Iklan Tutup X
Tampilkan postingan dengan label Kubu Raya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kubu Raya. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Juli 2026

KORMA Kalbar 2026, Ketua Kontingen Sekadau: Tonggak Lahirnya Generasi Madrasah Berprestasi dan Berkarakter

Foto: Kontingen Kompetisi Olahraga Madrasah (KORMA) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kubu Raya

KUBU RAYA - Kompetisi Olahraga Madrasah (KORMA) Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kubu Raya, 1-4 Juli 2026, menjadi momentum membangun karakter, sportivitas, dan kebersamaan di lingkungan madrasah. Ajang perdana Kemenag RI ini diikuti kontingen se-Kalbar, termasuk Kabupaten Sekadau.

Ketua Kontingen Kabupaten Sekadau Chairuddin, S.Kom., M.Pd., mengapresiasi pelaksanaan KORMA perdana, Kamis 2 Juli 2026.

“Alhamdulillah, KORMA pertama ini kontribusi sangat baik bagi Kemenag. Menumbuhkan kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan jadi ajang luar biasa bagi siswa, guru, serta keluarga besar madrasah di Kalbar,” ujarnya.

Ia menilai KORMA menumbuhkan kreativitas, semangat kompetisi, dan sportivitas siswa. Ia berharap kegiatan terus berkelanjutan dengan kualitas makin baik.

“Kami berharap adik-adik jadi generasi terbaik untuk madrasah, daerah, dan bangsa. Semoga KORMA tahun depan lebih baik dan terus melahirkan atlet madrasah berprestasi yang harumkan Kalbar,” kata Chairuddin.

Ia berpesan agar siswa terus berlatih, junjung sportivitas, dan jadikan kompetisi pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan serta mempererat persaudaraan.

Melalui KORMA diharapkan lahir bibit atlet madrasah yang unggul dalam olahraga, berkarakter, disiplin, dan semangat kebersamaan. (Jm)

Mitra Jurnalis Kubu Raya Luncurkan Lomba “Kamek Cinte Kubu Raya” Peringati HUT Bhayangkara ke-80

Foto: Peluncuran Lomba "Kamek Cinte Kubu Raya" Peringati HUT Bhayangkara Ke-80

KUBU RAYA - Mitra Jurnalis Kubu Raya resmi meluncurkan Lomba Foto dan Video “Kamek Cinte Kubu Raya” yang dirangkai Pentas Seni, Rabu 1 Juli 2026. Kegiatan kolaborasi dengan Pemkab Kubu Raya ini jadi wadah kreativitas sekaligus promosi potensi daerah dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80.

Wakil Bupati Kubu Raya H. Sukiryanto mengapresiasi inisiatif tersebut. 

“Ini langkah baru yang luar biasa. Pemkab Kubu Raya dukung penuh kegiatan positif teman-teman jurnalis,” ujar Sukiryanto.

Ia menilai lomba bukan hanya kompetisi, tetapi sarana efektif promosi daerah. 

“Lomba ini media promosi wisata, kuliner, potensi perairan, hingga infrastruktur yang berkembang. Melalui foto dan video, masyarakat akan kenal Kubu Raya punya banyak destinasi layak dikunjungi,” katanya.

Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika juga mendukung penuh. 

“Saya berharap lomba terlaksana baik dan jadi sarana promosikan Kubu Raya. Ini kegiatan pertama Mitra Jurnalis. Mudah-mudahan sukses dan ke depan bisa berskala lebih besar bersama pemerintah dan instansi terkait,” ucapnya.

Melalui lomba ini, Mitra Jurnalis Kubu Raya mengajak masyarakat mengabadikan keindahan alam, budaya, kuliner, dan potensi pembangunan Kubu Raya lewat karya visual kreatif dan inspiratif. (Tim/Jm)

Rabu, 01 Juli 2026

Perkuat Ketahanan Masyarakat, Lembaga Gemawan Gelar Dialog Dorong Pembangunan Responsif Gender dan Adaptif Iklim di Kubu Raya

Foto: FGD Memperkuat Ketahanan Masyarakat Melalui Pembangunan yang Responsif Gender dan Adaptif terhadap Perubahan Iklim di Kabupaten Kubu Raya

SUNGAI RAYA - Lembaga Gemawan menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Memperkuat Ketahanan Masyarakat Melalui Pembangunan yang Responsif Gender dan Adaptif terhadap Perubahan Iklim di Kabupaten Kubu Raya”, Senin 29 Juni 2026 lalu di Ruang Rapat Bappeda Litbang Kubu Raya.

Kegiatan menghadirkan OPD, akademisi, dan kelompok perempuan petani dampingan Gemawan. Kubu Raya dinilai rentan iklim karena bentang pesisir mangrove hingga lahan gambut luas. Perubahan musim, banjir, dan kekeringan berdampak pada pertanian. Perempuan petani disebut paling rentan akibat minim akses informasi iklim dan pengambilan keputusan.

Hermawansyah dari Gemawan menyampaikan FGD ini langkah awal mengenalkan Program Perempuan Petani KUAT, Kepemimpinan, Usaha, Agroekologi dan Teknologi. Program mendorong perempuan marginal menjadi aktor utama pembangunan, bukan hanya di domestik.

“Kami pakai pendekatan 3R: Rekognisi, Representasi, Redistribusi. Ada pengakuan peran perempuan petani, ruang terlibat keputusan, dan akses adil ke sumber daya dan informasi iklim,” jelas Wawan.

FGD dibuka Kepala Bappeda Litbang Kubu Raya, Rini Kurnia Solihat, S.STP., M.A. Ia menyoroti indikator ketenagakerjaan perempuan di desa. Banyak kerja produktif perempuan masih masuk domestik, padahal beban ganda rumah dan lahan besar bagi ekonomi keluarga.

“Partisipasi perempuan usia 15 tahun ke atas di angkatan kerja formal Kubu Raya rendah karena dominasi domestik. Padahal kerja mereka ganda. FGD ini momentum menguatkan peran ekonomi mereka,” ungkap Rini.

Rini berharap lahir data riil dan masukan untuk disinergikan ke program OPD. “Program Gemawan diharapkan terintegrasi kebijakan daerah secara berkelanjutan,” tambahnya.

Rahmawati dari Gemawan memaparkan urgensi informasi iklim inklusif. Data musim tanam, cuaca, hingga potensi karhutla belum menjangkau perempuan pedesaan. 

