Landak, Kalimantan Barat – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Barat 2025 resmi berakhir pada 26 Juni 2025. Setelah bersaing ketat selama empat hari, kontingen pelajar Kabupaten Landak berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan finis di peringkat keempat klasemen akhir.
Kontingen Landak membawa pulang total 5 medali, terdiri dari 2 emas dan 3 perak, berada di bawah Kota Pontianak, Kayong Utara, dan Sambas. Capaian ini menjadi bukti semangat juang luar biasa para pelajar muda Landak di tengah persaingan ketat antar daerah.
Landak Sabet 2 Emas dari Cabang Atletik
Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian tersebut.
“Untuk POPDA tahun ini, Landak berhasil meraih 2 emas dan 3 perak. Ini prestasi yang luar biasa bagi kita semua,” ujar Karolin pada Kamis (26/6/2025).
Medali emas diraih oleh dua atlet dari cabang olahraga atletik lompat jangkit, masing-masing dari kategori putra dan putri:
-
Katrisno Nian (SMPN 1 Meranti) – Emas lompat jangkit putra
-
Ruth Erliana Dael (SMP Makedonia) – Emas lompat jangkit putri
Prestasi Katrisno Nian bahkan menarik perhatian pihak provinsi. Atlet muda berbakat ini resmi direkrut ke dalam program pembinaan PPLP (Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar) Disporapar Kalbar, sebagai bentuk dukungan pengembangan kariernya di dunia atletik.
Deretan Peraih Perak dan Perunggu
Selain dua emas, tiga atlet Landak juga berhasil mempersembahkan tiga medali perak dari nomor lari dan panahan:
-
Katrisno Nian – Perak lari 100 meter putra
-
Johnkefly Thevandra Pudafa (SMAN 1 Ngabang) – Perak lari 400 meter putra
-
Maulida Syafitri – Perunggu panahan nomor compound 50 meter putri
Meski sebagian atlet belum berkesempatan naik podium, semangat juang dan pengalaman berharga dari ajang POPDA ini diharapkan menjadi modal penting untuk kejuaraan berikutnya.
Apresiasi dari Bupati Karolin
Bupati Karolin tak lupa memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh atlet muda Landak atas perjuangan mereka membawa nama daerah ke tingkat provinsi.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Landak menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pelajar yang telah berjuang keras di POPDA Kalbar. Kalian sudah mengharumkan nama Landak dengan penuh semangat dan dedikasi,” ujar Karolin penuh bangga.
Ia juga menambahkan bahwa semangat pantang menyerah yang ditunjukkan para atlet muda harus terus dipelihara.
“Jangan berhenti berlatih. Jadikan pengalaman ini sebagai batu loncatan untuk meraih prestasi yang lebih tinggi lagi di masa depan,” pesannya.
Landak Kirim 19 Atlet Muda ke POPDA 2025
Tahun ini, Kabupaten Landak mengirim 19 atlet pelajar, terdiri dari 13 putra dan 6 putri, untuk berlaga di POPDA Kalbar 2025 di Pontianak.
Dari enam cabang olahraga yang dipertandingkan secara keseluruhan — yaitu atletik, karate, panahan, taekwondo, wushu, dan balap sepeda — kontingen Landak berfokus pada tiga cabang utama: atletik, karate, dan panahan.
POPDA: Ajang Pencarian Bakat Menuju POPNAS 2025
Selain menjadi kompetisi bergengsi antar kabupaten/kota, POPDA juga berfungsi sebagai ajang penjaringan atlet muda berbakat yang nantinya akan dipersiapkan untuk mewakili Kalimantan Barat dalam Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) 2025.
Dengan hasil yang diraih tahun ini, para atlet Landak membuktikan bahwa mereka memiliki potensi besar untuk bersaing di tingkat nasional. Pemerintah daerah pun diharapkan terus memberikan dukungan dan pembinaan agar talenta muda ini bisa terus berkembang.
Prestasi kontingen Landak di POPDA Kalbar 2025 menjadi bukti nyata bahwa semangat, kerja keras, dan dukungan daerah mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi. Meski menghadapi keterbatasan, para pelajar Landak menunjukkan bahwa mereka bisa bersaing dan bahkan mengharumkan nama daerah di kancah provinsi.
Dengan komitmen pembinaan berkelanjutan, bukan tidak mungkin di masa depan Landak akan menjadi salah satu pusat lahirnya atlet potensial Kalimantan Barat.
