disiplin mengatur waktu tidur adalah investasi kesehatan yang sangat berharga selama Ramadhan.

5. Tetap Aktif Bergerak di Kantor

Saat mulai merasa mengantuk, cobalah berdiri sejenak, berjalan ringan, atau melakukan peregangan sederhana di meja kerja. Aktivitas ringan ini dapat melancarkan sirkulasi darah dan membuat tubuh kembali segar.

Anda juga bisa mencuci muka dengan air dingin untuk membantu mengurangi rasa kantuk.

6. Atur Beban Kerja dengan Cerdas

Jika memungkinkan, kerjakan tugas yang membutuhkan konsentrasi tinggi pada pagi hari saat energi masih optimal. Sementara pekerjaan ringan bisa dilakukan menjelang sore.

Mengatur prioritas pekerjaan membantu menjaga performa tetap stabil selama puasa.

7. Batasi Konsumsi Kafein Berlebihan

Mengandalkan kopi saat sahur atau berbuka memang terasa membantu, namun konsumsi kafein berlebihan justru dapat mengganggu kualitas tidur malam. Akibatnya, keesokan hari Anda tetap merasa mengantuk.

Konsumsi secukupnya dan hindari minum kopi terlalu dekat dengan waktu tidur.

Mengapa Puasa Membuat Mudah Mengantuk

Saat berpuasa, tubuh mengalami perubahan metabolisme. Asupan energi hanya masuk saat sahur dan berbuka. Jika pola tidur tidak diatur dengan baik, tubuh akan kesulitan beradaptasi.

Selain itu, dehidrasi ringan dan kurang tidur menjadi penyebab utama rasa kantuk di siang hari. Karena itu, kombinasi pola makan sehat dan manajemen waktu tidur sangat penting.

FAQ Seputar Kantuk Saat Puasa

1. Berapa jam tidur ideal saat puasa?
Tetap 7–8 jam per hari, bisa dibagi antara tidur malam dan tidur singkat siang hari.

2. Apakah tidur siang membatalkan puasa?
Tidak. Tidur siang tidak membatalkan puasa dan justru membantu memulihkan energi.

3. Kenapa tetap mengantuk meski sudah sahur?
Bisa jadi karena kualitas tidur kurang baik atau menu sahur kurang seimbang.

4. Apakah kopi saat sahur aman?
Boleh, tetapi jangan berlebihan agar tidak mengganggu kualitas tidur malam.

Menjalani puasa bukan alasan untuk menurunkan produktivitas kerja. Dengan mengatur jam tidur, menjaga asupan sahur, dan menerapkan pola hidup sehat, Anda tetap bisa tampil prima di kantor sepanjang Ramadhan. Mulailah dari kebiasaan kecil hari ini, dan rasakan perbedaannya.

Gubernur Kalbar Pangkas Harga Sembako di Melawi Warga Serbu Pasar Murah

Pasar Murah Ramadan di Melawi Harga Sembako Dipangkas Jadi Rp50 Ribu
Pemprov Kalbar dan Pemkab Melawi gelar Operasi Pasar Murah Ramadan di Melawi. Harga paket sembako dipangkas jadi Rp50 ribu untuk tekan inflasi dan jaga stabilitas harga jelang Idul Fitri. (Gambar ilustrasi AI)

Pasar Murah Ramadan di Melawi Harga Sembako Dipangkas Jadi Rp50 Ribu

MELAWI -- Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat bersama Pemerintah Kabupaten Melawi menggelar Operasi Pasar Murah di Halaman Masjid Agung Kota Juang, Kabupaten Melawi, Selasa, untuk menekan inflasi selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri. 

Kegiatan ini dipimpin langsung Gubernur Kalbar, Ria Norsan, didampingi Bupati Melawi H. Dadi Sunarya.

Langkah ini menjadi respons konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus membantu masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Harga Paket Sembako Turun Drastis

Suasana pasar murah semakin semarak ketika diumumkan bahwa harga paket sembako yang semula bernilai Rp120.000 dan direncanakan dijual Rp90.000, akhirnya diputuskan menjadi Rp50.000 per paket.

Keputusan tersebut diambil setelah Gubernur Ria Norsan berdiskusi dengan pihak Bank Kalbar dan Bupati Melawi, menyerap aspirasi warga yang berharap harga lebih terjangkau.

Sebanyak 1.000 paket sembako disediakan dalam kegiatan ini. Seluruh paket langsung diserbu warga usai acara pembukaan.

Kebijakan pemangkasan harga ini menjadi angin segar di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga selama Ramadan.

Upaya Tekan Inflasi dan Jaga Stabilitas Harga

Operasi Pasar Murah merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. Ramadan dan Idul Fitri kerap memicu lonjakan harga sembako akibat tingginya permintaan.

Melalui kolaborasi antara Pemprov Kalbar dan Pemkab Melawi, pemerintah berupaya memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman dan harga tetap terkendali.

Langkah ini juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat, terutama kelompok ekonomi menengah ke bawah.

Edukasi Keuangan untuk Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Kalbar juga mengajak masyarakat untuk mengelola keuangan secara bijak. Ia menekankan pentingnya menabung di lembaga perbankan resmi seperti Bank Kalbar demi keamanan dan kemudahan transaksi.