Diskusi berlangsung interaktif. Setiap OPD memaparkan program dan peluang kolaborasi lintas sektor demi komitmen bersama memperkuat ketahanan masyarakat terhadap perubahan iklim. (Izhar)

Mitra Jurnalis Kubu Raya dan Pokdar Kamtibmas Gelar Pentas Seni dan Lomba Foto Video "Kamek Cinte Kubu Raya"

Foto: Pamflet Kegiatan Pentas Seni dan Lomba Foto Video

KUBU RAYA - Memeriahkan HUT Bhayangkara ke-80 dan menyambut HUT Kabupaten Kubu Raya ke-19, Mitra Jurnalis Kubu Raya berkolaborasi dengan Pokdar Kamtibmas Bhayangkara Kubu Raya akan menggelar Pentas Seni dan Launching Lomba Video dan Foto bertajuk "Kamek Cinte Kubu Raya".

Kegiatan dilaksanakan Rabu 1 Juli 2026 malam di Taman Dirgantara Tugu Pesawat Supadio Kubu Raya. Acara mengusung semangat kebersamaan dan kreativitas sebagai wadah menampilkan seni budaya serta mengabadikan keindahan dan kemajuan Kubu Raya.

Koordinator Mitra Jurnalis sekaligus Ketua Pokdar Kamtibmas Bhayangkara Kubu Raya, Edi Suhairul, S.Pd.I., CIM, mengatakan kegiatan ini bentuk kolaborasi insan pers, masyarakat, dan Polri untuk mendukung kamtibmas aman dan memperkuat persatuan melalui seni.

“HUT Bhayangkara jadi ruang masyarakat membangun kepedulian sosial, mempererat persaudaraan, dan menumbuhkan cinta daerah,” ujar Edi.

Ia mengajak generasi muda, pelajar, mahasiswa, komunitas kreatif, fotografer, videografer, konten kreator, dan pegiat seni berpartisipasi. Tema "Kamek Cinte Kubu Raya" mengajak mempromosikan wajah positif Kubu Raya: wisata, budaya, kuliner, UMKM, pelayanan publik, hingga kehidupan harmonis.

Ketua Panitia Doris Pardede menjelaskan, acara diawali Pentas Seni dari komunitas seni Kubu Raya, dilanjutkan Launching Lomba Video dan Foto HUT Kubu Raya ke-19. Lomba terbuka untuk umum dengan tema panorama alam, budaya, sejarah, wisata, pembangunan, hingga kisah inspiratif gotong royong.

Pentas seni juga menghadirkan sanggar seni, musisi lokal, komunitas budaya, dan pelaku ekonomi kreatif. 

Melalui kolaborasi ini, panitia berharap tercipta sinergi masyarakat, media, pemerintah, dan Polri untuk membangun Kubu Raya yang aman, kreatif, harmonis, dan maju. (Tim)

Minggu, 28 Juni 2026

Soekarno Fun Bike Pontianak–Kubu Raya Digelar 28 Juni 2026, Sujiwo: Bukan Hanya Olahraga Tapi Gerakkan Ekonomi Masyarakat

Foto: Bupati Kuburaya Turut Serta Dalam Soekarno Fun Bike Pontianak 

KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama berbagai pihak menggelar Soekarno Fun Bike Pontianak–Kubu Raya, Minggu 28 Juni 2026. Kegiatan bertema “Bergerak Bersama, Hidup Sehat, Pererat Kebersamaan” ini start di Simpang Untan Pontianak dan finis di Kantor Bupati Kubu Raya.

Bupati Kubu Raya H. Sujiwo mengapresiasi dukungan sponsor, komunitas, dunia usaha, anggota DPRD, serta jajaran OPD dan Wakil Gubernur Kalbar yang menyukseskan acara.

Sujiwo menyebut antusiasme masyarakat luar biasa. Selain ajang olahraga, kegiatan ini berdampak positif bagi perekonomian. “Bengkel sepeda kewalahan melayani, tempat sewa sepeda habis, toko sepeda laris. UMKM rata-rata dagangannya habis,” ungkapnya.

Panitia menyediakan medali gratis, hadiah, refreshment, sarapan, serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta.

Pemilihan nama Soekarno, kata Sujiwo, sebagai penghormatan kepada Bapak Proklamator. “Bung Karno pendiri republik dan pahlawan nasional. Nama beliau memberi dampak positif bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan acara tidak menggunakan APBD. “Silakan dicek, nol rupiah dari APBD. Semua berkat dukungan sahabat-sahabat yang ingin membangun Kubu Raya,” tegasnya.

Sujiwo memastikan kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan dan ke depan akan mengangkat nama tokoh nasional lain. Ia juga mengajak pemerintah daerah menjaga kepercayaan masyarakat dengan pelayanan terbaik. (Jm)

Sabtu, 27 Juni 2026

Soekarno Fun Bike HUT Pemkab Kubu Raya Ke-19 Tembus 2.500 Peserta, Gratis dan Tanpa Bebani APBD

Foto: Bupati Kubu Raya H. Sujiwo

KUBU RAYA - Persiapan Soekarno Fun Bike dan Soekarno Trabas dalam rangka HUT Pemerintah Kabupaten Kubu Raya ke-19 telah memasuki tahap finalisasi. Bupati Kubu Raya H. Sujiwo menyampaikan hal itu dalam wawancara, Jumat sore 26 Juni 2026.

Sujiwo menyebut antusiasme masyarakat tinggi. Jumlah pendaftar per hari ini sudah tembus sekitar 2.500 orang. “Finalisasi rapat sudah sangat matang. Alhamdulillah peserta cukup maksimal, per hari ini sudah tembus 2.500 peserta. Pendaftaran manual juga masih kita terima,” ujarnya.

Peserta dibagi dua kategori, yakni 800 orang untuk Soekarno Trabas dan 1.700 orang untuk Soekarno Fun Bike. Finish seluruh peserta dipusatkan di halaman yang telah disiapkan.

Kegiatan ini juga bagian dari menyambut HUT Kemerdekaan RI. Pendaftaran gratis dan panitia menyiapkan hadiah menarik. “Ada dua unit sepeda motor, tujuh unit sepeda listrik, 17 unit sepeda gowes, kulkas, berbagai elektronik dan hadiah lainnya,” jelas Sujiwo.

Panitia juga menyiapkan konsumsi seperti makanan ringan, pisang, air mineral, serta medali gratis sebagai kenang-kenangan untuk komunitas. Komunitas dari 14 kabupaten/kota di Kalbar turut ambil bagian.

