Berita BorneoTribun: Terminal Ambawang hari ini
iklan banner
Tampilkan postingan dengan label Terminal Ambawang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Terminal Ambawang. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 April 2026

Tragedi Bus DAMRI Di Sanggau, 1 Meninggal Dunia Puluhan Luka, Polisi Ungkap Penyebab Awal

Kecelakaan bus DAMRI di Sanggau menewaskan 1 penumpang dan 20 luka. Polisi ungkap dugaan rem bermasalah saat melintas di jalan menurun.
Kecelakaan bus DAMRI di Sanggau menewaskan 1 penumpang dan 20 luka. Polisi ungkap dugaan rem bermasalah saat melintas di jalan menurun.

Sanggau, Kalbar — Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sanggau. Sebuah bus milik Perum DAMRI jurusan Sintang–Pontianak mengalami kecelakaan tunggal pada Minggu (5/4) siang, yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan puluhan penumpang lainnya mengalami luka-luka.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sanggau, Iptu Andiet Tri Hatmojo, membenarkan insiden tersebut. Ia menyebut kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.50 WIB di jalan menurun Desa Penyeladi, Kecamatan Kapuas.

“Benar, satu orang penumpang meninggal dunia dalam kecelakaan tunggal bus DAMRI di wilayah Sanggau siang tadi,” ujarnya.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan awal dari pihak kepolisian, kecelakaan diduga dipicu oleh kendaraan yang kehilangan kendali saat melintasi jalan menurun dan tikungan.

Sopir bus diketahui sudah menyadari adanya kendala pada sistem pengereman sejak awal perjalanan. Meski begitu, pengemudi tetap berusaha mengendalikan kendaraan dengan hati-hati.

Namun, saat tiba di lokasi kejadian yang memiliki turunan curam dan tikungan ke kanan, bus mulai oleng ke kiri. Upaya sopir untuk mengembalikan kendali dengan membanting setir ke kanan tidak berhasil, hingga akhirnya kendaraan mengalami kecelakaan tunggal.

“Dugaan sementara, rem tidak berfungsi optimal sehingga kendaraan kehilangan kendali,” jelas Andiet.

Korban Dan Penanganan

Data sementara mencatat satu orang meninggal dunia, 10 penumpang mengalami luka berat, dan 10 lainnya mengalami luka ringan. Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan perawatan di rumah sakit terdekat.

Bus dengan nomor polisi KB 7710 S tersebut diketahui mengangkut total 31 orang, termasuk sopir dan kernet, dalam perjalanan dari Sintang menuju Terminal Ambawang, Kubu Raya.

Tanggapan DAMRI

Manajemen DAMRI Cabang Pontianak menyampaikan duka cita mendalam atas kejadian tersebut. Mereka memastikan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis.

“Kami turut berbelasungkawa kepada keluarga korban dan mendoakan agar korban yang dirawat segera pulih,” tulis pihak manajemen dalam keterangan resmi.

DAMRI juga menegaskan telah melakukan langkah cepat, mulai dari evakuasi di lokasi, koordinasi dengan pihak rumah sakit dan kepolisian, hingga pendampingan kepada korban dan keluarga.

Selain itu, perusahaan berkomitmen untuk mendukung penuh proses investigasi serta melakukan evaluasi menyeluruh terhadap aspek keselamatan operasional.

Proses Investigasi Masih Berjalan

Saat ini, Satlantas Polres Sanggau masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Pihak kepolisian mengimbau seluruh operator transportasi untuk lebih memperhatikan kondisi kendaraan, terutama sistem keselamatan seperti rem, guna mencegah kejadian serupa.

FAQ

1. Di mana lokasi kecelakaan bus DAMRI terjadi?
Kecelakaan terjadi di Desa Penyeladi, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

2. Berapa jumlah korban dalam kecelakaan ini?
Satu orang meninggal dunia, 10 luka berat, dan 10 luka ringan.

3. Apa penyebab kecelakaan bus DAMRI?
Dugaan sementara akibat rem tidak berfungsi optimal saat melintas di jalan menurun dan tikungan.

4. Berapa jumlah penumpang dalam bus?
Total ada 31 orang, termasuk sopir dan kernet.

5. Apa langkah yang dilakukan DAMRI setelah kejadian?
Evakuasi korban, koordinasi dengan rumah sakit dan polisi, serta evaluasi keselamatan operasional.