Edukasi ini menjadi bagian penting agar masyarakat tidak hanya terbantu secara jangka pendek, tetapi juga memiliki perencanaan keuangan yang lebih baik di masa depan.

Antusiasme dan Harapan Warga

Sejak pagi hari, warga sudah memadati lokasi pasar murah. Salah satunya Suroyati yang mengantre sejak pukul 06.00 WIB.

Ia mengaku bersyukur karena harga paket sembako akhirnya turun drastis menjadi Rp50.000.

Bagi masyarakat Melawi, kebijakan ini bukan sekadar bantuan sembako murah, melainkan bentuk perhatian pemerintah terhadap kondisi ekonomi warga selama bulan suci.

Dengan adanya pasar murah, masyarakat dapat menjalani Ramadan dengan lebih tenang tanpa terbebani lonjakan harga kebutuhan pokok.

FAQ Seputar Pasar Murah Ramadan Melawi

1. Di mana lokasi pasar murah digelar?
Di Halaman Masjid Agung Kota Juang, Kabupaten Melawi.

2. Berapa harga paket sembako yang dijual?
Harga akhir ditetapkan Rp50.000 per paket.

3. Berapa jumlah paket sembako yang disediakan?
Sebanyak 1.000 paket sembako.

4. Apa tujuan digelarnya operasi pasar murah ini?
Untuk menekan inflasi, menjaga stabilitas harga sembako, dan membantu masyarakat selama Ramadan.

5. Siapa yang terlibat dalam kegiatan ini?
Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Pemerintah Kabupaten Melawi, serta dukungan Bank Kalbar.

Bahaya Minum Kopi Saat Sahur Risiko Dehidrasi dan Turun Konsentrasi Saat Puasa

Dokter Tan Shot Yen mengingatkan risiko dehidrasi akibat kopi saat sahur. Efek diuretik dapat memicu lemas dan turun konsentrasi saat puasa. Jaga cairan dan pola tidur agar tetap fokus. (Gambar ilustrasi AI)
Dokter Tan Shot Yen mengingatkan risiko dehidrasi akibat kopi saat sahur. Efek diuretik dapat memicu lemas dan turun konsentrasi saat puasa. Jaga cairan dan pola tidur agar tetap fokus. (Gambar ilustrasi AI)

Tips Puasa Tetap Fokus Tanpa Risiko Dehidrasi karena Kopi

JAKARTA -- Dokter dan ahli gizi masyarakat Tan Shot Yen mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan kopi sebagai andalan utama saat sahur untuk mencegah kantuk selama puasa. Dalam keterangannya, Selasa, ia menegaskan bahwa kebiasaan tersebut justru berisiko menyebabkan kekurangan cairan, terutama bagi pekerja yang harus berkendara pada pagi hari.

Menurut Tan Shot Yen, kopi memiliki efek diuretik yang membuat seseorang lebih sering buang air kecil. Dampaknya, tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Padahal selama menjalankan puasa, tubuh tidak mendapatkan asupan minum hingga waktu berbuka. Kondisi ini bisa memicu dehidrasi ringan yang ditandai rasa lemas, sakit kepala, hingga menurunnya konsentrasi.

Ahli gizi lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu menjelaskan, mengandalkan kafein tanpa diimbangi pola tidur yang cukup bukan solusi tepat untuk mengatasi kantuk saat puasa. Rasa mengantuk di pagi hari umumnya bukan semata karena kurang kopi, melainkan karena waktu tidur yang berkurang akibat perubahan jadwal makan dan ibadah.

Ia menekankan bahwa orang dewasa idealnya tidur selama enam hingga tujuh jam per hari. Jika waktu tidur malam berkurang karena sahur, masyarakat bisa menyiasatinya dengan tidur lebih awal atau menambah waktu istirahat setelah sahur.

Selain itu, tidur siang singkat selama 15 hingga 30 menit juga dapat membantu memulihkan energi dan meningkatkan kewaspadaan. Cara ini dinilai lebih aman dibanding mengonsumsi kopi berlebihan yang berpotensi memperparah dehidrasi saat puasa.

Tan juga menyarankan agar kebutuhan cairan tetap diperhatikan sejak berbuka hingga sahur. Minum air putih yang cukup, membatasi konsumsi kopi, serta menjaga pola istirahat menjadi langkah sederhana namun efektif untuk menjaga fokus dan keselamatan, terutama bagi pengendara di pagi hari.

Dengan memahami risiko efek diuretik kopi dan pentingnya tidur cukup, masyarakat diharapkan bisa menjalani ibadah puasa dengan tubuh tetap bugar dan konsentrasi terjaga sepanjang hari.

FAQ Seputar Kopi Saat Sahur dan Risiko Dehidrasi

Apakah boleh minum kopi saat sahur?
Boleh, namun sebaiknya tidak berlebihan. Konsumsi kopi perlu diimbangi dengan asupan air putih yang cukup.

Mengapa kopi bisa menyebabkan dehidrasi saat puasa?
Karena kopi bersifat diuretik yang meningkatkan frekuensi buang air kecil sehingga cairan tubuh lebih cepat berkurang.

Apa tanda tubuh kekurangan cairan saat puasa?
Lemas, sakit kepala, sulit fokus, dan rasa haus berlebihan.

Berapa lama tidur siang yang dianjurkan saat puasa?
Sekitar 15–30 menit untuk membantu memulihkan energi tanpa membuat tubuh terasa berat.