Sujiwo berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan. Ia menegaskan acara terlaksana lewat gotong royong tanpa membebani APBD. “Kalau pakai APBD bisa di atas Rp300 juta. Tapi ini murni dukungan pengusaha dan sponsor,” katanya.

Mengangkat nama Soekarno, menurut Sujiwo, sebagai bentuk penghormatan kepada Bapak Proklamator. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya,” ujarnya.

Ia juga meminta panitia menjaga ketertiban agar tidak mengganggu pengguna jalan. “Panitia harus mengambil langkah strategis agar peserta tetap tertib, terutama di jalan raya,” tutup Sujiwo. (Tim/Jm)

Jumat, 26 Juni 2026

Hari Kelima Pencarian Sulyadi, Tim Gabungan Sisir Perairan Habitat Buaya Muara

Pencarian Sulyadi yang hilang saat memancing di perairan Batu Ampar, Kubu Raya, memasuki hari kelima. Tim SAR dan polisi memperluas penyisiran.
Pencarian Sulyadi yang hilang saat memancing di perairan Batu Ampar, Kubu Raya, memasuki hari kelima. Tim SAR dan polisi memperluas penyisiran.

KUBU RAYA - Tim SAR Gabungan bersama personel Polsek Batu Ampar dan warga setempat masih mengintensifkan pencarian terhadap Sulyadi (41), warga yang hilang saat memancing di perairan Dusun Karang Anyar, Desa Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Pencarian pada Jumat (26/6/2026) telah memasuki hari kelima.

Sulyadi dilaporkan hilang tanpa jejak beberapa hari lalu. Lokasi hilangnya korban diketahui merupakan kawasan habitat buaya muara yang selama ini dikenal rawan konflik satwa liar.

Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, mengatakan pencarian terus dilakukan dengan memperluas radius penyisiran di sekitar lokasi kejadian.

"Hingga hari ini, pencarian terhadap saudara Sulyadi telah memasuki hari kelima. Kami dari Polres Kubu Raya bersama Tim SAR Gabungan dan dibantu warga setempat masih terus mengintensifkan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga radius yang diperluas," ujar Ade.

Operasi pencarian dibagi ke beberapa titik yang dianggap krusial untuk memaksimalkan pengamatan, baik di permukaan air maupun di sepanjang tepian sungai yang dipenuhi vegetasi lebat.

Medan yang berat serta tingginya risiko di area perairan tidak menghentikan upaya tim gabungan dalam mencari keberadaan korban.

Selain melanjutkan pencarian, Polres Kubu Raya juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di perairan Sungai Batu Ampar.

"Kami memohon dan mengimbau dengan sangat kepada seluruh masyarakat, terutama yang kerap beraktivitas di sekitar perairan Batu Ampar, untuk meningkatkan kewaspadaan. Wilayah tersebut dikenal sebagai habitat alami buaya," kata Ade.

Hingga pencarian hari kelima, korban belum ditemukan. Tim SAR Gabungan bersama unsur kepolisian dan warga setempat akan terus melanjutkan penyisiran di kawasan perairan Batu Ampar.

Pemkab Kubu Raya dan Kodam XII/Tanjungpura Perkuat Kolaborasi, Siapkan Pembangunan Batalyon Teritorial di Sungai Raya

Foto: Pangdam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Novi Rubadi Sugito Bersama Jajaran Berkunjung ke Kantor Bupati Kubu Raya

KUBU RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya terus memperkuat kerja sama dengan Kodam XII/Tanjungpura untuk mendukung pembangunan daerah. Hal itu mengemuka dalam kunjungan Pangdam XII/Tanjungpura Mayor Jenderal TNI Novi Rubadi Sugito bersama jajaran ke Ruang Bupati Kubu Raya, Jumat 26 Juni 2026.

Pertemuan menjadi momentum evaluasi kerja sama TNI dan pemerintah daerah, sekaligus membahas program strategis ke depan, termasuk rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (BTP) di Kabupaten Kubu Raya.

Pangdam XII/Tanjungpura Mayjen TNI Novi Rubadi Sugito mengatakan kunjungan itu untuk melihat sejauh mana peran dan kerja sama yang telah dibangun bersama pemerintah daerah. “Ini menjadi evaluasi sejauh mana peran dan kerja sama yang sudah dibangun selama ini. Mudah-mudahan bermanfaat bagi masyarakat, dan ke depan akan lebih ditingkatkan untuk kegiatan kerja sama yang lebih konkret,” ujarnya.

Pangdam menyampaikan beberapa wilayah di Kubu Raya mendapat perhatian, salah satunya melalui rencana pembangunan BTP yang nantinya membantu pemerintah daerah.

Bupati Kubu Raya Haji Sujiwo mengapresiasi kunjungan dan dukungan Kodam XII/Tanjungpura. “Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. Hari ini kami dikunjungi Pangdam XII/Tanjungpura. Kebetulan kantor Kodam ada di Kabupaten Kubu Raya, sehingga kerja sama dan kolaborasi berjalan dengan baik,” kata Sujiwo.

Menurut Bupati, pembangunan BTP menjadi peluang besar karena akan menciptakan kawasan baru dan mendukung percepatan pembangunan. “Ini anugerah luar biasa untuk Kubu Raya. Ketika terbangun nanti, akan terbentuk kawasan baru dan ada personel TNI yang secara tidak langsung membantu pembangunan dan kemajuan daerah,” tegasnya.

Sebagai dukungan awal, Pemkab Kubu Raya telah menyiapkan anggaran sekitar Rp3 miliar untuk pembangunan akses menuju lokasi BTP. Sujiwo berharap dukungan dapat ditingkatkan agar akses layak dan mendukung ribuan personel TNI yang akan bertugas.

Rencana pembangunan BTP berada di Kecamatan Sungai Raya. Kehadiran fasilitas itu diharapkan memperkuat pembangunan, pelayanan masyarakat, serta pertumbuhan kawasan baru di Kubu Raya. (Tim/Jm)

Kamis, 25 Juni 2026

Wujud Kepedulian Sosial di Musim Libur Sekolah, Angkasa Pura Indonesia Gelar Khitanan Massal Gratis untuk 100 Anak di Kubu Raya dan Pontianak

Foto: PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Supadio menggelar program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Khitanan Massal 100 Anak

KUBU RAYA - Mengisi libur sekolah dengan aksi nyata, PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Supadio menggelar program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) “Sehat Bersama InJourney Airports” berupa khitanan massal gratis, Kamis 25 Juni 2026.

