LANDAK - Tangis bahagia dan pelukan penuh keharuan menyelimuti suasana di Masjid Jami Keraton Ismahayana, Desa Raja, Kecamatan Ngabang, pada Jumat (11/7/2025). Hari itu menjadi momen penuh makna bagi masyarakat Kabupaten Landak karena jemaah haji kloter 27 akhirnya pulang ke kampung halaman setelah lebih dari sebulan menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.
Setibanya di tanah air, para jemaah disambut hangat oleh Pemerintah Kabupaten Landak. Turut hadir dalam penyambutan tersebut Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa, didampingi Wakil Bupati Erani, Pj. Sekda, Wakil Ketua DPRD Landak, serta unsur Forkopimda lainnya. Kehadiran para pejabat daerah itu menjadi bentuk perhatian dan kebanggaan atas selesainya perjalanan spiritual para tamu Allah.
Syukur dan Haru di Tengah Suasana Penuh Kebahagiaan
Dalam sambutannya, Bupati Karolin tak dapat menyembunyikan rasa haru dan syukurnya. Ia menyampaikan kegembiraannya karena seluruh jemaah haji asal Landak kembali dalam keadaan sehat dan selamat.
“Ibadah haji adalah panggilan istimewa dari Allah. Tidak semua orang diberi kesempatan ini, meskipun memiliki kemampuan secara finansial,” ujar Karolin penuh makna.
Ia menambahkan, banyak orang mampu secara materi, namun belum tentu mendapat kesempatan berangkat karena terbatasnya kuota. Karena itu, keberangkatan dan kepulangan jemaah tahun ini merupakan anugerah besar yang patut disyukuri bersama.
Doa dan Kekhawatiran di Tengah Cuaca Ekstrem
Bupati Karolin juga sempat menceritakan rasa cemasnya saat mendengar kondisi cuaca ekstrem yang melanda Arab Saudi beberapa waktu lalu. Namun berkat doa dan kekompakan seluruh jemaah serta pendamping, semua prosesi ibadah dapat berjalan lancar dan aman.
“Saya benar-benar lega dan bersyukur. Semoga ibadah haji yang telah ditunaikan membawa keberkahan, menambah keimanan, dan menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitar,” tuturnya dengan penuh harap.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berperan aktif dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun ini, mulai dari panitia daerah, petugas kesehatan, hingga para pendamping.
Apresiasi untuk Kerja Sama Pemerintah dan Panitia Haji
Hal senada disampaikan oleh Pendamping Haji Daerah Kabupaten Landak, Aris Ismail, yang turut berterima kasih atas dukungan luar biasa dari Pemkab Landak.
“Alhamdulillah, seluruh proses ibadah berjalan lancar berkat sinergi antara pemerintah, panitia, dan masyarakat. Terima kasih atas perhatian dan doa yang terus mengalir bagi para jemaah,” ujarnya.
Menurut Aris, kerja sama yang solid antara pemerintah daerah dan panitia haji menjadi faktor penting dalam menjaga kenyamanan serta keselamatan seluruh jemaah selama di Tanah Suci hingga kembali ke tanah air.
Kepulangan yang Membawa Berkah dan Semangat Baru
Momen ini menjadi penanda berakhirnya perjalanan spiritual para jemaah haji Landak yang kini telah kembali ke tanah air. Suasana haru bercampur bahagia begitu terasa ketika keluarga menyambut dengan air mata kebahagiaan dan pelukan hangat.
Kini, para jemaah kembali membawa semangat baru sebagai haji yang mabrur, dengan harapan mampu menebarkan nilai-nilai kebaikan, kedamaian, dan kebersamaan di tengah masyarakat.