Dokter Tan Shot Yen Ungkap Rahasia Sahur Anti Lemas Saat Ramadhan

Lonjakan Gula Darah Saat Sahur Bisa Picu Lemas dan Hilang Fokus
Sahur Gizi Seimbang, Gula Darah Stabil, Lonjakan Gula Darah, Menu Sahur Sehat, Puasa Ramadhan, Isi Piringku, Ahli Gizi, Protein Dan Serat, Karbohidrat Kompleks, Cegah Kantuk. (gambar ilustrasi)

Lonjakan Gula Darah Saat Sahur Bisa Picu Lemas dan Hilang Fokus

JAKARTA -- Dokter dan ahli gizi masyarakat Tan Shot Yen menegaskan pentingnya sahur dengan gizi seimbang agar tubuh tetap fokus dan tidak mudah mengantuk saat berpuasa, terutama bagi mereka yang harus berkendara atau bekerja pada pagi hari. Saat dihubungi di Jakarta pada Selasa, lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu menjelaskan bahwa jenis dan porsi makanan saat sahur sangat menentukan kestabilan gula darah sepanjang hari.

Menurut dr. Tan, konsumsi makanan tinggi gula ketika sahur bisa memicu lonjakan gula darah secara cepat. Kondisi ini kemudian diikuti peningkatan hormon insulin yang berfungsi menurunkan kembali kadar gula dalam darah. Proses naik-turun gula darah yang drastis inilah yang sering membuat tubuh terasa lemas, sulit berkonsentrasi, bahkan mengantuk dalam waktu sekitar dua jam setelah makan.

Ia mengingatkan bahwa sahur bukan soal makanan mewah atau berlebihan, melainkan tentang komposisi yang tepat. Menu sahur sebaiknya sederhana namun lengkap, mengikuti konsep Kementerian Kesehatan yaitu Isi Piringku. Pedoman ini menganjurkan setengah piring diisi sayur dan buah sebagai sumber vitamin, mineral, dan serat, sementara setengah lainnya terdiri dari makanan pokok sumber karbohidrat serta lauk pauk yang mengandung protein nabati dan hewani.

Karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, atau umbi-umbian dapat membantu menjaga energi lebih stabil dibandingkan gula sederhana. Protein dari telur, ikan, tahu, dan tempe juga penting untuk mempertahankan rasa kenyang lebih lama. Ditambah serat dari sayur dan buah, kombinasi ini membantu tubuh tetap bertenaga selama menjalani puasa Ramadhan.

Bagi Anda yang harus mengemudi jarak jauh atau menghadapi pekerjaan padat di pagi hari, memperhatikan kualitas sahur adalah langkah sederhana namun berdampak besar. Sahur yang tepat bukan hanya menjaga stamina, tetapi juga membantu menjaga keselamatan dan produktivitas sepanjang hari.

Mengapa Gula Darah Stabil Penting Saat Puasa

Kadar gula darah yang stabil membuat otak mendapatkan pasokan energi secara konsisten. Jika terjadi lonjakan lalu penurunan drastis, tubuh akan merespons dengan rasa lelah dan kantuk. Inilah alasan mengapa pemilihan menu sahur tidak boleh sembarangan.

Tips Praktis Menu Sahur Seimbang

  • Pilih karbohidrat kompleks, bukan makanan tinggi gula.

  • Tambahkan protein hewani dan nabati.

  • Perbanyak sayur dan buah.

  • Hindari porsi berlebihan agar tidak mengantuk setelah makan.

  • Cukupi kebutuhan cairan sebelum imsak.

Dengan pola sahur yang tepat, puasa bisa dijalani lebih nyaman, fokus tetap terjaga, dan aktivitas pagi tetap optimal.

FAQ

1. Mengapa sahur tinggi gula bikin mengantuk?
Karena gula darah naik cepat lalu turun drastis akibat respons insulin, sehingga tubuh terasa lemas.

2. Apa contoh sahur gizi seimbang?
Nasi merah, telur atau tempe, sayur bayam, dan buah potong.

3. Apakah boleh minum teh manis saat sahur?
Boleh dalam jumlah terbatas, namun sebaiknya tidak berlebihan agar gula darah tetap stabil.

4. Mengapa protein penting saat sahur?
Protein membantu rasa kenyang lebih lama dan menjaga energi tetap stabil.

5. Apakah konsep Isi Piringku wajib diikuti?
Ini adalah pedoman resmi gizi seimbang yang sangat dianjurkan untuk pola makan sehat, termasuk saat sahur.

Selasa, 24 Februari 2026

Silaturahmi Ramadan Pemerintah Kalimantan Barat di Kabupaten Sekadau

Foto: Silaturahmi Ramadan Pemerintah Kalimantan Barat di Kabupaten Sekadau

SEKADAU - Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melaksanakan kegiatan Silaturahmi Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Kabupaten Sekadau, dengan tujuan menjalin silaturahmi dan melaksanakan bakti sosial bersama masyarakat.

Kegiatan ini dihadiri Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan, Bupati Sekadau, Aron, SH, jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat Kabupaten Sekadau.

Bupati Sekadau, Aron, SH, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kepada masyarakat Sekadau. 

"Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam memperkuat pembinaan keagamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat," ujar Aron.

Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat untuk terus mendukung program-program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. 