Kegiatan berlangsung di Gedung Serbaguna Candra Distra Wiradi, dekat Bandara Internasional Supadio, pukul 08.00-12.00 WIB. Sebanyak 100 anak dari Kabupaten Kubu Raya dan Kota Pontianak mengikuti khitan massal, termasuk anak-anak wilayah ring satu bandara: Desa Limbung, Arang Limbung, dan Kuala Dua.

Program ini merupakan hasil kerja sama Angkasa Pura Indonesia dengan Pemkab Kubu Raya melalui Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan, serta organisasi kemanusiaan Brigade Gerak Cepat Kemanusiaan (BRIGECK).

Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya H. Wan Irwansyah, S.Pd., SKM., M.A.P, mengapresiasi kegiatan tersebut. 

“Khitanan ini sangat positif dan bersejarah bagi anak-anak. Dari sisi agama memang dianjurkan, sementara dari aspek kesehatan manfaatnya sudah terbukti untuk menjaga kebersihan dan mencegah infeksi,” ujarnya.

Ia menambahkan metode khitan saat ini sudah lebih baik. “Ada obat penghilang rasa sakit sehingga proses lebih nyaman dan penyembuhan lebih cepat dibandingkan zaman dulu,” katanya.

Foto: Joko Wahyudi, Branch Communication & CSR Department Head Angkasa Pura Indonesia Bandara Supadio

Joko Wahyudi, Branch Communication & CSR Department Head Angkasa Pura Indonesia Bandara Supadio mewakili General Manager Maya Damayanti, menyampaikan kegiatan ini bentuk kepedulian perusahaan di libur sekolah untuk membantu orang tua.

“Kami bersinergi dengan Gerakan Cepat Kemanusiaan, Dinas Sosial, dan Polsek Kawasan Bandara Supadio. Peserta 100 orang dari Kubu Raya dan Pontianak mendapat layanan khitan higienis oleh tenaga medis profesional BRIGECK, serta santunan uang saku dan bingkisan,” jelas Joko.

Kegiatan dihadiri stakeholders termasuk Polsek Kawasan Bandara Supadio dan kepala desa ring satu bandara. Angkasa Pura Indonesia berharap silaturahmi dan kemitraan dengan pemerintah, lembaga kemanusiaan, serta masyarakat terus terjaga untuk mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan sejahtera. (Jm)

Selasa, 23 Juni 2026

Warga Kubu Raya Diduga Diterkam Buaya Saat Memancing, Tim Gabungan Lakukan Pencarian

Foto: Ilustrasi Pencarian Pemancing Yang Diduga Diterkam Buaya

KUBU RAYA - Seorang warga bernama Sulyadi (41) dilaporkan hilang setelah diduga diterkam buaya muara saat memancing di Perairan Sungai Dusun Karang Anyar, Desa Batu Ampar, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya, Senin 22 Juni 2026 sore.

Peristiwa terjadi menjelang waktu magrib. Hingga Selasa 23 Juni 2026, tim gabungan masih melakukan penyisiran di sungai untuk mencari keberadaan korban.

Kapolsek Batu Ampar IPTU Fahrizal melalui Kasubsi Penmas Aiptu Ade menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula sekitar pukul 16.00 WIB saat Abdul Wahab berangkat menggunakan Sampan Robin untuk mengantarkan pasokan minyak dan rokok kepada korban.

“Di lokasi kejadian, korban terlihat berada di atas Sampan Robin seorang diri. Jarak antara Abdul Wahab dan korban saat itu sekitar 20 meter. Di sekitar lokasi juga terdapat Pitung yang menggunakan Sampan Robin berbeda,” jelas Ade.

Sekitar pukul 17.00 WIB, buaya berukuran besar tiba-tiba muncul dan menerkam korban. “Tanpa ampun, predator tersebut langsung menerkam dan menyambar tubuh korban. Dalam sekejap, korban diseret masuk ke dalam air,” ungkap Ade.

Abdul Wahab dan Pitung sempat berupaya melakukan pencarian di sekitar titik kejadian. Namun keterbatasan alat dan kondisi yang mulai gelap membuat upaya awal tidak membuahkan hasil. Keduanya kemudian kembali ke Desa Sungai Kerawang untuk melaporkan kejadian ke Polsek Batu Ampar dan meminta bantuan warga.

Mendapat laporan, jajaran Polsek Batu Ampar dan Pol Airud langsung bergerak ke lokasi kejadian. 

“Hingga saat ini korban belum berhasil ditemukan. Namun upaya pencarian terus dilakukan secara masif dan maksimal,” ujar Ade.

Polisi mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan warga yang beraktivitas di Perairan Sungai Dusun Karang Anyar, untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta tidak beraktivitas sendirian, terutama saat hari mulai gelap. (Red)

Dialog Kebangsaan Sambut Tahun Baru Islam 1448 H Digelar di Kubu Raya, Hadirkan Habib Jindan dan Habib Thoha

Foto: Dialog Kebangsaan Sambut Tahun Baru Islam 1448 H

KUBU RAYA - Majelis Almuwasholah Baina Ulamail Muslimin Kalimantan Barat menggelar Dialog Kebangsaan dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Senin 22 Juni 2026.

Kegiatan bertema “Spirit Hijrah Mempererat Persaudaraan untuk Indonesia yang Lebih Berdaulat dan Bermartabat” menghadirkan ulama kharismatik nasional Alhabib Jindan bin Novel bin Salim bin Jindan. Hadir pula para alim ulama, tokoh lintas agama, tokoh lintas etnis, tokoh masyarakat, dan jajaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

Dialog ini menjadi momentum memperkuat nilai-nilai persatuan, toleransi, dan kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat Kalbar yang dikenal sebagai miniatur Indonesia.

Dalam tausiyahnya, Habib Jindan mengajak masyarakat menjaga persatuan dan mempererat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah. 

“Persatuan adalah kekuatan bangsa. Jangan sampai perbedaan menjadi alasan untuk saling menjauh. Justru keberagaman yang dimiliki bangsa Indonesia merupakan karunia yang harus dijaga dan dirawat bersama,” pesannya.

Ketua Majelis Almuwasholah Baina Ulamail Muslimin Kalbar, Alhabib Thoha Al-Jufri, mengatakan kegiatan ini menjadi sarana menyiarkan nilai-nilai Islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam serta memperkuat komitmen menjaga kerukunan dan persatuan bangsa.

“Islam adalah agama yang mengajarkan kedamaian, persaudaraan, kasih sayang, dan penghormatan terhadap perbedaan. Semangat hijrah harus menjadi semangat untuk memperkuat persatuan dan membangun bangsa yang lebih baik,” ujarnya.

Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, SE., M.Sos., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan untuk memperkuat nilai kebersamaan, gotong royong, dan toleransi menghadapi tantangan pembangunan.

“Kami berterima kasih kepada Majelis Almuwasholah yang memilih Kubu Raya sebagai lokasi Dialog Kebangsaan. Kegiatan ini bukti bahwa keberagaman bukanlah penghalang untuk bersatu, melainkan kekuatan yang harus dijaga bersama,” kata Sujiwo.

Pertemuan dua tokoh ulama, Habib Jindan dan Habib Thoha, menjadi simbol kuat kolaborasi ulama dalam merawat kebhinekaan dan memperkokoh persatuan bangsa. (Tim/Jm)

Sabtu, 20 Juni 2026

Pria Ditemukan Meninggal di Rumah Kosong, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan

Foto: Lokasi Penemuan Mayat Seorang Pria di Rumah Kosong 

SUNGAI RAYA - Seorang pria ditemukan meninggal dunia di teras rumah kosong di Jalan Parit Nomor 2, Gang Flamboyan 2, Desa Parit Baru, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Jumat 19 Juni 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.

Penemuan bermula dari laporan sekelompok anak yang mencium aroma tidak sedap saat bermain di sekitar lokasi. Mereka kemudian mendapati sesosok pria terbujur kaku di teras rumah kosong dan langsung melapor ke warga sekitar.

Warga yang menerima laporan segera mendatangi lokasi dan menghubungi Polsek Sungai Raya. Tim Identifikasi Polres Kubu Raya bersama personel Polsek Sungai Raya langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kasubsie Penamas Polres Kubu Raya Aiptu Ade membenarkan peristiwa tersebut. Korban diketahui berinisial WH, 31 tahun, warga setempat.

“Saat ditemukan, jenazah WH berada dalam posisi telentang di teras rumah dengan mengenakan kaos berwarna cokelat dan celana pendek abu-abu. Di sekitar lokasi dipenuhi tumpukan sampah plastik,” ujar Ade, Sabtu 19 Juni 2026.

Hasil pemeriksaan luar Tim Identifikasi tidak menemukan luka menganga atau tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh maupun kepala korban. Dari keterangan saksi dan keluarga, diketahui korban mengalami gangguan jiwa semasa hidupnya.

Pihak keluarga telah menyatakan ikhlas dan menolak dilakukan visum maupun autopsi. Jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga dan pengurus Yayasan Budi Bhakti Marga Chai untuk dimakamkan. Situasi di lokasi saat ini sudah kondusif. (Tim)


Jumat, 19 Juni 2026

Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas Pemkab Kubu Raya Tahun 2027

Foto: Bupati Sujiwo Usai Mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kuburaya 

SUNGAI RAYA – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya berencana meningkatkan alokasi anggaran untuk sektor pendidikan dan kesehatan pada Tahun Anggaran 2027.

Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, mengatakan kedua sektor tersebut menjadi perhatian utama pemerintah daerah karena masih banyak fasilitas yang memerlukan perbaikan dan peningkatan pelayanan.

Menurutnya, hampir 60 persen sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten masih mengalami kerusakan dengan kategori sedang hingga berat. Kondisi serupa juga terjadi pada sejumlah fasilitas kesehatan yang membutuhkan pembaruan sarana dan peralatan medis.

“Pendidikan dan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi prioritas. Karena itu kami akan berupaya meningkatkan alokasi anggaran pada sektor tersebut,” kata Sujiwo.

Meski menghadapi keterbatasan fiskal daerah, pemerintah tetap berupaya mencari dukungan dari pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah agar pembangunan infrastruktur tetap berjalan. (Jm)

Polres Kubu Raya Gelar Donor Darah Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Foto: Polres Kubu Raya Gelar Donor Darah 

KUBU RAYA – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kubu Raya menggelar aksi kemanusiaan donor darah di Aula Mapolres Kubu Raya, Kamis 18 Juni 2026 pagi.

Kegiatan ini dihadiri langsung Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika, Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni, serta Ketua Bhayangkari Cabang Kubu Raya Ny. Ni Made Widyastini Mahardika.

Ratusan personel Polres Kubu Raya bersama anggota Bhayangkari dan elemen masyarakat tampak antusias mengikuti donor darah sejak pagi. Petugas medis dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pontianak turut membantu jalannya kegiatan.

Kapolres Kubu Raya AKBP Kadek Ary Mahardika melalui Kasubsie Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade menegaskan, agenda ini bukan sekadar seremonial tahunan. Kegiatan ini merupakan gerakan moral untuk membantu pasien yang sedang berjuang di rumah sakit.

"Donor darah ini bagian dari rangkaian menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Kami ingin menegaskan bahwa kehadiran Polri harus dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Setetes darah yang Anda berikan hari ini sangat berarti bagi kelangsungan hidup dan kemanusiaan besok," ujar Ade.

Ade menambahkan, pasokan darah di fasilitas kesehatan sering mengalami defisit. Oleh karena itu, Polres Kubu Raya berinisiatif membantu PMI menjaga stabilitas stok darah.

Meski 72 orang mendaftar, tim medis menerapkan skrining kesehatan ketat. Dari proses seleksi tersebut, terkumpul 34 kantong darah siap pakai. Polres Kubu Raya berharap darah tersebut dapat membantu pasien di wilayah Kubu Raya, Pontianak, dan sekitarnya. (Tim)

Rabu, 17 Juni 2026

Bandara Supadio Siap Layani Kepulangan 1.861 Jemaah Haji Kalbar 17-21 Juni 2026

Foto: Pelayanan Keberangkatan dan Penyambutan Kepulangan Jemaah Haji Bandara Supadio Pontianak 

KUBU RAYA - Bandara Internasional Supadio Pontianak siap menyambut kepulangan jemaah haji Kalimantan Barat Tahun 1447 H/2026 M yang berlangsung pada 17 hingga 21 Juni 2026. Sebanyak 1.861 jemaah dijadwalkan tiba melalui bandara dalam lima hari operasional pemulangan.

Kedatangan perdana berlangsung Rabu 17 Juni 2026 dengan total 444 jemaah Kloter 14 yang berasal dari Kota Singkawang, Kota Pontianak, Kabupaten Sambas, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Landak, dan Kabupaten Bengkayang.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional Supadio, Maya Damayanti, menyampaikan seluruh fasilitas, personel, serta prosedur operasional telah dipersiapkan secara optimal guna memastikan proses kepulangan jemaah berjalan aman, tertib, dan nyaman.

