Landak Pecahkan Rekor! Produksi Padi Melebihi Target Nasional, Bukti Kerja Keras Petani dan Pemerintah
iklan banner
iklan banner

Sabtu, 05 Juli 2025

Landak Pecahkan Rekor! Produksi Padi Melebihi Target Nasional, Bukti Kerja Keras Petani dan Pemerintah

LANDAK - Kabupaten Landak kembali mencatat prestasi luar biasa di sektor pertanian. Pada Juni 2025, daerah ini berhasil menjadi salah satu penyumbang terbesar dalam pencapaian swasembada pangan di Kalimantan Barat. Hasilnya pun tak main-main—Luas Tambah Tanam (LTT) padi di Landak mencapai 11.053 hektare, jauh melampaui target yang diberikan pemerintah pusat.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa, menyampaikan rasa syukur dan bangganya atas capaian tersebut. Menurutnya, target yang diberikan oleh pemerintah pusat untuk Kabupaten Landak sebenarnya hanya sebesar 7.992 hektare, namun berkat kerja keras para petani dan dukungan dari berbagai pihak, angka itu berhasil dilewati hingga 138,3 persen.

“Puji Tuhan, kita bersyukur karena capaian Luas Tambah Tanam padi bulan Juni ini melebihi target nasional. Dari target 7.992 hektare, kita berhasil menanam hingga 11.053 hektare. Artinya ada kelebihan 3.461 hektare dari target pusat,” ujar Karolin di Ngabang, Sabtu (5 Juni 2025).

Prestasi ini bukan kali pertama bagi Kabupaten Landak. Sebelumnya, pada bulan Mei 2025, Landak juga mencatat hasil luar biasa dengan LTT mencapai 12.201 hektare atau 278,82 persen dari target pusat yang hanya sebesar 4.377 hektare.

Lebih lanjut, Karolin menjelaskan bahwa Lahan Baku Sawah di Kabupaten Landak saat ini mencapai 27.218 hektare. Dari jumlah tersebut, 10.946 hektare merupakan sawah reguler dan sekitar 107 hektare merupakan hasil dari program Optimalisasi Lahan (Opla).

“Keberhasilan ini bukan semata kerja pemerintah, tapi hasil dari kolaborasi semua pihak — mulai dari petani, penyuluh, hingga dinas pertanian yang terus mendampingi di lapangan. Kami juga terus memberikan bimbingan teknis kepada petani agar mereka bisa meningkatkan hasil panen,” tambah Karolin.

Pemerintah Kabupaten Landak juga terus berkomitmen untuk mempertahankan capaian positif ini. Pada bulan Juli 2025, pemerintah pusat kembali menargetkan Luas Tambah Tanam padi sebesar 4.786 hektare, dan Bupati Karolin optimis target tersebut dapat dicapai bahkan dilampaui.

Tak hanya sektor padi, produksi jagung di Kabupaten Landak juga menunjukkan hasil yang menggembirakan. Pada Juni 2025, LTT jagung mencapai 908 hektare, jauh di atas target pusat yang hanya sebesar 352 hektare.

“Pencapaian ini menunjukkan semangat para petani Landak yang luar biasa. Kami akan terus memberikan dukungan agar pertanian di Landak semakin maju dan mampu menjadi lumbung pangan utama di Kalimantan Barat,” tegas Karolin.

Dengan berbagai capaian tersebut, Landak semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah pertanian unggulan di Kalimantan Barat. Kinerja luar biasa ini menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, pendampingan yang tepat, dan kolaborasi antara pemerintah dan petani bisa menghasilkan perubahan besar bagi ketahanan pangan daerah.

  

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Borneotribun.com

Follow Borneotribun.com untuk mendapatkan informasi terkini.

Bagikan artikel ini

Tambahkan Komentar Anda
Tombol Komentar