"Kami dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat siap mendukung berbagai kegiatan yang bertujuan untuk kemaslahatan masyarakat," ungkap Ria Norsan.

Dalam kegiatan tersebut, turut dilaksanakan penyerahan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat kepada warga Kabupaten Sekadau.

Melalui kegiatan Silaturahmi Ramadan ini, diharapkan hubungan antara pemerintah dan masyarakat semakin erat serta mampu mendorong terwujudnya Kalimantan Barat yang religius, harmonis, dan sejahtera.

Kabar Baik Ramadhan Daging Ayam dan Telur Kalsel Surplus

Disbunnak Kalimantan Selatan memastikan stok daging sapi, ayam ras, dan telur aman serta harga stabil selama Ramadhan 2026. Produksi surplus dan distribusi terpantau ketat.
Disbunnak Kalimantan Selatan memastikan stok daging sapi, ayam ras, dan telur aman serta harga stabil selama Ramadhan 2026. Produksi surplus dan distribusi terpantau ketat.

BANJARMASIN -- Pemerintah melalui Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan memastikan ketersediaan daging sapi, daging ayam ras, dan telur ayam ras di wilayah Kalimantan Selatan dalam kondisi aman dan harga relatif stabil selama Ramadhan 2026. Kepastian ini disampaikan langsung oleh Kepala Disbunnak Kalsel, Suparmi, di Banjarbaru, Senin.

Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi masyarakat Kalimantan Selatan yang biasanya menghadapi lonjakan permintaan bahan pangan saat bulan puasa. Pemerintah daerah menegaskan bahwa produksi lokal mencukupi, bahkan berada dalam kondisi surplus.

Produksi Ayam dan Telur Kalsel Surplus

Data tahun 2025 menunjukkan populasi ayam pedaging di Kalimantan Selatan mencapai 100.913.597 ekor dengan total produksi daging sebesar 123.330.490 kilogram. Sementara kebutuhan konsumsi daging ayam broiler di daerah ini hanya sekitar 52.649.028 kilogram atau 43 persen dari total produksi, dengan konsumsi rata-rata 18,73 kilogram per kapita per tahun.

Untuk ayam petelur, populasi tercatat 7.694.933 ekor dengan produksi telur mencapai 114.010.250 kilogram. Kebutuhan telur masyarakat sekitar 50.001.385 kilogram atau 44 persen dari total produksi, dengan tingkat konsumsi 27,28 kilogram per kapita per tahun.

Artinya, Kalimantan Selatan tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan internal, tetapi juga menyuplai provinsi tetangga seperti Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

Pengawasan Ketat dari Hulu ke Hilir

Disbunnak Kalsel melakukan pengawasan menyeluruh untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga. Monitoring dilakukan ke Rumah Potong Hewan, Rumah Potong Hewan Unggas, fasilitas cold storage, serta peternakan rakyat dan industri besar.

Koordinasi juga dilakukan bersama Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia Kalimantan Selatan, industri pembibitan, serta produsen pakan ternak. Langkah ini bertujuan memastikan produksi tetap stabil dan distribusi berjalan lancar tanpa hambatan.

Pendekatan pengawasan dari hulu hingga hilir menjadi strategi utama agar masyarakat tidak perlu khawatir terhadap potensi kelangkaan maupun lonjakan harga selama Ramadhan.

Ketersediaan Bibit Jadi Kunci Stabilitas

Keberlanjutan produksi turut didukung oleh tujuh industri perbibitan di Kalimantan Selatan. Pada Januari 2026, produksi Day Old Chicken broiler mencapai 8.213.300 ekor. Sebanyak 84 persen didistribusikan untuk kebutuhan Kalimantan Selatan, sementara sisanya dikirim ke Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

Untuk DOC layer, produksi Januari 2026 mencapai 127.500 ekor dan seluruhnya dialokasikan untuk kebutuhan dalam daerah.

Ketersediaan bibit ini menjadi fondasi penting dalam menjaga siklus produksi ayam pedaging dan ayam petelur agar tetap stabil sepanjang tahun.

Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Dengan kondisi produksi yang surplus dan pengawasan yang diperketat, pemerintah optimistis kebutuhan protein hewani masyarakat selama Ramadhan dapat terpenuhi dengan baik. Stabilitas harga juga dijaga agar tetap terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat.

Bagi warga Kalimantan Selatan, informasi ini menjadi jaminan bahwa kebutuhan daging dan telur selama bulan puasa hingga Idul Fitri dapat diperoleh dengan aman tanpa kepanikan belanja berlebihan.

FAQ Seputar Stok Daging dan Telur Kalsel Selama Ramadhan

Apakah stok daging dan telur di Kalsel cukup selama Ramadhan

Ya, stok dalam kondisi aman dan bahkan surplus dibandingkan kebutuhan daerah.

Apakah harga daging dan telur akan naik saat Ramadhan

Pemerintah memastikan harga relatif stabil karena produksi lokal mencukupi.

Apakah Kalsel memasok provinsi lain

Ya, surplus produksi memungkinkan pengiriman ke Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

Apa yang dilakukan pemerintah untuk menjaga stabilitas

Pengawasan dilakukan dari peternakan, rumah potong hewan, cold storage, hingga distribusi serta koordinasi dengan asosiasi dan pelaku usaha.