"Kami mengucapkan selamat datang kembali di tanah air kepada seluruh jemaah haji asal Kalimantan Barat. Semoga ibadah haji para jemaah diterima oleh Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur," ujar Maya Damayanti.

Selama periode pemulangan, Bandara Supadio berkoordinasi dengan Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah 1, Kementerian Agama, AirNav Indonesia, Balai Kekarantinaan Kesehatan, TNI/Polri, maskapai, ground handling, dan instansi terkait lainnya untuk mendukung kelancaran operasional.

Manajemen bandara mengimbau jemaah dan panitia untuk mengikuti arahan petugas agar proses pemulangan berlangsung tertib dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa bandara.

Jadwal Kepulangan Jemaah Haji Kalimantan Barat:

1. 17 Juni 2026 - Kloter 14: 444 jemaah  

2. 18 Juni 2026 - Kloter 15: 445 jemaah  

3. 19 Juni 2026 - Kloter 16: 445 jemaah  

4. 20 Juni 2026 - Kloter 17: 444 jemaah  

5. 21 Juni 2026 - Kloter 18: 83 jemaah  

Melalui sinergi seluruh stakeholder, diharapkan rangkaian pemulangan jemaah haji Kalbar dapat berjalan aman dan lancar hingga kedatangan kloter terakhir pada 21 Juni 2026. (Tim)


Bupati Sujiwo Dukung Pengembangan SMP Quran Al Karimah dan Program Dokter Hafiz Quran

Foto: Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo (caping)

KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya, H. Sujiwo, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kubu Raya untuk terus mendukung pengembangan SMP Quran Al Karimah sebagai salah satu lembaga pendidikan Islam unggulan di Kalimantan Barat.

Hal tersebut disampaikan Sujiwo saat mengunjungi SMP Quran Al Karimah, Senin 16 Juni 2026. Ia mengaku memiliki kedekatan dengan sekolah tersebut karena pernah terlibat dalam peletakan batu pertama pembangunan sekolah saat masih menjabat sebagai Wakil Bupati Kubu Raya.

Menurut Sujiwo, kepercayaan masyarakat terhadap Al Karimah harus dijaga melalui peningkatan kualitas pendidikan, tenaga pengajar, serta fasilitas pendukung yang memadai.

“Al Karimah sudah sangat familiar di tengah masyarakat. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan publik telah terbangun dan harus terus dijaga,” ujarnya.

Ia menilai sekolah berbasis boarding school dan pondok pesantren memiliki keunggulan dalam membentuk karakter, adab, etika, dan moral peserta didik.

“Adab dan moral itu lebih tinggi daripada ilmu. Orang berilmu tetapi tidak memiliki adab yang baik, maka ilmunya tidak akan memberikan manfaat secara maksimal,” katanya.

Sujiwo juga mengungkapkan gagasan untuk membangun program beasiswa bagi para hafiz Al-Quran dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan ke Fakultas Kedokteran. Ia berharap anak-anak hafiz Quran dari keluarga tidak mampu bisa menjadi dokter.

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan SMP Quran Al Karimah, termasuk pembangunan infrastruktur pendukung demi kemajuan pendidikan di daerah.

Ketua Yayasan Al Karimah, Muhammad Amri, S.P., M.A.P., menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah. Pada tahun ajaran 2025/2026, SMP Quran Al Karimah meluluskan tiga siswa hafiz 30 juz Al-Quran di tingkat SMP. Sebanyak 14 siswa lainnya telah menghafal lebih dari 20 juz.

Selain unggul dalam tahfiz, sekolah ini juga mencatatkan prestasi akademik. Berdasarkan hasil Tes Kemampuan Akademik, SMP Quran Al Karimah meraih nilai tertinggi di Kabupaten Kubu Raya untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika.

“Anak-anak mampu menghafal Al-Quran sekaligus berprestasi di bidang akademik,” jelas Amri.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kubu Raya, Sy. Muhammad Firdaus, S.Pd., M.Pd., menilai SMP Quran Al Karimah telah berhasil membangun citra sebagai sekolah unggulan yang dipercaya masyarakat.

“SMP Quran Al Karimah sudah memenuhi syarat sebagai sekolah favorit karena memiliki branding yang kuat di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai model pendidikan yang diterapkan Al Karimah dapat menjadi contoh bagi lembaga pendidikan lainnya di Kubu Raya. (Jm)


Selasa, 16 Juni 2026

Rumah Warga di Sungai Kakap Hangus Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik

Foto: Puing-puing bangunan pasca kebakaran 

KUBU RAYA - Satu unit rumah tinggal milik Haryono (52) di Dusun Merak, RT 003/RW 009, Desa Sungai Kakap, Kecamatan Sungai Kakap, Kabupaten Kubu Raya, hangus terbakar api pada Selasa 16 Juni 2026 siang.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.50 WIB ini mengejutkan warga sekitar setelah kobaran api cepat membesar dan meluas ke badan bangunan.

Kapolsek Sungai Kakap Iptu Widiharso melalui Kasubsie Penmas Polres Kubu Raya Aiptu Ade menjelaskan, titik api pertama kali diketahui dari teriakan histeris warga di luar rumah. 

Saat kejadian, anak pemilik rumah berada di dalam dan sedang mengerjakan tugas kuliah di ruang tengah. Setelah mendengar teriakan warga, ia menuju dapur dan mendapati api sudah membumbung tinggi dari arah belakang kulkas.

Korban sempat berupaya memadamkan api dengan air seadanya, namun material yang mudah terbakar membuat api cepat menyebar. Korban kemudian menyelamatkan diri dan menghubungi pemadam kebakaran serta Polsek Sungai Kakap.

Personel Polsek Sungai Kakap dan tim pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB. Sebanyak 8 unit pemadam gabungan dikerahkan untuk melokalisir api agar tidak merembet ke pemukiman padat penduduk.

Aiptu Ade menegaskan kehadiran polisi di TKP untuk mengamankan lokasi, memastikan jalur evakuasi dan pergerakan armada pemadam tidak terhambat, serta mengantisipasi potensi penjarahan.

Api berhasil dipadamkan total pada pukul 11.35 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini. Kerugian materil masih dalam proses pendataan.

Berdasarkan hasil olah TKP awal dan keterangan saksi, kebakaran diduga kuat akibat korsleting arus listrik pada kabel kulkas di dapur korban.