Mengapa ketersediaan DOC penting

DOC atau bibit ayam menentukan kesinambungan produksi ayam pedaging dan petelur sehingga pasokan tetap terjaga sepanjang tahun.

Tawuran dan Balapan Liar Jadi Sorotan Jelang Ramadhan 1447, Kapolda Kalsel Gandeng Ulama

Kapolda Kalsel menggandeng ulama menjaga kondusivitas Ramadhan 1447 H. Polda dan TNI siaga antisipasi tawuran, balapan liar, dan kriminalitas demi ibadah puasa yang aman dan khusyuk di Banjarbaru.
Kapolda Kalsel menggandeng ulama menjaga kondusivitas Ramadhan 1447 H. Polda dan TNI siaga antisipasi tawuran, balapan liar, dan kriminalitas demi ibadah puasa yang aman dan khusyuk di Banjarbaru.

BANJARMASIN -- Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menggandeng para alim ulama dan tuan guru di wilayah Kalimantan Selatan untuk bersama-sama mengimbau masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban selama Ramadhan 1447 Hijriah. Ajakan ini disampaikan dalam Apel Kesiapsiagaan pengamanan Ramadhan di halaman Mapolda Kalsel, Banjarbaru, Senin.

Langkah ini menjadi strategi penting Polda Kalsel dalam memastikan suasana ibadah puasa tetap khusyuk, aman, dan kondusif di daerah yang dikenal religius dengan mayoritas penduduk Muslim.

Peran Ulama Jadi Kunci Stabilitas Ramadhan

Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menegaskan bahwa ulama dan tuan guru memiliki pengaruh besar di tengah masyarakat Kalimantan Selatan. Setiap nasihat dan pesan yang disampaikan dalam ceramah keagamaan dinilai sangat efektif membangun kesadaran kolektif.

Menurutnya, sinergi antara aparat keamanan dan tokoh agama merupakan bentuk kearifan lokal yang harus terus dijaga. Ia berharap pesan-pesan kamtibmas dapat disisipkan dalam setiap tausiyah agar jamaah semakin sadar pentingnya menjaga ketertiban selama bulan suci.

Pendekatan persuasif melalui tokoh agama dinilai lebih menyentuh hati masyarakat, sehingga imbauan keamanan tidak hanya terdengar sebagai aturan, tetapi juga sebagai bagian dari nilai ibadah.

Polda Kalsel dan TNI Siap Amankan Ramadhan

Apel kesiapsiagaan tersebut menjadi bukti bahwa Polda Kalsel bersama TNI dan unsur terkait siap mengawal situasi keamanan sepanjang Ramadhan 1447 H. Aparat menegaskan komitmen untuk mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas.

Beberapa kerawanan yang menjadi perhatian antara lain tawuran antarkelompok pemuda, balapan liar, hingga potensi tindak kriminalitas yang kerap meningkat pada malam hari.

Kapolda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing. Ia menekankan bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi juga tanggung jawab bersama.

Dukungan DPRD dan TNI Perkuat Sinergi

Ketua DPRD Kalimantan Selatan Supian HK menyampaikan apresiasi atas langkah cepat Polda Kalsel dan TNI dalam mengantisipasi gangguan keamanan selama Ramadhan. Ia menyatakan dukungan penuh agar Kalimantan Selatan tetap menjadi daerah yang aman dan damai.

Sementara itu, Danrem 101 Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus menegaskan bahwa TNI siap bersinergi dengan Polri untuk menutup celah kejahatan dalam bentuk apa pun. Kehadiran aparat di tengah masyarakat diharapkan memberi rasa aman selama bulan penuh berkah ini.

Masyarakat Diajak Aktif Jaga Ketertiban

Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menjaga sikap, perilaku, dan keamanan lingkungan. Dengan kerja sama antara aparat, ulama, dan masyarakat, suasana ibadah yang tenang dapat terwujud.

Masyarakat Kalimantan Selatan diimbau untuk tidak terlibat dalam aktivitas yang merugikan diri sendiri maupun orang lain, termasuk balapan liar dan tindakan kriminal lainnya. Jika menemukan potensi gangguan, warga diminta segera melapor kepada aparat terdekat.

Keamanan yang terjaga akan membuat Ramadhan lebih bermakna dan penuh kedamaian bagi seluruh umat.

FAQ Seputar Pengamanan Ramadhan 1447 H di Kalsel

1. Mengapa Kapolda menggandeng ulama dalam menjaga kamtibmas?
Karena ulama memiliki pengaruh besar di masyarakat dan pesan mereka lebih mudah diterima jamaah.

2. Apa saja potensi gangguan yang diantisipasi selama Ramadhan?
Tawuran pemuda, balapan liar, dan tindak kriminalitas yang berpotensi meningkat.

3. Di mana apel kesiapsiagaan digelar?
Di halaman Mapolda Kalimantan Selatan, Banjarbaru.

4. Apakah TNI terlibat dalam pengamanan Ramadhan?
Ya, TNI bersama Polri bersinergi menjaga keamanan dan ketertiban.

5. Apa peran masyarakat dalam menjaga kondusivitas?
Masyarakat diharapkan aktif menjaga lingkungan, menaati aturan, dan segera melapor jika ada potensi gangguan keamanan.

Senin, 23 Februari 2026

Lomba Mancing Gratis di Kubu Raya: Hiburan Menjelang Berbuka Puasa

Foto: Lomba Mancing Gratis di Kubu Raya

KUBU RAYA - Suasana sore di bulan suci Ramadhan di Kabupaten Kubu Raya terasa berbeda. Ratusan warga memadati lokasi lomba mancing gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya sebagai hiburan menjelang berbuka puasa.

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, yang tidak hanya hadir sebagai tamu undangan, tetapi juga ikut ambil bagian dalam lomba dan berhasil "strike" ikan.

Kapolres Kubu Raya, AKBP Kadek Ary Mahardika, menyampaikan bahwa kegiatan lomba mancing gratis ini merupakan kegiatan positif yang patut diapresiasi. 

"Lomba mancing gratis ini menjadi hiburan bagi masyarakat menjelang berbuka puasa. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat," ujar Kapolres melalui Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, Minggu (22/2/2026) sore.

Kegiatan ini juga menyediakan berbagai doorprize menarik bagi peserta, sehingga semakin menambah semangat dan antusiasme warga yang mengikuti lomba. 

Selain itu, Polres Kubu Raya juga melakukan pemantauan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan untuk memastikan tidak terjadi kemacetan dan masyarakat tetap nyaman menjalankan aktivitas, khususnya menjelang berbuka puasa. (Red/Ms)

Sabtu, 21 Februari 2026

Festival Mancing Ngabuburit Kubu Raya Diserbu Warga Selama Ramadhan

Pemkab Kubu Raya menggelar Festival Mancing Ngabuburit di Kantor Bupati Sungai Raya selama Ramadhan. Kegiatan ini edukasi pemanfaatan pekarangan, ketahanan pangan, dan kebersamaan warga.
Pemkab Kubu Raya menggelar Festival Mancing Ngabuburit di Kantor Bupati Sungai Raya selama Ramadhan. Kegiatan ini edukasi pemanfaatan pekarangan, ketahanan pangan, dan kebersamaan warga.

Pemkab Kubu Raya Gelar Festival Mancing Ngabuburit Setiap Hari Selama Ramadhan

KUBU RAYA -- Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, menggelar Festival Mancing Ngabuburit di kawasan Kantor Bupati Kubu Raya, Sungai Raya, selama bulan suci Ramadhan. Kegiatan yang digagas langsung oleh Bupati Kubu Raya, Sujiwo, ini berlangsung setiap sore menjelang waktu berbuka puasa dan terbuka untuk masyarakat umum dengan kuota 50 peserta per hari.

Festival mancing tersebut dipusatkan di parit depan kantor bupati sebagai bagian dari upaya menyemarakkan Ramadhan sekaligus mendekatkan pemerintah daerah dengan masyarakat. Lokasi yang biasanya hanya menjadi area perkantoran kini berubah menjadi ruang interaksi publik yang lebih hidup dan terbuka.

Edukasi Pemanfaatan Pekarangan dan Ketahanan Pangan

Menurut Bupati Sujiwo, festival ini bukan sekadar hiburan ngabuburit. Pemerintah daerah ingin memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya memanfaatkan lahan pekarangan untuk menunjang ketahanan pangan keluarga dan menambah potensi penghasilan.

Ia menegaskan bahwa lahan yang tersedia di sekitar rumah, termasuk parit atau kolam kecil, dapat dimaksimalkan untuk budidaya ikan. Konsep ini dinilai relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam memperkuat kemandirian pangan di tingkat rumah tangga.

Dengan pendekatan sederhana dan merakyat seperti mancing, pesan edukasi menjadi lebih mudah diterima berbagai kalangan, mulai dari anak muda hingga orang tua.

Digelar Setiap Hari dengan Kuota Terbatas

Festival Mancing Ngabuburit Kubu Raya dilaksanakan setiap hari selama Ramadhan. Panitia membuka pendaftaran harian dengan jumlah maksimal 50 peserta per sesi. Sistem ini diterapkan untuk menjaga kenyamanan, ketertiban, serta kualitas pelaksanaan kegiatan.

Peserta dapat mengikuti lomba atau kegiatan memancing menjelang waktu berbuka. Selain menjadi sarana rekreasi, kegiatan ini juga memberi kesempatan bagi para mancing mania untuk menyalurkan hobi mereka dalam suasana Ramadhan yang penuh kebersamaan.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sejak hari pertama pelaksanaan. Banyak warga yang memanfaatkan momen ini untuk berkumpul, berbagi cerita, dan menikmati suasana sore hari sambil menunggu adzan magrib.

Membangun Kebersamaan di Bulan Suci

Festival ini dirancang sebagai ruang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat. Kawasan perkantoran yang biasanya formal kini terasa lebih akrab dan interaktif.

Melalui kegiatan yang santai dan inklusif, Pemkab Kubu Raya berharap tercipta hubungan yang semakin harmonis antara pemerintah dan warga. Momentum Ramadhan dinilai tepat untuk memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, serta partisipasi publik dalam program daerah.

Konsep ngabuburit dengan memancing juga dipilih karena mudah diikuti dan tidak memerlukan biaya besar, sehingga semua kalangan bisa berpartisipasi.

FAQ Festival Mancing Ngabuburit Kubu Raya

1. Di mana lokasi Festival Mancing Ngabuburit Kubu Raya?
Kegiatan dilaksanakan di parit depan Kantor Bupati Kubu Raya, Sungai Raya, Kalimantan Barat.