Polres Kubu Raya mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kelayakan instalasi listrik dan penggunaan elektronik di rumah untuk mencegah kejadian serupa. (Tim/Jm)

Senin, 15 Juni 2026

Kubu Raya Raih WTP ke-12 Berturut-turut, DPRD Apresiasi Kinerja Pemda

Foto: Bupati Kuburaya, Sujiwo Usai Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kubu Raya

SUNGAI RAYA - Pemerintah Kabupaten Kubu Raya kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI Perwakilan Kalimantan Barat atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025. Capaian ini menjadi opini WTP ke-12 kali secara berturut-turut bagi Kabupaten Kubu Raya.

Hal tersebut disampaikan Bupati Kubu Raya H. Sujiwo dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Kubu Raya dengan agenda penyampaian pidato Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025, Senin 15 Juni 2026.

Sujiwo menjelaskan laporan keuangan telah melalui proses pemeriksaan BPK RI Perwakilan Kalbar. Hasilnya, Kabupaten Kubu Raya kembali memperoleh opini WTP atas pengelolaan keuangan daerah tahun 2025.

Menurut Sujiwo, opini WTP bukan sekadar prestasi administratif, melainkan indikator bahwa pengelolaan dan pelaporan keuangan daerah telah berjalan sesuai standar akuntansi pemerintahan dan peraturan perundang-undangan.

“WTP bukanlah akhir perjuangan. Yang lebih penting adalah bagaimana anggaran yang telah dikelola benar-benar mampu menjawab kebutuhan rakyat dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga mengapresiasi DPRD, Forkopimda, instansi vertikal, serta seluruh perangkat daerah atas dukungan pembangunan selama TA 2025.

Sepanjang 2025, Pemkab Kubu Raya melaksanakan rekonstruksi 37 ruas jalan sepanjang 34 km, rehabilitasi 20 ruas jalan 12,8 km, penggantian 11 jembatan, rehabilitasi 6 jembatan, normalisasi sungai dan irigasi lebih dari 200 km, pembangunan turap, serta penataan ruang publik.

Di bidang kesehatan, RSUD Tuan Besar Idrus naik status menjadi rumah sakit tipe C. Di sektor ekonomi, pemerintah membentuk 123 Koperasi Merah Putih dan merevitalisasi pasar tradisional.

Realisasi pendapatan daerah TA 2025 mencapai Rp1,97 triliun atau 99,55 persen dari target. Realisasi belanja daerah mencapai Rp1,97 triliun atau 96,33 persen dari total anggaran.

Ketua DPRD Kubu Raya Johan Saimima mengapresiasi capaian tersebut. Ia menyebut ada peningkatan pendapatan daerah dari PAD maupun transfer ke daerah, serta SiLPA 2025 yang akan dimasukkan kembali ke APBD 2026.

“DPRD akan terus mendukung pemerintah daerah dalam menjaga tata kelola keuangan yang baik, transparan, dan akuntabel agar capaian tersebut dapat dipertahankan,” katanya.

Wakil Ketua DPRD Zainal Abidin menyoroti masih terbatasnya tenaga pendidik di sejumlah sekolah. DPRD akan menggelar rapat kerja dengan Dinas Pendidikan untuk mencari solusi, termasuk opsi penggabungan sekolah agar distribusi guru lebih efektif. (Jm)


Selasa, 02 Juni 2026

PBVSI Kubu Raya Benahi Administrasi Klub, KONI Dukung Pembinaan Atlet Berkelanjutan

PBVSI Kubu Raya Benahi Administrasi Klub, KONI Dukung Pembinaan Atlet Berkelanjutan
PBVSI Kubu Raya Benahi Administrasi Klub, KONI Dukung Pembinaan Atlet Berkelanjutan. 

KUBU RAYA – Komitmen membangun prestasi olahraga bola voli di Kabupaten Kubu Raya terus diperkuat. Ketua Caretaker Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Kubu Raya, H. Sahrudin, SE, secara resmi membuka Turnamen Bola Voli Rasau Jaya yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026.

Turnamen yang berlangsung meriah tersebut dihadiri pengurus PBVSI Provinsi Kalimantan Barat, perwakilan KONI Kabupaten Kubu Raya yang diwakili Rajali, Sekretaris Desa Rasau Jaya Umum, jajaran Polsek setempat, tokoh masyarakat, serta ratusan pecinta olahraga bola voli.

Dalam sambutannya, H. Sahrudin menegaskan bahwa turnamen ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi antar-klub, tetapi juga bagian dari upaya pembinaan dan pencarian bibit-bibit atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Kubu Raya di berbagai ajang olahraga.

"Melalui turnamen ini kita ingin melihat langsung potensi atlet-atlet muda yang dimiliki Kubu Raya. PBVSI akan terus melakukan pembinaan secara berkelanjutan agar lahir atlet-atlet voli yang mampu bersaing di tingkat kabupaten, provinsi hingga nasional," ujar Sahrudin.

Ia menjelaskan, sebagai Ketua Caretaker PBVSI Kabupaten Kubu Raya, dirinya juga mendapat tugas untuk melakukan pembenahan organisasi, termasuk menata administrasi klub-klub bola voli yang ada di wilayah Kubu Raya.

Menurutnya, pendataan dan legalitas klub sangat penting agar keberadaan atlet maupun klub dapat teridentifikasi dengan baik sehingga memudahkan proses pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga.

"Kita ingin seluruh klub bola voli di Kubu Raya memiliki administrasi yang tertata dengan baik. Dengan data yang jelas, pembinaan atlet akan lebih terarah dan program pengembangan olahraga bisa berjalan maksimal," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Turnamen, Abdul Hakim, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap turnamen ini sangat tinggi. Hal itu terlihat dari banyaknya klub yang ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

"Turnamen Bola Voli Rasau Jaya tahun ini diikuti oleh 24 klub dari berbagai wilayah. Selain menjadi ajang kompetisi dan silaturahmi, turnamen ini juga menjadi wadah untuk menjaring atlet-atlet potensial yang nantinya akan diseleksi oleh panitia bekerja sama dengan PBVSI Kabupaten Kubu Raya," kata Abdul Hakim.

Ia berharap dari turnamen tersebut akan lahir pemain-pemain muda berbakat yang dapat menjadi bagian dari tim-tim binaan PBVSI di masa mendatang.

"Harapan kami, turnamen ini tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga menghasilkan atlet-atlet berkualitas yang dapat dibina lebih lanjut untuk mewakili Kubu Raya dalam berbagai kejuaraan," ujarnya.

Perwakilan Pengurus KONI Kabupaten Kubu Raya, Rajali, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen yang dinilai sangat positif dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi di daerah.