2. Kapan festival ini digelar?
Festival berlangsung setiap hari selama bulan Ramadhan, menjelang waktu berbuka puasa.

3. Berapa jumlah peserta yang dapat mengikuti kegiatan?
Kuota dibatasi sebanyak 50 orang per hari untuk menjaga kenyamanan dan ketertiban.

4. Apakah kegiatan ini berbayar?
Masyarakat dapat mengikuti dengan mekanisme pendaftaran harian yang telah diatur panitia.

5. Apa tujuan utama festival ini?
Selain hiburan ngabuburit, kegiatan ini bertujuan mengedukasi masyarakat tentang pemanfaatan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi keluarga.

MUI Tegas Tolak Sweeping atau Razia Warung Makan Saat Ramadhan

MUI melalui Cholil Nafis menolak sweeping warung makan saat Ramadhan dan meminta pemda mengatur operasional secara bijak. Menag Nasaruddin Umar ajak perkuat toleransi, kesalehan sosial, dan harmoni kebangsaan.
MUI melalui Cholil Nafis menolak sweeping warung makan saat Ramadhan dan meminta pemda mengatur operasional secara bijak. Menag Nasaruddin Umar ajak perkuat toleransi, kesalehan sosial, dan harmoni kebangsaan.

JAKARTA -- Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Cholil Nafis, menegaskan penolakannya terhadap aksi sweeping atau razia sepihak ke warung makan yang tetap buka selama bulan Ramadhan. 

Pernyataan ini disampaikan di Jakarta pada Kamis, sebagai respons atas fenomena razia masyarakat terhadap tempat usaha kuliner yang beroperasi di siang hari saat umat Islam menjalankan ibadah puasa.

Cholil Nafis menilai tindakan sweeping bukanlah solusi dalam menjaga kesucian Ramadhan. Cholil Nafis menekankan bahwa masyarakat tidak perlu mengambil peran penegakan aturan secara sepihak. 

Menurut Cholil Nafis, menjaga ibadah puasa adalah tanggung jawab pribadi masing-masing, bukan dengan cara memaksa pihak lain melalui tindakan yang berpotensi menimbulkan konflik.

Cholil Nafis mengajak umat Islam untuk memperkuat kualitas ibadah dan menahan diri, alih-alih melakukan razia terhadap pelaku usaha makanan. 

“Cukup perkuat diri kita dalam berpuasa, serta saling menghormati antara yang berpuasa dan yang tidak berpuasa,” pesan Cholil Nafis.

Peran Pemerintah Daerah dalam Mengatur Warung Makan

MUI menegaskan bahwa pengaturan operasional warung makan selama Ramadhan merupakan kewenangan pemerintah daerah. 

Regulasi tersebut dinilai penting untuk menjaga kondusivitas lingkungan, kekhusyukan ibadah puasa, serta menghormati masyarakat yang menjalankan ibadah.

Cholil meminta pemerintah setempat lebih aktif mengatur jam operasional atau tata cara pelayanan warung makan di siang hari agar tidak memicu ketegangan sosial. 

Dengan aturan yang jelas, pelaku usaha tetap bisa mencari nafkah tanpa mengganggu ketertiban umum.

Langkah ini dinilai sebagai solusi yang lebih bijak dibandingkan aksi sweeping yang sering kali berujung pada gesekan sosial dan pelanggaran hukum.

Menag Ajak Jadikan Ramadhan Momentum Harmoni Bangsa

Sementara itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar turut mengajak umat Islam menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat kesalehan sosial dan harmoni kebangsaan.

Menurutnya, Ramadhan bukan sekadar ibadah personal, tetapi juga sarana membangun empati, kepedulian, dan tanggung jawab sosial. 

Ia menegaskan bahwa nilai-nilai puasa seharusnya memperkuat solidaritas antarsesama, bukan memunculkan perpecahan.

Ramadhan, kata Menag, adalah madrasah spiritual yang membentuk karakter bangsa agar lebih toleran, saling menghargai, dan menjaga persatuan dalam keberagaman Indonesia.

Pentingnya Saling Menghormati di Bulan Suci

Dalam konteks masyarakat majemuk, sikap saling menghormati menjadi kunci utama menjaga ketertiban selama Ramadhan. 

Bagi yang berpuasa, menjaga diri dari godaan adalah bagian dari ibadah. Sementara bagi pemilik warung makan, menghormati lingkungan sekitar juga merupakan bentuk tanggung jawab sosial.

Pendekatan dialog, regulasi yang adil, serta edukasi publik dinilai lebih efektif dibandingkan tindakan razia sepihak. Dengan semangat Ramadhan, masyarakat diharapkan mampu menjaga suasana damai dan penuh toleransi.

FAQ Seputar Sweeping Warung Makan Saat Ramadhan

1. Apakah MUI mendukung sweeping warung makan saat Ramadhan?
Tidak. MUI secara tegas menyatakan tidak setuju dengan aksi sweeping atau razia sepihak oleh masyarakat.

2. Siapa yang berwenang mengatur warung makan selama Ramadhan?
Pengaturan merupakan kewenangan pemerintah daerah melalui regulasi yang disesuaikan dengan kondisi wilayah masing-masing.

3. Mengapa sweeping tidak dianjurkan?
Karena berpotensi menimbulkan konflik sosial, melanggar hukum, dan tidak mencerminkan nilai kesalehan sosial dalam Ramadhan.

4. Apa pesan Menteri Agama terkait isu ini?
Menag mengajak umat Islam menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat empati, solidaritas, dan harmoni kebangsaan.

5. Bagaimana sikap yang tepat selama Ramadhan?
Saling menghormati antara yang berpuasa dan yang tidak berpuasa, serta mematuhi aturan pemerintah daerah.

Jumat, 20 Februari 2026

Pasar Ramadhan 2026 Kuala Kapuas Resmi Dibuka

Foto: Peresmian Pasar Ramadhan 2026 Kuala Kapuas, Kamis (19/2/2026) di kawasan Stadion Panunjung Tarung

KUALA KAPUAS - HM Wiyatno, Bupati Kapuas, resmi membuka Pasar Ramadhan 1447 H/2026 M di kawasan Stadion Panunjung Tarung, Jalan Patih Rumbih, Kuala Kapuas, Kamis (19/2/2026). Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Dodo, Sekda Usis I. Sangkai, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Ny. Hj. Siti Saniah Wiyatno, Ketua Panitia Budi Kurniawan, kepala perangkat daerah, serta tamu undangan lainnya.

Sebanyak 60 lapak UMKM digratiskan hingga akhir Ramadhan sebagai dukungan bagi pelaku UMKM. Lokasi pasar dipilih agar mudah dijangkau masyarakat dan meningkatkan perputaran ekonomi lokal.

Bupati HM Wiyatno berharap Pasar Ramadhan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, mempererat silaturahmi, dan menciptakan suasana Ramadhan yang religius, tertib, dan harmonis sesuai visi Kapuas BERSINAR. 

Ketua panitia Budi Kurniawan mengatakan, lokasi pasar dipilih agar mudah dijangkau masyarakat dan mampu meningkatkan perputaran ekonomi lokal. Ke depan, pasar serupa direncanakan digelar di beberapa titik untuk memperluas kesempatan pedagang.

Panitia juga mengajak ASN dan masyarakat berbelanja sekaligus menjaga kebersihan dan ketertiban. (Fajar)

Rabu, 18 Februari 2026

Razia Tempat Hiburan Malam Jelang Ramadhan, BNNP Kalimantan Selatan Amankan 3 Pengunjung Diduga Positif Narkoba

Razia Tempat Hiburan Malam Jelang Ramadhan, BNNP Kalimantan Selatan Amankan 3 Pengunjung Diduga Positif Narkoba
Razia Tempat Hiburan Malam Jelang Ramadhan, BNNP Kalimantan Selatan Amankan 3 Pengunjung Diduga Positif Narkoba.

Banjarmasin, Kalsel -- Menjelang Bulan Suci Ramadhan, aparat bergerak cepat. Badan Narkotika Nasional Provinsi Kalimantan Selatan (BNNP Kalsel) menggelar razia dan tes urine di salah satu tempat hiburan malam di Banjarmasin, Rabu dini hari.

Langkah ini bukan sekadar formalitas. Petugas ingin memastikan suasana tetap aman dan kondusif, terutama saat masyarakat bersiap menyambut bulan penuh berkah.

Pemeriksaan Acak, Tiga Orang Diduga Positif

Dalam razia tersebut, petugas melakukan tes urine secara acak kepada sejumlah pengunjung. Mereka yang terpilih diminta kooperatif mengikuti arahan tim untuk menjalani pemeriksaan di lokasi.

Hasilnya, tiga orang diduga menunjukkan indikasi positif dari tes awal. Ketiganya langsung dibawa ke kantor BNNP Kalimantan Selatan untuk pemeriksaan lanjutan dan pendalaman.

Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNNP Kalsel, Kombes Pol Andri Koko Prabowo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah antisipasi terhadap potensi penyalahgunaan narkoba menjelang Ramadhan.

“Kegiatan ini kami lakukan untuk mencegah adanya penyalahgunaan narkoba oleh para pengunjung menjelang Ramadhan,” ujarnya di Banjarmasin.

Upaya Preventif Sekaligus Penegakan Hukum

Razia ini merupakan bagian dari strategi preventif sekaligus penegakan hukum. BNNP Kalsel juga menggandeng tim medis untuk memastikan hasil tes awal diperiksa secara profesional.

Jika hasil tes mengindikasikan positif narkoba, maka yang bersangkutan akan menjalani asesmen medis lebih lanjut. Tahapan ini penting untuk menentukan apakah yang bersangkutan memerlukan rehabilitasi atau proses hukum sesuai aturan yang berlaku.

“Bagi yang kedapatan positif, akan dilakukan asesmen oleh tim kedokteran BNNP Kalsel untuk menentukan langkah selanjutnya,” tegas Andri.

Ramadhan Harus Bersih dari Narkoba

Langkah tegas ini menjadi pengingat bahwa perang melawan narkoba terus berjalan. Terlebih menjelang Ramadhan, momen yang seharusnya dimanfaatkan untuk introspeksi dan memperbaiki diri.

BNNP Kalsel berharap, upaya ini dapat menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Kalimantan Selatan. Masyarakat pun diimbau untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih dari barang terlarang tersebut.

Karena pada akhirnya, menciptakan suasana yang aman dan nyaman bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab kita bersama.