Menurutnya, KONI Kubu Raya mendukung penuh kegiatan-kegiatan olahraga yang mampu melahirkan atlet-atlet potensial sekaligus meningkatkan gairah masyarakat terhadap olahraga.

"KONI Kabupaten Kubu Raya mengapresiasi langkah PBVSI yang terus aktif melakukan pembinaan melalui turnamen seperti ini. Kompetisi merupakan sarana terbaik untuk mengukur kemampuan atlet sekaligus menjaring talenta-talenta muda yang nantinya dapat dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan," ujar Rajali.

Ia juga berharap sinergi antara PBVSI, pemerintah daerah, KONI, dan masyarakat dapat terus diperkuat demi meningkatkan prestasi olahraga Kabupaten Kubu Raya.

"Kami berharap dari turnamen ini lahir atlet-atlet voli yang tidak hanya mampu berprestasi di tingkat kabupaten, tetapi juga bisa membawa nama Kubu Raya dan Kalimantan Barat di tingkat yang lebih tinggi. Pembinaan harus dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan," tambahnya.

Turnamen yang berlangsung dalam suasana penuh sportivitas itu juga menjadi sarana mempererat persatuan masyarakat, sejalan dengan semangat Hari Lahir Pancasila yang mengedepankan nilai kebersamaan dan gotong royong.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta, H. Sahrudin turut menyerahkan langsung bonus kepada para pemenang turnamen. Penyerahan bonus tersebut disambut antusias oleh para atlet dan masyarakat yang hadir.

Melalui kegiatan ini, PBVSI Kabupaten Kubu Raya berharap olahraga bola voli semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi. (tim liputan).

Senin, 01 Juni 2026

Pancasila dalam Aksi Nyata, Dirjen Polpum Ajak ASN Kubu Raya Bangun Ketahanan Pangan

Foto: Aksi Tanam Komoditas Sayuran Implementasi Nyata Peringatan Hari Lahir Pancasila di Area Kantor Bupati Kubu Raya, Senin, 1 Juni 2026

KUBU RAYA - Mengamalkan nilai-nilai Pancasila ternyata tidak harus dimulai dengan program besar atau teori yang rumit. Cukup dengan menanam satu pohon cabai di pekarangan rumah, masyarakat sudah ikut berkontribusi mewujudkan sila kelima Pancasila: Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Pesan sederhana namun penuh makna itu disampaikan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kementerian Dalam Negeri RI, Akmal Malik, saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Kantor Bupati Kubu Raya, Senin, 1 Juni 2026.

Di hadapan jajaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Forkopimda, ASN, serta berbagai elemen masyarakat, Akmal menegaskan Pancasila tidak boleh berhenti sebagai hafalan atau sekadar dibacakan setiap upacara. Nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Pancasila itu tidak hanya sebatas dibaca di teks, tapi kita laksanakan dalam keseharian kita. Dan kita mulai dengan memberikan percontohan untuk membangun ketahanan pangan,” kata Akmal.

Menurutnya, salah satu implementasi paling konkret saat ini adalah mendukung program ketahanan pangan dari lingkungan terkecil, yakni keluarga. Ia pun mengajak seluruh ASN Kubu Raya memanfaatkan lahan pekarangan dengan menanam cabai maupun tanaman produktif lainnya.

Akmal membuat ilustrasi sederhana yang langsung mengundang perhatian peserta upacara. Dengan jumlah ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya yang mencapai sekitar 5.000 orang, ia membayangkan apabila setiap pegawai menanam satu pohon cabai.

“Bayangkan satu pegawai menanam satu cabai. Lima ribu cabai. Satu cabai bisa menghasilkan sekitar 1,4 kilogram. Bayangkan berapa ton cabai yang bisa dihasilkan. Kita tidak akan inflasi lagi,” ujarnya disambut antusias peserta upacara.

Tidak hanya cabai, Akmal menyebut berbagai komoditas pangan lain seperti terong, tomat, maupun sayuran lainnya juga dapat menjadi bagian gerakan bersama untuk memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus membantu mengendalikan harga kebutuhan pokok.

Ia menilai semangat gotong royong dan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat merupakan wujud nyata pengamalan Pancasila yang bisa dilakukan siapa saja tanpa menunggu kebijakan besar dari pemerintah pusat.

“Melaksanakan Pancasila itu tidak usah rumit-rumit. Mulai saja dari diri kita sendiri. Pak Wakil dan Forkopimda akan mengoptimalkan gerakan ini. Mari ASN juga melakukan yang sama,” ajaknya.

Bagi Akmal, Hari Lahir Pancasila bukan hanya momentum mengenang sejarah lahirnya dasar negara, melainkan kesempatan merefleksikan sejauh mana nilai-nilai Pancasila telah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui gerakan sederhana menanam cabai dan tanaman pangan lainnya, ia berharap semangat Pancasila hadir secara nyata di tengah masyarakat, sekaligus menjadi solusi menghadapi tantangan ekonomi, ketahanan pangan, dan pengendalian inflasi di daerah.

Sementara itu, Wakil Bupati Kubu Raya, H. Sukiryanto, S.Ag., menyambut baik arahan Dirjen Polpum Kemendagri RI. Menurutnya, ajakan menanam cabai dan tanaman pangan lainnya merupakan langkah sederhana yang memberi dampak besar bagi ketahanan pangan keluarga maupun daerah.

“Apa yang disampaikan Pak Dirjen sangat relevan dengan kondisi saat ini. Pengamalan Pancasila memang harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. Menanam cabai, sayuran, maupun tanaman produktif lainnya bukan hanya membantu kebutuhan keluarga, tetapi juga mendukung program ketahanan pangan dan pengendalian inflasi di Kabupaten Kubu Raya,” ujar Sukiryanto.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Kubu Raya siap mendukung dan mengoptimalkan gerakan tersebut melalui kolaborasi seluruh perangkat daerah, ASN, organisasi masyarakat, hingga kelompok tani di desa-desa.

“Kami mengajak seluruh ASN dan masyarakat untuk memulai dari lingkungan masing-masing. Jika dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan, gerakan kecil ini akan menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan kemandirian pangan sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Sukiryanto berharap semangat Hari Lahir Pancasila 2026 tidak berhenti pada pelaksanaan upacara seremonial semata, melainkan menjadi momentum memperkuat gotong royong, kebersamaan, dan kepedulian terhadap pembangunan daerah serta kesejahteraan masyarakat. (Tim/Jm)